UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.15826Keywords:
Bahasa Indonesia ,Cooperative Learning, hasil belajar, Penelitian Tindakan Kelas, STADAbstract
Indonesian language instruction in primary education is frequently dominated by conventional lecture methods that restrict peer collaboration, leaving students' reading comprehension and language competencies underdeveloped. The lack of structured cooperative learning frameworks that cultivate individual accountability within team tasks remains a major cause of suboptimal academic performance. This study aims to enhance fifth-grade elementary students' Indonesian language learning outcomes by applying the Student Teams Achievement Division (STAD) cooperative learning model at SD Swasta Anastasia. This study utilized Classroom Action Research (CAR) conducted across two cycles, each encompassing planning, acting, observing, and reflecting phases. The research participants comprised all 29 fifth-grade students selected through total sampling. Data were accumulated through teacher and student observation checklists, cognitive achievement tests, and documentation procedures validated by educational experts. The findings demonstrated that implementing the STAD cooperative learning model substantially augmented students' learning engagement and academic achievement. The class mean score rose from 64.31 in the baseline assessment to 74.48 in Cycle I, ultimately reaching 87.59 in Cycle II. Classical learning mastery escalated markedly from 44.83% prior to intervention to 72.41% in Cycle I, and peaked at 93.10% in Cycle II, comfortably surpassing the set success benchmark of 85%. Consequently, the STAD cooperative learning model is verified to be effective in elevating elementary students' Indonesian language learning outcomes.
ABSTRAK
Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar masih sering didominasi oleh metode ceramah konvensional yang membatasi interaksi antarsiswa, sehingga pemahaman materi teks dan keterampilan berbahasa belum berkembang optimal. Keterbatasan eksplorasi model pembelajaran kooperatif terstruktur yang menekankan tanggung jawab individu dalam kelompok menjadi faktor utama rendahnya ketuntasan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V melalui penerapan model Cooperative Learning tipe Student Teams Achievement Division (STAD) di SD Swasta Anastasia. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian melibatkan seluruh siswa kelas V SD Swasta Anastasia yang berjumlah 29 orang dan dipilih menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi aktivitas guru dan siswa, tes hasil belajar kognitif, serta studi dokumentasi yang telah divalidasi oleh ahli. Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan model Cooperative Learning tipe STAD efektif meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa secara berkelanjutan. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 64,31 pada tes awal menjadi 74,48 pada Siklus I, dan mencapai puncaknya sebesar 87,59 pada Siklus II. Persentase ketuntasan belajar klasikal siswa melonjak drastis dari 44,83% sebelum perlakuan menjadi 72,41% pada Siklus I, hingga akhirnya mencapai 93,10% pada Siklus II, melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 85%. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe STAD terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa sekolah dasar.
Downloads
References
Alfiatunnisa, R. N., Syafe’i, I., & Sunarto, S. (2026). Model problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis peserta didik. EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 6(3), 2256–2265. https://doi.org/10.51878/educational.v6i3.12932
Aminah, S., Taqiyyah, F., Nakhlah, R. M., Puryati, L. K., & Ermawati, D. (2023). Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe NHT terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(4), 2041–2050. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i4.5831
Anggraini, A. D., & Qosyim, A. (2026). Penerapan model pembelajaran kooperatif TGT berbantuan kuis Family 100 untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII pada materi ekologi. EDUTECH: Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi, 6(2), 498–509. https://doi.org/10.51878/edutech.v6i2.10087
Arikunto, S. (2014). Penelitian tindakan kelas. Bumi Aksara.
Astuti, S. (2024). Peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kompetensi mahasiswa PGSD menggunakan fitur F-Learn Assigment dan Forum. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 14(2), 144–154. https://doi.org/10.24246/j.js.2024.v14.i2.p144-154
Cici, C., & Supriadi, S. (2024). Inovasi dalam pengembangan sosial emosional anak usia dini. Bouseik: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 23–44. https://doi.org/10.37092/bouseik.v2i1.738
Damayanti, N. T., Awaliah, A. M., Nurhidayatullah, B. R., & Arsyad, H. (2023). Peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia melalui model cooperative learning tipe STAD kelas V UPT SDN 9 Bujung Tangaya. Jurnal Pendidikan Dasar, 4(2), 112–121. https://doi.org/10.21009/jpd.v4i2.15890
Dimyati, & Mudjiono. (2013). Belajar dan pembelajaran. Rineka Cipta.
Hamdani. (2011). Strategi belajar mengajar. Pustaka Setia.
Hasniyanti, Ihwana, & Tahir, R. (2024). Meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penerapan model cooperative learning tipe STAD pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 5. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(1), 105–116. https://doi.org/10.38048/jipcb.v11i1.2450
Jesmin, M., Kasman, K., & Firdaus, F. (2026). Efektivitas penggunaan media Canva dengan pembelajaran kolaboratif terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia pada kelas XI. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 1220–1230. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.9589
Louvette, R. H., & Budiyanto, M. (2026). Peningkatan keterampilan berpikir kritis melalui penerapan model problem based learning berbasis STEM. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 1346–1357. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.10017
Lumanauw, A. S., Winandar, R., & Wulandari, Y. (2025). Implementasi model pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik. Zenodo. https://doi.org/10.5281/zenodo.17926530
Maulana, P. (2017). Model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 3(1), 34–42. https://doi.org/10.31949/jcp.v3i1.405
Nahakleky, H., Notanubun, Z., & Ratumanan, S. D. (2026). Peningkatan literasi baca dengan menggunakan model cooperative learning pada siswa kelas IV SD. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 695–707. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.9291
Nelly, N., Situmorang, R. M., & Iriani, T. (2022). Pengembangan media berbasis web pada program e-mentoring kompetensi pedagogik guru. Jurnal Basicedu, 6(6), 10152–10163. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i6.3996
Oktavia, S. A. (2020). Model-model pembelajaran inovatif. Deepublish.
Paizaluddin, & Ermalinda. (2014). Penelitian tindakan kelas: Panduan praktis bagi pendidik. Alfabeta.
Pane, A., & Dasopang, M. D. (2017). Belajar dan pembelajaran. Fitrah: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 3(2), 333–352. https://doi.org/10.24952/fitrah.v3i2.945
Pentury, H. J., Rangka, I. B., & Anggraeni, A. D. (2021). Peningkatan kemampuan pedagogik guru dalam pembelajaran daring melalui penerapan kuis interaktif daring. Jurnal Surya Masyarakat, 3(2), Article 109. https://doi.org/10.26714/jsm.3.2.2021.109-114
Permata, I., Vai, A., & Wedi, S. (2023). Penerapan metode pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi budaya hidup sehat di tingkat Sekolah Dasar Negeri 110 Pekanbaru. Journal on Education, 5(3), 6433–6439. https://doi.org/10.31004/joe.v5i3.1425
Ristiantita, M., Sari, A. Y., Azahra, N. A., Winarsih, I. O., Alkhoiri, M. F., Mubarak, M., & Mayarni, M. (2024). Analisis strategi dan metode pembelajaran Bahasa Indonesia dengan hasil belajar siswa di sekolah dasar kelas 5. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), Article 11. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.290
Sijabat, D., Thesalonika, E., & Sitanggang, M. O. (2024). Pengaruh metode diskusi berbasis kearifan lokal terhadap motivasi dan hasil belajar siswa SD. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(4), 4176–4184. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i4.7454
Sirait, L. (2021). Peningkatan kompetensi pedagogik guru melalui pelaksanaan supervisi akademik. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 6(1), 63–74. https://doi.org/10.47200/jnajpm.v6i1.691
Slameto. (2025). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.
Tinus, A., Salam, D., & Suryadi, D. (2026). Penguatan demokrasi pendidikan melalui pembelajaran kolaboratif di SMA. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 6(2), 503–511. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i2.10768
Ulfadilah, I., Darmiyanti, A., & Munafiah, N. (2023). Pengembangan kompetensi profesionalisme guru dalam peningkatan mutu pendidikan dan pembelajaran. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 8(2), Article 169. https://doi.org/10.18592/jea.v8i2.7735
Wahyuningrum, P. M. E. (2022). Analisis penerapan collaborative learning dalam pembelajaran pada siswa sekolah dasar. Journal on Education, 4(4), 2029–2035. https://doi.org/10.31004/joe.v4i4.3060
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















