PERAN GURU PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMBANGUN MOTIVASI BELAJAR SISWA AKIBAT BROKEN HOME DI SEKOLAH SMK
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v6i2.10834Keywords:
Peran guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Motivasi Belajar, Siswa Broken Home.Abstract
The problem of low learning motivation in students who experience broken families is the main background of this research at SMK Negeri 6 Samarinda. The focus of the research is directed at analyzing the role of Pancasila and Citizenship Education teachers in rekindling the enthusiasm for learning in these students. The research stages were carried out through a qualitative approach with data collection techniques in the form of participatory observation, in-depth interviews, and systematic documentation studies. The research findings indicate that teachers have carried out their functions as educators and motivators, which have had a positive impact on the development of students' self-confidence, independence, and responsibility. In practice, teachers apply the Problem Based Learning (PBL) model and educational games integrated with Ki Hajar Dewantara's educational philosophy, namely Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, and Tut Wuri Handayani. Despite facing obstacles such as limited time allocation and a busy academic schedule, the strategy of habituating Pancasila-based moral values and active learning has proven effective in increasing student engagement. The main conclusion emphasizes that the active role of teachers through positive reinforcement and adaptation of learning media is crucial in building intrinsic motivation in students from broken homes. This success supports the creation of a much more meaningful learning experience for students to achieve optimal academic achievement and social behavior in the school environment as a whole to ensure their future.
ABSTRAK
Permasalahan rendahnya motivasi belajar pada siswa yang mengalami kondisi keluarga tidak utuh menjadi latar belakang utama penelitian ini di SMK Negeri 6 Samarinda. Fokus penelitian diarahkan pada analisis peran guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam membangkitkan kembali semangat belajar para siswa tersebut. Tahapan penelitian dilaksanakan melalui pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi yang sistematis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru telah menjalankan fungsinya sebagai pendidik sekaligus motivator yang memberikan dampak positif terhadap perkembangan rasa percaya diri, kemandirian, serta tanggung jawab siswa. Dalam praktiknya, guru menerapkan model Problem Based Learning (PBL) dan permainan edukatif yang diintegrasikan dengan filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara, yakni Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani. Meskipun menghadapi hambatan berupa keterbatasan alokasi waktu dan kepadatan jadwal akademik, strategi pembiasaan nilai moral berbasis Pancasila dan pembelajaran aktif terbukti efektif meningkatkan keterlibatan siswa. Simpulan utama menegaskan bahwa peran aktif guru melalui penguatan positif dan penyesuaian media pembelajaran sangat krusial dalam membangun motivasi intrinsik siswa broken home. Keberhasilan ini mendukung terciptanya pengalaman belajar yang jauh lebih bermakna bagi siswa guna mencapai prestasi akademik maupun perilaku sosial yang optimal di lingkungan sekolah secara menyeluruh demi menjamin masa depan mereka.
Downloads
References
Alifvia, D. A., Budiman, M. A., & Huda, C. (2024). Penerapan model pembelajaran PBL (problem based learning) berbantu media flashcard pada mata pelajaran bahasa Inggris kelas VI SD Kusuma Bhakti. Jurnal Onoma Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 10(1), 182–195. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i1.3164
Disriani, R., & Habibi, M. (2023). Hubungan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar siswa. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(1), 125–131. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i1.4242
Fadillah, F., Sumarna, C., & Yunita, Y. (2022). Penanaman nilai-nilai demokrasi melalui pembelajaran IPS sub pokok pluralitas (Studi kasus di SMP Islam Terpadu Nuurusshidiiq Kota Cirebon). ASANKA: Journal of Social Science And Education, 3(2). https://doi.org/10.21154/asanka.v3i2.4876
Hanifa, L., Firman, F., Herlina, H., & Rizal, R. (2021). Pemberdayaan perempuan dalam pelatihan kewirausahaan untuk mendorong kemandirian ekonomi keluarga. Community Empowerment. https://doi.org/10.31603/ce.5238
Hasna, S., Firdaus, A. R., Dewi, D. A., & Furnamasari, Y. F. (2021). Strategi guru dalam menumbuhkan jiwa nasionalisme peserta didik melalui pembelajaran pkn. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 4970–4979. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1570
Hidayatullah, A. (2021). Pengaruh motivasi belajar dan manajemen kelas terhadap hasil belajar siswa. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 1451–1459. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i4.620
Izzah, S. I. N., & Sukmawati, W. (2022). Pengaruh model problem based learning terhadap motivasi belajar peserta didik pada pembelajaran IPS. Ideas: Jurnal Pendidikan Sosial Dan Budaya, 8(3), 765–765. https://doi.org/10.32884/ideas.v8i3.852
Juliansyah, R., & Budianto, B. (2021). Meningkatkan semangat belajar dan terus berkarya bagi pemuda-pemudi indonesia dimasa Covid-19. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 105–107. https://doi.org/10.31004/cdj.v2i1.1480
Mahyudi, A. (2023). Efektivitas penggunaan teknologi dalam pembelajaran bahasa Indonesia. ARMADA: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 1(2), 122–127. https://doi.org/10.55681/armada.v1i2.393
Marpaung, J. V. (2020). Penerapan konsep pembelajaran industri 4.0 pada pendidikan dasar desain. Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, 19(1), 19–19. https://doi.org/10.12962/iptek_desain.v19i1.7011
Muqtashida, T., & Bachri, S. (2024). Menjadi guru yang efektif: Penelusuran strategi pengajaran guru yang berhasil dalam membangun hubungan emosional yang kuat dengan siswa. Journal of Innovation and Teacher Professionalism, 3(1), 176–181. https://doi.org/10.17977/um084v3i12025p176-181
Muzaki, M., & Nuraldina, S. D. (2020). Implementasi konseling eksistensial-humanistik untuk meningkatkan self-esteem pada siswa terisolir di Cirebon. Prophetic Professional Empathy and Islamic Counseling Journal, 3(2), 197–197. https://doi.org/10.24235/prophetic.v3i2.7595
Nada, A. M. A., Prayito, M., & Harun, L. (2020). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMA kelas XI menurut langkah-langkah John Dewey ditinjau dari adversity quotient tipe campers. Imajiner: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 2(2), 133–140. https://doi.org/10.26877/imajiner.v2i2.5775
Nurlaela, N. (2024). Internalization of Pancasila values in student character education in the modern era. PANDU: Jurnal Pendidikan Anak Dan Pendidikan Umum, 2(4), 1–8. https://doi.org/10.59966/pandu.v2i4.1225
Pantow, D. P., & Korompis, F. L. S. (2024). Pengaruh aplikasi pembelajaran terhadap peningkatan motivasi dan aktivitas belajar siswa tingkat SMA di bimbingan belajar Ruangguru. The Journal of Learning and Technology, 3(1), 48–57. https://doi.org/10.33830/jlt.v3i1.9859
Permana, D., Rahman, A., Wildan, D., Harsing, & Hasanah, A. (2025). Landasan teori pendidikan karakter dalam perspektif teori perkembangan moral, kognitif, dan sosial. Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran Dan Inovasi Pendidikan), 7(2), 215–223. https://doi.org/10.52005/belaindika.v7i2.355
Pradopo, A., Alhawari, A. M., Atmojo, A. N. T., Nantunggal, A. Y., Abdurahman, A., Buzairumi, B., Prawira, I. K. Y., & Mas’ud, M. (2022). Sosialisasi & pengenalan perkuliahan teknologi informasi pada SMK Nusantara 1 Ciputat. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 994–999. https://doi.org/10.31004/cdj.v3i2.5256
Priyanggani, P., Sutarno, S., & Sardjijo, S. (2023). Pengaruh sikap kesetiakawanan sosial dan keterampilan kerjasama kelompok terhadap peningkatan hasil belajar melalui motivasi pada siswa pengguna “Whatsapp” grup. Jurnal Basicedu, 7(5), 2953–2962. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i5.4511
Ristantomo, R. (2022). Pembentukan karakter berdasarkan Pancasila di sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Paidea: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia, 2(2), 55–59. https://doi.org/10.56393/paidea.v2i2.1106
Romadhon, I. F., Roziqin, M. F. A., Surya, E. P., Aruna, A., & Iriaji, I. (2023). Penerapan AR berbasis audio visual interaktif karya kaligrafi untuk meningkatkan kemampuan dan kreatifitas SDM MA Ibadurrochman. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat, 1. https://doi.org/10.61142/psnpm.v1.77
Ruswandi, I., Hilman, A., Basuki, Hasanah, A., & Arifin, B. S. (2025). Kontribusi pendidikan moral dalam pembangunan karakter bangsa. An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2), 286–299. https://doi.org/10.51806/an-nahdlah.v5i2.784
Septyventia, D., Budiyanto, C. W., & Raharjo, J. S. D. (2024). Analisis peran guru dalam memfasilitasi perkembangan kecerdasan emosional siswa kelas XI TKJ 2 di SMK N 1 Sukoharjo. Indonesian Journal of Learning and Instructional Innovation, 2(1), 27–40. https://doi.org/10.20961/ijolii.v2i01.1325
Siagian, F. (2020). Upaya mereduksi masalah psikologis dan akademis korban bullying melalui implementasi hidden curriculum gambar diri Allah. Kurios, 6(2), 191–191. https://doi.org/10.30995/kur.v6i2.161
Siregar, I. N., Siagian, P. T., Dasuha, R. J. D., & Ria, R. R. (2024). Menumbuhkan karakter, etika, dan moral melalui proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) di SD. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 9–9. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.436
Sitepu, S. N. B., & Michelle, M. (2023). Program edukasi “how to be an impactful youngpreneur” pada siswa SMA Tri Karya Surabaya. ABDIMAS ALTRUIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 76–80. https://doi.org/10.24071/aa.v6i1.5746
Suchyadi, Y., Mirawati, M., Anjaswuri, F., & Destiana, D. (2022). Supervisi akademik dalam meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(1), 67–71. https://doi.org/10.33751/jmp.v10i1.6155
Sulastri, S., Fitria, H., & Martha, A. (2020). Kompetensi profesional guru dalam meningkatkan mutu pendidikan. Journal of Education Research, 1(3), 258–264. https://doi.org/10.37985/jer.v1i3.30
Sultani, S., Alfitri, A., & Noorhaidi, N. (2023). Teori belajar humanistik dan penerapannya dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. ANSIRU PAI: Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam, 7(1), 177–177. https://doi.org/10.30821/ansiru.v7i1.16108
Wati, S. (2024). Pentingnya pendidikan Pancasila dalam menciptakan karakter peserta didik sesuai Pancasila di MIN 1 Hulu Sungai Tengah. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 3(6), 2771–2784. https://doi.org/10.55681/sentri.v3i6.2931
Yolanda, M., Yusri, F., & Junaidi, J. (2021). Counseling acceptance skills school counselor in individual counseling. ALTRUISTIK: Jurnal Konseling Dan Psikologi Pendidikan, 1(1). https://doi.org/10.24114/altruistik.v1i1.25344
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














