EDUKASI KESEHATAN KULIT MELALUI BUKU PEMBELAJARAN SANITASI DAN HYGIENE KECANTIKAN PADA MASYARAKAT

Authors

  • Eti Herawati Universitas Negeri Jakarta
  • Aniesa Puspa Arum Universitas Negeri Jakarta
  • Dwi Atmanto Universitas Negeri Jakarta
  • Tri Handayani Universitas Negeri Jakarta
  • Savira Nur Irfany Universitas Negeri Jakarta
  • Siti Nur Aisyah Universitas Negeri Jakarta
  • Alamanda Sekar Pradita Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.51878/community.v6i2.14002

Keywords:

sanitasi kecantikan, hygiene kulit, edukasi kesehatan masyarakat

Abstract

Skin health and beauty are important aspects of daily life that are significantly influenced by the proper application of sanitation and hygiene, both in personal care and in beauty practices within the community. The community of Kelurahan, Sukmajaya District, Depok City, West Java, generally still has limited understanding of the importance of sanitation and hygiene in skin beauty care, making them susceptible to various skin problems such as irritation, acne, and infection caused by poor sanitation habits, the use of unsterilized beauty tools, and the use of contaminated or expired cosmetic products. This community service activity focuses on improving public knowledge regarding the definitions, types, functions, purposes, and practical steps of applying sanitation and hygiene in skin beauty care. The method used includes stages of community needs analysis, the development of a learning book as an educational medium, and socialization and mentoring on the use of the book for the target community. The learning book was systematically compiled, covering basic concepts of skin health and beauty, definitions and indicators of sanitation and hygiene, up to practical steps for daily implementation. The results show that the use of this learning book was effective in increasing the knowledge and awareness of the target community regarding the importance of skin beauty sanitation and hygiene, as demonstrated by an improvement in understanding before and after the educational activity was conducted. Thus, this activity is expected to encourage behavioral change toward a clean and healthy lifestyle in order to prevent future skin health problems.

ABSTRAK

Kesehatan dan kecantikan kulit merupakan aspek penting dalam kehidupan sehari-hari yang sangat dipengaruhi oleh penerapan sanitasi dan hygiene yang tepat, baik dalam perawatan pribadi maupun dalam praktik kecantikan di lingkungan masyarakat. Masyarakat Kelurahan Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, umumnya masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai pentingnya sanitasi dan hygiene dalam perawatan kecantikan kulit, sehingga rentan mengalami berbagai gangguan kulit seperti iritasi, jerawat, dan infeksi akibat kebiasaan sanitasi yang kurang baik, penggunaan alat kecantikan yang tidak steril, serta pemakaian produk kosmetik yang telah terkontaminasi atau kedaluwarsa. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai definisi, macam, fungsi, tujuan, serta langkah-langkah penerapan sanitasi dan hygiene dalam kecantikan kulit. Metode yang digunakan meliputi tahapan analisis kebutuhan masyarakat, penyusunan buku pembelajaran sebagai media edukasi, serta sosialisasi dan pendampingan penggunaan buku kepada masyarakat sasaran. Buku pembelajaran disusun secara sistematis mulai dari konsep dasar kesehatan dan kecantikan kulit, definisi dan indikator sanitasi-hygiene, hingga langkah praktis penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan buku pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat sasaran terhadap pentingnya sanitasi dan hygiene kecantikan kulit, hal ini sesuai dengan hasil penelitian pelaksanaan hasil pre-test dan post-test meningkat dengan skor pada waktu pre-test 69,8 dengan peningkatannya adalah 20% yang ditunjukkan melalui peningkatan pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan edukasi dilaksanakan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat ke arah pola hidup bersih dan sehat guna mencegah timbulnya gangguan kesehatan kulit di masa mendatang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aniesa, P. A., et al. (2021). Pemanfaatan media pembelajaran pada kegiatan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 45–52. https://doi.org/10.21009/jpm.v5i2.2021

Dalimunthe, N. K., Adyas, A., & Kustiani, A. (2025). The effect of booklet intervention on mother's literacy about nutrition, clean water, and sanitation to prevent stunting. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 13(2), 149–158. https://doi.org/10.21927/ijnd.2025.13(2).149-158

Fahmi, A. G., et al. (2023). Program peningkatan kesadaran kesehatan kulit pada kelompok PKK di Kecamatan Way Tuba, Way Kanan, Lampung. Warta LPM, 26(4), 471–480. https://doi.org/10.23917/warta.v26i4.1733

Hazairin, A. M., Susanti, A. I., & Didah. (2025). Promotive efforts through health education about toilet training based on iPosyandu Parents. Media Karya Kesehatan, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.24198/mkk.v8i1.53036

Hilma, R., et al. (2021). Pemberdayaan ibu-ibu PKK Desa Suka Ramai, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar dengan produk facemist berbahan dasar Aloe vera dan ekstrak green tea. Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, 5(2), 57–66. https://doi.org/10.37859/jpumri.v5i2.3067

Indasah, I., Kusumaningsih, E., & Khomsiyatin, B. R. (2025). Efektivitas edukasi kesehatan terhadap peningkatan kesadaran masyarakat dalam pemilihan krim perawatan kulit yang aman di RSUD Kabupaten Kediri. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 3(4), 121–129. https://doi.org/10.58266/jpmb.v3i4.122

Lailaturohmah, S., et al. (2021). Pengaruh edukasi terhadap pengetahuan dan sikap dalam penggunaan produk kosmetik halal. Journal of Halal Product and Research, 4(2), 83–89. https://doi.org/10.20473/jhpr.vol.4-issue.2.83-89

Leony, D. A., Kusstianti, N., Maspiyah, M., & Megasari, D. S. (2023). Hubungan pengetahuan sanitasi dan hygiene dengan perilaku kesehatan kerja beautician salon kecantikan di Kota Surabaya. Jurnal Tata Rias, 12(3), 1–12. https://doi.org/10.26740/jtr.v12n3.56496

MacLeod, C., Davies, K., Mwenge, M. M., et al. (2025). Behaviour change interventions to improve household sanitation and hygiene practices in urban settings: A systematic scoping review. International Journal of Hygiene and Environmental Health, 264, 114519. https://doi.org/10.1016/j.ijheh.2025.114519

Maulliatina, L., et al. (2025). Pemberdayaan masyarakat hygiene sanitasi lingkungan dan personal hygiene warga binaan guna meningkatkan SDGs. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Indonesia, 8(2), 93–98. https://doi.org/10.35473/jpmmi.v8i2.591

Meilani, N., Setiyawati, N., Rofi'ah, S., Sukini, T., & Wibowo, Q. E. (2025). Ludo edutainment: A media to improving knowledge and attitude about HIV-AIDS among senior high school students in Yogyakarta. Jurnal Promkes, 13(2), 205–213. https://doi.org/10.20473/jpk.V13.I2.2025.205-213

Mukti, A. W., et al. (2022). Edukasi kosmetik aman dan bebas dari bahan kimia berbahaya. Indonesia Berdaya, 3(1), 119–124. https://doi.org/10.47679/ib.2022183

Nutbeam, D. (2021). Health literacy as a public health goal: A challenge for contemporary health education and communication strategies into the 21st century. Health Promotion International, 15(3), 259–267. https://doi.org/10.1093/heapro/15.3.259

Rizqina, F., Saputri, R., & Alawiyah, T. (2022). Efektivitas edukasi menggunakan media leaflet dan konseling terhadap pengetahuan pelajar di SMA Negeri 5 Banjarmasin tentang zat kimia berbahaya di dalam kosmetik. Health Research Journal of Indonesia, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.63004/hrji.v1i1.6

Septiani Nur, S., Suwarni, L., & Selviana. (2025). Effectiveness of Sambas language health promotion video on food hygiene sanitation at KWT Rose in Tambatan Village. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 8(7), 487–497. https://doi.org/10.56338/mppki.v8i7.7163

Supardi, et al. (2024). Sosialisasi edukasi masyarakat dalam penerapan hygiene, sanitasi, dan keamanan makanan produk catering di PT Mitra Jaya Harmoni. Jurnal Keker Wisata, 2(2), 211–223. https://doi.org/10.59193/jkw.v2i2.262

World Health Organization. (2022). Learning note: Improving water, sanitation and hygiene in primary care health facilities during the COVID-19 pandemic in Indonesia. World Health Organization.

Wulandari, W. T., et al. (2024). Upaya peningkatan edukasi terhadap masyarakat mengenai penyakit infeksi kulit dan pengobatan di Desa Limbangan, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(6), 2466–2475. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i6.14600

Yantu, S. M. A. S., et al. (2026). Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis website Zep Quiz pada mata pelajaran sanitasi dan hygiene kecantikan. Panthera: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan, 6(2), 852–868. https://doi.org/10.36312/panthera.v6i2.1134

Yarmaliza, Y., & Rinaldy, R. (2020). Penyuluhan higiene dan sanitasi di lingkungan rumah tangga. COMSEP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 105–109. https://doi.org/10.54951/comsep.v1i1.26

Downloads

Published

2026-07-29

How to Cite

Herawati, E., Arum, A. P., Atmanto, D., Handayani, T., Irfany, S. N., Aisyah, S. N., & Pradita, A. S. (2026). EDUKASI KESEHATAN KULIT MELALUI BUKU PEMBELAJARAN SANITASI DAN HYGIENE KECANTIKAN PADA MASYARAKAT . COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 1295–1304. https://doi.org/10.51878/community.v6i2.14002

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.