PENINGKATAN PENGETAHUAN ETIKA PESERTA DIDIK MELALUI METODE ROLE PLAY DALAM PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DI DTA AL-MUHAJIRIN

Authors

  • Dadan Dadan Universitas Siliwangi
  • Asti Hamidah Universitas Siliwangi
  • Keisya Azzahra Universitas Siliwangi
  • Rahma Auliannisa Universitas Siliwangi
  • Annida Nihayati Universitas Siliwangi
  • Raihan Naufal Universitas Siliwangi
  • Lesi Oktiwanti Universitas Siliwangi

DOI:

https://doi.org/10.51878/educational.v6i2.10885

Keywords:

Contextual Teaching and Learning (CTL), Role Play, Pengetahuan Etika

Abstract

The process of instilling ethical values in students frequently remains centered on the theoretical delivery of material and has not been adequately connected to real-life situations, resulting in low levels of comprehension and active student engagement during the learning process. A similar phenomenon was identified at DTA Al-Muhajirin, where the majority of students demonstrated passive attitudes and experienced difficulties in translating ethical values into their daily behavior. This study was conducted to examine the extent to which students’ ethical knowledge could be improved through the implementation of the role-play method within the framework of the Contextual Teaching and Learning (CTL) approach. The study employed a quantitative descriptive research design involving 20 students aged 8–12 years at DTA Al-Muhajirin as research participants. Data were collected using pretest and posttest instruments to measure students’ ethical knowledge before and after the instructional intervention was implemented. The findings revealed a substantial improvement in students’ ethical knowledge following the intervention. The average score increased from 78 to 93, while the lowest score improved from 53.3 to 80. All students consistently demonstrated positive score trajectories, indicating that the role-play method within the CTL framework has the potential to create more meaningful, contextualized, and participatory learning experiences. Based on these findings, it can be concluded that the implementation of the role-play method through the CTL approach made a significant positive contribution to enhancing students’ ethical understanding at DTA Al-Muhajirin.

ABSTRAK

Proses penanaman nilai etika kepada peserta didik kerap kali masih bertumpu pada penyampaian materi secara teoritis dan belum dihubungkan secara memadai dengan situasi kehidupan yang sesungguhnya, sehingga berimplikasi pada rendahnya daya serap maupun keterlibatan aktif peserta didik selama kegiatan belajar berlangsung. Fenomena yang sama turut teridentifikasi di DTA Al-Muhajirin, di mana sebagian besar peserta didik menunjukkan sikap pasif dan mengalami kesulitan dalam mengejawantahkan nilai-nilai etika ke dalam perilaku keseharian mereka. Penelitian ini diselenggarakan dengan tujuan mengkaji sejauh mana pengetahuan etika peserta didik dapat ditingkatkan melalui implementasi metode role play dalam bingkai pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan melibatkan 20 peserta didik berusia 8–12 tahun di DTA Al-Muhajirin sebagai subjek kajian. Instrumen pengumpulan data berupa pretest dan posttest yang digunakan untuk memotret tingkat pengetahuan etika peserta didik sebelum dan setelah perlakuan pembelajaran diterapkan. Temuan penelitian mengungkapkan adanya lonjakan yang cukup signifikan pada pengetahuan etika peserta didik pascaintervensi. Rerata nilai mengalami kenaikan dari 78 menjadi 93, sementara capaian terendah turut meningkat dari 53,3 menjadi 80. Keseluruhan peserta didik tanpa pengecualian memperlihatkan trajektori nilai yang positif, yang mengisyaratkan bahwa metode role play dalam kerangka CTL berpotensi mewujudkan pengalaman belajar yang lebih bermakna, membumi, dan mendorong partisipasi aktif. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa penerapan metode role play melalui pendekatan CTL memberikan kontribusi positif yang nyata dalam menumbuhkan pemahaman etika peserta didik di DTA Al-Muhajirin.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ainiyah, U. Z., Luffianti, L. N., Nadhifah, A., & Bektiarso, S. (2024). Strategi manajemen kelas untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran aktif. Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(2), 63–66. https://doi.org/10.59066/jip.v1i2.988

Agustiningsih, W., Luthfiyah, L., & Ruslan, R. (2024). Analisis implementasi model Contextual Teaching and Learning (CTL) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 4(1), 1–9. https://doi.org/10.53299/jppi.v4i1.406

Aminah, A., Hairida, H., & Hartoyo, A. (2022). Penguatan pendidikan karakter peserta didik melalui pendekatan pembelajaran kontekstual di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 8349–8358. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i5.3791

Amsari, D., Wahyuni, E., & Fadhilaturrahmi, F. (2024). The social learning theory Albert Bandura for elementary school students. Jurnal Basicedu, 8(2), 1654–1662. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7247

Arif, A., Haifaturrahmah, & Nizaar, M. (2025). Analisis keterbatasan alokasi waktu pembelajaran terhadap hasil belajar IPA siswa sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4). https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/38616

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice-Hall.

Fadilla, N., & Albina, M. (2025). Efektivitas model pembelajaran problem solving terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam: Studi pre-eksperimen one-group pretest–posttest. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), 10(2), 11–19. https://jurnal.iicet.org/index.php/jpgi/article/download/6625/3049

Hadiyanta, N. (2013). Penerapan model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) untuk meningkatkan hasil belajar PKn. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran. https://doi.org/10.21831/jk.v43i1.2248

Hamami, N., Sholihah, N., & Hasanah, S. N. (2024). Penerapan metode role play dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang etika dalam Islam di RA Al Jihadiyah Ds. Tamiajeng Kec. Trawas Kab. Mojokerto. EduSpirit: Jurnal Pendidikan Kolaboratif, 1(4), 498–504. https://doi.org/10.57255/eduspirit

Hasan, H., Haryawati, H., Sari, N. P., & Wahyuni, R. (2024). Peningkatan kemampuan sosial emosional anak melalui model role playing. Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal, 2(3), 339–347. https://jurnal-fkip-uim.ac.id/index.php/ihyaulum/article/view/357

Hidayati, N., Winarno, W., & Adi, F. (2024). Role-playing for internalizing Pancasila values in PKn learning: A systematic literature review. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 8(4), 643–655. https://doi.org/10.23887/jisd.v8i4.90572

Khozin, K., Tobroni, T., & Rozza, D. S. (2024). Implementation of Albert Bandura's social learning theory in student character development. International Journal of Advanced Multidisciplinary, 3(1), 102–112. https://greenpub.org/IJAM/article/view/543

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Lusiani, S. (2025). Peran guru dalam menumbuhkan rasa empati pada siswa sekolah dasar dengan metode role playing. Journal of Innovation in Teaching and Instructional Media, 5(2), 725–734. https://doi.org/10.52690/jitim.v5i2.961

Maulana, A. R., Solichin, M. F., Muthmainah, M., & Pratama, R. (2025). Pengembangan media pembelajaran role-playing untuk meningkatkan keterampilan etika komunikasi di kalangan siswa kelas 8 MTS Al Azhaar Ummu Suwanah. Hukum Inovatif: Jurnal Ilmu Hukum Sosial dan Humaniora, 2(1), 179–195. https://doi.org/10.62383/humif.v2i1.1054

Mariana, M. (2020). Perbandingan pendekatan pembelajaran Teacher Center Learning (TCL) dan Student Center Learning (SCL) terhadap pemahaman mata diklat peraturan perundangan pertambangan. Jurnal Ilmiah PPSDM Geominerba, 5(1).

Sambonu, A. Y., Samadi, & Hardi, O. S. (2024). Efektivitas model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dalam meningkatkan pemahaman dan minat belajar di sekolah dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(4), 5033–5044. https://doi.org/10.58230/27454312.1247

Waruwu, M. (2023). Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/6187

Yusnaldi, E., Damayanti, L., & Irfani, S. (2024). Penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan sikap sosial peserta didik di kelas IV MIS Mutiara. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(3). https://jurnaldidaktika.org/contents/article/view/934

Zakia, A. R., Noviana, L., Septiana, R., & Salfadilah, F. (2025). Strategi role playing dalam pembelajaran PPKn untuk menumbuhkan sikap demokratis siswa sekolah dasar. Insight: Indonesian Journal of Social, Humanity, and Education, 1(3), 118–126. https://doi.org/10.70742/insight.v1i3.467

Downloads

Published

2026-05-21

How to Cite

Dadan, D., Hamidah, A., Azzahra, K., Auliannisa, R., Nihayati, A., Naufal, R., & Oktiwanti, L. (2026). PENINGKATAN PENGETAHUAN ETIKA PESERTA DIDIK MELALUI METODE ROLE PLAY DALAM PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DI DTA AL-MUHAJIRIN. EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran , 6(2), 1153–1163. https://doi.org/10.51878/educational.v6i2.10885

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.