EDUKASI KESEHATAN DAN PEMBUATAN PUDING DAUN KELOR UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI DUSUN DASAN LEKONG KAB. LOMBOK TENGAH

Authors

  • Murtiana Ningsih Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Pendidikan Mandalika
  • Dewi Rayani Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Pendidikan Mandalika
  • Nurain Abdurrahman Ali Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Pendidikan Mandalika
  • Kardi Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Pendidikan Mandalika
  • Wanda Januar Astawan Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Pendidikan Mandalika
  • Zona Angelica Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Pendidikan Mandalika
  • Hairunisa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.51878/community.v6i1.8851

Keywords:

Ibu Hamil Anemia, Tingkat Pengetahuan, Daun Kelor, Puding Daun Kelor

Abstract

ABSTRACT

Anemia during pregnancy, particularly iron deficiency anemia, remains a public health problem that has serious impacts on maternal and fetal conditions, especially in rural areas with limited access to nutritional information and low utilization of local food sources rich in iron, such as moringa leaves. This condition is also found in Dusun Dasan Lekong, Selebung Village, Batu Keliang District, West Nusa Tenggara Province, indicating the need for contextual and locally based educational efforts to improve pregnant women’s knowledge as a preventive measure against anemia. This study aimed to improve pregnant women’s knowledge about anemia and the utilization of moringa leaf pudding as an effort to prevent anemia. The method used was a quantitative pre experimental approach with a one group pretest posttest design involving 15 pregnant women, conducted on July 12, 2025. The intervention consisted of educational activities through lectures, banners, visual PowerPoint media, and a healthy kitchen class on making moringa leaf pudding. Pretest results showed that most respondents had a moderate level of knowledge (86.7 percent) and a poor level of knowledge (6.7 percent). After the intervention, there was an increase in knowledge, with 93.3 percent of respondents categorized as having very good knowledge and no respondents remaining in the poor category. The mean score increased from 58.0 to 84.6 with a p value less than 0.01, indicating a very significant difference. This educational intervention was effective in improving pregnant women’s knowledge and is expected to serve as an effort to prevent anemia in the community.

ABSTRAK

Anemia pada kehamilan, khususnya anemia defisiensi besi, masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak serius terhadap kondisi ibu dan janin, terutama di wilayah pedesaan dengan keterbatasan akses informasi gizi dan rendahnya pemanfaatan sumber pangan lokal kaya zat besi seperti daun kelor. Kondisi ini juga ditemukan di Dusun Dasan Lekong, Desa Selebung, Kecamatan Batu Keliang, Provinsi Nusa Tenggara Barat, sehingga diperlukan upaya edukatif yang kontekstual dan berbasis potensi lokal untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil sebagai langkah pencegahan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia serta pemanfaatan puding daun kelor sebagai upaya pencegahan anemia. Metode yang digunakan adalah kuantitatif pre-eksperimental dengan desain one group pretest–posttest pada 15 ibu hamil yang dilaksanakan pada 12 Juli 2025. Intervensi berupa edukasi melalui ceramah, banner, media visual power point, serta kelas dapur sehat pembuatan puding daun kelor. Hasil pretest menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan cukup (86,7%) dan kurang baik (6,7%). Setelah intervensi, terjadi peningkatan pengetahuan dengan 93,3% responden berada pada kategori sangat baik dan tidak ditemukan lagi kategori kurang baik. Rata-rata nilai meningkat dari 58,0 menjadi 84,6 dengan nilai p < 0,01, menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan. Intervensi edukasi ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan diharapkan dapat menjadi upaya pencegahan anemia di masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anindyasari, R., Kurniati, D., & Sepsina, R. (2022). Hubungan anemia pada ibu hamil dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Formosa Journal of Science and Technology, 1(5), 421–432. https://doi.org/10.55927/fjst.v1i5.1219

Arma, N., Juliani, S., Pratiwi, D., & Wibawanto Program Studi Kebidanan Fakultas Farmasi Dan Kesehatan, S. (2020). Pendekatan Berbasis Pangan untuk Mengatasi Anemia Kehamilan: Evaluasi Efektivitas Puding Daun Kelor dalam Meningkatkan Kadar Hemoglobin. JPS, 2025(2), 1302–1308. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v8i2.541

Elfiyanti, E., & Utami, V. W. (2023). Penyuluhan Pembuatan Pudding Daun Kelor Untuk Ibu Hamil Yang Menderita Anemia Di Desa Gunung Terang, Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 223-228. https://dx.doi.org/10.33024/jpm.v5i2.13236

Fajriah, A. S., Firdayanti, Azzahra, F. F., Masya, A. S., & Sahu, S. K. (2024). Pencegahan anemia ibu hamil melalui pendidikan kesehatan dan pemanfaatan ekstrak daun kelor. JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 47–51. https://yptb.org/index.php/abdicurio/article/view/1031

Farhan, K., & Dhanny, D. R. (2021). Anemia Ibu Hamil dan Efeknya pada Bayi. Muhammadiyah Journal of Midwifery, 2(1), 27. https://doi.org/10.24853/myjm.2.1.27-33

Ginting, M., Mustafa, A., & Jaladri, I. (2025). Pedoman gizi seimbang berbasis pangan lokal terhadap pengetahuan, asupan, dan status gizi ibu hamil: Studi quasi experiment. Jurnal Vokasi Kesehatan. https://doi.org/10.30602/jvk.v6i2.516

Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2021). Health behavior: Theory, research, and practice (6th ed.). Jossey-Bass.

Hidayatunnikmah, N., Setyo Iswati, R., Rihardini, T., & Solichatin. (2023). Pelatihan pengolahan tanaman herbal seduh teh kelor (TELOR) untuk mencegah anemia pada ibu hamil. Jurnal Abadimas Adi Buana, 8(2), a9766. https://doi.org/10.36456/abadimas.v8.i02.a9766

Karim, U. N., & Dewi, A. (2023). Penyuluhan dan pelatihan pembuatan makanan ibu hamil dari daun kelor untuk menunjang ketahanan pangan. Jurnal Dinamika Pengabdian, 6(2), 11495. https://doi.org/10.20956/jdp.v6i2.11495

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pencegahan dan penanggulangan anemia pada ibu hamil. Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia tahun 2021. Kemenkes RI.

Madukwe, E. U., Ugwuoke, A. L., & Ezeugwu, J. O. (2021). Nutrient composition and health benefits of Moringa oleifera leaves. Journal of Nutrition and Metabolism, 2021, 1–7. https://doi.org/10.1155/2021/6627261

Nadia, L., & Dewi, T. K. (2021). Penerapan penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan ibu hamil tentang anemia pada kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Yosomulyo Metro 2021. Jurnal Cendikia Muda, 2(3). https://jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/JWC/article/view/359

Nuraeni, I. S., Futriani, E. S. F., Murtiani, F., & Dinar Widiantari, A. (2023). Audio Visual Education Effectivity to Increase Knowledge about Anemia in Pregnant Women. Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal), 9(2). https://doi.org/10.33755/jkk.v9i2.495

Putri, A. R., & Handayani, S. (2022). Efektivitas kelas memasak terhadap perubahan perilaku gizi ibu hamil. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(3), 201–210. https://doi.org/10.14710/jpki.17.3.201-210

Riskesdas. (2018). Laporan nasional Riset Kesehatan Dasar 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.

Sadha, N. S. N. (2022). Moringa oleifera: Tambahan Suplementasi Zat Besi pada Ibu Hamil dengan Anemia Defisiensi Besi. Majalah Kedokteran Andalas, 45(2), 185–195. https://doi.org/10.25077/mka.v45.i2.p185-195.2022

Sari, I. P., Ningsih, W. I. F., & Arinda, D. F. (2025). Sensitive nutrition intervention efforts for adolescent girls through social mapping and local food product formulation. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 7(1), 10–22. https://doi.org/10.36590/jika.v7i1.920

Sukmawati, S., Mamuroh, L., & Nurhakim, F. (2019). Pengaruh edukasi pencegahan dan penanganan anemia terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil. Jurnal Keperawatan BSI, 7(1), 42–47. https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/jk/article/view/4689

World Health Organization. (2017). Promoting health through the life-course. WHO Press.

Yantina, Y., Lestari, S. V., Malahayati, J. P., & Program Pengabdian Kepada Masyarakat. (2025). Puding daun kelor mencegah anemia pada ibu hamil. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Malahayati, 27(1). https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/

Downloads

Published

2026-01-26

How to Cite

Ningsih, M., Rayani, D., Ali, N. A., Kardi, K., Astawan, W. J., Angelica, Z., & Hairunisa, H. (2026). EDUKASI KESEHATAN DAN PEMBUATAN PUDING DAUN KELOR UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI DUSUN DASAN LEKONG KAB. LOMBOK TENGAH. COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 358-366. https://doi.org/10.51878/community.v6i1.8851

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)