STUDI KASUS ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT RUMAH SAKIT BHAYANGKARA PONTIANAK
Keywords:
Hipertensi, Asuhan Keperawatan, Studi Kasus, Tekanan Darah, Manajemen KesehatanAbstract
Hypertension requires continuous management through systematic nursing care to control blood pressure, alleviate symptoms, and improve patients’ ability to manage their health. This scientific paper aimed to describe the implementation of nursing care for two patients with hypertension using a case study approach. A descriptive case study design was employed through the nursing process, including assessment, nursing diagnosis, planning, implementation, and evaluation. Data were collected through interviews, observation, physical examination, and documentation review. In the first case, the nursing diagnoses included acute pain, ineffective health management, and risk for ineffective cerebral tissue perfusion, whereas the second case involved acute pain, activity intolerance, and ineffective health management. Interventions were provided according to the identified nursing problems and included blood pressure and vital sign monitoring, pain management, positioning, relaxation techniques, activity and rest management, and education on medication adherence, salt restriction, physical activity, and regular blood pressure monitoring. Evaluation results showed that in the first case, blood pressure decreased from 170/100 mmHg to 145/90 mmHg, accompanied by reduced pain complaints and improved understanding of hypertension management. In the second case, blood pressure decreased from 160/95 mmHg to 140/85 mmHg, accompanied by reduced pain complaints, improved activity tolerance, and better understanding of hypertension self-management. The systematic implementation of nursing care contributed to improvements in the clinical conditions of both patients and supported their ability to independently manage hypertension.
ABSTRAK
Hipertensi memerlukan pengelolaan berkelanjutan melalui asuhan keperawatan yang sistematis untuk mengendalikan tekanan darah, mengatasi keluhan, dan meningkatkan kemampuan pasien dalam melakukan manajemen kesehatan. Karya ilmiah ini bertujuan mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan pada dua pasien dengan hipertensi melalui pendekatan studi kasus. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan tahapan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Pada kasus pertama, diagnosis keperawatan meliputi nyeri akut, manajemen kesehatan tidak efektif, dan risiko perfusi serebral tidak efektif, sedangkan pada kasus kedua ditemukan nyeri akut, intoleransi aktivitas, dan manajemen kesehatan tidak efektif. Intervensi diberikan sesuai masalah keperawatan masing-masing, meliputi pemantauan tekanan darah dan tanda vital, manajemen nyeri, pengaturan posisi, teknik relaksasi, pengaturan aktivitas dan istirahat, serta edukasi mengenai kepatuhan pengobatan, pembatasan konsumsi garam, aktivitas fisik, dan pemantauan tekanan darah. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pada kasus pertama tekanan darah mengalami perubahan dari 170/100 mmHg menjadi 145/90 mmHg, disertai penurunan keluhan nyeri dan peningkatan pemahaman mengenai pengelolaan hipertensi. Pada kasus kedua, tekanan darah berubah dari 160/95 mmHg menjadi 140/85 mmHg, disertai penurunan keluhan nyeri, peningkatan toleransi aktivitas, dan peningkatan pemahaman pasien dalam melakukan manajemen hipertensi. Penerapan asuhan keperawatan secara sistematis membantu memperbaiki kondisi klinis kedua pasien dan mendukung kemampuan pasien dalam mengelola hipertensi secara mandiri.
Downloads
References
Adriani, S. W., Utomo, E. P., Wulandari, S., Kurniawan, T., & Sukarji, V. (2021). Pengaruh pendidikan kesehatan dan senam hipertensi terhadap tekanan darah pada lansia. Journals of Ners Community, 12(1), 80–85.
https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v12i1.1310
Aji, P. T., & Lazuardi, N. (2025). Peningkatan kepatuhan minum obat melalui nurse-led self-management berbasis edukasi tatap muka pada pasien hipertensi: Laporan kasus. Ners Muda, 6(3), 302–309. https://doi.org/10.26714/nm.v6i3.20395
Amalia, N. U., & Soesanto, E. (2024). Edukasi kesehatan perawatan hipertensi dalam meningkatkan perilaku pemeliharan kesehatan dan menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Ners Muda, 5(2), 209. https://doi.org/10.26714/nm.v5i2.13407
Ameliani, I., Sartika, I., & Rohmah, M. (2024). Hubungan self management behaviour dengan tekanan darah pada penderita hipertensi di RS An-Nisa. Jurnal Riset Media Keperawatan, 7(2), 55–64. https://doi.org/10.51851/jrmk.v7i2.528
Andayani, S. A. (2023). Pengaruh self management terhadap tekanan darah sistolik pada pasien hipertensi. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13(2), 485–490. https://doi.org/10.32583/pskm.v13i2.884
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/ski-2023-dalam-angka/
Br Karo Sekali, I. V., Renaldi, R., Priwahyuni, Y., Mitra, M., & Leonita, E. (2022). Pengaruh pemberian edukasi melalui WhatsApp dan Zoom terhadap pengetahuan dan praktik pengendalian hipertensi pada pasien hipertensi di Puskesmas Rejosari tahun 2021. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(3), 397–407.
https://doi.org/10.25311/keskom.Vol8.Iss3.1275
Chasani, S., Fitriani, D. D., & Amaliyah, L. (2022). Hubungan dukungan keluarga dengan perilaku lanjut usia dalam pengendalian hipertensi. Nursing Analysis: Journal of Nursing Research, 2(1), 46–57.
https://openjournal.wdh.ac.id/index.php/NA/article/view/313
Dwiatmojo, N. F., Marvia, E., Putradana, A., & Adriyani, T. (2026). Hubungan self management dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Dusun Sigerongan wilayah kerja Puskesmas Sigerongan. PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 12(1).
https://doi.org/10.47506/2pdp0y60
Hafid, M. A., Jinan, R., & Risnah. (2024). Efektivitas terapi relaksasi otot progresif dan teknik imajinasi terbimbing terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi. Jurnal Riset Media Keperawatan, 7(2), 31–41. https://doi.org/10.51851/jrmk.v7i2.458
Iwa, K. R., Eka, A. R., Wea, L. D., & Krowa, Y. R. R. (2025). The relationship between self-efficacy and medication adherence among hypertensive patients in Langke Rembong, Manggarai. Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 13(1), 115–121. https://doi.org/10.20527/jdk.v13i1.763
Johan, D. N., Kapadia, R., & Fittarsih, N. (2023). Hubungan dukungan keluarga dengan tekanan darah terkontrol pada lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Singkawang Utara I tahun 2023. Scientific Journal of Nursing Research, 5(1).
https://doi.org/10.30602/sjnr.v5i1.1337
Nasution, L. K., & Rambe, N. (2022). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan penderita hipertensi diet rendah garam di Puskesmas Sibuhuan. Jurnal Mutiara Ners, 5(1), 1–6. https://doi.org/10.51544/jmn.v5i1.1959
Oktaviana, E., & Rispawati, B. H. (2023). Pengaruh edukasi terhadap pengetahuan pasien hipertensi. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(1), 263–268.
https://doi.org/10.37287/jppp.v5i1.1343
Pae, K., Maryuti, I. A., & Astarini, M. I. A. (2023). Hubungan self care management terhadap tekanan darah pada lansia. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer, 3(2), 16–25. https://doi.org/10.59894/jpkk.v3i2.543
Rantetondok, E. T., Zainal, S., & Kadrianti, E. (2024). Pengaruh self management terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Makassar. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 4(1), 123–129.
https://doi.org/10.35892/jimpk.v4i1.1512
Saleh, N., Wowor, R., & Adam, H. (2021). Hubungan antara memberi dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Kombos Kecamatan Singkil Kota Manado. Jurnal KESMAS, 10(1), 165–175.
https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/kesmas/article/view/32251
Sekunda, M. S., Cahyani, S. L., Bai, M. K. S., & Doondori, A. K. (2024). Penerapan asuhan keperawatan pada pasien hipertensi di ruang penyakit dalam I RSUD Ende. Kelimutu Nursing Journal, 3(1), 261–266. https://doi.org/10.31965/knj.v3i1.1577
Seprina, S., Herlina, H., & Bayhakki, B. (2022). Hubungan perilaku CERDIK terhadap pengontrolan tekanan darah pada lansia hipertensi di masa pandemi COVID-19. Holistic Nursing and Health Science, 5(1), 66–73.
https://doi.org/10.14710/hnhs.5.1.2022.66-73
Silvianah, A., & Indrawati, I. (2024). Hubungan kepatuhan minum obat hipertensi dengan perubahan tekanan darah pada lansia di Posyandu Lansia. Jurnal Keperawatan, 17(2), 52–61. https://doi.org/10.56586/jk.v17i2.361
Sonia, F. S., Subiyanto, P., & Noviati, B. E. (2023). Hubungan antara self management behaviour terhadap pengendalian tekanan darah pada pasien hipertensi di Rumah Sakit Panti Rini. Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas, 7(3), 173–184.
https://doi.org/10.22146/jkkk.90070
Suprayitna, M., & Fatmawati, B. R. (2021). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan pencegahan stroke pada penderita hipertensi. Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 6(2), 54–63. https://doi.org/10.32419/jppni.v6i2.271
Tursina, H. M., Nastiti, E. M., & Sya’id, A. (2022). Faktor-faktor yang mempengaruhi self management (manajemen diri) pada pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan Cikini, 3(1), 20–25. https://doi.org/10.55644/jkc.v3i1.67
Wiyatami, M. A., Sari, I. P., & Yasin, N. M. (2023). Pengaruh edukasi oleh apoteker menggunakan metode brief counseling terhadap tingkat pengetahuan, kepatuhan, dan luaran klinik pasien hipertensi. Majalah Farmaseutik, 19(3), 336–344.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2027 Musyrifah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0














