KARAKTERISTIK GAYA BAHASA PADA PUISI ROMANSA DAN PUISI RELIGIUS: KAJIAN STILISTIKA
DOI:
https://doi.org/10.51878/language.v6i4.16436Keywords:
Stilistika, gaya bahasa, puisi romansa, puisi religius, analisis perbandinganAbstract
Comparative stylistic studies across poetic genres in Indonesia remain scarce, as previous inquiries predominantly focused on descriptive analyses of single texts or individual authors. This study aims to analyze and compare the stylistic characteristics of five Indonesian romance poems and five religious poems across four analytical dimensions: diction, sentence structure and repetition, symbolic systems, and aesthetic functions. A descriptive qualitative design was employed utilizing documentary techniques and close reading across a corpus of ten poems officially published between 1970 and 2025. The findings reveal that both genres utilize comparable stylistic devices, particularly metaphor, personification, hyperbole, and repetition, yet channel them toward contrasting aesthetic poles. Romance poetry directs metaphors and repetitions horizontally toward interpersonal emotional domains using micro-scale natural symbols, whereas religious poetry channels them vertically toward transcendental communion through macro-scale cosmic imagery. Consequently, thematic divergence fundamentally transforms the aesthetic function of poetic discourse from personal emotional resonance into contemplative spiritual reflection.
ABSTRAK
Kajian stilistika komparatif lintas genre puisi di Indonesia masih terbatas karena penelitian sebelumnya cenderung berfokus pada analisis deskriptif satu teks atau pengarang tunggal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan karakteristik gaya bahasa pada lima puisi romansa dan lima puisi religius Indonesia berdasarkan empat dimensi stilistika, yaitu diksi, struktur kalimat dan repetisi, sistem simbol, serta fungsi estetika. Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan dengan teknik dokumentasi dan pembacaan close reading pada korpus sepuluh puisi yang diterbitkan secara resmi antara tahun 1970 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua genre memanfaatkan perangkat stilistika yang setara, khususnya metafora, personifikasi, hiperbola, dan repetisi, namun diarahkan pada kutub estetika yang bertolak belakang. Puisi romansa mengarahkan metafora dan repetisi secara horizontal pada ranah afektif antarpribadi dengan simbol alam berskala mikro, sedangkan puisi religius mengarahkannya secara vertikal pada hubungan transendental dengan simbol kosmik berskala makro. Dengan demikian, perbedaan tema secara mendasar mentransformasikan fungsi estetika bahasa puitik dari luapan empati personal menjadi perenungan spiritual yang khusyuk.
Downloads
References
Al-Ma’ruf, A. I. (2010). Stilistika: Teori, metode, dan aplikasi pengkajian estetika bahasa. Cakra Books.
Anwar, M. S., & Astuti, S. B. (2021). Majas personifikasi dan simile dalam antologi puisi Perempuan Laut karya sepuluh perempuan penyair Madura. Buana Bastra, 8(1), 25–40. https://doi.org/10.36456/bastra.vol8.no1.a4132
Aritonang, L. (2026). Analisis pendekatan ekspresif dalam puisi “Tak Sepadan” karya Chairil Anwar. Language: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa dan Sastra, 6(1), 35–41. https://doi.org/10.51878/language.v6i1.9297
Asyifah, Subaweh, A. M., & Fajri, K. (2025). Analisis hermeneutik Dilthey pada antologi puisi Deru Campur Debu karya Chairil Anwar dan pemanfaatanya sebagai bahan ajar unsur ekstrinsik puisi kelas X. Journal of International Multidisciplinary Research, 3(8), 72–80. https://doi.org/10.62504/jimr1352
Damono, S. D. (2013). Hujan bulan Juni: Sepilihan sajak. Gramedia Pustaka Utama.
Fitriani, L., & Syamsuddin, A. R. (2022). Repetisi sebagai penanda emotif dalam puisi religius Indonesia kontemporer. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 22(1), 45–58. https://doi.org/10.17509/bs_jpbsp.v22i1.4558
Gorontalo, U. N., Ntelu, A., Hinta, E., Yasin, Y., & Supriyadi, S. (2020). Bahasa figuratif dalam puisi-puisi karya Chairil Anwar. Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra, 21(1), 41–56. https://doi.org/10.23960/aksara/v21i1.pp41-56
Haciyev, M. (2025). The God motif as an existential strategy in contemporary Azerbaijani poetry. Global Spectrum of Research and Humanities, 2(6), 167–175. https://doi.org/10.69760/gsrh.0250206017
Hadi, N., Aswandikari, A., Syaiful, N., Musadat, M., & Mahyudi, J. (2025). Analisis struktural dan pragmatis puisi “Doa” karya Chairil Anwar. Sentri: Jurnal Riset Ilmiah, 4(7), 312–320. https://doi.org/10.55681/sentri.v4i7.4212
Herfanda, A. Y. (2008). Syair sembahyang rumputan. Gama Media.
Herisna, A., Mulana, I., & Kusmayanti, D. (2026). Analisis kumpulan puisi “Perahu Kertas” karya Sapardi Djoko Damono menggunakan pendekatan stilistika yang berorientasi pada pemajasan. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 19(1), 153–162. https://doi.org/10.30651/st.v19i1.28659
Humaira, S. (2024). Kritik mimetik puisi “Doa” karya Chairil Anwar. Journal of Language and Literature Education, 1(4), 272–279. https://doi.org/10.70248/jolale.v1i4.1625
Idris, M., Darwis, M., & Makkah, M. (2012). Karakteristik bentuk kebahasaan mantra: Kajian stilistika. Jurnal Bahasa dan Seni, 13(2), 115–128. https://doi.org/10.17977/jbs.v13i2.115
Isdalisa, W. O., Balawa, L. O., & Syukur, L. O. (2020). Gaya bahasa perbandingan dalam kumpulan puisi Ada Berita Apa Hari Ini, Den Sastro? karya Sapardi Djoko Damono (tinjauan stilistika). Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 5(1), 88–98. https://doi.org/10.36709/jb.v5i1.13550
Lassanti, A. G. (2025). Analisis penggunaan gaya bahasa perbandingan pada puisi siswa kelas X-3 SMA Negeri 1 Baturraden. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 14(3), 486–496. https://doi.org/10.31000/lgrm.v14i3.15266
Latan, M. E. B., Wissang, I. O., & Pande, R. (2026). Bentuk dan makna majas personifikasi dalam novel Srimenanti karya Joko Pinurbo. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(4), 3560–3569. https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.15318
Mustikasari, R. P. (2021). Kajian stilistika terhadap nilai estetika majas yang berindikasi pendidikan karakter. Wistara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 158–167. https://doi.org/10.23969/wistara.v4i2.4873
Olivia. (2025). Nilai-nilai ketuhanan dalam puisi “Doa” karya Chairil Anwar. Jurnal Cahaya Edukasi, 2(4), 147–149. https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.161
Prihatin, M., Kurniawan, H., & Purnomo, A. H. (2021). The epistemology of the value of aqidah akhlaq education in Biyanglala poetry book by Abdul Wachid B.S. (A semiotic study). Bahastra, 41(1), 70–82. https://doi.org/10.26555/bahastra.v41i1.19755
Rahman, M. M. Abd., Idris, Z., & Jamian, M. N. (2024). Penelitian gaya bahasa perbandingan dalam Syair Dagang Adanya karya Sheikh Hamzah Fansuri (The study of comparative figures of speech in the poem Syair Dagang Adanya by Sheikh Hamzah Fansuri). GEMA Online Journal of Language Studies, 24(2), 160–181. https://doi.org/10.17576/gema-2024-2402-09
Ratna, N. K. (2021). Stilistika: Kajian puitika bahasa, sastra, dan budaya. Pustaka Pelajar.
Redina, S. L. (2023). Analisis penggunaan gaya bahasa pada puisi “Cinta Sebatas Rindu” karya Okto Son. Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah, 1(3), 9–14. https://doi.org/10.59059/mutiara.v1i3.158
Semi, M. A. (2012). Metode penelitian sastra. Angkasa.
Tachi, L. N., & Suroso, E. (2026). Representasi kebahagiaan dan obsesi cinta dalam puisi Pemuja karya Melinda Wahyu Gianti: Analisis psikologi sastra. Academia: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 6(2), 677–689. https://doi.org/10.51878/academia.v6i2.11373
Turahmat, T., Andrian, S. N., & Rachman, D. (2024). Prophetic literary ethics in the book of poetry When Grass Meets God by Ahmadun Yosi Herfanda. World Journal of English Language, 14(3), 220–229. https://doi.org/10.5430/wjel.v14n3p220
Umami, S., & Anto, P. (2020). Gaya bahasa perbandingan pada kumpulan puisi dalam pembelajaran sastra di SMA. El Banar: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 3(1), 14–26. https://doi.org/10.54125/elbanar.v3i1.40
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurfadilah A, Nurhabibi Marwil, Muhammad Idris

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














