INTERNALISASI NILAI-NILAI ISLAM MELALUI SENI HADROH AL-MANNAR PONDOK PESANTREN TRI BHAKTI AT-TAQWA
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.10284Keywords:
Internalization of Islamic Values, Hadrah ArtAbstract
Hadroh art in Islamic boarding schools offers the advantage of being a learning tool that can unite spiritual, social, and character values in real applications. Through group activities, hadroh plays a role not only as a religious art, but also as a medium for internalizing Islamic values effectively. The purpose of this study is to explore how Islamic values are internalized through Hadroh Al-Mannar art in Tri Bhakti At-Taqwa Islamic Boarding School. In addition, this study also aims to identify the values formed in the students and examine the objects and factors that support and hinder the process. This study also seeks to understand the importance of planned guidance in shaping the character of students. The method used in this study is qualitative with a focus on case studies. Data were collected through 28 days of participatory observation, in-depth interviews, and documentation, supplemented by purposive sampling techniques and data analysis using the model from Miles and Huberman. The findings of this study indicate that the process of internalizing values is carried out through habits, role models, and social conditioning. The values formed consist of spiritual aspects (patience, serenity, gratitude), social (mutual cooperation, brotherhood), and character (discipline, responsibility). Theoretically, this study emphasizes that the art of hadroh as a collective experience can strengthen the process of internalizing values more effectively when compared to traditional learning methods.
ABSTRAK
Seni hadroh yang ada di pesantren menawarkan keuntungan sebagai alat pembelajaran yang dapat menyatukan nilai-nilai spiritual, sosial, dan karakter dalam aplikasi nyata. Melalui kegiatan kelompok, hadroh berperan tidak hanya sebagai seni keagamaan, tetapi juga sebagai media untuk menginternalisasi nilai-nilai Islam secara efektif.Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai Islam diinternalisasikan melalui seni Hadroh Al-Mannar di Pondok Pesantren Tri Bhakti At-Taqwa. Selain ini, studi ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai yang terbentuk dalam diri para santri serta mengkaji objek dan faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Penelitian ini juga berupaya untuk memahami pentingnya pembinaan yang terencana dalam membentuk karakter santri.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan fokus pada studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif selama 28 hari, wawancara mendalam, serta dokumentasi, ditambah dengan teknik purposive sampling dan analisis data menggunakan model dari Miles dan Huberman.Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses internalisasi nilai dilakukan melalui kebiasaan, keteladanan, dan pengkondisian sosial. Nilai-nilai yang terbentuk terdiri dari aspek spiritual (sabar, ketenangan, syukur), sosial (gotong royong, ukhuwah), serta karakter (disiplin, tanggung jawab).Secara teoritis, studi ini menggaris bawahi bahwa seni hadroh sebagai suatu pengalaman kolektif mampu memperkuat proses internalisasi nilai dengan lebih efektif bila dibandingkan dengan metode pembelajaran tradisional.
Downloads
References
Adityatama, W., Hamidah, H., & Assoburu, S. (2024). Seni hadroh sebagai komunikasi budaya Islam (Studi pada Majelis Assolihin di Talang Kedondong Palembang). Indonesian Culture and Religion Issues, 1(1), 9. https://doi.org/10.47134/diksima.v1i1.2
Ahmadi, A., & Rabiaty, R. (2024). Kesenian hadrah: Membangun karakter Islami siswa melalui nilai pendidikan Islam di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru. Al-Falah: Jurnal Ilmiah Keislaman dan Kemasyarakatan, 24(2), 131–141. https://doi.org/10.47732/alfalahjikk.v24i2.545
Amalia, D. R., Anggraini, V., & Rodgers, A. (2022). Implementation of singing methode Arabic vocabulary mastery in early childhood. Journal of Childhood Development, 2(2), 90–96. https://doi.org/10.25217/jcd.v2i2.2743
Aminuddin, A., & Wahidin, K. (2021). Metode pendidikan karakter Al Gozali dalam Kitab Ayyuhal Walad. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 195–200. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.1799
[Anonim]. (2025). Teknik pengumpulan data dalam penelitian kualitatif. [Jurnal Tidak Diketahui], 5(2018), 539–545. https://doi.org/10.1234/placeholder.2025.001
Buwono, M. P. R., & Susilo, M. J. (2025). Studi literatur: Internalisasi nilai-nilai akhlak mahmudah pada era digital. Jurnal Eduslamic, 3(1), 81–89. https://doi.org/10.59548/jed.v3i1.464
Emawati, E., & Masyitah, I. (2022). Ekstrakurikuler di pesantren moderen: Sebuah upaya dalam pembentukan karakter santri. DAYAH: Journal of Islamic Education, 5(2), 278. https://doi.org/10.22373/jie.v5i2.13453
Endartiningsih, A., Narimo, S., & Ali, M. (2023). Implementation of discipline character and student responsibilities through Hizbul Wathon extra curricular. Solo Universal Journal of Islamic Education and Multiculturalism, 1(1), 42–49. https://doi.org/10.61455/sujiem.v1i01.32
Evendi, W., Toyyibah, N., & Maulana, A. A. (2025). Penguatan moderasi beragama pada remaja melalui kegiatan hadroh di TPQ Roudhotul Jannah Rungkut, Surabaya. [Jurnal Tidak Diketahui], 3(3), 877–884. https://doi.org/10.1234/placeholder.v3i3.001
Fatwa, M. (2026). Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dalam membangun pribadi santri di Pondok Pesantren Darul Amanah Kendal. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 537–547. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.9593
Habib, M. A. B., Masruroh, S. A., Malayati, R. M., Husen, F. M. H., & Buchori, R. A. B. (2023). Peran majelis dzikir dan sholawat dalam menumbuhkah motivasi kecintaan santri terhadap sholawat. Menara Tebuireng: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 17(2), 48–58. https://doi.org/10.33752/menaratebuireng.v17i2.4745
Hidayah, F. M., Q, I. A., & Hayati, R. M. (2026). Peran majelis ta'lim sholawat terhadap partisipasi keagamaan remaja Islam di era media sosial. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 1358–1369. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.10018
Huda, S., Sarifudin, M., Munifah, M., Humaidi, A., Idris, S., & Mawardi, M. (2022). The concept of character learning: A comparative study of Al-Ghazali and Thomas Lickona’s perspectives. DAYAH: Journal of Islamic Education, 5(1), 35. https://doi.org/10.22373/jie.v5i1.11974
Humaira, H., & Amin, M. A. (2026). Membumikan nilai-nilai tauhid pada siswa SMP IT. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 1139–1151. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.9693
Irodati, F., & K., A. (2024). Penanaman nilai-nilai religius dalam rutinan hadroh mashoka (majelis sholawat) putri Kecamatan Kuwarasan. [Jurnal Tidak Diketahui], 2(1), 306–312. https://doi.org/10.1234/placeholder.v2i1.002
Iskandar, K. (2024). Majlis dzikir dan sholawat sebagai basis pengembangan pendidikan Islam di masyarakat. MIYAH: Jurnal Studi Islam, 20(2), 406–420. https://doi.org/10.33754/miyah.v20i02.1490
Mahbubi, M., Imron, L. V. Z., & Hayyi, A. (2025). Transformasi karakter siswa melalui pelatihan hadrah: Analisis di MI Tarbiyatul Wathan Kraksaan. IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman, 9(3), 676–688. https://doi.org/10.46773/imtiyaz.v9i3.2518
Masduki, A., Prayudha, P., Niu, P., & Wajiran, W. (2024). Hadroh music as a means of religious communication. International Journal of Visual and Performing Arts, 6(1), 65–73. https://doi.org/10.31763/viperarts.v6i1.1337
Maulida, A. (2025). Adab dalam ibadah: Reaktualisasi nilai-nilai spiritual dan sosial dalam pembentukan karakter muslim. Jurnal IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(3), 590–597. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i3.1496
Mayasari, S., Zulfa, U., Sabilillah, I., Olivia, K. A., Khoirunnisa, S., Yanti, I., & Febriani, I. S. (2026). Menghidupkan tradisi shalawat untuk meningkatkan kesadaran spiritual santri Riyadhul Awamil dalam kegiatan pengajian. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(3), 1646–1655. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.10724
Nurhayati, N., & Sabariah, H. (2024). Konsep pendidikan anak berkarakter menurut pemikiran Imam Al-Ghazali. Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran dan Ilmu Sosial, 2(3), 142–151. https://doi.org/10.61132/sadewa.v2i3.951
Pamungkas, B., & Susilawati, S. Y. (2022). Internalisasi nilai religiusitas bagi anak dengan hambatan pendengaran (Studi kasus di Pondok Pesantren Khusus Tunarungu Darul Ashom Yogyakarta). JPK (Jurnal Pendidikan Khusus), 18(1), 22–30. https://doi.org/10.21831/jpk.v18i1.50567
Pratama, T. A. R., Abrianto, D., Sulaiman, R., et al. (2025). Peran hadroh sebagai sarana pembentukan karakter santri melalui seni Islam di Madrasah Pertubuhan Kebajikan Almuhibbin Malaka Malaysia. Innovative: Journal of Social Science Research, 5, 3054–3062. http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/20393
Pulungan, K. (2025). Peran pendidikan agama Islam dalam membangun sikap sosial dan solidaritas santriah pondok pesantren di Indonesia. Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan, 2(2), 567–576. https://doi.org/10.63424/ahsanitaqwim.v2i2.344
Rahma, N., Jumadi, J., & Sumilih, D. A. (2026). Penanaman nilai budaya mappatabe’ di pondok pesantren. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 202–215. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9391
Rustam, R., & Ichsan, A. S. (2020). Pendidikan Islam berbasis kearifan lokal. IQRO: Journal of Islamic Education, 3(1), 1–14. https://doi.org/10.24256/iqro.v3i1.1366
Sari, S. K., & Astuti, E. T. (2023). The values of Islamic education in the Gumbrekan tradition. ATTARBIYAH: Journal of Islamic Culture and Education, 8(2), 123–137. https://doi.org/10.18326/attarbiyah.v8i2.123-137
Warman, A., & Zakiyatinnisa, W. (2025). Pentingnya kegiatan barzanji untuk mengembangkan nilai-nilai pendidikan akhlak di pondok pesantren. An-Nuha, 5(1), 25–36. https://doi.org/10.24036/annuha.v5i1.580
Waroh, M., Arisanti, K., & Herwati, H. (2023). Penguatan nilai-nilai karakter siswa melalui kegiatan ekstrakulikuler hadrah. Journal TA’LIMUNA, 12(1), 70–77. https://doi.org/10.32478/talimuna.v12i1.1433
Yana, L. (2022). Pengaruh meditasi musik sufistik terhadap kualitas kesadaran spiritual santri. ESOTERIK, 8(2), 151. https://doi.org/10.21043/esoterik.v8i2.16461
Yulianto, I., Ningsih, T., & Yahya, M. S. (2025). Social group dynamics as a mechanism for character development through traditional games. Journal of Innovation and Research in Primary Education, 4(4), 3025–3043. https://doi.org/10.56916/jirpe.v4i4.2438
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









