BETWEEN THE BOOK AND GOOGLE CLASSROOM: ISLAMIC JURISPRUDENCE EDUCATION IN THE DIGITAL ERA

Authors

  • Iqbal Ramadhan Irsyad Yudiono UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Pratiwi Rahmah Hakim Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmi Tarbiyah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Indonesia
  • Abdurrahman Hadi Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmi Tarbiyah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Indonesia
  • Fadhel Ikhlasul Amal Makalitutu Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmi Tarbiyah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Indonesia
  • Milevtra Myoriuke Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmi Tarbiyah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Indonesia
  • Ayman Hammam Abdurrohman Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmi Tarbiyah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51878/educational.v5i4.10259

Keywords:

Pembelajaran Fikih, Kitab, Google Classroom, Era Digital, Pendidikan Islam

Abstract

ABSTRACT

The rapid advancement of digital technology has brought fundamental changes to educational practices, including fiqh learning, which has traditionally been dominated by classical text-based approaches. This transformation calls for the development of a learning model capable of bridging the depth of Islamic scholarly traditions with the flexibility of digital environments. This study aims to analyze how the integration of classical fiqh texts and digital platforms can maintain epistemological depth while enhancing learning relevance. The research employs a qualitative approach using a library research design, analyzing 26 academic sources published within the last ten years. Data were examined through stages of selection, thematic categorization, and interpretation to identify patterns of integration, advantages, and emerging challenges. The findings indicate that the use of digital platforms expands access to learning materials, promotes independent learning, and enhances interaction through multimodal media and online discussion spaces. However, several challenges remain, including limited digital competence among educators, suboptimal instructional design, and reduced intensity of pedagogical interaction, which may affect the transmission of adab and spiritual values. This study concludes that a value-based integration model is needed, positioning digital technology as a supporting medium rather than a replacement for traditional scholarship. The implementation of this model requires strengthening teacher capacity, institutional support, and pedagogical alignment to ensure that innovation remains grounded in the ethical and intellectual values of Islamic education.

ABSTRAK

Perkembangan pesat teknologi digital telah membawa perubahan mendasar dalam praktik pendidikan, termasuk dalam pembelajaran fiqh yang selama ini didominasi oleh pendekatan berbasis kitab klasik. Perubahan ini menuntut adanya formulasi model pembelajaran yang mampu menghubungkan kedalaman tradisi keilmuan Islam dengan fleksibilitas lingkungan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana integrasi antara teks klasik fiqh dan platform digital dapat mempertahankan kedalaman epistemologis sekaligus meningkatkan relevansi pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain library research, dengan menganalisis 26 sumber akademik yang terbit dalam sepuluh tahun terakhir. Data dianalisis melalui tahapan seleksi, kategorisasi tematik, dan interpretasi untuk mengidentifikasi pola integrasi, kelebihan, serta tantangan yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan platform digital mampu memperluas akses terhadap materi, mendorong kemandirian belajar, serta meningkatkan interaksi melalui penggunaan media multimodal dan ruang diskusi daring. Namun demikian, terdapat sejumlah kendala, seperti keterbatasan kompetensi digital pendidik, kualitas desain pembelajaran yang belum optimal, serta berkurangnya intensitas interaksi pedagogis yang berpengaruh pada penanaman nilai adab dan spiritualitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan model integrasi berbasis nilai yang menempatkan teknologi digital sebagai media pendukung, bukan pengganti tradisi keilmuan. Implementasi model ini memerlukan penguatan kapasitas pendidik, dukungan institusi, serta keselarasan pedagogis agar inovasi tetap berakar pada nilai etika dan intelektual pendidikan Islam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A'la, B. A., & Makhshun, T. (2022). Transformasi pendidikan: Mentradisikan digitalisasi pendidikan Islam. JOIES (Journal of Islamic Education Studies), 7(2), 159–170. https://doi.org/10.15642/joies.2022.7.2.159-170

Abraar, M. (2025). Digitalisasi kitab kuning: Analisis dampak aplikasi fikih digital terhadap otoritas keilmuan pesantren. AN-NUR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1(2), 182–196. https://doi.org/10.65802/an-nur.v1i2.44

Alifah, N., Mansur, M., & Afandi, M. S. (2022). Implementasi penggunaan Google Classroom dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di masa pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmi, 5(2), 70–81. https://doi.org/10.32529/al-ilmi.v5i2.1545

Amin, H., & Aman, M. (2025). Digital pedagogy in Islamic education: Redefining learning for generation Z teachers in madrasah (A literature study). Raudhah Proud to Be Professionals: Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 10(3), 1129–1142. https://ejournal.iainurru.ac.id/index.php/raudhah/article/view/1072

Dwiputro, R. M. (2022). Pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis blended learning di sekolah menengah atas. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 15(2), 339–356. https://doi.org/10.32832/tawazun.v15i2.8597

Elman, M. (2024). Inovasi pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis metaverse. Dirosat: Journal of Islamic Studies, 9(1), 97–108.

https://ejournal.unia.ac.id/index.php/dirosat/article/view/1873

Faozie, R., Rusydi, I., & Romdhoni, A. A. (2024). Implementasi pembelajaran PAI melalui aplikasi Zoom Meeting (Studi kasus kelas 6 SDN 2 Rancasari Indramayu). Journal Islamic Pedagogia, 4(2), 158–168. https://doi.org/10.31943/pedagogia.v4i2.111

Fathurohim, F., Muliyah, P., & Nasrulloh, N. (2024). Integration of augmented reality in fiqh learning: Improving the competence of technological pedagogical content knowledge (TPACK) of madrasah teachers. Jurnal Asy-Syukriyyah, 25(2), 295–310. https://doi.org/10.36769/asy.v25i2.638

Ghufron, D. M., Ikramina, M. B., & Anbiya, B. F. (2023). Transformasi pembelajaran pendidikan agama Islam di era digital: Modalitas belajar dan tantangan pendidikan. Jurnal Al Burhan, 3(2), 40–50. https://doi.org/10.58988/jab.v3i2.224

Habibah, M. (2022). Pengembangan kompetensi digital guru pendidikan agama Islam sekolah dasar dalam kerangka kurikulum merdeka. Sittah: Journal of Primary Education, 3(1), 76–89. https://doi.org/10.30762/sittah/v3i1.11

Huda, M., Borham, A. H., & Dewantara, M. I. (2024). Opportunities and challenges of Islamic education in the digital era. Ar-Fachruddin: Journal of Islamic Education, 1(1), 1–11. https://journal.zamronedu.co.id/index.php/arfachruddin/article/view/1

Izzah, N., Nuraini, S. H., Abyan, S., Syafi'i, I., Ariyanti, W. D., & Haq, Z. Z. (2025). Tantangan dan strategi kompetensi guru pendidikan Islam dan adaptasi teknologi dalam penguatan nilai spiritual. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 6(2), 114–121. https://doi.org/10.53299/diksi.v6i2.1567

Juhairiah, S., Yuwono, D., & Kinasih, Q. Y. (2024). Digital transformation in Islamic education: Opportunities, challenges, and its impact on Islamic values. Journal of Vocational Education and Educational Technology Innovations, 1(1), 1–6. https://journal.xsolusi.com/index.php/jveti/article/view/20

Kurniawan, M. A., & Puspitasari, E. (2025). Metamorfosisi santri digital: Transformasi pembelajaran kitab kuning melalui podcast interaktif pesantren modern. Indonesian Society and Religion Research, 2(2), 50–61. https://doi.org/10.61798/isah.v2i2.249

Mabruroh, D. A., Faishol, R., & Muftiyah, A. (2023). Pengembangan e-learning berbasis website sebagai sumber belajar fikih model blended learning. INCARE: International Journal of Educational Resources, 4(3), 284–302. https://ejournal.ijshs.org/index.php/incare/article/view/862

Mahbubi, M. (2023). Pendidikan agama Islam berbasis digital: Membangun karakter siswa di SMP Khadijah Surabaya. Journal of Education and Learning Sciences, 3(2), 66–79. https://doi.org/10.56404/jels.v3i2.103

Malizal, Z. Z. (2025). Islamic education and globalization: Curriculum, identity, and digital integration. Sinergi International Journal of Islamic Studies, 3(2), 70–82. https://doi.org/10.61194/ijis.v3i2.711

Muhtifah, L., Mahrus, E., & Rahmiani, N. (2022). E-learning flipped classroom: Instituting an integrated Islamic education paradigm for character building. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 244–260. https://doi.org/10.31538/nzh.v5i1.1721

Nugraha, M. T., Fahmi, M. R., & Prakoso, I. A. (2023). Integrasi tradisi dan teknologi dalam pembelajaran fiqh dengan pemanfaatan ChatGPT. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(6), 4486–4495.

https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/6693

Paisar, T. (2021). Pembelajaran fikih dengan menggunakan media audio visual di MTs Darul Ishlah Lubuklinggau. Tekno Aulama: Jurnal Teknologi Pendidikan Islam, 1(2), 150–163. https://e-journal.uin-al-azhaar.ac.id/index.php/teknoaulama/article/view/446

Prasetia, S. A. (2020). Reorientasi, peran dan tantangan pendidikan Islam di tengah pandemi. Jurnal Tarbawi, 9(1), 21–37.

https://jurnal.alfithrah.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/139

Prayogi, A., Nasrullah, R., & Setiawan, S. (2025). The evolution of fiqh in the digital era: Challenges and adaptations in Islamic jurisprudence. The Journal of Religion and Communication Studies, 2(1), 15–25. https://doi.org/10.61511/jorcs.v2i1.2025.1751

Rahmah, M., & Azis, A. (2024). Pengembangan bahan ajar pembelajaran fiqih berbasis multimedia kelas VII MTs Islamiyah Palangkaraya. At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam, 2(1), 444–454.

https://journal.staittd.ac.id/index.php/at/article/view/166

Ramanda, Y., Baderiah, B., & Firman, F. (2025). Pengembangan media pembelajaran materi fiqih berbasis Google Sites. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 5(3), 1054–1072. https://doi.org/10.51574/jrip.v5i3.3946

Safaruddin, S., Nurafiah, N., & Juhaeni, J. (2023). Pemanfaatan media Google Classroom terhadap minat belajar peserta didik pada pembelajaran PAI. Journal of Instructional and Development Researches, 3(4), 163–168. https://journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/252

Setiawan, H. R., & Mayurida, M. (2022). Utilization of Google Classroom in Islamic religious education subjects at SMP Rahmat Islamiyah Medan. International Journal Reglement & Society (IJRS), 3(2), 146–153.

https://jurnal.bundamediagrup.co.id/index.php/ijrs/article/view/229

Sholikhah, V., & Noviani, D. (2025). Transformasi pendidikan Islam di era revolusi industri 4.0 dan 5.0: Tantangan, peluang, dan strategi adaptasi. Jurnal Edukasi dan Literasi Pendidikan, 6(3). https://ejurnals.com/ojs/index.php/jelp/article/view/2776

Umar, I., Abubakar, A., Kangiwa, I. H., Bunza, K. U., & Atika, M. (2025). The role of AI in Islamic education and e-learning platform. International Journal of Sustainable Social Science (IJSSS), 3(4), 235–254. https://doi.org/10.59890/ijsss.v3i4.78

Yahya, M. S. (2023). Transformasi pendidikan agama Islam di era digital: Implementasi literasi digital dalam pembelajaran di wilayah Banyumas. EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(1), 609–616. https://doi.org/10.62775/edukasia.v4i1.317

Downloads

Published

2025-11-30

How to Cite

Yudiono, I. R. I., Hakim, P. R., Hadi, A., Makalitutu, F. I. A., Myoriuke, M., & Abdurrohman, A. H. (2025). BETWEEN THE BOOK AND GOOGLE CLASSROOM: ISLAMIC JURISPRUDENCE EDUCATION IN THE DIGITAL ERA. EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran , 5(4), 1507–1517. https://doi.org/10.51878/educational.v5i4.10259

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.