REALISME MAGIS DALAM FILM MY NEIGHBOR TOTORO KARYA HAYAO MIYAZAKI DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA
DOI:
https://doi.org/10.51878/strategi.v6i3.12557Keywords:
realisme magis, film, implikasi, pembelajaran sastra, My Neighbor TotoroAbstract
Magical realism is a literary approach that combines realistic and magical elements within a unified narrative framework. Although studies on magical realism have been widely conducted in novels and short stories, research examining magical realism in animated films and its implications for literature learning remains limited. This study aims to analyze the characteristics of magical realism in Hayao Miyazaki’s My Neighbor Totoro based on Wendy B. Faris’s theory and to examine its implications for literature learning at the junior high school level. This research employed a descriptive qualitative approach using observation and documentation techniques for data collection. Data were analyzed through identification, classification, interpretation, and conclusion drawing based on Faris’s five characteristics of magical realism. The findings reveal that My Neighbor Totoro fulfills all five characteristics of magical realism, namely the irreducible element, phenomenal world, merging realism, unsettling doubts, and disruptions of time, space, and identity. The magical elements are naturally integrated into the characters’ everyday reality, creating a strong magical realist narrative. Furthermore, the film has potential as instructional material for fantasy narrative texts in junior high schools because it can enhance students’ imagination, literary appreciation, and character development, including independence, family affection, and mutual assistance. Therefore, My Neighbor Totoro can be utilized as an innovative and contextual medium for literature learning.
ABSTRAK
Realisme magis merupakan salah satu pendekatan sastra yang memadukan unsur realitas dan unsur magis dalam satu kesatuan naratif. Meskipun kajian realisme magis telah banyak dilakukan pada karya sastra berupa novel dan cerpen, penelitian yang mengkaji realisme magis dalam film animasi serta implikasinya terhadap pembelajaran sastra masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik realisme magis dalam film My Neighbor Totoro karya Hayao Miyazaki berdasarkan teori Wendy B. Faris serta mengkaji implikasinya terhadap pembelajaran sastra di SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan berdasarkan lima karakteristik realisme magis Wendy B. Faris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film My Neighbor Totoro memenuhi lima karakteristik realisme magis, yaitu the irreducible element, phenomenal world, merging realism, unsettling doubts, dan disruptions of time, space, and identity. Kehadiran unsur magis dalam film menyatu secara alami dengan realitas kehidupan tokoh sehingga membentuk narasi realisme magis yang kuat. Selain itu, film ini memiliki relevansi sebagai bahan ajar pada materi teks cerita fantasi di SMP karena mampu mengembangkan imajinasi, apresiasi sastra, serta menanamkan nilai-nilai karakter seperti kemandirian, kasih sayang keluarga, dan sikap tolong-menolong. Dengan demikian, film My Neighbor Totoro dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran sastra yang inovatif dan kontekstual.
Downloads
References
Aghnia, D., & Fadhliah, N. (2021). Realisme magis dalam cerpen Neng Maya karya Yus R. Ismail. Lopian: Jurnal Pengetahuan Lokal, 1(2), 1–10.
Ahmadi, A. (2019). Metode penelitian sastra. Penerbit Graniti.
Al Katuuk, U. M. K., dkk. (2023). Pembelajaran psikologi perilaku manajemen konflik perubahan budaya melalui film The Last Samurai. Journal for ReAttach Therapy and Developmental Diversities, 6(4s), 301–315.
Annisah, & Waliyudin. (2024). Unsur realisme magis Wendy B. Faris pada cerpen Pernikahan Goib karya ITS Zahra Chan Gacha. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(6), 5223–5229.
Bagaskara, N. C., Yarno, Y., & Suher, S. (2025). Penggabungan alam dan dunia fenomenal dalam film KKN di Desa Penari: Kajian realisme magis. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(3), 3328–3337. https://e-journal.my.id/onoma/article/view/6248
Cahyo, A. N., & Arsa, D. (2025). Nilai moral dalam tiga novel karya Tere Liye dan kelayakannya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Pendistra: Pendidikan Bahasa Indonesia dan Sastra, 251–258. https://ejournal.ust.ac.id/index.php/PENDISTRA/article/view/5670/3730
Firdausy, L. R., & Dwisusilo, S. M. (2023). Realisme magis dalam Rondont? karya Natsume Soseki. JENTERA: Jurnal Kajian Sastra, 12(1), 1–12. https://doi.org/10.26499/jentera.v12i1.4653
Iroth, S., & Suparno, D. (2021). Makna mantra pada komunikasi spiritual pemimpin agama dengan Tuhannya: Kremasi tradisional Bali di Desa Werdhi Agung, Kecamatan Bolaang Mongondow Selatan. Interaksi Peradaban: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 1(1). https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/interaksi/article/view/21256
Komariya, S. (2022). Keberkaitan antar unsur realisme magis Wendy B. Faris pada novel Wingit karya Sara Wijayanto. Jurnal Wicara, 1(1), 9–14.
Liani, D. R., Sutejo, S., & Novitasari, L. (2024). Analisis realisme magis dalam novel Srimenanti karya Joko Pinurbo. Jurnal Bahasa dan Sastra, 11(2), 108–117. https://doi.org/10.60155/jbs.v11i2.439
Manderes, A., Al Katuuk, U. M., & Polii, I. J. (2022). Nilai moral keluarga dalam film Miracle in Cell No. 07 karya Lee Hwan Kyung dan implikasinya pada pembelajaran sastra. Kompetensi, 2(9), 1666–1684. https://doi.org/10.53682/kompetensi.v2i9.4981
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Pamungkas, O. Y., Zulaikha, S., & Khotimah, D. A. (2022). Realisme magis dalam novel Sang Nyai 3 karya Budi Sardjono. Kawruh: Journal of Language Education, Literature and Local Culture, 4(2), 69–78. https://doi.org/10.32585/kawruh.v4i2.2342
Pebiani, A. S., Hidayat, T., & Agustini, R. (2022). Nilai sosial dalam novel Daun yang Jatuh Tidak Pernah Membenci Angin karya Tere Liye. Diksatrasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2), 126–131. http://dx.doi.org/10.25157/diksatrasia.v6i2.7802
Putri, M. P. (2017). Realitas sosial dalam novel Kelomang karya Qizink La Aziva (Kajian realisme sosialis Georg Lukács). BAPALA, 4(1). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/19121
Salsabilla, E. P., Ratu, D. M., & Iroth, S. (2026). Nilai-nilai moral dalam cerita rakyat Loloda Mokoagow dan Simiok dan Moundan serta implikasinya dalam pembelajaran sastra. Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran, 1(3), 205–212. https://ejournal.pustakabangsaindonesia.com/index.php/jpip/article/view/88
Sari, R. A. (2018). Narasi realisme magis dalam novel Puya ke Puya karya Faisal Oddang: Konsep karakteristik realisme magis Wendy B. Faris. Jurnal Sapala, 5(1). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/28530
Sundusiah, S. (2015). Memahami realisme magis Danarto dan Marquez. LINGUA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 12(1), 123–136. https://doi.org/10.30957/lingua.v12i1.76
Ulhaq, S. D. (2023). Realisme magis sebagai representasi kritik keadaan dalam Manusia Kelelawar karya Damhuri Muhammad. Jurnal Ilmiah Semantika, 5(1), 49–56. https://doi.org/10.46772/semantika.v5i01.1170
Yusril Hermansya, M., Subandiyah, H., & Ahmadi, A. (2024). Realisme magis dan motif mistisme dalam novel karya Simpleman beserta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. DE_JOURNAL (Dharmas Education Journal), 5(1), 271–282.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Likas Amelia Lumban Gaol, Uus Martinus Kamajaya Al Katuuk, Oldie Stevie Meruntu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













