RESILIENSI EMOSIONAL ANAK USIA DINI MELALUI MINDFULNESS BERBASIS RUTINITAS SEKOLAH: PERSPEKTIF GURU PAUD DI KOTA SEMARANG
Keywords:
Resiliensi Emosional Anak Usia Dini, Mindfulness Guru, Rutinitas Sekolah, Regulasi Emosi, Dukungan Sosial, PAUDAbstract
ABSTRAK
Peningkatan resiliensi emosional pada anak usia dini menjadi salah satu tantangan penting dalam pendidikan anak usia dini karena kemampuan ini berperan dalam membantu anak menghadapi berbagai tekanan dan perubahan lingkungan secara adaptif. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif untuk mendukung perkembangan tersebut adalah penerapan praktik mindfulness yang terintegrasi dalam rutinitas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman dan penerapan mindfulness berbasis rutinitas sekolah oleh guru PAUD di Kota Semarang dalam mendukung resiliensi emosional anak, serta mengkaji kontribusi dukungan sosial dan resiliensi guru terhadap keberhasilan implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan guru PAUD berpengalaman sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi kelas, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik induktif. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama, yaitu rutinitas mindfulness sebagai struktur regulatif harian, guru sebagai model ko-regulasi emosi bagi anak, dukungan sosial sebagai penopang keberlanjutan praktik guru, dan resiliensi emosional anak sebagai dampak yang dapat diamati. Temuan menunjukkan bahwa resiliensi emosional anak tidak berkembang secara spontan, melainkan dibentuk melalui ekosistem relasional yang secara sadar dibangun oleh guru melalui praktik mindfulness yang konsisten dan didukung oleh lingkungan sosial sekolah yang kondusif. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan program pelatihan mindfulness berbasis rutinitas yang terintegrasi dalam budaya sekolah PAUD guna memperkuat kesejahteraan emosional anak dan guru secara berkelanjutan.
ABSTRAK
Peningkatan resiliensi emosional pada anak usia dini menjadi salah satu tantangan penting dalam pendidikan anak usia dini karena kemampuan ini berperan dalam membantu anak menghadapi berbagai tekanan dan perubahan lingkungan secara adaptif. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif untuk mendukung perkembangan tersebut adalah penerapan praktik mindfulness yang terintegrasi dalam rutinitas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman dan penerapan mindfulness berbasis rutinitas sekolah oleh guru PAUD di Kota Semarang dalam mendukung resiliensi emosional anak, serta mengkaji kontribusi dukungan sosial dan resiliensi guru terhadap keberhasilan implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan guru PAUD berpengalaman sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi kelas, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik induktif. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama, yaitu rutinitas mindfulness sebagai struktur regulatif harian, guru sebagai model ko-regulasi emosi bagi anak, dukungan sosial sebagai penopang keberlanjutan praktik guru, dan resiliensi emosional anak sebagai dampak yang dapat diamati. Temuan menunjukkan bahwa resiliensi emosional anak tidak berkembang secara spontan, melainkan dibentuk melalui ekosistem relasional yang secara sadar dibangun oleh guru melalui praktik mindfulness yang konsisten dan didukung oleh lingkungan sosial sekolah yang kondusif. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan program pelatihan mindfulness berbasis rutinitas yang terintegrasi dalam budaya sekolah PAUD guna memperkuat kesejahteraan emosional anak dan guru secara berkelanjutan.
Downloads
References
Alham, S., Sabani, F., Hasis, P. K., Yusuf, M., & Hutami, E. P. (2024). Resiliensi anak usia 4–6 tahun (Studi kasus pada keluarga broken home). Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 1(2), 83–101. https://jurnalpaudindonesia.org/index.php/jpi/article/view/15
Andriyani, R. R., & Sa’adah, N. (2024). Peran regulasi emosi terhadap resiliensi diri pada remaja: Systematic literature review. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(6), 4676–4689. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.17051
Dalimunthe, E. M., Siregar, A. K., & Sari, D. M. (2025). Pengaruh mindfulness terhadap kecerdasan emosional mahasiswa calon guru pendidikan anak usia dini (PAUD) berbasis nilai-nilai Islam. EDU SOCIETY: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 1036–1044.
https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2066
Dewi, R., Asih, G. Y., Kurniawan, Y., & Pribadi, A. S. (2025). Pelatihan mindfulness pada guru PAUD ANANDA di RW 19 Sendangmulyo-Semarang. Inovasi Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 172–182.
https://pkm.lpkd.or.id/index.php/InovasiSosial/article/view/2000
Faradina, N. S., & Rosdiana, A. M. (2022). Dinamika dan faktor resiliensi mengajar pada guru sekolah inklusi tingkat prasekolah. Preschool (Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini), 3(2), 86–95. https://repository.uin-malang.ac.id/15711/
Firdaus, M. R. (2026). Mengintegrasikan asesmen formatif untuk meningkatkan keterlibatan belajar peserta didik. Jurnal Pendidikan Sentra Cendekia, 1(1), 1–11.
https://ojs.sentracendekia.com/jpsc/article/view/1
Hanifah, Z. N., & Utomo, D. P. (2025). Dukungan sosial sebagai faktor penunjang kesejahteraan emosional guru bimbingan konseling SMP Negeri di Kecamatan Gemolong. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP), 6(3), 1000–1014.
https://doi.org/10.55583/jkip.v6i3.1456
Hosyana, S. Y., Isazava, K. M., Puspita, R. S., Frehadini, N. I., & Suci, S. R. (2025). Sharing session: Peran keterampilan hidup dan coping emotional dalam pengembangan resiliensi anak panti asuhan Amanah Bunda. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung, 5(1), 280–290.
https://ocs.machung.ac.id/index.php/senam/article/view/830
Kalele, R. D. (2026). Peran father involvement dalam pengasuhan: Tinjauan filsafat ilmu pada perspektif psikologi positif. Jurnal Asa Psikologi Positif, 1(1), 12–25.
https://ojs.asatimur.id/psikologi-positif/article/view/11
Kusmiran, Y., Agustin, M., & Dahlan, T. H. (2024). Peran mindfulness teaching dalam mengurangi stres dan meningkatkan kualitas pengajaran guru PAUD. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(3), 709–722. https://aulad.org/index.php/aulad/article/view/777
Latifah, R. N., & Rahiem, M. D. (2023). Peran dan upaya orang tua dalam menanamkan sikap resiliensi anak usia 4–6 tahun. Atthiflah: Journal of Early Childhood Islamic Education, 10(1), 103–119. https://doi.org/10.54069/atthiflah.v10i1.325
Librianty, H. D., & Zukhairina. (2025). Bermain aktif untuk menumbuhkan daya resiliensi: Kekuatan gerak dalam perkembangan sosial dan emosional anak usia dini. Jurnal Raudhah, 13(2), 209–224.
https://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/raudhah/article/view/4883
Mafaiz, I. N., Afandi, A., & Ashadi, F. (2025). Meningkatkan perhatian dan mengurangi perilaku mengganggu pada anak PAUD melalui teknik mindfulness. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP), 6(3), 1224–1236. https://doi.org/10.55583/jkip.v6i3.1624
Munir, H., & Novita, R. (2026). Manajemen pendidikan karakter berbasis panca cinta pada anak usia dini. Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan, 2(1), 24–40. https://doi.org/10.65793/j.tanwiruna.2026.21
Nafiati, D. A. N., & Hendaryati, N. (2024). Resiliensi guru pembentuk profesionalisme guru. NUSANTARA SPORTA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan, 2(1), 50–66. https://doi.org/10.2024/ns.v3i04.2025_P559-568
Noviana, Y., Charlina, C., & Gimin, G. (2025). Analisis kompetensi sosial guru berdasarkan dukungan sosial dan budaya sekolah. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(2), 1595–1602. http://www.jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/7071
Puspitasari, I., & Hidayat, M. (2023). Pengembangan alat ukur regulasi emosi pengasuhan anak usia dini berdasarkan strategi regulasi emosi J. Gross. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 5(1), 42–49.
https://doi.org/10.35473/ijec.v5i1.1896
Rahman, D. M. (2025). Pendidikan Islam sebagai modal resiliensi mental di era digital. AN-NUR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1(1), 58–82. https://journal.an-nur.org/index.php/annur/article/view/4
Sabaryati, J., & Pulungan, D. A. (2025). Studi fenomenologi: Pengalaman guru dalam membangun resiliensi siswa untuk meningkatkan literasi sains. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 1227–1233.
https://jerkin.org/index.php/jerkin/article/view/1692
Sari, S. N., & Itryah, I. (2023). Hubungan dukungan sosial guru dengan student engagement pada siswa SMK PGRI 2 Palembang. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(12), 10906–10914. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i12.3517
Sidabutar, D., Lumbantobing, K., Siallagan, Y. G., & Turnip, H. (2024). Pengaruh dukungan sosial guru terhadap kesejahteraan psikologis siswa. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(4), 5353–5360.
https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1490
Siregar, M., Sofyan, H., Harianja, S. I., Hasni, U., & Ismiatun, A. N. (2025). Pelatihan pembuatan media interaktif berbasis digital Educaplay untuk penguatan nilai resiliensi anak usia dini dan peningkatan keterampilan guru. PEMA, 5(3), 381–387. https://jurnal.permapendis-sumut.org/index.php/pema/article/view/1949
Uyun, M. (2022). Dukungan sosial teman sebaya dan persepsi siswa terhadap cara mengajar guru dengan motivasi belajar. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1). https://doi.org/10.30868/ei.v11i01.2335
Widhiyanti, S. (2026). Resiliensi kepala sekolah PAUD dalam menyelenggarakan layanan PAUD di daerah industri. Jurnal Manajemen Pendidikan: Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan, 8(1), 1–7.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ira Lestary, Lucia Rini Sugiarti, Erwin Erlangga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














