MAKNA HIDUP SEBAGAI FAKTOR DALAM MENGHADAPI KESEPIAN PADA LANSIA DI PANTI JOMPO PANTI SOSIAL LANJUT USIA HARAPAN KITA INDRALAYA

Authors

  • Dwi Hurriyati Universitas Bina Darma
  • Velza Indita Putri Universitas Bina Darma

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.13065

Keywords:

Makna Hidup, Kesepian, Lansia Penghuni Panti Sosial

Abstract

ABSTRACT

Loneliness among older adults living in residential social care institutions is influenced not only by reduced social interaction but also by how individuals interpret and assign meaning to their life experiences after encountering various changes associated with aging. This condition suggests that meaning in life may serve as an important psychological resource associated with the experience of loneliness, although empirical evidence within the context of Indonesian residential care facilities remains limited. Accordingly, this study examined the relationship between meaning in life and loneliness among older adults residing at Harapan Kita Elderly Social Care Center, Indralaya. A quantitative approach with a correlational design was employed involving 20 participants selected through purposive sampling. Data were collected using valid and reliable questionnaires and analyzed with the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) through descriptive statistics, assumption testing, and correlation analysis. The findings revealed a correlation coefficient of r = −0.462 with a significance value of p = 0.040 (p < 0.05), indicating a significant negative relationship between meaning in life and loneliness. Older adults with higher levels of meaning in life tended to report lower levels of loneliness. These findings highlight the importance of developing psychosocial interventions that integrate social engagement, spiritual activities, and the enhancement of meaning in life to promote psychological well-being among older adults living in residential social care institutions.

ABSTRAK

Kesepian pada lansia yang menetap di panti sosial tidak hanya berkaitan dengan berkurangnya interaksi sosial, tetapi juga dipengaruhi oleh cara individu memaknai perjalanan hidupnya setelah menghadapi berbagai perubahan pada masa lanjut usia. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meaning in life berpotensi menjadi sumber daya psikologis yang berkaitan dengan pengalaman loneliness, meskipun bukti empiris pada konteks panti sosial di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini diarahkan untuk menganalisis hubungan antara makna hidup dan kesepian pada lansia yang tinggal di Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita Indralaya. Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional diterapkan pada 20 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner yang telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis dengan Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) melalui statistik deskriptif, pengujian prasyarat analisis, dan uji korelasi. Analisis menghasilkan koefisien korelasi sebesar -0,462 dengan nilai signifikansi 0,040 (p < 0,05), yang memperlihatkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara makna hidup dan kesepian. Temuan ini mengindikasikan bahwa lansia yang memiliki tingkat kebermaknaan hidup lebih tinggi cenderung mengalami kesepian yang lebih rendah. Bukti tersebut memperkuat pentingnya pengembangan program psikososial yang mengintegrasikan aktivitas sosial, spiritual, dan penguatan makna hidup sebagai upaya mendukung kesejahteraan psikologis lansia di lingkungan panti sosial.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arywibowo, J. D., & Rozi, H. F. (2024). Kualitas hidup lansia yang tinggal di panti wreda dan faktor-faktor yang memengaruhinya: Tinjauan pustaka pada lansia di Indonesia. Jurnal Empati, 13(2), 129–142. https://doi.org/10.14710/empati.2024.43336

Bancin, W. E., Boangmanalu, O. V., Manik, S. M. G., Berutu, D., Solin, L. W., & Naibaho, D. (2024). Analisis perkembangan fisik, psikologi, dan sosial pada fase balita hingga lansia. JIMU: Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 2(1), 63–76. https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/jimu/article/view/334

Demirel, H., & Ayaz-Alkaya, S. (2025). The mediating role of health empowerment in the relationship between social support and loneliness among nursing home residents: A correlational study. Journal of Advanced Nursing, 81(7), 3943–3951. https://doi.org/10.1111/jan.16586

Diswan, A. F., Andar, S. K., Agustina, A. R. P., Hapsari, A. A., Firmansyah, N. C. P., Lestari, C. A., ... & Anas, S. H. (2025). Adaptasi sosial lansia di panti jompo Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Amanah, 9(1), 365–375. https://doi.org/10.57214/jka.v9i1.873

Ezalina, E., Alfianur, A., & Dendi, D. (2023). Self efficacy terhadap kesejahteraan psikologis lansia. Jurnal Kesehatan Perintis, 10(1), 37–43. https://doi.org/10.33653/jkp.v10i1.991

Fadhilah, A. R., Putri, A. M., Wafi, H., Putri, S. A., Rahmadini, O. N., Latifah, H. N., ... & Ulfiyatussolihah, S. (2025, December). Psikoedukasi lansia berbasis komunitas untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis di Panti Werdha Laswi Kota Bandung. Bakti Tunas Husada Conference Series, 3(1), 269–277. https://www.ejurnal.universitas-bth.ac.id/index.php/conference/article/view/1855

Firdaus, W., Budiarto, B., & Adelpiero, A. (2023). Urgensi dukungan sosial dalam mengatasi kesepian lansia di panti asuhan jompo Yayasan Kasih Sayang Lestari Prima Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Counselle: Journal of Islamic Guidance and Counseling, 3(1), 13–23.

https://rumahjurnal.iainsasbabel.ac.id/counselle/article/view/2225

Hartono, F. S., & Azizah, N. (2026). Rekonstruksi makna hidup pada lansia dengan riwayat penolakan keluarga. Journal of Society Counseling, 4(2), 389–402. https://journal.scidacplus.com/index.php/josc/article/view/906

Hutagalung, A., & Marbun, R. C. (2025). Spiritualitas sebagai kekuatan di masa tua: Pendekatan pastoral yang membantu lansia menemukan makna hidup. Lumen: Jurnal Pendidikan Agama Katekese dan Pastoral, 4(1), 204–211. https://doi.org/10.55606/lumen.v3i2.481

Ikdafila, I., Arni, A. R., Barangkau, B., & Apriani, F. (2025). Studi fenomenologi makna dukungan keluarga terhadap kejadian depresi pada lansia di Kabupaten Wajo. Journal Research of Nursing & Midwifery, 1(1), 14–27. https://jurnal.lpcendekia.com/index.php/jrn/article/view/10

Jasmita, R. (2024). Pengaruh dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis terhadap loneliness pada lansia. Cons-Iedu, 4(1), 11–25. https://doi.org/10.51192/cons.v4i1.849

Kagan, M., Zychlinski, E., & Greenblatt-Kimron, L. (2024). The mediating roles of optimism, loneliness, and psychological distress in the association between a sense of community and meaning in life among older adults. American Journal of Community Psychology, 73(3–4), 419–430. https://doi.org/10.1002/ajcp.12717

Larsson, H., Saarelainen, S. M., Sjöberg, M., Dezutter, J., & Haugan, G. (2026). Existential loneliness and meaning-in-life in the lived experience of nursing home residents. International Journal of Care and Caring, 10(1), 151–169. https://bristoluniversitypressdigital.com/view/journals/ijcc/10/1/article-p151.xml

Muthahharah, F., Karmiyati, D., & Maimunah, S. (2026). Merangkai kenangan, menemukan makna: Program reminiscence therapy dalam menurunkan tingkat kesepian pada lansia di Panti Sosial Belas Kasih. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat, 4(1), 522–528. https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/8227

Nurani, N. G., Desi, D., & Suwartiningsih, S. (2023). Adaptasi lansia dalam memenuhi tugas perkembangan psikososial. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 8(1). https://doi.org/10.30651/jkm.v8i1.15982

Nurpajriah, D., Almarati, N., & Rahman, S. (2025). Kondisi emosional kehilangan dan kesepian pada lansia dan implikasinya bagi dukungan sosial: Systematic literature review. Jurnal Psikologi: Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, 12(1), 128–138. https://doi.org/10.35891/jip.v12i1.6055

Rahmadhani, A., Achdiani, Y., & Nastia, G. I. P. (2024). Peran pekerja sosial dan tantangan lanjut usia terlantar: Sinergi program pemberdayaan dan spiritualitas. Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(1), 195–203.

https://gb.abidan.org/index.php/global/article/view/46

Satria, R. P., & Wibowo, N. Y. (2022). Pengalaman kesepian pada lansia: Systematic review. Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, 13(1), 90–99. https://doi.org/10.36308/jik.v13i1.358

Simbolon, P., & Simbolon, N. (2023). Korelasi kebutuhan spiritual dengan kualitas hidup lansia. Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia, 3(2), 123–131. https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JOK/article/view/865

Susilowati, T. S., Prajayanti, E. D. P., & Mutnawasitoh, A. R. M. (2023). Analisis faktor yang mempengaruhi kesepian lansia di Kelurahan Bedoro, Sambungmacan, Sragen. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 6(12), 2511–2515. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i12.4113

TS, M. K. M. (2024). Makna kesepian: Sebuah kajian tentang psikologis dan spiritual. CONS-IEDU, 4(2), 209–219.

https://jurnal.iuqibogor.ac.id/index.php/cons-iedu/article/view/921

Zhang, D., Lu, Q., Li, L., Wang, X., Yan, H., & Sun, Z. (2023). Loneliness in nursing homes: A qualitative meta-synthesis of older people's experiences. Journal of Clinical Nursing, 32(19–20), 7062–7075. https://doi.org/10.1111/jocn.16842

Downloads

Published

2026-07-16

How to Cite

Hurriyati, D., & Putri, V. I. (2026). MAKNA HIDUP SEBAGAI FAKTOR DALAM MENGHADAPI KESEPIAN PADA LANSIA DI PANTI JOMPO PANTI SOSIAL LANJUT USIA HARAPAN KITA INDRALAYA. PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 6(3), 2465–2476. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.13065

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.