PSIKOEDUKASI REGULASI EMOSI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING PADA REMAJA DI PANTI ASUHAN

Authors

  • Halimatus Sa’ida Magister Psikologi, Universitas Muhammadiyah Malang
  • Cahyaning Suryaningrum Magister Psikologi, Universitas Muhammadiyah Malang
  • Muhammad Salis Yuniardi Magister Psikologi, Universitas Muhammadiyah Malang

DOI:

https://doi.org/10.51878/community.v6i2.11861

Keywords:

Regulasi Emosi, Pemecahan Masalah, Remaja, Panti Asuhan

Abstract

Adolescents living in orphanages often face various psychological and social challenges that may affect their ability to regulate emotions and solve everyday problems effectively. Preliminary assessments indicated that several adolescents experienced difficulties in controlling their emotions, such as irritability, social withdrawal, and limited ability to cope with interpersonal conflicts adaptively. To address these issues, a community service program in the form of emotional regulation psychoeducation was implemented to enhance emotional regulation skills and support the development of problem-solving abilities among orphanage adolescents. The program was conducted through interactive activities, including educational sessions, group discussions, video-based learning, simulations, role-playing, and emotional regulation strategy exercises. Program evaluation was carried out using assessment methods consisting of observations, interviews, and pre-test and post-test measurements employing the Emotion Regulation Scale. The collected data were analyzed using the Paired Sample t-Test to determine the effectiveness of the intervention. The evaluation results revealed an increase in the mean emotional regulation score from 38.20 in the pre-test to 65.00 in the post-test. Statistical analysis showed a significance value of 0.002 (p < 0.05), indicating that the emotional regulation psychoeducation program was effective in improving adolescents’ emotional regulation skills. Improved emotional regulation is expected to help adolescents think more rationally, manage conflicts constructively, and enhance their problem-solving abilities in daily life.

ABSTRAK

Remaja yang tinggal di panti asuhan menghadapi berbagai tantangan psikologis dan sosial yang dapat memengaruhi kemampuan mereka dalam mengelola emosi dan menyelesaikan permasalahan sehari-hari. Hasil identifikasi awal menunjukkan bahwa beberapa remaja masih mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi, seperti mudah marah, menarik diri dari lingkungan sosial, serta kurang mampu menghadapi konflik secara adaptif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilaksanakan program pengabdian masyarakat berupa psikoedukasi regulasi emosi yang bertujuan meningkatkan kemampuan regulasi emosi dan mendukung perkembangan kemampuan problem solving pada remaja panti asuhan. Program dilaksanakan melalui berbagai kegiatan interaktif yang meliputi penyampaian materi, diskusi kelompok, pemutaran video edukatif, simulasi, role play, dan latihan penyusunan strategi regulasi emosi. Evaluasi program dilakukan menggunakan metode asesmen berupa observasi, wawancara, serta pengukuran pre-test dan post-test dengan Skala Regulasi Emosi. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-Test untuk mengetahui efektivitas program. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor regulasi emosi dari 38,20 pada pre-test menjadi 65,00 pada post-test. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,002 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa program psikoedukasi regulasi emosi efektif dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi remaja panti asuhan. Peningkatan kemampuan regulasi emosi tersebut diharapkan dapat membantu remaja berpikir lebih rasional, mengelola konflik secara konstruktif, serta meningkatkan kemampuan problem solving dalam kehidupan sehari-hari.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, A. T., Saman, F. N., Hidayatullah, F., & Luthfiyah, A. (2025). Psikoedukasi untuk meningkatkan kemampuan regulasi emosi siswa di MTs Arifah Gowa. Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 126–133. https://doi.org/10.69930/scitec.v2i2.361

Cristofanelli, S., Testa, S., Centonze, E., Baccini, G., Toniolo, F., Vavalle, V., & Ferro, L. (2024). Exploring emotion dysregulation in adolescence and its association with social immaturity, self-representation, and thought process problems. Frontiers in psychology, 15, 1320520. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1320520

Dwistia, H., Koma, I., Ningsih, S. D., & Hidayah, C. A. (2025). Analisis Pola Asuh Terhadap Emotional Regulation Anak Remaja Awal. Jurnal JIPDAS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar), 5(1), 663–668. https://doi.org/10.37081/jipdas.v5i1.2549

Fadilla, R., Madina, R., & Puluhulawa, M. (2023). Pengaruh Konseling Kelompok Terhadap Kemampuan Problem Solving Siswa. Student Journal of Guidance and Counseling, 3(1), 66–74. https://doi.org/10.37411/sjgc.v3i1.2125

Gross, J. J. (2014). Handbook of Emotion Regulation (2nd ed.). New York: Guilford Press.

Haag, A. C., Bagrodia, R., & Bonanno, G. A. (2024). Emotion regulation flexibility in adolescents: A systematic review from conceptualization to methodology. Clinical Child and Family Psychology Review, 27(3), 697-713. https://doi.org/10.1007/s10567-024-00483-6

Hanifah, H., Ayuningrum, O., & Nengsih, T. W. (2025). Sosialisasi Psikoedukasi sebagai Intervensi Dini dalam Pengelolaan Emosi Remaja. Sigma: Jurnal Sinergi Mengabdi, 3(1), 39-46. https://doi.org/10.61456/jurnalsigma.v3i1.292

Hasanah, A. W., Hafnidar, H., & Junita, N. (2024). Hubungan antara self-compassion dengan regulasi emosi pada remaja yang tinggal di Panti Asuhan Miftahul Jannah. INSIGHT: Jurnal Penelitian Psikologi, 2(3). https://doi.org/10.2910/insight.v2i3.17194

Imanuel, D., Wijaya, L. S., Nugroho, B., Pei, A. S. P. X., Petrosmand, E., Kunady, K. J., Sonatha, K. A. P., Prisciella, E. R., & Suryadi, D. (2024). Efektivitas cinema therapy dalam regulasi emosi pada usia remaja di Panti Asuhan X di Jakarta. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(4), 4645–4652. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i4.4252

Isnawati, R. (2020). Pentingnya problem solving bagi seorang remaja (A. Rofiq, Ed.). CV. Jakad Media Publishing

Khaeriah, A., Minarni, M., & Saudi, A. N. A. (2023). Perbedaan Regulasi Emosi Berdasarkan Jenis Kelamin pada Mahasiswa di Kota Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 3(2), 411–416. https://doi.org/10.56326/jpk.v3i2.2317

Kökönyei, G., Kovács, L. N., Szabó, J., & Urbán, R. (2024). Emotion regulation predicts depressive symptoms in adolescents: A prospective study. Journal of youth and adolescence, 53(1), 142-158. https://doi.org/10.1007/s10964-023-01894-4

Larsson, K. H., & Zetterqvist, M. (2024). An Emotion Regulation Skills Training for Adolescents and Parents: Perceptions and Acceptability of Methodological Aspects. Frontiers in Psychiatry, 15, 1448529. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2024.1448529

Martínez-Líbano, J., Serey, A. K., & Barahona-Fuentes, G. (2025). Emotional regulation and subjective well-being in adolescents: A systematic review. Mental Health: Global Challenges Journal, 8(1), 14-26. https://doi.org/10.56508/mhgcj.v8i1.240

Mirza, R., Purba, R. S. T., Khaliza, N. M., Sinabutar, S. N., & Putra, A. I. D. (2025). The effectiveness of emotion regulation training to increase happiness in adolescents in orphanages. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10(2). https://doi.org/10.31316/g-couns.v10i02.8699

Mujiadi, M., & Fitriyah, L. (2024). The relationship between emotional regulation and aggressive behavior in adolescents at Al-Amin Orphanage, Sidoarjo District. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 4(3), 326–334. https://doi.org/10.58545/jkki.v4i3.448

Perwitasari, Y., Meiyuntariningsih, T., & Ramadhani, H. S. (2023). Peran regulasi emosi terhadap kecenderungan self injury pada wanita di masa quarter life crisis. SUKMA: Jurnal Penelitian Psikologi, 4(2), 176-185. https://doi.org/10.30996/sukma.v4i2.10135

Ramadhan, M., & Tarmidi. (2025). Psikoedukasi Regulasi Emosi Pada Anak Panti Asuhan. Journal Of Social Science Research, 5, 1800–1808. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19087

Rahmah, A., Lestari, C. J., Fasha, F., Septiany, M., Ramadhani, N. P., Rafliyannor, R., Wijayanti, R. P., Komalasari, S., Hairina, Y., & Fadhila, M. (2025). Membangun kesadaran emosional remaja panti asuhan melalui focus group discussion. Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 23–31. https://doi.org/10.55506/arch.v5i1.194

Ulfah, U., & Fourianalistyawati, E. (2024). Peran Trait Mindfulness terhadap Regulasi Emosi pada Remaja Panti Asuhan. Majalah Sainstekes, 11(2), 075-087. https://doi.org/10.33476/ms.v11i2.3914

Downloads

Published

2026-06-20

How to Cite

Sa’ida, H., Suryaningrum, C., & Yuniardi, M. S. (2026). PSIKOEDUKASI REGULASI EMOSI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING PADA REMAJA DI PANTI ASUHAN. COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 1131–1141. https://doi.org/10.51878/community.v6i2.11861

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.