MODEL PERUMUSAN KEBIJAKAN PENDIDIKAN DAN PRAKTEKNYA: ANALISIS KOMPARATIF TEORI RASIONAL DAN TEORI INKREMENTAL DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.16135Keywords:
Analisis Kebijakan, Pendidikan Indonesia, Perumusan Kebijakan Pendidikan, Teori Inkremental, Teori RasionalAbstract
ABSTRACT
Educational policy formulation is a strategic process that determines the direction, priorities, and mechanisms of education governance. In practice, educational policies are not always formulated through a single approach because decision making is influenced by data availability, institutional capacity, actor dynamics, and implementation conditions. This study aims to comparatively analyze rational and incremental theories and to explain their relevance to educational policy formulation practices in Indonesia. The study employed a qualitative approach using an integrative literature review and comparative content analysis. Data were drawn from 15 scholarly articles identified through Google Scholar and selected based on topic relevance, content eligibility, and their relationship to educational policy formulation models. The literature selection process adapted the PRISMA stages of identification, screening, eligibility assessment, and inclusion. The data were analyzed using comparative content analysis to identify, compare, and synthesize the characteristics, strengths, limitations, and applications of rational and incremental theories in educational policy formulation in Indonesia. The findings show that the rational model is more dominant in explaining systematic policy formulation through the use of data, explicit goal setting, identification of alternatives, and measurable planning. In contrast, the incremental model is more effective in explaining gradual, flexible, adaptive, and context responsive decision making under conditions of limited resources and implementation dynamics. The findings further indicate that educational policy practice in Indonesia tends to combine rationality at the planning stage with incremental adjustment during implementation. Therefore, the two models should not be viewed as mutually exclusive approaches, but as complementary perspectives for understanding the complexity of educational policy formulation in Indonesia.
ABSTRAK
Perumusan kebijakan pendidikan merupakan proses strategis yang menentukan arah, prioritas, dan mekanisme penyelenggaraan pendidikan. Dalam praktiknya, kebijakan pendidikan tidak selalu dirumuskan melalui satu pendekatan tunggal karena proses pengambilan keputusan dipengaruhi oleh ketersediaan data, kapasitas kelembagaan, dinamika aktor, serta kondisi implementasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif teori rasional dan teori inkremental serta menjelaskan relevansi keduanya dalam praktik perumusan kebijakan pendidikan di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui integrative literature review dan analisis isi komparatif. Data diperoleh dari 15 artikel ilmiah yang ditelusuri melalui Google Scholar dan diseleksi berdasarkan relevansi topik, kelayakan isi, serta keterkaitan dengan model perumusan kebijakan pendidikan. Proses seleksi literatur mengadaptasi tahapan PRISMA yang meliputi identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan inklusi. Data dianalisis menggunakan analisis isi komparatif untuk mengidentifikasi, membandingkan, dan mensintesis karakteristik, keunggulan, keterbatasan, serta penerapan teori rasional dan inkremental dalam perumusan kebijakan pendidikan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model rasional lebih dominan dalam menjelaskan proses formulasi yang sistematis melalui penggunaan data, penetapan tujuan, penyusunan alternatif, serta perencanaan yang terukur. Sebaliknya, model inkremental lebih kuat dalam menjelaskan praktik pengambilan keputusan yang bertahap, fleksibel, adaptif, dan responsif terhadap keterbatasan sumber daya serta dinamika implementasi. Temuan juga menunjukkan bahwa praktik kebijakan pendidikan di Indonesia cenderung memperlihatkan kombinasi antara rasionalitas pada tahap perencanaan dan penyesuaian inkremental pada tahap pelaksanaan. Dengan demikian, kedua model tidak diposisikan sebagai pendekatan yang saling meniadakan, tetapi sebagai perspektif yang saling melengkapi dalam memahami kompleksitas perumusan kebijakan pendidikan di Indonesia.
Downloads
References
Adam, C., Hurka, S., Knill, C., & Steinebach, Y. (2022). On democratic intelligence and failure: The vice and virtue of incrementalism under political fragmentation and policy accumulation. Governance, 35(2), 525–543. https://doi.org/10.1111/gove.12595
Al Fatih, M., & Amiruddin, A. (2025). Pembuatan kebijakan dan perencanaan pendidikan pada sekolah SMKN 1 Percut Sei Tuan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(1.A), 25–32. https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/11295
Ambarwati, P., Fathurrohman, N., & Fauzi, A. (2024). Perumusan masalah kebijakan, alternatif kebijakan, dan rekomendasi kebijakan dalam mempengaruhi perkembangan kurikulum pendidikan. Jurnal Syntax Admiration, 5(5), 1598–1605. https://doi.org/10.46799/jsa.v5i5.1139
Arif, S., Nihayah, R. W., Usman, S., & Rarasati, N. (2025). Does decentralisation promote learning? Local political settlements and education policies in Indonesia. Compare: A Journal of Comparative and International Education, 55(6), 992–1010. https://doi.org/10.1080/03057925.2024.2344523
Azmaniar, Y., Ali, M. M., M., S., & Irsyad. (2025). Efektivitas pengambilan keputusan kepala sekolah dalam penerapan model incremental untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah menengah pertama (SMP). Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 10(4), 2048–2057. https://ejurnal.stkip-pessel.ac.id/index.php/kp/article/view/1156
Bandur, A., Hamsal, M., & Furinto, A. (2022). 21st century experiences in the development of school based management policy and practices in Indonesia. Educational Research for Policy and Practice, 21, 85–107. https://doi.org/10.1007/s10671-021-09293-x
Dewi, A. U. (2021). Curriculum reform in the decentralization of education in Indonesia: Effect on students’ achievements. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 40(1), 158–169. https://doi.org/10.21831/cp.v40i1.33821
Fathoni, W., Nasution, I. W., Yusup, M., Asiah, N., & Amirudin, A. (2025). Teori dan model analisis kebijakan pendidikan. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu Ilmu Sosial, 3(1), 488–496. https://ojs.daarulhuda.or.id/index.php/Socius/article/view/2050
Hafni, N., & Aiyub, A. (2021). Collaboration of educational actors in formulating integrated curriculum based on Islamic values in Aceh. Malikussaleh Social and Political Reviews, 2(1), 20–32. https://doi.org/10.29103/mspr.v2i1.4975
Hadiyani, R., Azis, D., Khairul, M., & Angkasa, M. A. (2025). Peran strategis pendidikan dalam memperkuat integrasi green blue, ekonomi digital dan kreatif untuk pembangunan berkelanjutan. EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 5(3), 639–649. https://doi.org/10.51878/educational.v5i3.6668
Hajaroh, M., Purwastuti, L. A., Rukiyati, & Saptono, B. (2021). Difusi model perumusan kebijakan sekolah ramah anak di kawasan pesisir wisata. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 5(1), 14–30. https://doi.org/10.21831/jk.v4i2.27238
Herwani. (2025). Perumusan dalam kebijakan pendidikan di Indonesia. JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 107–118. https://jutepe-joln.net/index.php/JURDIKAN/article/view/120
Hidayat, H., Oktaviani, E. T., Salsabila, Handayani, D., Naldi, F., & Sofia, E. (2025). Transformasi analisis kebijakan, model, tahapan, dan implementasinya dalam pengelolaan pendidikan modern. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(4), 321–330. https://www.journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/9610
Huda, A. A. S., Mulyani, R., & Khairul, M. (2025). Programme evaluation: A primer for effectiveness, quality, and value. European Journal of Social Work, 28(5), 1178–1180. https://doi.org/10.1080/13691457.2025.2507934
Iskandar, K. (2022). Transformasi model kebijakan dan perencanaan strategis dalam sistem pendidikan. Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan dan Keislaman, 11(2), 236–252. https://pondokjurnal.uwj.ac.id/index.php/UrwatulWutsqo/article/view/1741
Khairul, M., & Saminan, N. (2025). Beyond technocentrism: A tripartite framework for humanizing AI integrated scientific modeling in climate related geography education. Equator Science Journal, 3(2), 89–97. https://doi.org/10.61142/esj.v3i2.232
Kholifah, E. R., Mulyadi, M., Suryadi, S., Sutriyanti, S., & Hermanto, H. (2024). Model perumusan kebijakan pendidikan. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(2), 1399–1404. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i2.3441
Kultsum, U., Parinduri, M. A., & Karim, A. (2022). Comparative studies between public and private Islamic schools in the era of globalization. International Journal of Evaluation and Research in Education, 11(1), 421–430. https://doi.org/10.11591/ijere.v11i1.22182
Lestari, N. A. P., Wahyuni, L. T. S., Arnyana, I. P. B., & Dantes, N. (2023). Policy analysis of the implementation of Merdeka Curriculum in elementary school. International Journal of Elementary Education, 7(4), 567–575. https://doi.org/10.23887/ijee.v7i4.64103
Nazila, K., Sari, A. R., Mulyana, S., Ridhoansyah, N., & Nasor, M. (2025). Pendekatan proses dan model-model kebijakan. UNISAN Jurnal: Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam, 4(8), 143–154. https://journal.an-nur.ac.id/index.php/unisanjournal/article/view/4365
Nurhakim, H. Q., Hakim, A. R., Basuki, Rahmat, M., Supiana, & Zakiah, Q. Y. (2025). Perumusan, formulasi, dan adopsi kebijakan pendidikan. AL MUADDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan, 7(4), 682–696. https://doi.org/10.46773/muaddib.v7i4.2655
Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., Shamseer, L., Tetzlaff, J. M., Akl, E. A., Brennan, S. E., Chou, R., Glanville, J., Grimshaw, J. M., Hróbjartsson, A., Lalu, M. M., Li, T., Loder, E. W., Mayo Wilson, E., McDonald, S., McGuinness, L. A., Stewart, L. A., Thomas, J., Tricco, A. C., Welch, V. A., Whiting, P., & Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. https://doi.org/10.1136/bmj.n71
Putri, R. M., Fadliah, H., Suryawijaya, A. A., Yuliarti, R., Eriyani, E., & Basroh, M. A. (2025). Dinamika perumusan kebijakan pendidikan di Indonesia. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 487–503. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/36235
Sadiah, H., Ikhsan, M. N., Rahmah, D. F., & Setiawan, F. (2023). Faktor fundamental perumusan kebijakan pendidikan. Al Afkar: Jurnal Keislaman dan Peradaban, 11(2), 85–95. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/3789706
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Sofiani, N., Frinaldi, A., Magriasti, L., & Wahyuni, Y. S. (2024). Kebijakan desentralisasi pendidikan serta implementasi dalam pendidikan di Indonesia. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 18(1). https://doi.org/10.31869/mi.v18i1.5273
Sulistyosari, Y., Wardana, A., & Dwiningrum, S. I. A. (2023). School zoning and equal education access in Indonesia. International Journal of Evaluation and Research in Education, 12(2), 586–593. https://doi.org/10.11591/ijere.v12i2.22488
Tobondo, Y., & Tudjuka, S. R. P. (2024). Dari rasional ke kompleks: Tinjauan literatur tentang model-model analisis kebijakan pendidikan. Pandelo’e, 4(2), 43–51. https://publikasi.unkrit.ac.id/index.php/Pand/article/view/51
Yulfianti, Y., Marlin, Y., Marsidin, S., & Irsyad. (2025). Peran inkrimental kepala sekolah dalam pengambilan keputusan efektif di SMK Negeri 1 Pariaman. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah, 10(4), 2437–2444. https://ejurnal.stkip-pessel.ac.id/index.php/kp/article/view/1258
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















