EFEKTIVITAS KONSELING MULTIBUDAYA BERBASIS ART THERAPY DALAM REGULASI EMOSI SISWA SMP

Authors

  • Reri Saputra Universitas Negeri Surabaya
  • Najlatun Naqiyah Magister Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya
  • Ari Khusumadewi Magister Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.9353

Keywords:

konseling multibudaya, art therapy, regulasi emosi

Abstract

Multicultural school environments require guidance and counseling services that are responsive to cultural diversity and students’ emotional dynamics. Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), as an Indonesian school abroad, accommodates junior high school students from diverse cultural backgrounds, which may contribute to emotional regulation challenges. This study aims to explore the role of multicultural counseling based on art therapy in supporting changes in students’ emotional regulation at Sekolah Indonesia Jeddah. The study employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through in-depth interviews with students, observations of counseling sessions, documentation of art therapy artifacts, and supporting interviews with guidance counselors and homeroom teachers. The research was conducted through three stages: pre-intervention (needs assessment), intervention in the form of multicultural counseling using art therapy, and post-intervention. Data were analyzed thematically to identify patterns of change in emotional regulation. The findings indicate improvements in emotional awareness, a shift from reactive to reflective emotional responses, the development of more adaptive emotional regulation strategies, more constructive management of social conflicts, and more positive interpretations of multicultural experiences. These findings suggest that integrating art therapy into multicultural counseling serves as an effective expressive and reflective medium for enhancing students’ emotional regulation. This study provides practical implications for the development of inclusive and culturally sensitive guidance and counseling services in multicultural school settings.

ABSTRAK

Lingkungan sekolah multibudaya menuntut layanan bimbingan dan konseling yang mampu merespons keberagaman latar budaya dan dinamika emosi siswa secara adaptif. Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) sebagai sekolah Indonesia di luar negeri memiliki karakteristik siswa SMP yang heterogen, sehingga berpotensi memunculkan permasalahan regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk memaknai peran konseling multibudaya berbasis art therapy dalam mendukung perubahan regulasi emosi siswa SMP di Sekolah Indonesia Jeddah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan siswa, observasi proses konseling, dokumentasi artefak art therapy, serta wawancara pendukung dengan guru bimbingan dan konseling dan wali kelas. Penelitian dilaksanakan melalui tahapan pra-intervensi (asesmen kebutuhan), intervensi berupa konseling multibudaya berbasis art therapy, dan pasca-intervensi. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola perubahan regulasi emosi siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kesadaran emosi, pergeseran respons emosi dari reaktif ke reflektif, berkembangnya strategi regulasi emosi yang lebih adaptif, pengelolaan konflik sosial yang lebih konstruktif, serta pemaknaan yang lebih positif terhadap pengalaman multibudaya. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi art therapy dalam konseling multibudaya berfungsi sebagai media ekspresif dan reflektif yang efektif dalam mendukung regulasi emosi siswa. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan layanan bimbingan dan konseling yang inklusif dan sensitif budaya di lingkungan sekolah multikultural.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Annous, N., Al?Hroub, A., & Zein, F. E. (2022). A systematic review of empirical evidence on art therapy with traumatized refugee children and youth. Frontiers in Psychology, 13, Pasal 811515. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.811515

Asrofi, A., Islah, A. N., & Khasanah, U. (2025). Peran guru PAI dalam membentuk karakter peserta didik di era digital. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(4), 1687–1695. https://doi.org/10.51878/learning.v5i4.7516

Asyifa, I. N., Surur, N., & Susilo, A. T. (2022). Studi kepustakaan penerapan art therapy dalam bimbingan dan konseling. Jurnal Psikoedukasi dan Konseling, 5(2), 54–62. https://doi.org/10.20961/jpk.v5i2.52091

Bradeško, E., & Poto?nik, R. (2022). Using visual art-based interventions for a primary school student with difficulties in perseverance, attention, and concentration. Hrvatska Revija Za Rehabilitacijska Istraživanja, 58(1), 73–87. https://doi.org/10.31299/hrri.58.1.4

Damanik, F. H. S. (2024). Peran bimbingan konseling pada sekolah ramah anak dalam memberikan dukungan emosional di sekolah menengah atas. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(2), 2433–2442. https://doi.org/10.58230/27454312.559

Damayanti, S. (2021). Implementasi program komprehensif bimbingan dan konseling dalam pengembangan potensi siswa. Rausyan Fikr: Jurnal Pemikiran dan Pencerahan, 17(1), 1–12. https://doi.org/10.31000/rf.v17i1.4178

Faltová, B., & Mojžíšová, A. (2023). The use of art therapy interventions in schools to support schoolchildren in their health and well-being. Medicni Perspektivi, 28(4), 173–179. https://doi.org/10.26641/2307-0404.2023.4.294223

H. T., C. M., & Evitarini, A. (2022). Meningkatkan kemampuan membaca cepat siswa dengan teknik skimming dan scanning melalui layanan bimbingan dan konseling. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 5(1), 114–120. https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.5347

Istianah, A., Darmawan, C., Sundawa, D., & Fitriasari, S. (2024). Peran pendidikan kebinekaan dalam pendidikan kewarganegaraan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang damai. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 9(1), 15–26. https://doi.org/10.21067/jmk.v9i1.10192

Liu, C., Xie, Y., Xu, Y., Song, Z., Tang, J., Shen, J., Zhou, J., Shen, C., Zhan, X., & Chu, Z. (2024). Assessing the stress-relief impact of an art-based intervention inspired by the broaden-and-build theory in college students. Frontiers in Psychology, 15, Pasal 1324415. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1324415

Mauliana, M., & Subardjo, R. Y. S. (2026). Hubungan social comparison dengan kebahagiaan pada remaja pengguna media sosial. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(1), 349–358. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8090

Moula, Z. (2020). A systematic review of the effectiveness of art therapy delivered in school-based settings to children aged 5–12 years. International Journal of Art Therapy, 25(2), 88–102. https://doi.org/10.1080/17454832.2020.1751219

Nasution, F., Kholida, N., Nst, F. I. M., & Siregar, E. Y. (2023). Menumbuhkan kesejahteraan emosional anak usia dini melalui program bimbingan konseling. ANTHOR: Education and Learning Journal, 2(5), 655–661. https://doi.org/10.31004/anthor.v1i5.211

Purwadi, P., & Saputra, W. N. E. (2023). Creative reality counseling model: Acceptability and effectiveness at improving self-regulated learning. International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE), 12(3), 1290–1299. https://doi.org/10.11591/ijere.v12i3.24755

Rohmat. (2023). Strengthening the values of multicultural education to develop equality. Journal of Educational and Social Research, 13(3), 83–91. https://doi.org/10.36941/jesr-2023-0059

Sa’dullah, A. S. A. (2023). Strategi humas berbasis partisipasi orang tua dalam meningkatkan layanan pendidikan. SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies, 3(3), 68–77. https://doi.org/10.28926/sinda.v3i3.1160

Sari, N., Dahlan, M. Z., Prayogo, B. H., & Pinanta, R. M. C. (2025). Upaya meningkatkan kecerdasan sosial emosional anak menggunakan metode dongeng di TK PGRI 02 Ambulu. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3), 1371–1380. https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.5906

Sembiring, M., Ginting, R., & Simbolon, E. (2025). Penanggulangan stres anak melalui pembelajaran (PAK) kelas X di SMA RK Serdang Murni Lubuk Pakam. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(4), 1763–1772. https://doi.org/10.51878/learning.v5i4.7507

Simangunsong, M., & Habeahan, S. (2025). Analisis kompetensi profesional guru PPKn dalam mengembangkan civic skill siswa di sekolah UPT SMP N 24 Medan. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(3), 1169–1180. https://doi.org/10.51878/social.v5i3.6975

Suhartono, R. H. S., & Anggreaeni, A. B. I. (2025). The effectiveness of art therapy (drawing) in reducing anxiety: The role of a growth mindset in improving therapeutic outcomes. Indonesian Journal of Multidisciplinary Science, 4(11), 1051–1060. https://doi.org/10.55324/ijoms.v4i11.1185

Sunarwi, S., & Amin, F. (2025). Dampak dan tantangan implementasi wawasan multikultural terhadap penurunan konflik antar siswa di lingkungan sekolah. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(2), 5728–5738. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1496

Suryaningsih, T., Maksum, A., & Marini, A. (2023). Membentuk profil pelajar Pancasila dimensi berkebinekaan global melalui pendidikan multikultural di sekolah dasar. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 7(3), 445–455. https://doi.org/10.20961/jdc.v7i3.79594

Usfal, V. F., Manafe, R. P., & Takalapeta, T. (2026). Overview: Hubungan antara adverse childhood experience, regulasi emosi dan non-suicidal self-injury. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(1), 488–498. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8871

Virly, N., Ega, D. A., & Muhid, A. (2023). Efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama untuk meningkatkan rasa empati siswa: Literature review. Psycho Aksara: Jurnal Psikologi, 1(1), 32–41. https://doi.org/10.28926/pyschoaksara.v1i1.739

Zayani, C. G., Dianto, M., & Usman, C. I. (2025). Pengaruh dukungan sosial teman sebaya terhadap kesehatan mental peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 12 Padang. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(3), 930–941. https://doi.org/10.51878/social.v5i3.6917

Zhang, X., Wen, K.-H., Ding, H., & Zhou, X. (2024). Experiencing art creation as a therapeutic intervention to relieve anxiety - a case study of a university’s ceramic art course. Frontiers in Psychiatry, 15, Pasal 1334240. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2024.1334240

Downloads

Published

2026-02-15

How to Cite

Saputra, R., Naqiyah, N. ., & Khusumadewi, A. . (2026). EFEKTIVITAS KONSELING MULTIBUDAYA BERBASIS ART THERAPY DALAM REGULASI EMOSI SISWA SMP. LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(1), 482-491. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.9353

Issue

Section

Articles