PERAN BI’AH LUGHAWIYAH DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN FONOLOGIS MAHARAH ISTIMA’ SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-ITTIFAQIAH

Authors

  • Erma Sapitri Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Al-Qur’an Ittifaqiyah,
  • Novi Ulfa Safitri Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Al-Qur’an Ittifaqiyah
  • Dini Kaspa Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Al-Qur’an Ittifaqiyah
  • Baidinda Dwi Amanah Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Al-Qur’an Ittifaqiyah

DOI:

https://doi.org/10.51878/strategi.v6i3.13398

Keywords:

Bi’ah Lughawiyah, Fonologi, Maharah Istima’, Pesantren, Pemerolehan Bahasa

Abstract

Many students at Islamic boarding schools face difficulties in distinguishing phonetically similar Arabic letters, such as ص  and س, ذ  and ز, as well as ض  and ظ. These difficulties arise from phonological interference caused by regional languages that lack equivalent phonemes, which in turn hinders students’ maharah istima’ (Arabic listening skills). This situation highlights the need for a structured linguistic environment, or Bi’ah Lughawiyah, as a systematic solution. This study aims to: (1) describe the implementation of Bi’ah Lughawiyah at Al-Ittifaqiah Islamic Boarding School; (2) analyze its role in developing students’ phonological competence in maharah istima’; (3) identify phonological difficulties experienced by students in distinguishing Arabic phonemes; and (4) determine the supporting and inhibiting factors in students’ phonological development. This study employed a qualitative descriptive approach involving 30 students, 2 language supervisors, and 2 female teachers selected through purposive sampling. Data were collected through semi-structured interviews and observation, then analyzed using the Miles and Huberman interactive data analysis model, which consists of three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing, with source triangulation. The results indicate that Bi’ah Lughawiyah positively impacts students’ phonological competence in maharah istima’: 26 out of 30 students reported improved listening ability, and 25 students stated that consistent exposure to Arabic speech helped them understand phoneme distinctions. Nevertheless, students still struggle to differentiate phonetically similar letters such as ص, س, ذ, ز, ض, and ظ due to phonological interference from regional languages. This study affirms that Bi’ah Lughawiyah functions not merely as a communication medium within the pesantren, but as an effective language acquisition instrument when implemented consistently and supported by all elements of the institution.

ABSTRAK

Banyak santri di pondok pesantren mengalami kesulitan dalam membedakan bunyi huruf hijaiyah yang mirip secara fonetis, seperti ص  dengan س, ذ  dengan ز, serta ض  dengan ظ. Kesulitan ini muncul akibat interferensi fonologi dari bahasa daerah yang tidak mengenal fonem-fonem tersebut, sehingga kemampuan maharah istima’ santri pun terhambat. Kondisi ini mendorong perlunya lingkungan bahasa atau Bi’ah Lughawiyah yang terstruktur sebagai solusi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan penerapan Bi’ah Lughawiyah di Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah; (2) menganalisis perannya dalam mengembangkan kemampuan fonologis maharah istima’ santri; (3) mengidentifikasi kesulitan fonologis santri dalam membedakan bunyi huruf hijaiyah; serta (4) menemukan faktor pendukung dan penghambat perkembangan fonologis tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 30 santri, 2 pengurus bahasa, dan 2 ustadzah yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis data interaktif Miles dan Huberman yang mencakup tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber. Hasil menunjukkan bahwa Bi’ah Lughawiyah berdampak positif terhadap kemampuan fonologis maharah istima’ santri: 26 dari 30 santri merasakan peningkatan kemampuan menyimak, dan 25 santri menyatakan pembiasaan mendengar membantu pemahaman bunyi huruf. Namun, santri masih kesulitan membedakan huruf ص, س, ذ, ز, ض, dan ظ  akibat interferensi fonologi bahasa daerah. Penelitian ini menegaskan bahwa Bi’ah Lughawiyah bukan sekadar media komunikasi pesantren, melainkan instrumen pemerolehan bahasa yang efektif apabila diterapkan secara konsisten dan didukung seluruh elemen pesantren.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alghiffary, M., Karomi, A. F. A., Wahid, M. A., & Viori, S. (2024). Peran bahasa pergaulan santri dalam meningkatkan kemahiran berbahasa Arab santri di Pondok Pesantren Daarul Lughoh Wa Da'wah. Muhadasah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 6(1), 61–72. https://doi.org/10.51339/muhad.v6i1.2496

Barid, B. S., Musfirotun, S., & Shidqi, N. F. (2025). Developing an Arabic language environment to improve Arabic speaking skills in Islamic junior high school students. ATHLA: Journal of Arabic Teaching, Linguistic and Literature, 6(1). https://doi.org/10.22515/athla.v6i1.11213

Gardner, R. C. (1985). Social psychology and second language learning: The role of attitudes and motivation. Edward Arnold.

Huda, S. (2025). Peran bi'ah Arabiyah dalam meningkatkan kecakapan berbahasa Arab di pondok pesantren. Pelita: Jurnal Studi Islam Mahasiswa UII Dalwa, 2(2). https://doi.org/10.38073/pelita.v2i2.2748

Krashen, S. D. (1982). Principles and practice in second language acquisition. Pergamon Press.

Lado, R. (1957). Linguistics across cultures: Applied linguistics for language teachers. University of Michigan Press.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Mujahidin, M. A., Afifullah, M., & Aminata, D. D. (2024). Peran bi'ah lughowiyah dalam pembelajaran bahasa Arab bagi santri di Pondok Pesantren Darussa'adah Al-Islamy Poncokusumo Malang. AR-RAID: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 1(3), 167–186.

Nufus, H. (2019). Peranan bi'ah lughawaiyyah dalam meningkatkan kemahiran berbahasa Arab santri Ma'had Dar Al-Qur'an Tulehu Maluku Tengah. Lingue: Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra, 1(1). https://doi.org/10.33477/lingue.v1i1.1179

Putri, A. H. (2024). Enhancing reading skills of Surah Al-Zalzalah: A makharijul huruf study at Nurul Hasanah TPQ. Academic Journal of Islamic Studies, 9(2), 412–423. https://doi.org/10.29240/ajis.v9i2.11083

Rahman, F. (2020). Pengaruh lingkungan bahasa terhadap pemerolehan bahasa Arab mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam. An-Nabighoh: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Arab, 22(1), 15–30. https://doi.org/10.32332/an-nabighoh.v22i1.1925

Rahmawati, S. M., Abunawas, K., & Yusuf, M. (2022). Peran bi'ah lughawiyyah dalam menunjang pembelajaran bahasa Arab di Pondok Pesantren Darul Huffadh Tuju-Tuju Kabupaten Bone. Inspiratif Pendidikan, 11(1), 123–140. https://doi.org/10.24252/ip.v11i1.29670

Rini, R., Akla, & Sarbaini. (2022). Linguistic landscape dalam pembentukan bi'ah lughawiyyah di pesantren. Arabiyatuna: Jurnal Bahasa Arab, 6(2), 121–138. https://doi.org/10.29240/jba.v6i2.2589

Sanah, S., Odang, O., & Lutfiyani, Y. (2022). Model pengembangan keterampilan berbahasa Arab di pesantren. Ta'lim Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban, 6(2), 271–293. https://doi.org/10.15575/jpba.v6i2.20164

Setiyadi, A. C., Hidayah, N., Wahyudi, M., & Maha, M. B. (2023). Bi'ah lughawiyah programs in Arabic language learning to improve students' Arabic speaking skills. Ta'lim Al-'Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Kebahasaaraban, 7(1). https://doi.org/10.15575/jpba.v7i1.24173

Skinner, B. F. (1957). Verbal behavior. Appleton-Century-Crofts.

Suryani, L., & Andrian, R. (2026). Peran bi'ah lughawiyah dalam meningkatkan kompetensi komunikatif siswa: Studi kualitatif di Pondok Pesantren Syahruddiniyah. Al Ibrah: Journal of Arabic Language Education, 9(1), 349–354. https://doi.org/10.24256/jale.v9i1.10998

Tsaminah, D., Rahmatillah, R., Nur, A. W., & Taufiqurrochman, R. (2023). Pengaruh media podcast dalam meningkatkan maharah istima' santri Pondok Pesantren Al-Yasini. Shaut Al-Arabiyyah, 11(1), 104–111. https://doi.org/10.24252/saa.v11i1.25597

Ulya, N. H., Astina, C., & El Qorny, A. (2022). Implementation of bi'ah lughawiyyah in improving maharah kalam at Modern Pondok Az-Zahra Al-Gontory Purwokerto. Mantiqu Tayr: Journal of Arabic Language, 2(2), 174–184. https://journal.iaimnumetrolampung.ac.id/index.php/mantiqutayr/article/view/2511

Wahyuni, S. (2023). Interferensi fonologi bahasa Madura terhadap percakapan bahasa Arab santri: Studi kasus anggota Syu'bah Al-Lughah Al-Arabiyah Daerah Lubangsa Putri PP. Annuqayah. BARA AJI: Jurnal Keilmuan Bahasa Arab dan Pengajarannya, 1(1), 63–76. https://doi.org/10.52185/baraaji.v1i01.307

Yakin, A., & Hasan, Z. (2025). Bi'ah lughawiyah berbasis pesantren di Ma'had Intensif Universitas Al-Amien Prenduan. Dirosat: Journal of Islamic Studies, 10(2). https://doi.org/10.28944/dirosat.v10i2.2594

Downloads

Published

2026-07-12

How to Cite

Sapitri, E., Safitri, N. U., Kaspa, D., & Amanah, B. D. (2026). PERAN BI’AH LUGHAWIYAH DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN FONOLOGIS MAHARAH ISTIMA’ SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-ITTIFAQIAH. STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi Dan Model Pembelajaran, 6(3), 999–1009. https://doi.org/10.51878/strategi.v6i3.13398

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.