PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK REINFORCEMENT DALAM MENINGKATKAN PERCAYA DIRI PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 3 MANDREHE UTARA

Authors

  • Wikarman Gulo Universitas Nias
  • Justin Foera-era Lase Universitas Nias
  • Tiara Aulia Pradina Universitas Nias
  • Hosianna Rodearni Damanik Universitas Nias

DOI:

https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.15391

Keywords:

Bimbingan kelompok, teknik reinforcement, percaya diri, peserta didik

Abstract

This research is motivated by the low self-confidence of some students at SMA Negeri 3 Mandrehe Utara, which is characterized by hesitation in expressing opinions, a tendency to avoid presentations in front of the class, and an inferior attitude in social interactions. This study aims to determine the significant effect of group guidance services with reinforcement techniques in increasing the self-confidence of students at SMA Negeri 3 Mandrehe Utara. The study used a quantitative approach with a pre-experimental design, a one-group pretest-posttest design. The research subjects were 22 students who were determined based on the results of the initial screening of self-confidence levels. Data collection was carried out using a self-confidence questionnaire and group guidance with reinforcement techniques that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using the Shapiro-Wilk normality test, paired sample t-test, and the R2 Determinant Coefficient Test. The results showed that the average self-confidence score increased from 30.00 in the pre-test to 45.00 in the post-test. The results of the paired sample t-test obtained a calculated t value of 21.447, greater than the t table of 2.080 with a significance of 0.000 (<0.05), so Ha is accepted and Ho is rejected. The coefficient of determination also shows a value of 0.859 or 85.9%, which is included in the Very High category (0.801.00). It can be concluded that group guidance services with reinforcement techniques have a significant effect on increasing student confidence at SMA Negeri 3 Mandrehe Utara. The results of this study recommend that group guidance services with reinforcement techniques be made a routine program by guidance and counseling teachers in dealing with student self-confidence problems.

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya percaya diri sebagian peserta didik di SMA Negeri 3 Mandrehe Utara, yang ditandai dengan keraguan menyampaikan pendapat, kecenderungan menghindari presentasi di depan kelas, dan sikap minder dalam interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik reinforcement dalam meningkatkan percaya diri peserta didik di SMA Negeri 3 Mandrehe Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-experimental design, bentuk one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 22 peserta didik yang ditentukan berdasarkan hasil skrining awal tingkat kepercayaan diri. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket percaya diri dan bimbingan kelompok dengan teknik reinforcement yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji paired sample t-test, dan Uji Koefisien Determinan R2. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor percaya diri meningkat dari 30,00 pada pre-test menjadi 45,00 pada post-test. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai t hitung sebesar 21,447 lebih besar dari t tabel 2,080 dengan signifikansi 0,000 (< 0,05), sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Nilai koefisien determinasi juga menunjukkan nilai sebesar 0,859 atau 85,9%, yang termasuk dalam kategori Sangat Tinggi (0,80 - 1,00). Dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik reinforcement berpengaruh signifikan dalam meningkatkan percaya diri peserta didik di SMA Negeri 3 Mandrehe Utara. Hasil penelitian ini merekomendasikan agar layanan bimbingan kelompok dengan teknik reinforcement dijadikan program rutin oleh guru bimbingan dan konseling dalam menangani permasalahan kepercayaan diri peserta didik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Fataiah, I. A. A., Suhendri, & Iffah, L. (2024). Tingkat percaya diri siswa kelas X SMA Negeri 5 Semarang. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(1), 107–111. https://doi.org/10.26539/teraputik.812747

Durrotunnisa, H. R. (2022). Konseling kelompok teknik reinforcement positif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa broken home. Jurnal Basicedu, 6(1), 315–323. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i1.1823

Fajriyah, L. (2024). Teknik reinforcement dalam menurunkan perilaku agresif pada anak usia dini. Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 95–111. https://doi.org/10.33367/piaud.v4i1.5228

Hamama, S., & Kusumaningratri, R. (2024). Strategi meningkatkan rasa percaya diri bagi pemula: Kunci sukses berkomunikasi. Jurnal IAINU Kebumen.

Ilhamuddin, M. F., Suyanto, K. D., Santoso, O., & Fitriani, D. N. (2024). Tahapan bimbingan kelompok: Landasan teoritis dan praktis dalam fasilitasi pengembangan individu dan kelompok. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(1), 107–115. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i1.5967

Istiqomah, S., Nurkholidah, E., & Pranowo, T. A. (2023). Efektivitas bimbingan kelompok teknik role playing untuk peningkatan kepercayaan diri siswa sekolah menengah pertama. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 8(1), 138. https://doi.org/10.29210/30033125000

Januaripin, M., & Munasir. (2024). Kepercayaan diri sebagai prediktor prestasi akademik siswa. KAMALIYAH: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1), 114–128. https://doi.org/10.69698/jpai.v2i1.575

Kurniawati, F. N. A. (2022). Meninjau permasalahan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia dan solusi. Academy of Education Journal, 13(1), 1–13. https://doi.org/10.47200/aoej.v13i1.765

Macarau, V. V. V., & Stevanus, K. (2022). Peran orangtua dalam upaya menumbuhkan rasa percaya diri anak usia dini. EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership, 3(2), 153–167. https://e-journal.stak-pesat.ac.id/index.php/edulead/article/view/113

Marlina, L., Fatimah, S., & Siddik, R. R. (2022). Profil siswa yang mempunyai kepercayaan diri rendah di SMA Negeri 4 Cimahi. FOKUS: Kajian Bimbingan & Konseling dalam Pendidikan, 5(2), 154–161. https://doi.org/10.22460/fokus.v5i2.8496

Nofembri, A., Fitria, L., & Radyuli, P. (2021). Hubungan self disclosure dengan kepercayaan diri siswa dalam mengemukakan pendapat di depan kelas X SMK Negeri 9 Padang. Jurnal PTI (Pendidikan Teknologi Informasi), 8(1), 64–70. https://doi.org/10.35134/jpti.v8i1.40

Nurhuda, H. (2022). Masalah-masalah pendidikan nasional, faktor-faktor dan solusi yang ditawarkan. Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam, 5(2), 127–137. https://ejournal.ibi.ac.id/jurdir/article/view/406

Pradana, C. R., & Putri, D. S. (2024). Penerapan teori behavioral dengan menggunakan teknik assertive training untuk membangun kepercayaan diri pada remaja. Edisi XLV, 9(4), 277–294. https://ejournal.poltekbangsby.ac.id/index.php/jurnalpenelitian/article/download/1893/1965

Pranoto, H. (2024). Evolusi bimbingan dan konseling kelompok: Dari teori ke praktik modern serta integrasi nilai-nilai Islam. PT. Literasi Nusantara Abadi Grup.

Prayitno, Afdal, Ifdil, & Ardi, Z. (2017). Layanan bimbingan kelompok dan konseling kelompok yang berhasil: Dasar dan profil. Ghalia Indonesia.

Rusmiyati, Astutik, C., Yuliana, A. T., & Candra, P. A. (2021). Pengaruh bimbingan dan konseling belajar terhadap prestasi belajar siswa. SHINE: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 2(1), 63–78. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4946927

Sari, O. L. (2023). Efektivitas layanan konseling kelompok teknik positive reinforcement untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling Terapan, 6(2), 109–115. https://doi.org/10.30598/jbkt.v6i2.1592

Suncaka, E. (2023). Meninjau permasalahan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia. UNISAN Jurnal: Jurnal Manajemen dan Pendidikan, 2(3), 36–49. https://journal.an-nur.ac.id/index.php/unisanjournal/article/view/1234

Sutrisno, T. (2022). Penerapan teknik reinforcement dalam upaya meningkatkan komunikasi efektif pada layanan konseling kelompok. Edu Consilium: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Pendidikan Islam, 3(2), 15–35. https://doi.org/10.19105/ec.v3i2.6077

Tarumingkeng, R. C. (2025). B.F. Skinner dan teori penguatan (reinforcement theory). RUDYCT-e-Academic-Series.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Wulandari, R., Karneli, Y., & Netrawati. (2024). Peningkatan percaya diri korban kekerasan seksual menggunakan layanan konseling kelompok melalui pendekatan person centered. Counselia: Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, 5(2), 402–409. https://doi.org/10.31943/counselia.v5i2.228

Downloads

Published

2026-10-20

How to Cite

Gulo, W., Lase, J. F.- era, Pradina, T. A., & Damanik, H. R. (2026). PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK REINFORCEMENT DALAM MENINGKATKAN PERCAYA DIRI PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 3 MANDREHE UTARA. LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(4), 4713–4723. https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.15391

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.