ANALISIS KARAKTERISTIK PERILAKU ANAK DENGAN DUGAAN ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD) DI SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.51878/healthy.v5i3.11360Keywords:
ADHD, Karakteristik Perilaku, Sekolah DasarAbstract
This research was motivated by the presence of elementary school students who showed hyperactive behavior, difficulty concentrating, and difficulty controlling their behavior during the learning process. These conditions indicate suspected Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), which can affect student participation in classroom learning. This study aimed to analyze the behavioral characteristics of children with suspected ADHD in fourth-grade students at SDN Keleyan 1. The research used a qualitative approach with a descriptive research design. The informants consisted of the fourth-grade homeroom teacher and fourth-grade students of SDN Keleyan 1 in the 2025/2026 academic year. Data collection techniques included observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis employed the Miles and Huberman model, including data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that students with suspected ADHD demonstrated characteristics of inattention, hyperactivity, and impulsivity, such as difficulty focusing, being easily distracted, inability to sit calmly, frequently moving around, and difficulty controlling behavior and emotions during learning activities. These conditions affected both academic and social aspects of the learning process. Teachers implemented strategies such as ice breaking activities, the use of visual media, and interactive learning methods to improve students’ focus and engagement in classroom learning.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya peserta didik sekolah dasar yang menunjukkan perilaku hiperaktif, sulit memusatkan perhatian, serta kesulitan mengontrol perilaku selama proses pembelajaran berlangsung. Kondisi tersebut mengarah pada dugaan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) yang dapat memengaruhi keterlibatan siswa dalam pembelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik perilaku anak dengan dugaan ADHD pada siswa kelas IV di SDN Keleyan 1. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri atas wali kelas IV dan siswa kelas IV SDN Keleyan 1 tahun pelajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan dugaan ADHD memiliki karakteristik inatensi, hiperaktivitas, dan impulsivitas yang tampak melalui perilaku sulit fokus, mudah terdistraksi, tidak dapat duduk tenang, sering berpindah tempat, serta kurang mampu mengontrol perilaku dan emosi selama pembelajaran. Kondisi tersebut berdampak pada proses pembelajaran baik secara akademik maupun sosial. Guru menerapkan strategi berupa ice breaking, penggunaan media visual, dan metode pembelajaran interaktif untuk membantu meningkatkan fokus serta keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
References
Anggara, O. F., & Satiningsih, S. (2021). Penyusunan asesmen kebutuhan anak dengan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktifitas (GPPH). Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi, 12(2), 195–207. https://doi.org/10.21107/personifikasi.v12i2.12495
Azizah, D. A., & Widodo, W. (2026). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament berbantuan wordwall untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi kalor dan perpindahannya. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(2), 725–736. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.9711
Balbina, A. D., & Arifin, Z. (2026). Pengaruh media pembelajaran educaplay terhadap keaktifan dan motivasi belajar matematika siswa kelas VI. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(1), 189–200. https://doi.org/10.51878/science.v6i1.9358
Christian, S., & Hidayat, D. (2020). Peran guru dalam menangani perilaku mengganggu (disruptive behavior) siswa pada proses pembelajaran di kelas [The role of teachers in handling disruptive behavior students in the classroom learning process]. Diligentia: Journal of Theology and Christian Education, 2(3), 45. https://doi.org/10.19166/dil.v2i3.2374
Coelho, L., Laska-Le?niewicz, A., Pereira, E. T., & Sztobryn-Giercuszkiewicz, J. (2023). Inclusion and adaptation beyond disability: Using virtual reality to foster empathy. Medycyna Pracy, 74(3), 241–250. https://doi.org/10.13075/mp.5893.01386
Ernawati, Y., & Diana, D. (2025). Implementasi terapi behavior terhadap perilaku hiperaktif anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 480–490. https://doi.org/10.37985/murhum.v6i2.1541
Fadzil, N. F. M., Zakaria, S. K., Ramli, N. N., Nordin, N. R. A., & Usup, N. F. C. (2026). Chip in behaviour modification in primary year two hyperactivity kids through signal card and good behaviour game token. International Journal of Asian Social Science, 16(2), 77–83. https://doi.org/10.55903/5007.v16i2.5807
Fitriyani, F., Oktaviani, A. M., & Supena, A. (2023). Analisis kemampuan kognitif dan perilaku sosial pada anak ADHD (Attention-Deficit Hyperactivity Disorder). Jurnal Basicedu, 7(1), 250–259. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i1.4331
Fridaram, O., Istharini, E., Cicilia, P. G. C., Nuryani, A., & Wibowo, D. H. (2021). Meningkatkan konsentrasi belajar peserta didik dengan bimbingan klasikal metode cooperative learning tipe jigsaw. Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 161–170. https://doi.org/10.24246/jms.v1i22020p161-170
Hamsa, D. H., Hafid, R., Maruwae, A., Hasiru, R., & Ardiansyah, A. (2026). Pengaruh media pembelajaran interaktif terhadap aktivitas belajar siswa di SMP. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 69–80. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9114
Hanipah, A. D., Amalia, T. N., & Setiabudi, D. I. (2022). Urgensi lingkungan belajar yang kondusif dalam mendorong siswa belajar aktif. Education: Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(1), 41–51. https://doi.org/10.51903/education.v2i1.148
Irawati, D., Monia, F. A., & Puadi, A. (2023). Analisis faktor yang mempengaruhi perilaku menyimpang pada anak di SD Negeri 03 Pakan Labuah. Indonesian Research Journal on Education, 3(2), 871–878. https://doi.org/10.31004/irje.v3i1.328
Jing, J. Q., Yang, C. J., Wang, Y., Su, X., & Du, Y. (2023). Impact of COVID-19 on emotional and behavioral problems among preschool children: A meta-analysis. Research Square. https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-3204765/v1
Karepouwan, R. M., Pasandaran, S., Pangalila, T., & Tuerah, P. R. (2023). Optimalisasi manajemen sekolah sebagai lingkungan belajar dalam pembentukan civic disposition. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 5(2), 1155–1162. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i2.4959
Khair, A., Pahrurrozi, M., Purbaningrum, E., & Saputra, A. Y. (2023). Development of Android application-based digital literacy media to improve the reading ability of ADHD students. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 10(4), 372–384. https://doi.org/10.21831/jitp.v10i4.63849
Kim, J. W., Kim, B. N., Kim, J. I., Yang, C. M., & Kwon, J. (2025). Electroencephalogram (EEG) based prediction of attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) using machine learning. Neuropsychiatric Disease and Treatment, 21, 271–279. https://doi.org/10.2147/ndt.s509094
Muna, N. R., Jatnika, R., Purwono, U., & Siregar, J. R. (2021). Differences in attention skill between children with ADHD and typically developing children in Indonesian primary schools. The Open Psychology Journal, 14(1), 329–337. https://doi.org/10.2174/1874350102114010329
Natalia, I., Tetep, T., & Setiawan, Y. (2026). Implementasi sikap sosial untuk membentuk karakter siswa kelas VIII SMP. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 164–174. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9397
Nugroho, A. A., Lestari, R. A., Saputra, G. Y., & Istikanah, T. (2025). Pendekatan pendidikan inklusif dalam penanganan anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) di SD Muhammadiyah Sirojuddin Mungkid. Ibtida'i: Jurnal Kependidikan Dasar, 12(2), 179–196. https://doi.org/10.32678/ibtidai.v12i2.12213
Nurfadhillah, S., Kurniawan, E., Aqmarani, A., Fitriya, D., Ulyah, E. S., Andreani, M. G., Syahra, N. P., Fadhillahwati, N. F., Pujianti, P., Putri, R. A., & Lestari, R. D. (2024). Mengoptimalkan pembelajaran bagi anak dengan ADHD melalui pendekatan inklusif di sekolah dasar. Tarbiatuna: Journal of Islamic Education Studies, 4(2), 115–128. https://doi.org/10.47467/tarbiatuna.v4i2.6340
Papilaya, E. I., Lambiombir, H., & Gaite, T. (2026). Peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) dalam tindakan perundungan di sekolah SMP. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 481–492. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9730
Patintingan, M. L., Todingallo, K., & Salo, E. S. (2025). Addressing hyperactivity in primary education. JOSAR (Journal of Students Academic Research), 10(1), 99–108. https://doi.org/10.35457/josar.v10i1.4353
Prijanto, J. H., & Oktavia, K. (2021). Tindakan tepat guru Kristen menghadapi siswa bermasalah dalam perannya menuntun dan membimbing siswa [The appropriate conduct for Christian teachers in dealing with disruptive students to fulfill their role in leading and guiding students]. Diligentia: Journal of Theology and Christian Education, 3(1), 1. https://doi.org/10.19166/dil.v3i1.2319
Putra, I. E. D., & S, N. S. N. (2023). Identifikasi anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi: Studi awal. Jurnal Basicedu, 7(1), 202–212. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i1.4193
Purwanto, G. D. (2026). Manajemen pembelajaran berdiferensiasi pada kelas gemuk di sekolah dasar: Studi kasus implementasi strategi di sekolah dasar perkotaan. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(2), 1117–1128. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.9704
Santoso, I. M., Indahwati, N., & Putra, D. F. (2026). Sinergi model pendidikan ketarunaan dan lingkungan sosial dalam membentuk karakter siswa. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 155–163. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9393
Siswanto, A. B., Ramadhani, O. S. A., Najwa, F. A., Junivan, & Amalia, K. (2024). Menganalisis dan mengidentifikasi kesulitan belajar siswa ADHD di SMA Islam SHAFTA Surabaya. PIJAR: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 3(1), 63–69. https://doi.org/10.58540/pijar.v3i1.675
Virly, N., Ega, D. A., & Muhid, A. (2023). Efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik sosiodrama untuk meningkatkan rasa empati siswa: Literature review. Psycho Aksara: Jurnal Psikologi, 1(1), 32–40. https://doi.org/10.28926/pyschoaksara.v1i1.739
Wardhani, M. K. (2026). Strategi pembelajaran siswa dengan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas di kelas inklusi. Jurnal Armada Pendidikan, 4(1), 172–181. https://doi.org/10.60041/jap.v4i1.385
Wimbarti, S., & Kusrohmaniah, S. (2023). ADHD among Indonesian primary school students: Measurement and prevalence. Journal of Educational Health and Community Psychology, 11(1), 236–252. https://doi.org/10.12928/jehcp.v11i1.26044
Zahroh, L. (2021). Pendekatan dalam pengelolaan kelas. Jurnal Keislaman, 1(2), 186–201. https://doi.org/10.54298/jk.v1i2.3364














