OPTIMALISASI PENGETAHUAN REMAJA TENTANG BAHAYA PERILAKU SEKSUAL BERISIKO TERHADAP KEJADIAN KEHAMILAN YANG TIDAK DIINGINKAN

Authors

  • Maria Awaldina Dua Barbara Prodi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali Bandung
  • Devi Indriyani Prodi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali Bandung
  • Dwi Novelia Nurul Iman Prodi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali Bandung
  • Syakirina Agnia Prodi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali Bandung
  • Tania Mulyani Prodi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali Bandung
  • Yuni Sudradjat Prodi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kebidanan, Institut Kesehatan Rajawali Bandung

DOI:

https://doi.org/10.51878/community.v6i2.14914

Keywords:

Kehamilan Tidak Diinginkan, Kesehatan Reproduksi, Penyuluhan Kesehatan, Remaja

Abstract

ABSTRACT

Unintended pregnancy among adolescents is associated with the need for access to accurate reproductive health information and the ability to recognize risks in social relationships. This community service activity focused on strengthening adolescents’ understanding of risky sexual behavior, factors associated with unintended pregnancy, its potential consequences, and preventive measures through reproductive health education. The activity was conducted on July 5, 2026, in Karangmekar Village, Central Cimahi District, Cimahi City, targeting 20 adolescents aged 12–19 years. The program was delivered through face-to-face educational sessions using leaflets, combined with interactive discussions and question-and-answer sessions. Evaluation focused on participants’ engagement throughout the activity, including attention to the material, willingness to ask questions, ability to respond to questions, and participation in discussions, as well as their ability to restate the main topics at the end of the session. A total of 17 participants attended, representing 85% of the targeted participants. Engagement levels consisted of 76.5% active participants, 17.6% moderately active participants, and 5.9% less active participants. Most participants were able to explain the concepts of risky sexual behavior, the consequences of unintended pregnancy, and preventive measures. The activity suggests that reproductive health education supported by leaflets and two-way interaction can provide an educational space for adolescents to discuss reproductive health more openly. Sustained implementation accompanied by pre-test and post-test assessments is recommended to measure changes in knowledge more objectively.

ABSTRAK

Kehamilan tidak diinginkan (KTD) pada remaja berkaitan dengan kebutuhan akan akses informasi kesehatan reproduksi yang tepat serta kemampuan mengenali risiko dalam pergaulan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada penguatan pemahaman remaja mengenai perilaku seksual berisiko, faktor yang berkaitan dengan KTD, konsekuensi yang mungkin ditimbulkan, dan langkah pencegahannya melalui penyuluhan kesehatan reproduksi. Kegiatan dilaksanakan pada 05 Juli 2026 di Kelurahan Karangmekar, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, dengan sasaran 20 remaja berusia 12–19 tahun. Pelaksanaan dilakukan secara tatap muka melalui penyampaian materi menggunakan media leaflet, yang dipadukan dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab. Evaluasi diarahkan pada keterlibatan peserta selama kegiatan melalui observasi, meliputi perhatian terhadap materi, keberanian bertanya, kemampuan merespons pertanyaan, dan partisipasi dalam diskusi, serta kemampuan menjelaskan kembali pokok materi pada akhir kegiatan. Sebanyak 17 peserta hadir atau mencapai 85% dari target. Tingkat keterlibatan terdiri atas 76,5% peserta kategori aktif, 17,6% cukup aktif, dan 5,9% kurang aktif. Sebagian besar peserta mampu menguraikan kembali materi tentang perilaku seksual berisiko, dampak KTD, dan upaya pencegahannya. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa penyuluhan yang dipadukan dengan media leaflet dan interaksi dua arah dapat menjadi ruang edukatif bagi remaja untuk membahas kesehatan reproduksi secara lebih terbuka. Penguatan kegiatan secara berkelanjutan dengan evaluasi pre-test dan post-test diperlukan agar perubahan pengetahuan dapat diukur secara lebih objektif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisyaroh, N., Realitab, F., & Adyani, K. (2025). Komunikasi orangtua-remaja tentang kesehatan reproduksi seksual di LMICs: Systematic review dan meta-analysis. Optimal Midwife Journal, 2(1). https://journal.nuansafajarcemerlang.com/index.php/omj/article/view/32

Alekhya, G., Chinnadurai, A., Dora, S., Patro, S. K., Sahu, D. P., & Mourougan, M. (2025). “Sexuality education is a double edge-sword…”: A qualitative study on perceptions of school teachers on sexual and reproductive health of adolescent girls in Eastern India. Reproductive Health, 22(1), 145. https://link.springer.com/article/10.1186/s12978-025-02098-8

Ambali, D. D., Uly, N., & Alim, A. (2025). Pendidikan dan komunikasi dalam kesehatan reproduksi remaja: Systematic literature review terhadap faktor risiko dan strategi intervensi. Jurnal Promotif Preventif, 8(4), 819–831. https://journal.unpacti.ac.id/index.php/JPP/article/view/2047

Ariningrum, D. P., & Aliyyah, N. (2026). Psikososial dan budaya terkait perilaku seksual berisiko pada remaja di era digital: Tinjauan literatur. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 15(1), 87–103. https://doi.org/10.33221/jikm.v15i01.4183

Azhari, N., Yusriani, Y., & Kurnaesih, E. (2022). Pengaruh edukasi melalui media leaflet terhadap pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi remaja. Jurnal Riset Media Keperawatan, 5(1), 38–43. https://doi.org/10.51851/jrmk.v5i1.314

Bilhuda, R., & Pratama, R. M. K. (2022). Pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan remaja tentang seksual pranikah di MTs Nurul Iman Kota Jambi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 11(2), 299–304. https://jab.ubr.ac.id/index.php/jab/article/view/570

Couto, G., Oliveira, I., Moreira, M. T., & Nóbrega, M. do P. (2026). Online sexual health information seeking, digital literacy, and risk behaviors among Brazilian university students. Millenium - Journal of Education, Technologies, and Health, 2(29), e44627. https://dialnet.unirioja.es/servlet/articulo?codigo=10654653

Dungga, E. F., & Ihsan, M. (2023). Pendidikan kesehatan reproduksi pada remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi: Pharmacare Society, 2(3), 134–139. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/Jpmf/article/view/21146

Harahap, N. H., Hadi, A. J., & Ahmad, H. (2024). Efektifitas pendidikan kesehatan menggunakan pendekatan Health Belief Model (HBM) terhadap peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di MTSN 3 Padangsidimpuan. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 7(2), 463–471. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i2.4944

Mbizvo, M. T., Kasonda, K., Muntalima, N. C., Rosen, J. G., Inambwae, S., Namukonda, E. S., Mungoni, R., Okpara, N., Phiri, C., Chelwa, N., & Kangale, C. (2023). Comprehensive sexuality education linked to sexual and reproductive health services reduces early and unintended pregnancies among in-school adolescent girls in Zambia. BMC Public Health, 23(1), Article 348. https://link.springer.com/article/10.1186/s12889-023-15023-0

Mohamed, S., Chipeta, M. G., Kamninga, T., Nthakomwa, L., Chifungo, C., Mzembe, T., Vellemu, R., Chikwapulo, V., Peterson, M., Abdullahi, L., Musau, K., Wazny, K., Zulu, E., & Madise, N. (2023). Interventions to prevent unintended pregnancies among adolescents: A rapid overview of systematic reviews. Systematic Reviews, 12(1), Article 198. https://link.springer.com/article/10.1186/s13643-023-02361-8

Mutmainah, V. T. (2023). Pengaruh edukasi tentang kesehatan reproduksi remaja melalui media leaflet terhadap pengetahuan dan sikap seksual pranikah di SMKS Mutiara Bangsa Purwakarta. Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI, 7(1), 60–71. https://jik.ubpi.ac.id/apps/Kesehatan/article/view/124

Oktaria, R., & Martha, E. (2023). Analisis penggunaan media belajar pendidikan kesehatan reproduksi berbasis aplikasi Android dan website: Systematic review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(12), 2397–2404. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i12.4140

Oktafirnanda, Y., Rizawati, Syari, M., & Agustina, W. (2024). Pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang perilaku seks berisiko. Jurnal Maternitas Kebidanan, 9(1), 97–107. https://jurnal.unprimdn.ac.id/index.php/jumkep/article/view/5076

Paramitha, D. A., Mutiara, Jannah, D. A. N., Febriliyanti, I., Qothriena, E., Pangestu, N. I., Baihaqi, H., & Nurlatif, R. V. (2026). Penguatan literasi kesehatan dan keselamatan berkendara pada kader kesehatan sebaya sebagai upaya pencegahan perilaku berisiko di SMAN 1 Bandar. PROGRESIF: Jurnal Pengabdian Komunitas Pendidikan, 6(1), 71–80. https://journal.steipress.org/index.php/progresif/article/view/468

Passe, R., Saleh, S., Ikawati, N., & Marwang, S. M. (2026). Hubungan teman sebaya terhadap perilaku seksual remaja. Jurnal Bidan Pintar, 7(1), 1230–1238. https://ojs.unik-kediri.ac.id/index.php/jubitar/article/view/7610

Putri, M., Bahriyah, F., & Rahayu, R. P. (2025). Peran teman sebaya terhadap perilaku seksual remaja di SMK S YPL Lirik: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 4571–4576. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2340

Rahma, A., Rahman, F., Arifin, S., Anggraini, L., Minasari, Raisya, Seambaga, A. A., Shafarina, H., Adila, N. A., & Cahyani, S. (2025). Peningkatan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja melalui edukasi interaktif di SMAN 5 Banjarbaru: Improving adolescent reproductive health knowledge through interactive education at SMAN 5 Banjarbaru. Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 4(1), 114–122. https://www.journalmpci.com/index.php/jppmi/article/view/432

Rukmasari, E. A. (2024). Mencegah kehamilan tidak diinginkan (KTD): Edukasi kesehatan reproduksi pada remaja. Jurnal Abdimas Peradaban, 5(1), 1–8. https://doi.org/10.54783/7q2q6k34

Salfadila, A., Sutrisminah, E., & Susilowati, E. (2023). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pencegahan kehamilan tidak diinginkan pada remaja putri di sekolah menengah pertama: Literature review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(8), 1527–1537. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i8.3550

Wianti, A., & Anggraeni, P. (2024). Peningkatan pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(6), 1930–1934. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i6.1148

Yuniarti, S., Yustanta, B. F., Kowaas, I. N., Nurrachmawati, A., & Rahmawati, S. (2024). The effect of health education programs on adolescents’ knowledge and attitudes regarding reproductive health. Journal of World Future Medicine, Health and Nursing, 2(2), 325–338. https://research.adra.ac.id/index.php/health/article/view/820

Downloads

Published

2026-08-30

How to Cite

Barbara, M. A. D., Indriyani, D., Iman, D. N. N., Agnia, S., Mulyani, T., & Sudradjat, Y. (2026). OPTIMALISASI PENGETAHUAN REMAJA TENTANG BAHAYA PERILAKU SEKSUAL BERISIKO TERHADAP KEJADIAN KEHAMILAN YANG TIDAK DIINGINKAN. COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 1533–1543. https://doi.org/10.51878/community.v6i2.14914

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)