FUNGSI TINDAK TUTUR KOMISIF DALAM MEMBENTUK KARAKTER DAN HUBUNGAN ANTARKARAKTER DI FILM AGAK LAEN

Authors

  • Ramadoni Novrianda Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya
  • Khalidatun Nuzula Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.6441

Keywords:

Evolusi morfologi, Generasi Z, Media sosial

Abstract

This study aims to analyze the role of commissive speech acts in character development and the dynamics of inter-character relationships in the film Agak Laen by Muhadkly Acho. This research is grounded in pragmatic theory, focusing on commissive illocutionary acts, which include promises, offers, threats, and other forms of commitment that obligate the speaker to perform future actions. The study employs a descriptive qualitative approach with a library research method. Data were collected through observation and note-taking techniques on dialogues among characters in Agak Laen and then analyzed based on the forms and functions of the commissive speech acts that emerged. The results indicate that commissive speech acts serve two primary functions: (1) shaping characters through expressions of intention, determination, and responsibility, and (2) building and influencing the social dynamics among characters. Speech acts such as promises and offers play a role in conveying traits such as honesty, leadership, and solidarity, while threats or prohibitions reflect social hierarchy and interpersonal tension among characters. Thus, commissive speech acts in the film function not only as a means of verbal communication but also as dramatic instruments that strengthen the narrative structure, deepen characterization, and underscore social and moral values in the story. This study is expected to expand understanding of the application of pragmatic theory in audiovisual media and serve as a reference for linguistic studies as well as language learning through film..

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tindak tutur komisif dalam pembentukan karakter dan dinamika hubungan antarkarakter dalam film Agak Laen karya Muhadkly Acho. Kajian ini berlandaskan pada teori pragmatik dengan fokus pada tindak tutur ilokusi komisif yang meliputi janji, tawaran, ancaman, dan bentuk komitmen lain yang mengikat penutur untuk melakukan tindakan di masa mendatang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh melalui teknik simak dan catat terhadap dialog antar tokoh dalam film Agak Laen, kemudian dianalisis berdasarkan bentuk dan fungsi tindak tutur komisif yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur komisif memiliki dua fungsi utama, yaitu (1) membentuk karakter tokoh melalui ungkapan niat, tekad, dan tanggung jawab, serta (2) membangun dan memengaruhi dinamika hubungan sosial antar karakter. Tindak tutur seperti janji dan tawaran berperan dalam menunjukkan sifat-sifat seperti kejujuran, kepemimpinan, dan solidaritas, sementara bentuk ancaman atau larangan memperlihatkan hierarki sosial dan ketegangan antar tokoh. Dengan demikian, tindak tutur komisif dalam film tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi verbal, tetapi juga sebagai instrumen dramatik yang memperkuat struktur naratif, memperdalam karakterisasi, dan menegaskan nilai-nilai sosial serta moral dalam cerita. Penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai penerapan teori pragmatik dalam media audiovisual dan menjadi acuan bagi kajian linguistik serta pembelajaran bahasa melalui film.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aprilia, F., Neisya, N., & Whariyanti, W. (2023). Narrative nuances: Analyzing speech acts in Soman Chainani’s “The School for Good and Evil” movie. Voices of English Language Education Society, 7(2), 373–385. https://doi.org/10.29408/veles.v7i2.21337

Atikurrahman, M., Laili, M. N., & Ridwan, M. (2022). Monopoli lada dan emas di pantai barat Sumatera: Konflik internal Melayu dan intervensi VOC dalam narasi Hulubalang Raja karya Nur Sutan Iskandar. Jurnal Tamaddun: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam, 10(2). https://doi.org/10.24235/tamaddun.v10i2.10948

Bahing, B., Meilantina, M., & Fadhly, F. Z. (2024). Figurative language and speech acts in “The Adventures of Sherlock Holmes”: A study on descriptive texts. English Review: Journal of English Education, 12(1), 333–344. https://doi.org/10.25134/erjee.v12i1.9398

Dalimunthe, S. R. K., Hendra, Y., & Matondang, A. (2020). Persepsi masyarakat tentang persahabatan dalam film 5 cm (Studi deskriptif pada siswa SMK Negeri 1 Barumun Padang Lawas). Perspektif, 9(1), 38–48. https://doi.org/10.31289/perspektif.v9i1.2587

Debora, N. A., & Ariastuti, M. F. (2021). Recounting traumatic events: Pragmatic and multimodal discourse analysis in Audrie and Daisy. Mozaik Humaniora, 20(2), 194–205. https://doi.org/10.20473/mozaik.v20i2.17575

Fizriyani, W. (2022). Tindak tutur ujaran Ustaz Basalamah mengenai pengharaman wayang. DIGLOSIA: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 5(3), 675–688. https://doi.org/10.30872/diglosia.v5i3.458

Harnowo, T. (2020). Penerapan teori diskursus Habermas sebagai alternatif penyelesaian sengketa. Mimbar Hukum - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 32(1), 55–70. https://doi.org/10.22146/jmh.45145

Herman, H., Saputra, N., Sitanggang, A., Sirait, J., & Fatmawati, E. (2024). Discourse analysis: A reference approach to investigating a good speech script. International Journal of English Language and Literature Studies, 13(2), 109–122. https://doi.org/10.55493/5019.v13i2.5001

Indriani, S. S., Suparwa, I. N., & Putra, A. A. P. (2020). Pengaruh bahasa pertama terhadap tindak tutur berbahasa Indonesia siswa SMA Negeri 4 Denpasar. Linguistika: Buletin Ilmiah Program Magister Linguistik Universitas Udayana, 27(1), 1–10. https://doi.org/10.24843/ling.2020.v27.i01.p01

Jailani, J., Adiah, M., & Mirza, T. (2026). Peran komunikasi interpersonal dalam meningkatkan kinerja pegawai di Kantor Lurah 26 Ilir Palembang. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(1), 225–235. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8874

Kurniawati, A., & Hanafi, M. (2024). “Mohon izin, mas, mbak”: Wujud tuturan dan kesantunan berbahasa dalam interaksi residen. Mahakarya: Jurnal Mahasiswa Ilmu Budaya, 5(1), 1–12. https://doi.org/10.22515/msjcs.v5i1.8575

Mu’awanah, I., & Utomo, A. P. Y. (2020). Analisis tindak tutur ekspresif dalam berita dokter deteksi virus corona meninggal di Wuhan pada saluran YouTube Tribunnews.com. Jurnal Skripta, 6(2). https://doi.org/10.31316/skripta.v6i2.868

Musthofa, D., & Utomo, A. P. Y. (2021). Kesantunan berbahasa Indonesia dalam tindak tutur ilokusi pada acara Rosi (Corona, media, dan kepanikan publik). Metamorfosis: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya, 14(1), 28–39. https://doi.org/10.55222/metamorfosis.v14i1.543

Naufalia, A., & Fajrideani, W. (2022). Analysis of language compliance in the film Perempuan Tanah Jahanam as a representation of Java culture. Journal Sampurasun: Interdisciplinary Studies for Cultural Heritage, 8(2). https://doi.org/10.23969/sampurasun.v8i2.6231

Nugroho, R. D. (2022). Tindak tutur asertif tokoh Botchan berpemarkah adverbia konnani, sonnani, dan annani dengan fungsi ilokusi kolaboratif. Lingua: Jurnal Bahasa dan Sastra, 18(2), 171–182. https://doi.org/10.15294/lingua.v18i2.36737

Nur, R. R. S., Pulukadang, W. T., Husain, R., Monoarfa, F., & Katili, S. (2026). Meningkatkan kemampuan berbicara melalui media pembelajaran roda berputar pada siswa kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bone Bolango. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 300–312. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.8908

Permatasari, D., & Pratiwi, Y. (2021). Karakteristik naskah drama serial bertema cinta tanah air karya siswa ektrakulikuler teater SMAN 4 Malang. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua, 6(1), 43–52. https://doi.org/10.21107/metalingua.v6i1.10504

Putri, H. H., & Ermanto, E. (2022). Kesantunan berbahasa warganet dalam podcast Deddy Corbuzier. DIGLOSIA: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 5(4), 779–790. https://doi.org/10.30872/diglosia.v5i4.523

Ramdhani, I. S., & Apriliani, L. (2023). Tindak tutur ilokusi pada cerpen Laila karya Putu Wijaya. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(1), 93–102. https://doi.org/10.31000/lgrm.v12i1.8142

Ramlee, N. S., Zaraini, N. S., Isa, I. A. M., Kamal, M. A. A., Khaidzir, M. F. S., & Abdullah, N. E. (2025). A pragmatic analysis of politeness strategies in the film ‘Glass Onion: A Knives Out Mystery.’ International Journal of Research and Innovation in Social Science, 9(24), 701–715. https://doi.org/10.47772/ijriss.2025.924ileiid0074

Rizki, D. C., & Asnawi, A. (2023). Tindak tutur asertif dalam dialog antartokoh film Cinta Subuh sutradara Indra Gunawan. Jurnal Onoma: Pendidikan Bahasa dan Sastra, 9(2), 817–828. https://doi.org/10.30605/onoma.v9i2.2691

Sari, S. P., & Sugiarti, S. (2022). Kekerasan simbolik dalam novel Luka Perempuan Asap karya Nafi’ah Al-Ma’rab: Perspektif sosiologi sastra. LITERA, 20(3), 464–478. https://doi.org/10.21831/ltr.v20i3.38597

Suryawin, P. C., Wijaya, M., & Isnaini, H. (2022). Tindak tutur (speech act) dan implikatur dalam penggunaan bahasa. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan, 1(3), 34–42. https://doi.org/10.58192/sidu.v1i3.130

Wardasari, N., Laturrakhmi, Y. F., & Illahi, A. K. (2021). Strategy analysis of storytelling in communicating marriage age maturity program in the society. Jurnal Komunikasi, 13(2), 233–245. https://doi.org/10.24912/jk.v13i2.11093

Wati, M. L. K., Rohman, F., & Yuniawan, T. (2023). Analisis semiotika Roland Barthes dan nilai moral dalam film pendek Tilik 2018 karya Wahyu Agung Prasetya. Jurnal Onoma: Pendidikan Bahasa dan Sastra, 9(2), 1306–1318. https://doi.org/10.30605/onoma.v9i2.3023

Widiyanti, R., Widiyanarti, T., Riyandani, R. L., Khasanah, R. N., & Muaafi, R. (2024). Bahasa sebagai alat pemersatu dalam komunikasi antar budaya. Indonesian Culture and Religion Issues, 1(4), 9–18. https://doi.org/10.47134/diksima.v1i4.102

Zary, M., & Ermanto, E. (2023). Tindak tutur ekspresif dalam novel Sansai dan 7 Cinta Si Anak Kampung karya Ermanto Tolantang: Pendekatan linguistik korpus. Jurnal Basicedu, 7(1), 411–422. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i1.4654

Downloads

Published

2026-02-15

How to Cite

Novrianda, R., & Nuzula, K. . (2026). FUNGSI TINDAK TUTUR KOMISIF DALAM MEMBENTUK KARAKTER DAN HUBUNGAN ANTARKARAKTER DI FILM AGAK LAEN . LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(1), 468-481. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.6441

Issue

Section

Articles