INTERNALISASI NILAI PELA GANDONG DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SOSIAL SANTRI

Authors

  • Nurul Resti Saiba Dg Siala Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik
  • Friendis Syani Amrulloh Universitas Kiai Abdullah Faqih Gresik

DOI:

https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.11693

Keywords:

Pela Gandong, Internalisasi Nilai, Karakter Sosial, Pesantren, Pendidikan Islam

Abstract

This study aims to analyze the internalization process of Pela Gandong values and their contribution to shaping the social character of students at Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 4 Hollo. Pela Gandong is a local wisdom of the Maluku community that emphasizes brotherhood, solidarity, mutual cooperation, tolerance, and social responsibility. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving caregivers, teachers, and students of the Islamic boarding school. The data were analyzed using the interactive analysis model of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the internalization of Pela Gandong values is carried out through habituation, exemplary behavior, social interaction, and daily boarding school activities. These values are not formally taught as a specific subject, but are integrated into the daily life of students through communal living patterns. The internalization process contributes significantly to the development of students’ social character, particularly in terms of social awareness, togetherness, tolerance, mutual assistance, and responsibility. This study concludes that the integration of local wisdom values with Islamic boarding school education can become an effective strategy for strengthening students’ social character in multicultural societies.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai Pela Gandong serta kontribusinya dalam membentuk karakter sosial santri di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 4 Hollo, Maluku Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap ustadz, ustadzah, dan santri. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai Pela Gandong berlangsung secara berkelanjutan melalui pembiasaan hidup bersama, kegiatan keagamaan, interaksi sosial, serta keteladanan para pendidik di lingkungan pesantren. Nilai-nilai yang terinternalisasi meliputi persaudaraan, kebersamaan, toleransi, gotong royong, solidaritas sosial, dan tanggung jawab sosial. Internalisasi nilai tersebut berkontribusi dalam membentuk karakter sosial santri, seperti sikap peduli terhadap sesama, kemampuan bekerja sama, menghargai perbedaan, dan menjaga hubungan sosial yang harmonis. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal Pela Gandong dengan pendidikan pesantren dapat menjadi strategi efektif dalam penguatan pendidikan karakter sosial santri berbasis budaya lokal dan nilai-nilai keislaman.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aksa, A. H., & Hakim, M. L. (2023). Santri in the frame of religious harmony. Santri: Journal of Pesantren and Fiqh Sosial, 4(2), 131–142. https://doi.org/10.35878/santri.v4i2.958

Ardyanti, Y., Roziqin, A., & Mauludin, H. (2025). Nilai Islam sebagai pilar toleransi dalam kehidupan multikultural. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 439–448. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.27022

Bayu, Y. (2021). Nilai-nilai pendidikan Islam dalam model pembelajaran budaya. Al-Hasanah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 170–190. https://doi.org/10.51729/6238

Burga, M. A., & Damopolii, M. (2022). Reinforcing religious moderation through local culture-based pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 145–162. https://doi.org/10.15575/jpi.v8i2.19879

Ekowati, D. P., Thohirin, A., & Suyitno, S. (2026). Manajemen ekstrakurikuler teater dalam penguatan karakter siswa SMP. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 6(1), 338–400. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i1.9735

Fatikhah, D. S., Hakim, D., & Zaki, M. (2025). Peran pengurus dalam pembentukan karakter disiplin santriwati di Asrama 10 Hurun Inn Darul Ulum Jombang. CARONG: Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 2(3), 406–415. https://doi.org/10.62710/dywf3467

Fatwa, M. (2026). Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dalam membangun pribadi santri di Pondok Pesantren Darul Amanah Kendal. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(1), 537–547. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.9593

Fawaid, A., & Hasanah, U. (2020). Pesantren dan religious authoritative parenting: Studi kasus sistem wali asuh di Pondok Pesantren Nurul Jadid. Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin, 19(1), 27–27. https://doi.org/10.18592/jiiu.v19i1.3484

Febrianto, P. T., Thariq, R. A., Nuriah, S., Oktavia, F. M., Stantika, V., & Hasanah, S. S. (2026). Internalisasi nilai kearifan lokal dalam pembelajaran IPS sekolah dasar untuk membentuk karakter global mendukung SDGs 4. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 553–567. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.10113

Hidayah, F. M., Q, I. A., & Hayati, R. M. (2026). Peran majelis ta`lim sholawat terhadap partisipasi keagamaan remaja Islam di era media sosial. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(2), 1358–1369. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.10018

(Catatan: Duplikasi referensi yang sama dalam daftar teks asli Anda telah dihapus dan dijadikan satu entri)

Ismayani, I., Warisno, A., Anshori, A., & Andari, A. (2023). Pesantren dan pembaruan: Arah dan implikasi. Bulletin KNOB, 9(1), 161–161. https://doi.org/10.30998/rdje.v9i1.14887

Leba, K., Watunglawar, B., Furqon, M. A., & Wijonarko, D. (2024). Harmoni multikultural: Membangun kebersamaan di tengah perbedaan untuk kaum milenial. ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial Dan Humaniora, 3(4), 240–253. https://doi.org/10.55123/abdisoshum.v3i4.4217

Lestari, G. (2021). Radikalisme atas nama agama dalam perspektif intelektual muda di tengah realitas multikultural. Khazanah Theologia, 3(3), 181–193. https://doi.org/10.15575/kt.v3i3.12723

Muhtarom, A. (2025). Peran pondok pesantren dalam membangun kepemimpinan santri melalui kader asrama studi Pondok Pesantren Wahid Hasyim Yogyakarta [Skripsi/Tesis, UIN Sunan Kalijaga]. Digital Library UIN Sunan Kalijaga.

Mujahid, I. (2021). Islamic orthodoxy-based character education: Creating moderate Muslim in a modern pesantren in Indonesia. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 11(2), 185–212. https://doi.org/10.18326/ijims.v11i2.185-212

Mustamin, K., Macpal, S., & Yunus, Y. (2023). Harmonisasi antara Islam dan Kristen di Tana Toraja. Al-MUNZIR, 15(2), 197–197. https://doi.org/10.31332/am.v15i2.3878

Nurifkah, S., Hajrah, Putra, F. A., Tandirerung, N., & Massuanna, M. W. (2025). Analisis peran Gen-Z dalam menjaga toleransi di tengah masyarakat kota yang heterogen. PESHUM: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(5), 7729–7735. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i5.11176

Papilaya, E. I., Lambiombir, H., & Gaite, T. (2026). Peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) dalam tindakan perundungan di sekolah SMP. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 481–492. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9730

Prasetyo, M. A. M. (2022). Pesantren efektif: Studi gaya kepemimpinan partisipatif. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(1), 1–12. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v3i1.159

Prastyo, A. T., & Inayati, I. N. (2022). Implementasi budaya literasi digital untuk menguatkan moderasi beragama bagi santri (studi kasus di Mahad UIN Maulana Malik Ibrahim Malang). INCARE: International Journal of Educational Resources, 2(6), 665–683. https://doi.org/10.59689/incare.v2i6.361

Purmasari, I., Angkasa, M. B. B., & Hermoyo, R. P. (2026). Analisis sosiolinguistik variasi bahasa dan sistem sapaan dalam interaksi sosial santri. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(1), 445–456. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.9354

Putri, N. B., & Lestari, R. Y. (2026). Pembentukan karakter peserta didik melalui program anti perundungan di sekolah. HUMANIS: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Humaniora, 18(1), 71–81. https://doi.org/10.52166/humanis.v18i1.11571

Rahma, N., Jumadi, J., & Sumilih, D. A. (2026). Penanaman nilai budaya Mappatabe’ di pondok pesantren. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 202–215. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9391

Saepulmilah, C., Nasir, T. M., Martiadi, R., Komara, D., & Awaliyah, S. (2026). Sociocultural curriculum design in Islamic education: Insights from a local wisdom based approach in West Java. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 17(4). https://doi.org/10.35445/alishlah.v17i4.7813

Salim, A., & Aprison, W. (2024). Pendidikan multikultural berbasis kearifan lokal. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 3(1), 22–30. https://doi.org/10.31004/jpion.v3i1.213

Santoso, I. M., Indahwati, N., & Putra, D. F. (2026). Sinergi model pendidikan ketarunaan dan lingkungan sosial dalam membentuk karakter siswa. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 155–163. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9393

Setiani, Y., Musyarofah, M., Semi, S., & Hanafi, I. R. (2025). Pemahaman tentang budaya kepesantrenan terhadap perubahan dimensi kehidupan masyarakat. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 5(3), 382–392. https://doi.org/10.51878/academia.v5i3.7614

Shofiyati, A., & Subiyantoro, S. (2022). Pengembangan pendidikan karakter di pesantren untuk menghadapi klitih: Tinjauan teori belajar sosial. Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam, 5(2), 105–116. https://doi.org/10.30659/jspi.5.2.105-116

Taqiyuddin, M. (2021). Tradisi intelektual fardhu ain dan fardhu kifayah pesantren dalam menanggulangi terorisme. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 9(1), 1–1. https://doi.org/10.36667/jppi.v9i1.543

Umar, U., Setyosar?, P., Kamdi, W., & Sulton, S. (2021). Exploration of moral integrity education and superior cadre leadership at madrasah boarding school Indonesia. International Journal of Instruction, 14(4), 753–774. https://doi.org/10.29333/iji.2021.14443a

Yaqin, H. (2021). Urgensi lokalitas dalam penelitian keagamaan. HUMANISTIKA: Jurnal Keislaman, 7(1), 46–66. https://doi.org/10.55210/humanistika.v7i1.481

Downloads

Published

2026-06-16

How to Cite

Siala, N. R. S. D., & Amrulloh, F. S. (2026). INTERNALISASI NILAI PELA GANDONG DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SOSIAL SANTRI . LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(3), 1855–1863. https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.11693

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.