PEMANFAATAN DHARMAGITA DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR BAHASA BALI PADA GENERASI MUDA DI DESA ADAT SADING KECAMATAN MENGWI KABUPATEN BADUNG

Authors

  • Ni Putu Ayuni Setia Putri Program Studi Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali, Fakultas Dharma Acarya, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • Gusti Nyoman Mastini Program Studi Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali, Fakultas Dharma Acarya, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • I Made Luwih Program Studi Sastra Agama dan Pendidikan Bahasa Bali, Fakultas Dharma Acarya, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.51878/strategi.v6i3.11126

Keywords:

Dharmagita, Minat Belajar, Bahasa Bali, Yowana, Pelestarian Budaya

Abstract

ABSTRACT

The declining interest of young people in learning the Balinese language due to technological advancements, globalization, and changes in modern lifestyles has become a major challenge in preserving the Balinese language and culture. This study aimed to describe youths' perceptions of Dharmagita in Balinese language learning, identify the challenges encountered in learning Dharmagita, and analyze its utilization in enhancing interest in learning the Balinese language among youths in Desa Adat Sading, Mengwi District, Badung Regency. This study employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observations, interviews, documentation, and literature review involving youths, Dharmagita instructors, and traditional village authorities as informants. Data were analyzed through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that Dharmagita serves as an effective learning medium by integrating vocal arts, literary values, religious teachings, Balinese vocabulary, traditional expressions, and authentic cultural experiences. Its implementation increases students' interest in learning the Balinese language, fosters pride in local culture, and strengthens the cultural identity of the younger generation. The study also identified several challenges, including limited learning time, insufficient understanding of Kawi and classical Balinese vocabulary, the influence of popular culture and technology, inadequate supporting facilities, and inconsistent guidance from families, schools, and the community. It can be concluded that Dharmagita plays a strategic role as a contextual, creative, and culturally oriented medium for preserving the Balinese language while strengthening the cultural identity of younger generations.

ABSTRAK

Menurunnya minat generasi muda dalam mempelajari bahasa Bali akibat perkembangan teknologi, globalisasi, dan perubahan gaya hidup modern menjadi tantangan dalam upaya pelestarian bahasa dan budaya daerah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi yowana terhadap Dharmagita dalam pembelajaran bahasa Bali, mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam mempelajari Dharmagita, serta menganalisis pemanfaatannya dalam meningkatkan minat belajar bahasa Bali pada yowana di Desa Adat Sading, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Informan penelitian meliputi yowana, pembina Dharmagita, dan pihak desa adat. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dharmagita merupakan media pembelajaran yang efektif karena mengintegrasikan seni suara, sastra, nilai religius, kosakata, ungkapan tradisional, serta pengalaman budaya secara langsung sehingga mampu meningkatkan minat belajar bahasa Bali, menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal, dan memperkuat identitas budaya generasi muda. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, rendahnya pemahaman bahasa Kawi dan kosakata Bali klasik, pengaruh budaya populer dan teknologi, keterbatasan sarana pendukung, serta belum optimalnya pembinaan dari keluarga, sekolah, dan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Dharmagita memiliki peran strategis sebagai media pembelajaran bahasa Bali yang kontekstual, kreatif, dan berorientasi pada pelestarian bahasa serta penguatan identitas budaya generasi muda.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agnesa, A. C. D. (2023, October). Model pembelajaran experiential learning untuk meningkatkan keterampilan menulis teks cerita pendek. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 5(5), 41–48. https://prosiding.unma.ac.id/index.php/semnasfkip/article/view/1043

Ariana, I. (2024). Kedudukan dan fungsi bahasa Bali bagi generasi muda di Kota Denpasar. Sphota, 16(2), 160–170. https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/sphota/article/view/9878

Arsita, N. M. A., & Astawa, I. N. T. (2026). Suaraku bahasaku: Dinamika kesulitan berbahasa Bali dalam dunia siswa SMA Negeri 2 Mengwi. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 12(2), 1525–1547. https://e-journal.my.id/onoma/article/view/8290

Ayunda, T. S., Fitriani, E., & Amri, E. (2022). Fungsi Sekolah Incung dalam pelestarian aksara Kerinci. Culture & Society: Journal of Anthropological Research, 4(2), 113–123. https://doi.org/10.24036/csjar.v4i2.111

Diari, K. P. Y. (2024). Balinese language and local identity in a multicultural context: Issues, challenges, and preservation efforts: Bahasa dan identitas lokal Bali dalam konteks multikultural: Isu, tantangan, dan upaya pelestariannya. Borneo Educational Journal (Borju), 6(2), 245–261. https://jurnal.fkip-uwgm.ac.id/index.php/Borju/article/view/1828

Harwati, A. R. (2023). Persepsi remaja putri tentang kanker serviks: Teori Health Belief Model. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 3(12), 4127–4135. https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/MAHESA/article/view/12538

Hayati, R. (2024). Dampak pembelajaran berbasis budaya di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 1–8. https://doi.org/10.23969/jp.v9i04.19910

Indrayani, N. M. (2023). Manajemen pembelajaran pendidikan agama Hindu berbasis budaya lokal (Studi tentang pembentukan karakter siswa pada Pasraman di Bandar Lampung). Pasupati, 10(1), 85–99. https://ojs.stahdnj.ac.id/pasupati/article/view/348

Insani, N. N., & Ridha, M. R. (2025). Ancaman pergeseran bahasa daerah dan dampaknya terhadap keberlanjutan warisan budaya di era global. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(5), 91–96. https://padangjurnal.web.id/index.php/menulis/article/view/236

Jaya, A., Habib, M., & Sugma, A. R. (2024). Pengembangan media video pembelajaran berbasis budaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD: Development of culture-based learning video media to improve learning outcomes of Grade V elementary school students. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 4(3), 1272–1284. https://doi.org/10.47709/educendikia.v4i03.5197

Juhari, A. (2025). Perbandingan persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring dan luring dalam matakuliah teori bilangan. VENN: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences, 4(3), 183–193. https://doi.org/10.53696/venn.v4i3.299

Juliartha, I. M., Wijana, I. N., & Widana, I. N. M. (2025). Implementasi metode Sad Dharma dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu dan budi pekerti pada Kurikulum Merdeka. Widya: Jurnal Ilmu Pendidikan, 39–51. https://ejournal.windari.com/index.php/wid/article/view/158

Limiansih, K., Sulistyani, N., & Melissa, M. M. (2024). Persepsi guru SMP terhadap literasi sains dan implikasinya pada pembelajaran sains di sekolah. Jurnal Pendidikan MIPA, 14(3), 786–796. https://doi.org/10.37630/jpm.v14i3.1858

Maghfiroh, K., Amrullah, H., Risma, A. N., Afina, I., & Zulfa, F. A. (2025). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa pada era teknologi: Analysis of factors influencing students' learning interest in the technology era. Economic and Education Journal (Ecoducation), 7(3), 1277–1286. https://doi.org/10.33503/ecoducation.v7i3.1788

Mahmudah, I., Maemonah, M., & Rahmaniar, E. (2022). Implementasi teori belajar kognitif terhadap minat belajar matematika. Edukasi: Jurnal Penelitian dan Artikel Pendidikan, 14(1), 35–46. https://doi.org/10.31603/edukasi.v14i1.7109

Pritania, N., & Sandora, L. (2024). Pendekatan fungsionalisme struktural Talcott Parsons dalam upaya melestarikan tradisi Kenduri Sko masyarakat Kerinci. Majalah Ilmiah Tabuah: Talimat, Budaya, Agama dan Humaniora, 28(1), 76–86. https://doi.org/10.37108/tabuah.v28i1.1237

Putra, K. P., & Wiradnyana, I. M. (2026). Campur kode bahasa Bali dalam kumpulan cerpen Mulih karya I Nyoman Agus Sudipta. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 12(2), 1561–1583. https://e-journal.my.id/onoma/article/view/8512

Rahmadani, A., Wandini, R. R., Dewi, A., Zairima, E., & Putri, T. D. (2022). Upaya meningkatkan berpikir kritis dan mengefektifkan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran matematika. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 427–433. https://doi.org/10.56832/edu.v2i1.167

Ramadhani, O., & Khoirunisa, K. (2025). Generasi Z dan teknologi: Gaya hidup generasi Z di era digital. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (Jupendis), 3(1), 323–331. https://doi.org/10.54066/jupendis.v3i1.2916

Sagita, E. M., Penangsang, P. A. A., Hayati, R. A., & Saputro, P. W. (2026). Peran bahasa daerah dalam pembentukan identitas budaya Indonesia: Perspektif sosiolinguistik. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 11(3), 1094–1102. https://doi.org/10.36709/bastra.v11i3.2524

Sari, P. S., & Santosa, S. (2024). Penerapan teori classical conditioning dalam memperkuat minat belajar siswa sekolah dasar Islam. SITTAH: Journal of Primary Education, 5(1), 1–16. https://doi.org/10.30762/sittah.v5i1.2484

Sudirga, I. K., Sudarta, I. G. P., & Sudhana, I. K. (2022). Penerapan pembelajaran inovatif dalam pelatihan Dharmagita pada Seka Santi Segara Widya di Banjar Mukti, Singapadu. Segara Widya: Jurnal Penelitian Seni, 10(1), 37–46. https://doi.org/10.31091/sw.v10i1.1933

Syamsijulianto, T., Pranata, A., & Surono, W. (2025). Analisis bibliometric terhadap literatur game-based education di sekolah dasar: Perspektif penghormatan terhadap keragaman budaya. Journal of Primary Education Research, 3(2), 9–18. https://doi.org/10.57176/primer.v3i2.59

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Putri, N. P. A. S., Mastini, G. N., & Luwih, I. M. (2026). PEMANFAATAN DHARMAGITA DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR BAHASA BALI PADA GENERASI MUDA DI DESA ADAT SADING KECAMATAN MENGWI KABUPATEN BADUNG. STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi Dan Model Pembelajaran, 6(3), 941–953. https://doi.org/10.51878/strategi.v6i3.11126

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.