PENGARUH PENGUATAN KARAKTER SISWA SEKOLA DASAR MELALUI PEMBELAJARAN DEEP LEARNING BERBASIS ISU BULLYING
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.14270Keywords:
Bullying, Deep Learning, Penguatan KarakterAbstract
ABSTRACT
Character strengthening in elementary schools can be fostered through learning experiences that engage students with social issues closely connected to their everyday lives. This study examines the use of Deep Learning with bullying issues as a context for strengthening the character of fourth-grade students at SD Negeri Suko II. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental method with a nonequivalent control group design. The population consisted of 102 students distributed across three classes, while the data analyzed were obtained from 68 students, comprising 33 students in the experimental group and 35 students in the control group. Participants were selected through probability sampling using the simple random sampling technique. Data were collected using a character-strengthening test administered before and after the learning intervention. The experimental group engaged in learning activities involving bullying case analysis, discussion, collaboration, and reflection, whereas the control group received conventional instruction. Score improvement was analyzed using N-Gain, while differences in posttest achievement were examined using the Mann–Whitney U test. The experimental group achieved an N-Gain of 0.76 (76.68%), categorized as high, while the control group obtained 0.43 (43.36%), categorized as moderate. The Mann–Whitney test produced an Asymp. Sig. (2-tailed) value of < 0.001, indicating a statistically significant difference in posttest achievement between the two groups. These findings position Deep Learning based on bullying issues as a contextual approach with potential to support character strengthening among elementary school students.
ABSTRAK
Penguatan karakter di sekolah dasar dapat ditempatkan dalam pengalaman belajar yang mempertemukan siswa dengan persoalan sosial yang dekat dengan kehidupan mereka. Penelitian ini menelaah penggunaan pembelajaran Deep Learning dengan isu bullying sebagai konteks untuk memperkuat karakter siswa kelas IV di SD Negeri Suko II. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan quasi experimental nonequivalent control group. Populasi terdiri atas 102 siswa dalam tiga kelas, sedangkan data penelitian dianalisis dari 68 siswa yang terdiri atas 33 siswa kelompok eksperimen dan 35 siswa kelompok kontrol. Pemilihan peserta dilakukan melalui probability sampling dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui tes penguatan karakter yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran. Kelompok eksperimen mengikuti pembelajaran melalui analisis kasus bullying, diskusi, kolaborasi, dan refleksi, sedangkan kelompok kontrol mengikuti pembelajaran konvensional. Peningkatan skor dianalisis menggunakan N-Gain, sementara perbedaan capaian posttest diuji dengan Mann–Whitney U. Kelompok eksperimen memperoleh N-Gain sebesar 0,76 (76,68%) dalam kategori tinggi, sedangkan kelompok kontrol sebesar 0,43 (43,36%) dalam kategori sedang. Uji Mann–Whitney menghasilkan Asymp. Sig. (2-tailed) < 0,001, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada capaian posttest kedua kelompok. Temuan ini menempatkan pembelajaran Deep Learning berbasis isu bullying sebagai pendekatan kontekstual yang berpotensi mendukung penguatan karakter siswa sekolah dasar.
Downloads
References
Andayanie, L. M., Adhantoro, M. S., Purnomo, E., & Kurniaji, G. T. (2025). Implementation of deep learning in education: Towards mindful, meaningful, and joyful learning experiences. Journal of Deep Learning, 47-56. https://doi.org/10.23917/jdl.v1i1.11157
Ariyati, S. D., Wardatussa’idah, I., & Sumantri, M. S. (2025). Implementasi Pendidikan Karakter dengan Pendekatan Deep Learning. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(03), 213-224.
https://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/7498
Auliyah, Y. A. Z., Amrulloh, M., & Hikmah, K. (2023). Analisis penguatan karakter religius siswa kelas III melalui budaya sekolah di SD Muhammadiyah 2 Gempol. At Turots: Jurnal Pendidikan Islam, 414-423. https://doi.org/10.51468/jpi.v5i1.197
Changlani, S., Jenkins, L., & Yang, Y. (2023). Dimensions of empathy and bystander intervention action in bullying across age. Journal of school violence, 22(4), 529-542. https://doi.org/10.1080/15388220.2023.2248870
Cipriano, C., Strambler, M. J., Naples, L. H., Ha, C., Kirk, M., Wood, M., ... & Durlak, J. (2023). The state of evidence for social and emotional learning: A contemporary meta-analysis of universal school-based SEL interventions. Child development, 94(5), 1181-1204. https://doi.org/10.1111/cdev.13968
Dewantari, S. M., Humairah, H., & Kharisma, A. I. (2023). Analisis penyebab tindakan bullying dengan pendidikan karakter cinta damai di sekolah dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 8(3), 723-728. https://doi.org/10.51169/ideguru.v8i3.700
Fatimah, S., Burhamzah, M., Asri, W. K., & Azizah, L. (2023). Pelatihan menciptakan lingkungan belajar yang empati dan mendukung perkembangan sosial-emosional siswa. Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(06), 1469-1479. https://gembirapkm.my.id/index.php/jurnal/article/view/267
Fauziah, U. N., Arman, A., Ramadani, S., Mahfuroh, L., Adetia, M. F., & Sutari, D. (2025). Implementasi prinsip-prinsip Deep Learning dalam pembelajaran di sekolah dasar. Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 6(3), 171-176. https://doi.org/10.59632/edukasitematik.v6i3.677
Fissel, E. R., & Bryson, S. L. (2024). To intervene or not intervene: The role of moral disengagement, self-control, and empathy in bullying bystander intervention. Journal of Crime and Justice, 47(2), 201-218. https://doi.org/10.1080/0735648X.2023.2241444
Hensums, M., De Mooij, B., Kuijper, S. C., Fekkes, M., & Overbeek, G. (2023). What works for whom in school-based anti-bullying interventions? An individual participant data meta-analysis. Prevention science, 24(8), 1435-1446. https://doi.org/10.1007/s11121-022-01387-z
Hidaayah, N., Budury, S., & Purwanti, N. (2025). Optimalisasi Kesehatan melalui Pendidikan Pencegahan Prilaku Bullying pada Anak Usia Sekolah di Surabaya. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 6(3), 4048-4056.
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i3.6654
Komariyah, S. (2025). Deep Learning dalam upaya meningkatkan kompetensi sosial siswa melalui pembelajaran IPS. Jurnal Sosialita, 20(1), 43-50. https://doi.org/10.31316/js.v20i1.7742
Mardatillah, B., Wulandari, I., & Zulfianti, H. M. (2025). Penggunaan deep learning dalam pembelajaran berbasis proyek untuk pengembangan karakter: Sebuah tinjauan pustaka sistematis. Dawuh Guru: Jurnal Pendidikan MI/SD, 5(2), 175-190. https://doi.org/10.35878/guru.v5i2.1765
Mirnawati, L. B., Rosadi, A., Xenakis, A., & Hassan, U. H. A. (2026). AI-Supported Deep Learning Model for Meaningful Character Education in Indonesian Elementary School Learning. Profesi Pendidikan Dasar, 90-104.
https://doi.org/10.23917/ppd.v13i1.14516
Nafi'ah, J., & Faruq, D. J. (2025). Conceptualizing deep learning approach in primary education: Integrating mindful, meaningful, and joyful. Journal of Educational Research and Practice, 3(2), 225-237. https://doi.org/10.70376/jerp.v3i2.384
Nuraeni, I., Kholillah, M. K., Ani, N., Lestari, R., & Rostika, D. (2023). Mengintegrasikan pembelajaran sosial dan emosional pada pembelajaran di sekolah dasar. CERMIN: Jurnal Penelitian, 7(2), 449-458.
https://www.unars.ac.id/ojs/index.php/cermin_unars/article/view/3901
Putri, D. A. (2025). Dampak bullying pada perkembangan sosial dan emosi anak. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(4), 20-26. https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/mij/article/view/11764
Rahmadani, T., Fadilah, R., Juandi, J., & Setiawati, S. (2025). Pentingnya Penanaman nilai-nilai karakter dalam pendidikan di era modern. Jurnal Pendidikan Dan Kewarganegara Indonesia, 2(2), 282-293. https://doi.org/10.61132/jupenkei.v2i2.516
Ranam, S., Muslim, I. F., & Priyono, P. (2025). Tantangan dalam Membentuk Karakter Peserta Didik pada Era Revolusi Industri 4.0. Akhlak: Journal of Education Behavior and Religious Ethics, 1(2). https://doi.org/10.30998/jebg.v1i2.4357
Saputra, H. (2026). Social-Emotional Learning (SEL) dalam Pendidikan Dasar: Bukti Empiris dan Implikasi Implementatif. Pancasila Spectrum: Jurnal Multidisiplin, 1(01), 14-25. https://doi.org/10.67315/pancasilaspectrum.v1i01.4
Sari, L. R., Sari, D. P., & Saputri, R. Y. (2026). Implementasi pendidikan karakter untuk membangun perilaku anti-bullying di lingkungan sekolah. Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya, 4(1), 40-48. https://journal.yazri.com/index.php/nagripustaka/article/view/351
Steinvik, H. R., Duffy, A. L., & Zimmer-Gembeck, M. J. (2024). Bystanders’ responses to witnessing cyberbullying: The role of empathic distress, empathic anger, and compassion. International Journal of Bullying Prevention, 6(4), 399-410. https://doi.org/10.1007/s42380-023-00164-y
Utami, R. W., Sari, E. A., & Insani, S. U. (2024). Mengapa pendidikan karakter di SD/MI penting?. Journal of Elementary Education: Strategies, Innovations, Curriculum, and Assesment, 1(1), 16-24. https://doi.org/10.61580/jeesica.v1i1.28
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










