PARENTING SELF-EFFICACY DAN EMOTION COACHING PADA IBU DENGAN ANAK USIA PRASEKOLAH
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i2.11972Keywords:
Parenting Self-Efficacy, Emotion Coaching, Ibu, Anak Pra SekolahAbstract
ABSTRACT
Emotional development during the preschool years serves as an essential foundation for children's future self-regulation and social competence. One parenting practice that supports emotional development is emotion coaching, which refers to parents’ ability to recognize, accept, and guide children’s emotions constructively. A factor presumed to influence the implementation of emotion coaching is parenting self-efficacy, defined as parents’ belief in their ability to perform parenting tasks effectively. This study aimed to examine the relationship between parenting self-efficacy and emotion coaching among mothers of preschool-aged children. A quantitative correlational design was employed involving 290 mothers with preschool-aged children. Data were collected using the Self-Efficacy for Parenting Task Index (SEPTI) to measure parenting self-efficacy and the emotion coaching subscale of the Maternal Emotional Styles Questionnaire (MESQ) to assess emotion coaching. Data were analyzed using Spearman Rank correlation. The findings revealed no significant relationship between parenting self-efficacy and emotion coaching (p = 0.135; p > 0.05). These results indicate that mothers’ confidence in their parenting abilities is not directly associated with the application of emotion coaching strategies. The findings suggest that other factors, such as emotional knowledge, parenting experiences, child characteristics, and social support, may play a more substantial role in shaping emotion coaching practices among mothers of preschool-aged children. This study contributes to the understanding of factors influencing parental emotional socialization and highlights the need for further research exploring variables beyond parenting self-efficacy.
ABSTRAK
Perkembangan emosi pada masa prasekolah merupakan fondasi penting bagi kemampuan regulasi diri dan kompetensi sosial anak pada tahap perkembangan berikutnya. Salah satu praktik pengasuhan yang mendukung perkembangan emosi anak adalah emotion coaching, yaitu kemampuan orang tua dalam mengenali, menerima, dan membimbing emosi anak secara konstruktif. Faktor yang diduga berperan dalam penerapan emotion coaching adalah parenting self-efficacy, yaitu keyakinan orang tua terhadap kemampuannya dalam menjalankan tugas pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara parenting self-efficacy dan emotion coaching pada ibu yang memiliki anak usia prasekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional yang melibatkan 290 ibu yang memiliki anak usia prasekolah. Data dikumpulkan menggunakan Self-Efficacy for Parenting Task Index (SEPTI) untuk mengukur parenting self-efficacy dan subskala emotion coaching dari Maternal Emotional Styles Questionnaire (MESQ) untuk mengukur emotion coaching. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara parenting self-efficacy dan emotion coaching (p = 0,135; p > 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa keyakinan ibu terhadap kemampuan pengasuhan yang dimilikinya tidak secara langsung berkaitan dengan penerapan strategi emotion coaching. Hasil penelitian menunjukkan kemungkinan adanya faktor-faktor lain, seperti pengetahuan tentang emosi, pengalaman pengasuhan, karakteristik anak, maupun dukungan sosial, yang lebih berperan dalam menentukan praktik emotion coaching pada ibu yang memiliki anak usia prasekolah.
Downloads
References
Alini, A., & Zurrahmi, Z. R. (2025). Hubungan hardiness dengan parenting self-efficacy pada ibu yang memiliki anak tunagrahita di SLBN Kecamatan Bangkinang Kota. Jurnal Pahlawan Kesehatan, 2(3). https://doi.org/10.70437/jpk.v2i3.1017
Angeling, A., Mahadiva, T., Ghinarahima, C. N., Azzura, C. D., Idulfilastri, R. M., & Marella, B. (2024). Flashcard: Pengenalan jenis dan regulasi emosi pada anak usia dini. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 14795–14810.
https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.12300
Arsini, Y., Rusmana, N., & Sugandhi, N. (2022). Profil resiliensi remaja putri di panti asuhan dilihat pada aspek empathy, emotion regulation dan self-efficacy. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 4(1), 76–83. https://doi.org/10.51214/bocp.v4i1.151
Aini, R. (2025). Pengaruh media sosial terhadap regulasi emosi pada anak usia dini: Tinjauan sistematis. At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam, 3(1), 74–79. https://journal.staittd.ac.id/index.php/at/article/view/493
Batubara, E. E., Rohinsa, M., & Setiawan, T. (2024). The contribution of strength-based parenting and academic self-efficacy to student engagement in grades 4, 5 and 6 of SD Mutiara Harapan Pangkalan Kerinci Riau. Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi: JPPP, 13(1), 65–76. https://doi.org/10.21009/JPPP.131.08
Diahayu, P., Fairuzia, K., Pitoyo, C., Maharani, I., & Nasywa, T. (2026). Korelasi gaya pengasuhan pada regulasi emosi anak usia golden age: Systematic literature review. Tarbiyatul Ilmu: Jurnal Kajian Pendidikan, 3(7), 573–589.
https://doi.org/10.5281/zenodo.20200654
Gustriani, Y., & Itryah, I. (2026). Pendidikan emosional anak melalui dukungan keluarga dan peran orang tua dalam membentuk karakteristik emosional anak di Desa Purwosari. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 7(1), 919–928.
https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/8042
Hanifah, S., & Kurniati, E. (2024). Peran guru pendidikan anak usia dini dalam mengelola emosi anak usia dini. Ceria (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 7(1), 26–33. https://orcid.org/0000-0003-2909-6950
Hapsari, A. D., Puspitasari, D. N., & Nurmalitasari, F. (2025). Parenting stress: The role of self-compassion and self-efficacy in mothers of children with special needs. Jurnal Sains Psikologi, 14(1), 126–135. https://doi.org/10.17977/um023v14i12025p126-135
Hasni, N., & Yuniardi, M. S. (2024). Parenting self-efficacy sebagai moderator dalam hubungan mindful parenting dan stres pengasuhan pada ibu yang memiliki anak usia dini. Psychological Journal: Science and Practice, 4(2), 243–248.
https://doi.org/10.22219/pjsp.v4i2.36265
Isnanidiyanti, W. N., & Saloko, E. (2023). Eksplorasi parenting self-efficacy terhadap resiliensi ibu dari anak dengan autism spectrum disorders. Jurnal Terapi Wicara dan Bahasa, 2(1), 659–665. https://doi.org/10.59686/jtwb.v2i1.95
Jaya, A. F., Marli'ah, S., Apriliyana, F. N., Permata, R. D., Nugrahani, R., & Kartikasari, D. W. (2025). Peningkatan kompetensi guru PAUD dalam mengelola kelas inklusif berbasis kecerdasan emosional anak usia dini melalui program pengabdian kepada masyarakat. Community Service: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 34–49. https://journal.globalresearchmedia.com/index.php/communityservice/article/view/3
Khofifah, A. N., Musawwir, M., & Purwasetiawatik, T. F. (2023). Pengaruh father involvement terhadap regulasi emosi remaja akhir di Kota Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 3(1), 56–64. https://doi.org/10.56326/jpk.v3i1.2043
Marpaung, C., & Ambarita, T. F. A. (2024). Gambaran parenting self-efficacy ibu suku Batak Toba yang bekerja di Kota Medan. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 11644–11657. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11943
Meiranny, A., & Rosyidah, H. (2023). Intervensi peningkatan parenting self-efficacy ibu hamil: Literature review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(5), 772–780. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i5.2891
Nurdiana, M. (2024). Hubungan dukungan suami dengan parenting self-efficacy pada ibu yang memiliki anak usia 0–6 tahun di RW 14 Desa Drawati (Doctoral dissertation, Universitas Bhakti Kencana). https://repository.bku.ac.id/id/eprint/91/
Putri, H., Awalunisah, S., Imamah, Z., & Pertiwi, A. D. (2024). Program psikoedukasi parenting self-efficacy pada ibu bekerja untuk meningkatkan kualitas pengasuhan di KB-TK Al Azhar 59 Palu. Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 4(2), 292–300. https://jurnal.yaspenosumatera.org/index.php/mejuajua/article/view/201
Qulubiyah, A. (2023). Hubungan antara regulasi emosi dengan parental self-efficacy pada ibu anak prasekolah KB-TK ‘Aisyiyah di Sidoarjo. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 9(3), 339–350. https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/AN-NUR/article/view/12191
Rahman, F., & Yasmin, M. (n.d.). Pengaruh parental self-efficacy terhadap digital parenting di Sumatera Barat. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 9(2). https://jurnal.uns.ac.id/SHES/article/view/116586
Rampisela, T., Korlefura, C., & Suhry, H. (2025). Peran dukungan orang tua dan self-efficacy dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Netizen: Journal of Society and Bussiness, 1(12), 740–748. https://languar.net/index.php/NETIZEN/article/view/495
Rifat, D. N., & Ratnasari, Y. (2023). Efektivitas pelatihan kelompok mindful parenting secara daring terhadap parenting stress dan parent self-efficacy pada ibu rumah tangga dengan anak usia dini. Efektor, 10(1), 120–131. https://doi.org/10.29407/e.v10i1.19083
Rinaldi, M. R., & Putra, D. P. (2023). Terapi regulasi emosi untuk mengelola stres ibu dengan anak pra-sekolah. JIP (Jurnal Intervensi Psikologi), 15(2).
https://journal.uii.ac.id/intervensipsikologi/article/view/30711
Sari, W. A. S., & Fitri, N. A. N. (2024). Optimalisasi pendampingan orang tua dalam mendidik berbasis keteladanan dan kasih sayang di PAUD SKB Al Arafah Kediri. Bhakti: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 123–130.
https://doi.org/10.33367/bjppm.v3i02.6388
Shanti, T. I., Lentari, F. R. M., Priadi, M. A. G., Wijaya, C. J., & Wibawa, K. S. (2026). Gambaran hasil pelatihan parents emotion coaching untuk orang tua dari remaja. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 9(1), 91–98. https://doi.org/10.24912/jbmi.v9i1.36430
Simamora, R. (2024). Pelatihan pengelolaan emosi bagi orang tua untuk meningkatkan hubungan keluarga yang harmonis. Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas), 3(2), 248–252. https://doi.org/10.54209/jumas.v3i02.173
Suherik, O. A., & Hildayani, R. (2024). Memahami keyakinan diri ibu berusia remaja: Studi kualitatif mengenai maternal self-efficacy. Psyche 165 Journal, 17(3), 172–180.
https://doi.org/10.35134/jpsy165.v17i3.375
Tazkia, N. S., Alfiasari, A., & Islamiah, N. (2026). Gaya pengasuhan dan regulasi emosi serta pengaruhnya terhadap agresivitas remaja di Jakarta Pusat. Psyche: Jurnal Psikologi, 8(1), 65–84. https://journal.uml.ac.id/index.php/TIT/article/view/4170
Wijaya, K. H. (2025). Emotion coaching sebagai penanganan kasus toxic parents dalam tinjauan hadis: Studi pendekatan psiko-historis-kontekstual. Jalsah: The Journal of Al-Quran and As-Sunnah Studies, 5(1), 28–55. https://doi.org/10.37252/jqs.v5i1.1247
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dyah Ayu Rahmawati, Niken Fitri Palupi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














