INTEGRASI LIMA PROGRAM BAHASA DALAM PENGUATAN KEMAMPUAN BERBAHASA ARAB SANTRIWATI: STUDI KUALITATIF DI PONDOK PESANTREN NURUL BAYAN
DOI:
https://doi.org/10.51878/language.v4i4.15676Keywords:
Lingkungan Bahasa Arab, Pesantren, Maharah Kalam, Program Bahasa, SantriwatiAbstract
This study analyzes the role and integration of five language programs in developing an Arabic-speaking environment for female students at Nurul Bayan Islamic Boarding School and identifies the main implementation constraints. A descriptive qualitative approach was employed from March to July 2024. Data were collected through observation of language activities, semi-structured interviews with female students, teachers, and boarding-school administrators, and document analysis. Data were analyzed through reduction, display, and conclusion drawing, while credibility was strengthened through source and technique triangulation and informant checking. The findings show that Mufrodat Sobahiyyah, Muhadoroh, Islahul Akhto’, Muhadatsah, and Mahkamah Lughowiyyah perform complementary functions: providing lexical input, expanding opportunities for oral production, giving language correction, habituating authentic conversation, and maintaining language-use discipline. Their integration forms a language-practice ecosystem that connects formal instruction with everyday communication in the pesantren. Major constraints include inconsistent use of the designated language, shyness and low self-confidence, a gap between grammatical knowledge and actual use, a dense activity schedule, and inconsistent supervision. The study concludes that the main contribution of the language programs lies in their functional integration and continuity of practice; therefore, stronger motivation, educative supervision, and regular program evaluation are required to improve the quality and sustainability of the Arabic-speaking environment.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran dan keterpaduan lima program bahasa dalam membentuk lingkungan berbahasa Arab bagi santriwati Pondok Pesantren Nurul Bayan, sekaligus mengidentifikasi kendala implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan pada Maret–Juli 2024. Data diperoleh melalui observasi kegiatan bahasa, wawancara semi-terstruktur dengan santriwati, ustadz/ustadzah, dan pengurus pesantren, serta dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan; keabsahan diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik serta pengecekan kembali kepada informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mufrodat Sobahiyyah, Muhadoroh, Islahul Akhto’, Muhadatsah, dan Mahkamah Lughowiyyah menjalankan fungsi yang saling melengkapi: menyediakan input kosakata, memperluas kesempatan produksi lisan, memberi koreksi bahasa, membiasakan percakapan autentik, dan menjaga disiplin penggunaan bahasa. Keterpaduan tersebut membentuk ekosistem latihan bahasa yang menghubungkan pembelajaran formal dengan penggunaan bahasa dalam kehidupan pesantren. Kendala utama meliputi rendahnya konsistensi penggunaan bahasa resmi, rasa malu dan kurang percaya diri, kesenjangan antara pengetahuan kaidah dan praktik, padatnya kegiatan, serta pengawasan yang belum selalu konsisten. Penelitian menyimpulkan bahwa kontribusi program bahasa terutama terletak pada integrasi fungsi dan kesinambungan praktik, sehingga penguatan motivasi, supervisi edukatif, dan evaluasi program diperlukan untuk meningkatkan kualitas lingkungan bahasa.
Kata kunci: lingkungan bahasa Arab; pesantren; maharah kalam; program bahasa; santriwati
Downloads
References
Awwaludin, M., Malik, S., & Siswanto, N. D. (2022). Pembentukan lingkungan bahasa Arab dalam meningkatkan penguasaan bahasa Arab pada Pesantren Bahasa Arab (MIM LAM). Definisi: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora, 1(1), 55–64. https://doi.org/10.1557/djash.v1i1.16716
Effendy, A. F. (2009). Metodologi pengajaran bahasa Arab. Misykat.
Hamid, M., Murtadho, M. A. C., Firdaus, A. Y., & Masturi, M. (2024). Language environment and acquisition dynamics of Arabic in pesantren: Perspectives on Islamic education and learning tradition. International Journal of Islamic Thought and Humanities, 3(2), 387–400. https://doi.org/10.54298/ijith.v3i2.608
Harnika, L., Abidin, Z., Maulana, M. F., Saputri, S., Salsabila, A. M., & Azron, A. (2024). Impact of linguistic environment on speaking skills of female students at the Arabic Language Center Islamic Boarding School in Indonesia. Journal of Arabic Language Learning and Teaching, 2(2), 121–136. https://doi.org/10.23971/jallt.v2i2.180
Hermawan, A. (2014). Metodologi pembelajaran bahasa Arab. PT Remaja Rosdakarya.
‘Izza, H. K., Sumiarni, N., & Mulyawan, S. (2021). Efektivitas pembiasaan berbicara bahasa Arab dan lingkungan bahasa Arab yang kondusif dalam meningkatkan keterampilan berbicara. EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 9(2), 153–167. https://doi.org/10.24235/ibtikar.v9i2.7232
Muhammad Samin, S., Akzam, I., Pebrian, R., & Fikriansyah, M. H. (2025). Tantangan dan strategi penerapan lingkungan bahasa Arab di pesantren. Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan, 22(1), 42–55. https://doi.org/10.25299/ajaip.2025.vol22(1).21006
Rahmawati, S. M., Abunawas, K., & Yusuf, M. (2022). Peran bi’ah lughawiyyah dalam menunjang pembelajaran bahasa Arab di Pondok Pesantren Darul Huffadh Tuju-Tuju Kab. Bone. Inspiratif Pendidikan, 11(1), 123–140. https://doi.org/10.24252/ip.v11i1.29670
Ramadhani, S., Syaripuddin, & Ghazi, F. (2024). Pengaruh lingkungan bahasa Arab (bi’ah Arabiyah) dan potensi bahasa dalam meningkatkan keterampilan berbicara santri di Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2). https://doi.org/10.23969/jp.v9i2.16146
Samin, S. M., Pebrian, R., Alfitri, Supriady, H., Yunita, Y., & Yasin, M. D. H. bin F. (2025). Strengthening Arabic language learning through language environment: A case study in Pesantren Riau. Al-Ta’rib: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Arab UIN Palangka Raya, 13(2), 479–494. https://doi.org/10.23971/altarib.v13i2.10565
Shadiq, L. B., & Santoso, N. C. A. (2022). Efektivitas pembelajaran mufrad?t dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab santri kelas VIII MTs Jamaluddin Lekong Rembuk tahun pembelajaran 2021/2022. Jurnal Al-Fawa’id: Jurnal Agama dan Bahasa, 12(2), 235–246. https://doi.org/10.54214/alfawaid.Vol12.Iss2.229
Sofa, R. Z., & Rahmaini, R. (2024). The role of Arabic language environment in improving speaking skills of grade 1 junior high school students at Ma’had Darul Ihsan Hamparan Perak. Alsuna: Journal of Arabic and English Language, 7(1), 34–48. https://doi.org/10.31538/alsuna.v7i1.4835
Sugiyono. (2014). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Ulya, N. H., Astina, C., & El Qorny, A. (2022). Implementation of bi’ah lughawiyah in improving maharah kalam at Modern Pondok Az-Zahra Al-Gontory Purwokerto. Mantiqu Tayr: Journal of Arabic Language, 2(2), 174–184. https://doi.org/10.25217/mantiqutayr.v2i2.2511
Yakin, A., & Hasan, Z. (2024). Bi’ah lughawiyah berbasis pesantren di Ma’had Intensif Universitas Al-Amien Prenduan. Dirosat: Journal of Islamic Studies, 10(2), 277–290. https://doi.org/10.28944/dirosat.v10i2.2594
Yazid, G. A., & Fauji, I. (2024). Pembentukan lingkungan bahasa Arab di MA Dafi Pesantren Al Qur’an Science Sidoarjo. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2). https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.27804
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nurul Muhlisin Asyrafuddin, Khalid Makky, Auha Amalina, Heri Fadli, Abdul Aziz

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














