SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: EFEKTIVITAS SOCIAL EMOTIONAL LEARNING SEBAGAI PONDASI PENDIDIKAN KELAS RENDAH DI SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v6i3.13984Keywords:
social emotional learning, pembelajaran sosial emosional, sekolah dasar, kelas rendah, systematic literature reviewAbstract
Social Emotional Learning (SEL) has become an increasingly important approach in 21st-century education due to its role in fostering students' social, emotional, and academic competencies. The implementation of SEL in lower elementary school grades is considered strategic, as this stage represents a critical period for developing children's character and social-emotional skills. This study aims to analyze the effectiveness of SEL implementation as a foundation for education in lower elementary school classrooms, identify teachers' competencies in implementing SEL, and examine research trends related to SEL. The study employed a Systematic Literature Review (SLR) method based on the PRISMA 2020 protocol. The literature search was conducted using Publish or Perish, with articles sourced from nationally accredited SINTA journals and internationally indexed Scopus journals. Following the selection process, 20 articles met the inclusion criteria and were analyzed descriptively. The synthesis findings indicate that SEL implementation has a positive impact on improving emotional regulation, self-awareness, empathy, social skills, collaboration, and responsible decision-making. Furthermore, SEL contributes to enhanced academic achievement, learning motivation, student participation, and psychological well-being. The effectiveness of SEL implementation is influenced by teachers' conceptual, pedagogical, and collaborative competencies, as well as support from schools, families, and the learning environment. Research trends also reveal increasing attention to SEL alongside the implementation of the Merdeka Curriculum, which emphasizes strengthening students' character development. Therefore, SEL has significant potential to serve as a foundational approach to education in lower elementary school grades, highlighting the need to strengthen teacher competencies, integrate SEL into the curriculum, and establish sustainable support from the broader educational ecosystem.
ABSTRAK
Pembelajaran sosial emosional (Social Emotional Learning/SEL) merupakan pendekatan yang semakin penting dalam pendidikan abad ke-21 karena berperan dalam mengembangkan kompetensi sosial, emosional, dan akademik peserta didik. Implementasi social emotional learning pada kelas rendah sekolah dasar dipandang strategis mengingat fase ini merupakan masa pembentukan karakter dan keterampilan sosial-emosional anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi social emotional learning sebagai pondasi pendidikan di kelas rendah sekolah dasar, mengidentifikasi kompetensi guru dalam penerapannya, serta mengkaji tren penelitian terkait social emotional learning. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada protokol PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan melalui Publish or Perish dengan sumber artikel yang berasal dari jurnal nasional terakreditasi SINTA dan jurnal internasional terindeks Scopus. Dari hasil proses seleksi diperoleh 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil sintesis menunjukkan bahwa implementasi social emotional learning memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan pengelolaan emosi, kesadaran diri, empati, keterampilan sosial, kerja sama, serta pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Selain itu, social emotional learning juga berkontribusi terhadap peningkatan prestasi akademik, motivasi belajar, partisipasi siswa, dan kesejahteraan psikologis. Efektivitas implementasi social emotional learning dipengaruhi oleh kompetensi konseptual, pedagogis, dan kolaboratif guru, serta dukungan sekolah, keluarga, dan lingkungan belajar. Tren penelitian juga menunjukkan peningkatan perhatian terhadap SEL seiring implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan penguatan karakter peserta didik. Dengan demikian, SEL memiliki potensi besar untuk menjadi fondasi pendidikan kelas rendah di sekolah dasar, sehingga diperlukan penguatan kompetensi guru, integrasi dalam kurikulum, serta dukungan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.
Downloads
References
Akmal, A. N., Maelasari, N., Ilmu, T., & Islam, P. (2025). Pemahaman deep learning dalam pendidikan: Analisis literatur melalui metode systematic literature review (SLR). Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i3.7442
Alemdar, M. (2025). Evolusi riset social emotional learning: Analisis bibliometrik perkembangan publikasi global. Journal of Intelligence. https://doi.org/10.3390/jintelligence13090123
Alfina, M., Hidayat, S., & Taufik, M. (2024). Analisis penerapan pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan kompetensi sosial dan emosional. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(4), 1140–1149. https://doi.org/10.38048/jipcb.v11i4.4193
Ardiansyah, A., & Rejeki, H. S. (2024). Tantangan orang tua dalam mendampingi anak usia sekolah dasar kelas rendah pada era perkembangan teknologi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 381–388. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i2.5426
Ardillani, S. P., & Wulandari, M. D. (2022). Analisis perkembangan sosial-emosional siswa SD kelas bawah selama pembelajaran tatap muka terbatas. Dwijacendekia: Jurnal Riset Pedagogik, 6(1), 62–72. https://doi.org/10.20961/jdc.v6i1.59194
Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning. (2020). CASEL SEL framework. https://casel.org/wp-content/uploads/2020/12/CASEL-SEL-Framework-11.2020.pdf
Durlak, J. A., Weissberg, R. P., Dymnicki, A. B., Taylor, R. D., & Schellinger, K. B. (2011). The impact of enhancing students’ social and emotional learning: A meta-analysis of school-based universal interventions. Child Development, 82(1), 405–432. https://doi.org/10.1111/j.1467-8624.2010.01564.x
Fadhila, A. R. (2021). Evaluasi Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) melalui social emotional learning (SEL) selama pandemi COVID-19 di SD Negeri Rejodani Sleman. Evaluasi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(2), 255–270. https://doi.org/10.32478/evaluasi.v5i2.735
Fildaniyah, M., Habidin, & Purwikoro, R. (2024). Kajian literatur penerapan pembelajaran sosial emosional pada mata pelajaran sains. Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial, 4(7), 8–15. https://doi.org/10.17977/um063.v4.i7.2024.8
Ginting, R., & Hernawan, A. H. (2024). Social-emotional learning implementation and its impact on student achievement. Inovasi Kurikulum, 21(4), 2383–2394. https://doi.org/10.17509/jik.v21i4.66374
Hapsari, N. A., & Mawardi, M. (2024). Pengembangan instrumen penilaian sikap untuk mengungkap sikap tanggung jawab siswa SD. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(3), 1644–1652. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i3.6644
Hartinah, S., Muslihati, & Triyono. (2021). Problematika psikososial dan kognitif siswa sekolah dasar kelas rendah dan implikasinya terhadap bimbingan dan konseling di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 6(10), 1567–1580. https://doi.org/10.17977/jptpp.v6i10.15055
Hirai, M., Muramatsu, Y., & Nakamura, M. (2020). Role of the embodied cognition process in perspective-taking ability during childhood. Child Development, 91(1), 214–235. https://doi.org/10.1111/cdev.13172
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 56/M/2022 tentang pedoman penerapan kurikulum dalam rangka pemulihan pembelajaran. https://kurikulum.kemdikbud.go.id/
Maharani, S. D., Safitri, M. L. O., & Setiawan, F. A. (2023). Design of interactive PowerPoint media on CTL model in primary school. Journal for Lesson and Learning Studies, 6(2), 276–286. https://doi.org/10.23887/jlls.v6i2.62053
Mahoney, J. L., Durlak, J. A., & Weissberg, R. P. (2018). An update on social and emotional learning outcome research. Phi Delta Kappan, 100(4), 18–23. https://doi.org/10.1177/0031721718815668
Murtiningsih, D. R. (2025). Pembelajaran sosial emosional di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tuntas, 3(1), 12–16. https://publikasi.abidan.org/index.php/jpt/article/view/1174
Nengsih, A. A., Agusdianita, N., & Oktariya, B. (2024a). Analisis kesulitan guru kelas dalam menerapkan 5 unsur kompetensi sosial emosional (KSE) pada pembelajaran di kelas VI SDN 20 Kota Bengkulu. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 7(3), 273–282. https://doi.org/10.20961/shes.v7i3.91559
Nengsih, A. A., Agusdianita, N., & Oktariya, B. (2024b). Analisis kesulitan guru kelas dalam menerapkan 5 unsur KSE (kompetensi sosial emosional) pada saat proses pembelajaran di kelas VI SDN 20 Kota Bengkulu. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 7(3), 273–282. https://doi.org/10.20961/shes.v7i3.91559
Nurhayati. (2021). Analisis pengaruh stock split terhadap abnormal return dan likuiditas saham pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015–2019 [Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia]. https://repository.upi.edu/66258/
Nurmalia, L., Admelia, M., Farhana, N., & Koyimah, K. (2021). Analisis keterlibatan orang tua terhadap kedisiplinan belajar siswa kelas 2 sekolah dasar. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 10(6), 1657–1666. https://doi.org/10.33578/jpfkip.v10i6.8555
OECD. (2021). The state of school education: One year into the COVID-19 pandemic. https://www.oecd.org
Piaget, J. (1952). The origins of intelligence in children. International Universities Press.
Pranata, I. K. Y., Suartyani, P. M. P., Meliani, N. P. E., & Susiani, K. (2025). Mengintegrasikan social and emotional learning (SEL) melalui GoNoodle dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar untuk mewujudkan SDGs. Jurnal Penelitian Guru Indonesia (JPGI), 10(1), 62–69. https://doi.org/10.29210/025716jpgi0005
Prijambodo, R. F. N., & Punggeti, R. N. (2025). Analisis kebutuhan: Tantangan dan peluang dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum pembelajaran mendalam di sekolah dasar. INDOPEDIA: Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Pendidikan, 3(4), 638–648. https://doi.org/10.37905/jrpi.v2i1.30324
Rosmayati, S., Maulana, A., Sauri, S., & Barlian, U. C. (2021). Pengelolaan pembelajaran dalam proses pengembangan sosial emosional standar pendidikan anak usia dini. Coopetition: Jurnal Ilmiah Manajemen, 12(1), 45–54. https://doi.org/10.32670/coopetition.v12i1.215
Turmudli, Rakhmawati, D., & Handayani, A. (2024). Analisis perkembangan sosial-emosi pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 2(8), 176–180. https://jurnal.kolibi.org/index.php/cendikia/article/view/2283
Wigelsworth, M., Mason, C., Verity, L., Qualter, P., & Humphrey, N. (2021). Core components: SEL theory, practice, research. School Psychology Review, 53(5), 1–14. https://doi.org/10.1080/2372966X.2021.2004863
Wirahandayani, M., Rakhmawati, W., & Rukmasari, E. A. (2023). The effect of role playing methods on social-emotional development in preschool children. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 1156–1168. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3626
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















