KUALITAS LAYANAN KESEHATAN DI PANTI REHABILITASI SOSIAL UNIT PELAKSANA TEKNIS (UPT) PUSAT PELAYANAN SOSIAL KARYA WANITA (PPSKW) MATTIRO DECENG MAKASSAR
DOI:
https://doi.org/10.51878/healthy.v5i4.15767Keywords:
Kualitas Layanan, Kompetensi Tenaga Medis, Panti Rehabilitasi SosialAbstract
This study evaluates the effectiveness of healthcare services at UPT PPSKW Mattiro Deceng Makassar by synthesizing the Organizational Effectiveness framework from Steers and the Iceberg Competency Model from Spencer and Spencer. Using a descriptive qualitative design, data were gathered through in-depth interviews and direct field observations. The research participants consisted of four key informants selected through purposive sampling, comprising one administrative head representing managerial oversight, two staff nurses representing functional healthcare personnel, and one social worker assisting residents. Data analysis mapped how medical personnel's technical qualifications and personal characteristics interact within a social rehabilitation setting. The findings reveal a clear dichotomy of perspectives: managers heavily prioritize technical-organizational compliance (visible competencies), whereas frontline medical personnel emphasize humanistic-practical engagement (hidden competencies). It is concluded that organizational effectiveness across goal attainment, integration, and adaptation dimensions relies heavily on below-the-surface competencies such as empathy and emotional resilience, which serve as the primary drivers of superior service delivery.
ABSTRAK
Penelitian ini mengevaluasi efektivitas layanan kesehatan di UPT PPSKW Mattiro Deceng Makassar dengan menyintesis kerangka Organizational Effectiveness dari Steers dan Iceberg Competency Model dari Spencer dan Spencer. Menggunakan desain kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam serta observasi partisipatif langsung di lapangan. Informan penelitian berjumlah 4 (empat) orang yang dipilih secara purposive sampling, meliputi 1 orang kepala subbagian tata usaha mewakili perspektif manajerial, 2 orang perawat pelaksana mewakili tenaga medis fungsional, dan 1 orang pekerja sosial pendamping warga binaan. Analisis dilakukan untuk memetakan interaksi kualifikasi teknis dan karakteristik personal tenaga medis dalam lingkungan rehabilitasi sosial. Temuan menunjukkan adanya dikotomi perspektif kerja: pihak pengelola menitikberatkan pada aspek teknis-organisasional (visible competencies), sementara tenaga medis menekankan dimensi humanis-praktis (hidden competencies). Disimpulkan bahwa efektivitas organisasi dalam dimensi pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi sangat bergantung pada kompetensi bawah permukaan seperti empati dan resiliensi, yang menjadi penggerak utama kinerja superior dalam merawat warga binaan sosial.
References
Abdullah, S., & Pelu, H. (2024). Pembayaran tunjangan kinerja berbasis beban kinerja pada satuan kerja. Journal of Education, Administration, Training, and Religion, 5(2), 115–128. https://doi.org/10.38075/jeatr.v5i2.115
Apsari, A. S., Andriani, R., & Rinawati. (2026). Analisis SWOT untuk penentuan strategi manajerial dalam menerapkan PROLANIS di Klinik SMC Banyusari. Jurnal Ilmiah Satyagraha, 9(1), 235–249. https://doi.org/10.47532/satyagraha.v9i1.174
Ardy, H. K., & Wibowo, P. (2021). Dampak perbaikan fasilitas dan sistem pelayanan kesehatan dalam memenuhi SMR di Rumah Tahanan Negara Kelas I Surabaya. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 2(1), 153–159. https://doi.org/10.31004/innovative.v2i1.2891
Aripa, L. (2025). Kualitas pelayanan kesehatan rawat inap di Puskesmas Mamajang Kota Makassar. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 185–199. https://doi.org/10.59585/bajik.v3i2.565
Atalla, A. E. (2024). Optimizing health services for elderly inmates at Wonosari Class IIB Penitentiary. JIC: Jurnal Hukum dan Konstitusi, 1(1), 39–48. https://doi.org/10.64272/zcn5qz31
Du, L., Xu, J., Chen, X., Zhu, X., Yu, Z., Wu, R., Ji, H., & Zhou, L. (2020). Rebuild doctor–patient trust in medical service delivery in China. Scientific Reports, 10(1), Article 21956. https://doi.org/10.1038/s41598-020-78921-y
Durry, F. S. G., Wijaya, R. P. C., Artati, M., & Lerik, M. D. C. (2026). Dinamika proses pemulihan penyintas kecanduan game online di Kota Kupang. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 6(3), 2729–2739. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.9286
Handayani, S., Rahmawati, A., & Lestari, P. (2021). Evaluasi pelayanan kesehatan masyarakat pada instansi rehabilitasi sosial. Jurnal Administrasi Publik, 9(2), 145–158. https://doi.org/10.31506/jap.v9i2.1120
Hartana, A. D., Subuh, S., & Purnamasari, R. (2026). Analisis implementasi kebijakan integrasi layanan primer terhadap peningkatan akses layanan kesehatan di Puskesmas Ciwandan. HEALTHY: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 5(1), 24–37. https://doi.org/10.51878/healthy.v5i1.9204
Hidayat, R. (2023). Integrasi kompetensi medis dan pendekatan humanis dalam layanan panti rehabilitasi. Jurnal Kesejahteraan Sosial, 12(1), 45–60. https://doi.org/10.31596/jks.v12i1.890
Kurniawan, A. (2024). Fleksibilitas SOP dan responsivitas pelayanan pada instansi pemerintah. Jurnal Kebijakan Publik Indonesia, 5(2), 112–128. https://doi.org/10.31258/jkpi.v5i2.105
Lestari, D. (2024). Sinergi sistem dan kompetensi psikososial dalam kinerja tenaga kesehatan. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 27(2), 89–104. https://doi.org/10.22146/jmpk.v27i2.412
Nugraha, P. (2021). Peran kecerdasan emosional dalam membangun relasi terapeutik tenaga kesehatan. Jurnal Psikologi Kesehatan, 8(3), 201–215. https://doi.org/10.24036/jpk.v8i3.541
Posa, S., Wasilewski, M. B., Mercer, S. W., Simpson, S., Robinson, L. R., & Simpson, R. (2022). Conceptualization, use, and outcomes associated with empathy and compassion in physical medicine and rehabilitation: A scoping review. International Journal of Rehabilitation Research, 45(4), 291–301. https://doi.org/10.1097/mrr.0000000000000542
Pratama, A. (2022). Strategi resiliensi tenaga kesehatan dalam menghadapi tekanan lingkungan kerja sosial. Jurnal Psikologi Sosial, 19(2), 99–115. https://doi.org/10.7454/jps.2022.12
Pratama, A. (2023). Analisis kompetensi emosional tenaga kesehatan di lingkungan panti sosial. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 26(1), 12–25. https://doi.org/10.22146/jmpk.v26i1.305
Putri, A. S. (2023). Koordinasi lintas sektor dalam pelayanan rehabilitasi sosial bagi kelompok rentan. Jurnal Administrasi Sosial, 7(1), 30–45. https://doi.org/10.31004/jas.v7i1.120
Santoso, B. (2021). Menyelaraskan komitmen individu dengan misi institusi pada pelayanan sosial. Jurnal Ilmu Administrasi, 18(2), 156–170. https://doi.org/10.31113/jia.v18i2.645
Sari, N. (2022). Pengaruh motivasi intrinsik terhadap keberhasilan rehabilitasi di panti sosial. Jurnal Sosial Humaniora, 14(1), 55–70. https://doi.org/10.12962/jsh.v14i1.821
Setiawan, M. F., Purwadhi, H., & Santoso, B. (2026). Optimalisasi implementasi kegiatan monitoring dan konsultasi pada Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) di Puskesmas Cijaku Kabupaten Lebak. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(3), 1624–1635. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.10722
Setyowati, E. (2022). Efektivitas organisasi dalam pelayanan publik di Indonesia: Tantangan dan harapan. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 15(3), 88–102. https://doi.org/10.22146/jsp.v15i3.712
Spencer, L., & Spencer, S. (1993). Competence at work: Models for superior performance. John Wiley & Sons.
Steers, R. M. (1999). Organizational effectiveness: A behavioral dynamics. Goodyear Publishing Company.
Sukardi, S. I. S., Fadilla, A. N., & Amin, M. N. F. A. (2024). Analisis pelayanan BPJS di Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pendekatan problem tree analysis. Jurnal Pahlawan, 7(1), 11–22. https://doi.org/10.31004/jp.v7i1.27460
Sukarno, N. H., Riu, S. D. M., & Talibo, N. A. (2026). Hubungan peran perawat sebagai care giver dengan kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan di ruangan rawat inap RSUD Bolaang Mongondow Utara. HEALTHY: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 5(3), 191–201. https://doi.org/10.51878/healthy.v5i3.10779
Utami, P. C., & Kurniawan, D. (2020). Pelayanan kesehatan berbasis TI dalam proses pemenuhan hak-hak tahanan dan narapidana. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(11), 1395–1406. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v5i11.1721
Wijaya, H. (2023). Kapasitas adaptif organisasi dalam menghadapi perubahan kebutuhan pengguna layanan. Jurnal Manajemen Strategik, 11(4), 210–225. https://doi.org/10.31004/jms.v11i4.312
Wulandari, F., Darmawan, I., & Nugroho, S. (2024). Transformasi digital dan responsivitas pelayanan publik di era modern. Jurnal Teknologi dan Administrasi Negara, 6(1), 33–48. https://doi.org/10.31506/jtan.v6i1.98
Yulita, H., Laras, D. N., Ikhsan, M., Winarti, S., Aurixon, T. B., & Hartono, B. (2026). Literature review: Kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan publik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 10(1), 5538–5542. https://doi.org/10.31004/jptam.v10i1.37000
Zebua, I. K., Daulay, H., & Madya, F. (2024). Pelayanan kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan. Jurnal Kebijakan Publik, 15(1), 131–138. https://doi.org/10.31258/jkp.v15i1.8463















