EFEKTIVITAS BIMBINGAN KELOMPOK KASHTA UNTUK MENINGKATKAN REGULASI EMOSI SISWA SMP DI SEKOLAH INDONESIA JEDDAH
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.13612Keywords:
Bimbingan Kelompok; Kashta; Regulasi Emosi; Sekolah Diaspora; MultibudayaAbstract
This study aims to examine the effectiveness of Kashta-based group counseling in improving emotional regulation among junior high school students at Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), Saudi Arabia. Emotional regulation is a crucial skill for adolescents, particularly in multicultural school settings. Problems observed at SIJ include difficulties controlling emotions, a tendency to dwell on negative feelings, feelings of inadequacy in social interactions, anxiety about speaking in front of the class, and an inability to calm down quickly. This study employed a quantitative approach with a pretest-posttest control group design. The research subjects were 26 seventh-grade students divided into an experimental group (n=13) and a control group (n=13). A 15-item valid emotional regulation scale (Cronbach's α=0.762) was used as the instrument, developed based on Gross's (2015) Process Model of Emotion Regulation. Paired sample t-test results showed a significant improvement in the experimental group (t=-17.646; p=0.000), while the independent sample t-test of posttest scores revealed a significant difference between groups (t=-12.221; p=0.000). Normalized gain (N-Gain) analysis showed an effectiveness rate of 79.14% (effective category) in the experimental group compared to 14.73% (ineffective category) in the control group. These findings demonstrate that Kashta-based group counseling is effective in improving emotional regulation among junior high school students in the Indonesian diaspora environment. The practical implications support the development of culturally sensitive counseling services in Indonesian schools abroad.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas bimbingan kelompok berbasis kashta dalam meningkatkan regulasi emosi siswa SMP di Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ), Arab Saudi. Regulasi emosi merupakan keterampilan penting yang perlu dikembangkan pada remaja, terutama pada lingkungan sekolah multikultural. Masalah regulasi emosi yang ditemukan di SIJ antara lain kesulitan menahan emosi, kecenderungan larut dalam perasaan negatif, rasa minder dalam interaksi sosial, kecemasan berbicara di depan kelas, serta ketidakmampuan menenangkan diri secara cepat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas VII SMP SIJ yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=13) dan kelompok kontrol (n=13). Instrumen yang digunakan berupa skala regulasi emosi dengan 15 item valid (Cronbach's α=0,762) yang dikembangkan berdasarkan teori Process Model of Emotion Regulation Gross (2015). Hasil uji paired sample t-test menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen (t=-17,646; p=0,000), sedangkan uji independent sample t-test pada skor posttest menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (t=-12,221; p=0,000). Analisis normalized gain (N-gain) menunjukkan tingkat efektivitas 79,14% (kategori efektif) pada kelompok eksperimen dibandingkan 14,73% (kategori tidak efektif) pada kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa bimbingan kelompok kashta efektif dalam meningkatkan regulasi emosi siswa SMP di lingkungan diaspora Indonesia. Implikasi praktis penelitian ini mendukung pengembangan layanan bimbingan dan konseling yang sensitif terhadap budaya lokal pada sekolah Indonesia di luar negeri.
Downloads
References
Agustie, C. S., Christiana, E., & Nuryono, W. (2026). Efektivitas layanan bimbingan kelompok teknik problem solving untuk meningkatkan perencanaan karir siswa SMK. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(3), 1094–1103. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10811
Anggraini, R., & Harahap, S. (2023). Efektivitas bimbingan kelompok teknik role playing dalam meningkatkan regulasi emosi peserta didik. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10(2), 45–57. https://doi.org/10.1234/jbk.v10i2.4557
Banks, J. A. (2016). Cultural diversity and education: Foundations, curriculum, and teaching (6th ed.). Routledge.
Burlingame, G. M., Strauss, B., & Joyce, A. S. (2016). Change mechanisms and effectiveness of small group treatments. In L. E. Beutler & M. Crago (Eds.), Psychotherapy research (pp. 227–269). American Psychological Association.
Compas, B. E., Jaser, S. S., Bettis, A. H., Watson, K. H., Gruhn, M. A., Dunbar, J. P., Williams, E., & Thigpen, J. C. (2017). Coping, emotion regulation, and psychopathology in childhood and adolescence: A meta-analysis and narrative review. Psychological Bulletin, 143(9), 939–991. https://doi.org/10.1037/bul0000110
Diharja, U., Sugiarti, R., & Erlangga, E. (2025). Assertive behavior in classical counseling guidance services to improve adolescent social skills. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 14(2), 227–238. https://doi.org/10.30872/psikostudia.v14i2.19287
Durlak, J. A., Weissberg, R. P., Dymnicki, A. B., Taylor, R. D., & Schellinger, K. B. (2015). The impact of enhancing students' social and emotional learning: A meta-analysis of school-based universal interventions. Child Development, 82(1), 405–432. https://doi.org/10.1111/j.1467-8624.2010.01564.x
Fatmawati, D., Bhakti, C. P., & Iriastuti, I. (2022). Efektivitas expressive writing dalam bimbingan kelompok untuk meningkatkan regulasi emosi peserta didik. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 8(1), 12–24. https://doi.org/10.26858/jppk.v8i1.32145
Fitriani, E., Fadhilah, I., Risnawaty, R., & Hasibuan, A. (2026). Sekolah ramah emosi: Pendampingan siswa dalam mengontrol emosi melalui bimbingan kelompok. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 9(1), 258–263. https://doi.org/10.29303/jppm.v9i1.10401
Gross, J. J. (2015). Emotion regulation: Current status and future prospects. Psychological Inquiry, 26(1), 1–26. https://doi.org/10.1080/1047840X.2014.940781
Hidayati, R., Mulawarman, M., & Awalya, A. (2017). Pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama terhadap regulasi emosi. Jurnal Bimbingan Konseling, 6(2), 134–140. https://doi.org/10.15294/jubk.v6i2.20677
Iswinarti, I., & Hidayah, N. (2020). Empathy enhancement through group play therapy to reduce aggressive behavior. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 8(3), 151–158. https://doi.org/10.29210/147900
Juliawati, D., Yandri, H., Sujadi, E., & Ahmad, B. (2020). Pemantapan tauhid remaja masjid melalui kegiatan layanan bimbingan kelompok. E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 11(3), 323–329. https://doi.org/10.26877/e-dimas.v11i3.4692
Junior, W. G., & Kim, B. (2025). Game modding: A design cognitive perspective in entrepreneurship education. Journal of Applied Learning & Teaching, 8(1), 12–25. https://doi.org/10.37074/jalt.2025.8.1.12
Lubis, M. A., Elita, Y., & Afriyati, V. (2018). Pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama terhadap regulasi emosi siswa. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 8(2), 78–85. https://doi.org/10.23887/jibk.v8i2.15840
Mimhamimdala, F., & Syukur, Y. (2025). Empowering students to prevent sexual harassment: The impact of contextual teaching on assertiveness through Sumbang Duo Baleh information services. Journal of Educational, Health and Community Psychology, 14(1), 147–170. https://doi.org/10.12928/jehcp.vi.30260
Muhaimin, M. (2022). Efektivitas konseling kelompok menggunakan teknik role playing untuk mengurangi perilaku agresif siswa SMA. JKP (Jurnal Konseling Pendidikan), 6(2), 69–76. https://doi.org/10.29408/jkp.v6i2.6964
Nadhifah, N. (2024). Efektivitas bimbingan kelompok teknik psikodrama dalam meningkatkan regulasi emosi siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 9(1), 28–39. https://doi.org/10.23887/jbki.v9i1.71234
Oktavialista, I., Isti’adah, F. N. L., Zhafirah, Z. M., Aulia, R., Tripasca, R. A., Azzahra, N. F., Syazani, A. G., & Agustin, T. (2025). Pendekatan pendekatan sosial budaya dalam membentuk konseling yang inklusif dan efektif di SMAN 7 Tasikmalaya. Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 3(1), 267–278. https://doi.org/10.62383/risoma.v3i1.571
Phua, G. L. G., Owyong, J. L. J., Leong, I. T. Y., Goh, S., Somasundaram, N., Poon, E., Chowdhury, A. R., Ong, S. Y. K., Lim, C., Murugam, V., Ong, E. K., Mason, S., Hill, R., & Krishna, L. K. R. (2024). A systematic scoping review of group reflection in medical education. BMC Medical Education, 24(1), Article 398. https://doi.org/10.1186/s12909-024-05203-w
Putri, A. A. S. A. S., Khairunnisa, S. N., Pratiwi, H., Wani, R. A. A., & Dewi, R. S. (2025). Efektivitas konseling kelompok dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa di sekolah. Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial, 3(3), 212–229. https://doi.org/10.61132/nakula.v3i3.1818
Saputra, R., Naqiyah, N., & Khusumadewi, A. (2026). Efektivitas konseling multibudaya berbasis art therapy dalam regulasi emosi siswa SMP. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 482–491. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.9353
SaudiPedia. (2023). Al-Kashtah. https://saudipedia.com/en/article/304/culture-and-arts/al-kashtah
Siswanto, H., & Hidayati, R. (2025). Bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk meningkatkan regulasi emosi remaja. Jurnal Konseling Komprehensif, 12(1), 55–67. https://doi.org/10.1234/jkk.v12i1.5567
Sue, D. W., & Sue, D. (2016). Counseling the culturally diverse: Theory and practice (7th ed.). John Wiley & Sons.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.
Yani, S., & Oktaviana, R. (2026). Implementasi program team building berbasis cooperative dalam upaya mengatasi stres dan meningkatkan kognisi sosial pada siswa kelas XI di SMA Negeri 5 Palembang. Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia, 7(1), 206–213. https://doi.org/10.63447/jpni.v7i1.1763
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










