PROBLEMATIKA LEARNING LOSS PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR STUDI KASUS DI SDN 2 BATUNYALA

Authors

  • Hiswandi Hiswandi Universitas Negeri Pendidikan Ganesha
  • Saepul Ashari Universitas Negeri Pendidikan Ganesha
  • Pathurrahman Pathurrahman Universitas Pendidikan Ganesha
  • Abdullah Abdullah Universitas Pendidikan Ganesha
  • Deni Megawati Universitas Pendidikan Ganesha
  • Basilius Redan Werang Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.51878/educational.v6i3.14588

Keywords:

Learning Loss, sekolah dasar, literasi, numerasi, pemulihan pembelajaran

Abstract

Learning Loss has become one of the major challenges faced by elementary schools following disruptions to the learning process, affecting both students' academic achievement and non-academic development. This study aimed to analyze the forms of Learning Loss, its contributing factors, its impact on learning, and the recovery strategies implemented at SDN 2 Batunyala. This study employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through observations, in-depth interviews, and document analysis involving the principal, teachers, students, and parents selected through purposive sampling. Data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model, including data condensation, data display, and conclusion drawing. Trustworthiness was ensured through source triangulation, technique triangulation, member checking, and an audit trail. The findings revealed that Learning Loss was characterized not only by declines in literacy and numeracy achievement but also by reduced learning motivation, concentration, and independent learning skills. These conditions were influenced by limited literacy habits, insufficient parental learning support, excessive use of digital devices for non-academic purposes, and family socioeconomic conditions. Recovery strategies included diagnostic assessment, differentiated instruction, literacy and numeracy reinforcement programs, the implementation of deep learning, and collaboration between teachers and parents. These findings indicate that addressing Learning Loss requires comprehensive, adaptive, and sustainable interventions involving schools, families, and other educational stakeholders.

ABSTRAK

Learning Loss menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi sekolah dasar setelah terjadinya disrupsi pembelajaran karena berdampak pada penurunan capaian akademik maupun aspek nonakademik peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk Learning Loss, faktor penyebab, dampak terhadap pembelajaran, serta strategi pemulihan yang diterapkan di SDN 2 Batunyala. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain case study. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, peserta didik, dan orang tua yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, member checking, dan audit trail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Learning Loss tidak hanya ditandai oleh penurunan kemampuan literasi dan numerasi, tetapi juga melemahnya motivasi, konsentrasi, dan kemandirian belajar. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh rendahnya budaya literasi, terbatasnya pendampingan belajar di rumah, tingginya penggunaan gawai untuk aktivitas non-akademik, serta kondisi sosial ekonomi keluarga. Strategi pemulihan yang diterapkan meliputi asesmen diagnostik, pembelajaran berdiferensiasi, penguatan program literasi dan numerasi, penerapan deep learning, serta kolaborasi antara guru dan orang tua. Temuan ini menunjukkan bahwa pemulihan Learning Loss memerlukan pendekatan yang komprehensif, adaptif, dan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anugrah, R., Safrizal, & Komalasari, E. (2023). Dampak penggunaan gadget terhadap kepribadian siswa sekolah dasar. JUDIKDAS: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.51574/judikdas.v3i1.693

Ayu, S., & Nurafni, N. (2022). Dinamika Learning Loss materi KPK dan FPB di masa kebiasaan baru. Jurnal Basicedu, 6(4), 6097–6109. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3158

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Budi, S., Utami, I. S., Jannah, R. N., Wulandari, N. L., Ani, N. A., & Saputri, W. (2021). Deteksi potensi Learning Loss pada siswa berkebutuhan khusus selama pembelajaran daring masa pandemi Covid-19 di sekolah inklusif. Jurnal Basicedu, 5(5), 3607–3616. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1342

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2024). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). Sage Publications.

Donnelly, R., & Patrinos, H. A. (2022). Learning Loss during COVID-19: An early systematic review. Prospects, 51(4), 601–609. https://doi.org/10.1007/s11125-021-09582-6

Fitriyah, F., & Bisri, M. (2023). Pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan keragaman dan keunikan siswa sekolah dasar. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian, 9(2), 67–73. https://doi.org/10.26740/jrpd.v9n2.p67-73

Hendrianty, B. J., Ibrahim, A., Iskandar, S., & Mulyasari, E. (2024). Membangun pola pikir deep learning guru sekolah dasar. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 12(3), 1–10. https://doi.org/10.20961/jkc.v12i3.96699

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Naskah akademik pembelajaran mendalam (deep learning). Kemendikdasmen.

Mahendra, Y., Apriza, B., & Rohmani, R. (2022). Learning Loss pembelajaran calistung siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(6), 9294–9303. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i6.3798

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Mutmainnah, N., Adrias, A., & Zulkarnaini, A. P. (2025). Implementasi pendekatan deep learning terhadap pembelajaran matematika di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 848–871. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/23781

OECD. (2023). Education at a glance 2023: OECD indicators. OECD Publishing.

Purnamasari, R., Safitri, N., & Kurnia, D. (2023). Pengembangan soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) literasi numerasi kelas 5 sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(1), 787–797. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i1.4591

Putri, T. S., Rery, U., & Agustina, A. (2023). Kegiatan P5 guna mengatasi Learning Loss dalam implementasi pembelajaran berdiferensiasi di sekolah. Jurnal Inovasi Pendidikan Sains (JIPS), 4(1), 10–16. https://doi.org/10.37729/jips.v4i1.3066

Rohim, D. C. (2021). Konsep Asesmen Kompetensi Minimum untuk meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa sekolah dasar. Jurnal Varidika, 33(1), 54–62. https://doi.org/10.23917/varidika.v33i1.14993

Sari, L. P., & Ain, S. Q. (2023). Peran orang tua dalam pendampingan pembelajaran siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 7(1), 75–81. https://doi.org/10.23887/jipp.v7i1.59341

Suparman, S., & Junaidin, J. (2023). Upaya sekolah dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(6), 3950–3958. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i6.6469

Tjilen, A. P., & Rediani, N. N. (2023). Educational assessment: Parental economics and the high incidence of Learning Loss. Indonesian Journal of Educational Research and Review, 6(3), 501–510. https://doi.org/10.23887/ijerr.v6i3.68656

Tomlinson, C. A. (2017). How to differentiate instruction in academically diverse classrooms (3rd ed.). ASCD.

UNESCO. (2023). Recovering lost learning: What can be done quickly and at scale? UNESCO.

World Bank. (2022). The state of global learning poverty: 2022 update. World Bank.

Wulandari, S., Reski, S. M., Nasution, Y. A., & Lubis, A. (2021). Pengaruh gadget terhadap perkembangan siswa sekolah dasar. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 4(2), 190–197. https://doi.org/10.24176/jpp.v4i2.6939

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.

Yusyfia, S., Purnamasari, I., & Arisyanto, P. (2025). Pemetaan permasalahan guru dalam melaksanakan asesmen diagnostik di sekolah dasar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era Kurikulum Merdeka. Jurnal Educatio: Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(1), 74–81. https://doi.org/10.29210/1202525558

Downloads

Published

2026-08-25

How to Cite

Hiswandi, H., Ashari, S., Pathurrahman, P., Abdullah, A., Megawati, D., & Werang, B. R. (2026). PROBLEMATIKA LEARNING LOSS PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR STUDI KASUS DI SDN 2 BATUNYALA. EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran , 6(3), 2824–2832. https://doi.org/10.51878/educational.v6i3.14588

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.