PENGARUH LAYANAN PENGUASAAN KONTEN FORMAT KLASIKAL DAN TEKNIK SELF DISCLOSURE TERHADAP PENINGKATAN KARAKTER JUJUR SISWA DI UPTD SMP NEGERI 1 LOLOFITU MOI

Authors

  • Frendy Putra Damai Halawa Universitas Nias
  • Famahato Lase Universitas Nias
  • Hosianna Rodearni Damanik Universitas Nias
  • Justin Foera-era Lase Universitas Nias

DOI:

https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.14976

Keywords:

Karakter Jujur, Layanan Penguasaan Konten, Format Klasikal, Self Disclosure, Bimbingan Dan Konseling

Abstract

Fostering honesty in students is a key focus in education, particularly through guidance and counseling services in schools. However, there are still students who exhibit dishonest behavior, such as cheating, lying, and failing to take responsibility for assigned tasks. This situation highlights the need for systematic efforts to foster honesty in students. This study aims to analyze the effect of content mastery services using a classical format and the self-disclosure technique on the improvement of students’ honesty at UPTD SMP Negeri 1 Lolofitu Moi. The study population consisted of all students, and the sample comprised 30 students selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires, observation, and documentation, then analyzed using descriptive and inferential statistics through multiple linear regression, t-tests, F-tests, and the coefficient of determination. The results indicate that content mastery services using a classical format and the self-disclosure technique simultaneously have a significant contribution to students’ honesty. Students’ honesty showed a substantial increase after the intervention, as evidenced by a rise in the average score from 31.87% to 93.73%, representing an increase of 61.87 percentage points. Furthermore, the coefficient of determination of 94.0% indicates that 94.0% of the variation in students’ honesty can be explained jointly by the two variables, while the remaining 6.0% is associated with other factors outside the research model. The findings indicate that the combination of content mastery services using a classical format and the self-disclosure technique has potential to support the development of students’ honesty.

ABSTRAK

Peningkatan karakter jujur peserta didik menjadi salah satu fokus penting dalam penyelenggaraan pendidikan, khususnya melalui layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Namun, masih ditemukan peserta didik yang menunjukkan perilaku kurang jujur, seperti menyontek, berbohong, dan kurang bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya yang sistematis untuk meningkatkan karakter jujur peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh layanan penguasaan konten format klasikal dan teknik Self Disclosure terhadap peningkatan karakter jujur siswa di UPTD SMP Negeri 1 Lolofitu Moi. Populasi penelitian adalah seluruh siswa dan sampel berjumlah 30 siswa yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial melalui regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan penguasaan konten format klasikal dan teknik Self Disclosure secara simultan berpengaruh signifikan terhadap karakter jujur siswa. Karakter jujur siswa mengalami peningkatan yang sangat signifikan setelah diberikan perlakuan, ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata dari 31,83% menjadi 93,73%, atau meningkat sebesar 61,87%. Selain itu, nilai koefisien determinasi sebesar 94,0% menunjukkan bahwa variasi karakter jujur siswa dapat dijelaskan secara sangat kuat oleh kedua variabel tersebut, sedangkan 6,0% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, layanan penguasaan konten format klasikal dan teknik Self Disclosure terbukti sangat efektif dalam meningkatkan karakter jujur siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraini, W., Sutrisno, J., & Bulantika, S. Z. (2023). Penggunaan teknik cinematherapy dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas IX SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung tahun pelajaran 2022/2023. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan Konseling (JIMBK), 5(1), 17–32. https://eskripsi.stkippgribl.ac.id/index.php/jmbk/article/view/760

Aulia, D. N., & Muryono, S. (2023). Efektivitas bimbingan klasikal untuk meningkatkan persepsi positif siswa terhadap guru bimbingan konseling. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(11), 8954–8957. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i11.2762

Azmi, A. U., Marisa, C., & Burhanudin, B. (2021). Pengaruh layanan penguasaan konten terhadap self-acceptance siswa. Orien: Cakrawala Ilmiah Mahasiswa, 1(1), 73–80. https://doi.org/10.30998/ocim.v1i1.4575

Azzahra, Marlina, & Dewi, A. (2024). Strategi efektif menanamkan nilai kejujuran pada generasi muda melalui pendidikan karakter. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 112–120. https://www.journal.ainarapress.org/index.php/ainj/article/view/555

Cohen, J., Cohen, P., West, S. G., & Aiken, L. S. (2003). Applied multiple regression/correlation analysis for the behavioral sciences (3rd ed.). Lawrence Erlbaum Associates.

Damanik, M. Z., Putri, D. M., & Warda, M. A. (2024). Dalil jujur dalam perkataan dan perbuatan. At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam, 2(1), 554–564. https://journal.staittd.ac.id/index.php/at/article/view/205

Fadilah, S. N. (2019). Layanan bimbingan kelompok dalam membentuk sikap jujur melalui pembiasaan. Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 3(2), 167. https://doi.org/10.29240/jbk.v3i2.1057

Kross, E., & Pennebaker, J. W. (2023). The power of writing and speaking about emotions: How disclosing emotions improves health and reduces stress. Journal of Social and Clinical Psychology, 42(3), 218–229. https://ejurnal.stie-trianandra.ac.id/index.php/JUBPI/article/view/4187

Lase, F., & Halawa, N. (2022). Mendidik peserta didik dengan nilai-nilai karakter cerdas jujur. Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(1), 190–206. https://doi.org/10.56248/educativo.v1i1.28

Liza, N., & Wahyuni, S. (2023). Peranan guru bimbingan dan konseling (BK) dalam pemberian layanan informasi untuk mengembangkan perilaku jujur siswa. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(2), 381–394. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v4i2.460

Mahaardhika, I. M., Wery Dartiningsih, N. M., & Indra Wijaya, I. M. (2023). Penerapan bimbingan klasikal untuk meningkatkan etika dalam bermedia sosial pada siswa kelas X MIPA SMA PGRI 4 Denpasar tahun ajaran 2022/2023. Jurnal Bimbingan dan Konseling: Kajian dan Aplikasi, 2(1), 14–21. https://ojs.mahadewa.ac.id/index.php/jbk/article/view/3469

Marisa, C., Kasmanah, K., & Kusuma, A. M. (2022). Pengaplikasian diksi dan metode pembelajaran dalam layanan bimbingan konseling format klasikal secara daring. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3(1), 60–70. https://doi.org/10.29408/ab.v3i1.5752

Muallifah, M., & Hannani, R. (2023). Psychological dynamics of self-disclosure in counseling. In A. Fattah et al. (Eds.), Prosiding PFH 2022, ASSEHR 728 (pp. 17–26). Atlantis Press.

Purwanggono, C. J. (2024). Integritas dalam meningkatkan komitmen organisasi terhadap organizational citizenship behavior (OCB). Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(1), 651–660. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i1.6229

Sari, W. P., & Irena, L. (2023). Model self-disclosure generasi Z pengguna berat media sosial. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(1), 146–164. https://doi.org/10.14710/interaksi.12.1.145-163

Sistani, F., Khayatan, F., & Yousefi, Z. (2025). Examining the effectiveness of metacognitive therapy on self-disclosure and self-restraint in single women unwilling to marry. KMAN Counseling & Psychology Nexus, 3, 1–11. https://doi.org/10.61838/kman.fct.psynexus.3.18

Utami, P. W., & Duryati. (2023). Hubungan self-disclosure dengan psychological well-being pada mahasiswa. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 3435–3442. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i1.5739

Wahyudinsyah, Harmoko, Gufran, Adnan, Nasrullah, & Ahmad. (2024). Penguatan etika penyelenggara negara sebagai upaya pencegahan korupsi di Indonesia: Strengthening the ethics of state administrators as an effort to prevent corruption in Indonesia. Fundamental: Jurnal Ilmiah Hukum, 13(2), 240–255. https://doi.org/10.34304/jf.v13i2.321

Wendi, H. F., Widaningsih, L., & Komaro, M. (2025). Efektivitas penggunaan model pembelajaran project based learning terhadap hasil belajar. Jurnal Penelitian Pendidikan, 25(1), 119–126. https://doi.org/10.17509/jpp.v25i1.81507

Wijayanti, E. Y. (2021). Meningkatkan kepercayaan diri siswa melalui layanan penguasaan konten dengan metode role playing. AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal), 31(1), 40–56. https://doi.org/10.24235/ath.v31i1.8494

Downloads

Published

2026-09-20

How to Cite

Halawa, F. P. D., Lase, F., Damanik, H. R., & Lase, J. F.- era. (2026). PENGARUH LAYANAN PENGUASAAN KONTEN FORMAT KLASIKAL DAN TEKNIK SELF DISCLOSURE TERHADAP PENINGKATAN KARAKTER JUJUR SISWA DI UPTD SMP NEGERI 1 LOLOFITU MOI. LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(4), 4137–4150. https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.14976

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.