A CONTRASTIVE ANALYSIS OF COMMA USAGE IN ENGLISH AND BAHASA INDONESIA: A LITERATURE REVIEW
DOI:
https://doi.org/10.51878/language.v6i3.12123Keywords:
Analisis Kontrastif, Penggunaan Koma, Tanda Baca, Bahasa Indonesia, Pembelajar EFLAbstract
Tanda baca memegang peranan penting dalam penulisan akademik karena berkontribusi terhadap kejelasan, koherensi, dan keterbacaan suatu teks. Di antara berbagai jenis tanda baca, koma merupakan salah satu tanda baca yang paling sering digunakan sekaligus menjadi salah satu yang paling menantang bagi pembelajar bahasa, khususnya mereka yang mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL). Perbedaan aturan penggunaan koma antara bahasa Indonesia dan bahasa Inggris sering kali menyebabkan kesalahan dalam penulisan akademik di kalangan pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) di Indonesia. Meskipun berbagai penelitian telah membahas kesalahan menulis pada pembelajar EFL, penelitian yang secara khusus menganalisis penggunaan koma melalui perspektif analisis kontrastif antara bahasa Inggris dan bahasa Indonesia masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persamaan dan perbedaan penggunaan koma antara bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dengan menggunakan pendekatan analisis kontrastif berbasis kajian literatur, serta meneliti dampaknya terhadap penulisan akademik pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur kualitatif dengan menganalisis berbagai sumber, termasuk buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan tanda baca, penggunaan koma, analisis kontrastif, dan penulisan akademik EFL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Inggris dan bahasa Indonesia memiliki beberapa persamaan dalam penggunaan koma, seperti untuk memisahkan unsur-unsur dalam suatu daftar dan klausa pengantar. Namun, terdapat perbedaan yang signifikan dalam penggunaan koma sebelum konjungsi koordinatif, pada klausa nonrestriktif, dan dalam struktur kalimat yang kompleks. Perbedaan-perbedaan tersebut berkontribusi terhadap kesalahan penggunaan koma di kalangan pembelajar EFL di Indonesia, terutama pada struktur yang kompleks, sehingga diperlukan pengajaran tanda baca yang eksplisit berbasis analisis kontrastif.
Punctuation plays a crucial role in academic writing because it contributes to the clarity, coherence, and readability of a text. Among the various types of punctuation, the comma is one of the most frequently used punctuation marks and also one of the most challenging for language learners, particularly those learning English as a foreign language (EFL). Differences in comma rules between Indonesian and English often lead to errors in academic writing among English as a Foreign Language (EFL) learners in Indonesia. Although various studies have addressed writing errors among EFL learners, research specifically analyzing comma usage through a contrastive analysis perspective between English and Indonesian remains relatively limited. Therefore, this study aims to examine the similarities and differences in comma usage between English and Indonesian using a literature-based contrastive analysis approach, as well as to investigate its impact on the academic writing of English as a Foreign Language (EFL) learners in Indonesia.
This study employs a qualitative literature review method by analyzing various sources, including books, journals, and previous research related to punctuation, comma usage, contrastive analysis, and EFL academic writing. The results of the study show that English and Indonesian share some similarities in comma usage, such as separating items in a list and introductory clauses. However, there are significant differences in the use of commas before coordinating conjunctions, non-restrictive clauses, and complex sentence structures. These differences contribute to errors in comma usage among EFL learners in Indonesia, particularly in complex structures, making explicit punctuation instruction based on contrastive analysis necessary.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Annisa annisa, Imelda Kurniati Siregar, Reinasya Br Surbakti, Tiara Adelia, Siti Ismahani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













