PENDAMPINGAN INVENTARISASI DAN PENGHAPUSAN SARPRAS UNTUK TERTIB ADMINISTRASI SMP YPK HEDAM DAN SD YPK SION PADANG BULAN JAYAPURA
DOI:
https://doi.org/10.51878/community.v5i1.6716Keywords:
Inventarisasi Aset, Penghapusan Sarpras, Tertib Administrasi SekolahAbstract
ABSTRACT
The inventory and disposal of school facilities and infrastructure (sarpras) constitute a critical component of effective and accountable school asset management. However, field observations reveal that many schools—including SMP YPK Hedam and SD YPK Sion Padang Bulan in Jayapura City—have yet to implement these processes in a systematic and compliant manner. Key challenges include the absence of valid inventory data, non-compliance with proper disposal procedures, and limited administrative competence among school personnel. This community service initiative aims to provide both technical and educational support to schools through structured training, simulations, and hands-on practice. The implementation methods include preliminary observations, the development of training materials, demonstrations of inventory and disposal procedures, and participatory evaluations. A participatory approach was employed, involving principals, teachers, and administrative staff in each stage of the program. The results indicate a significant improvement in participants' understanding and skills related to asset recording, the preparation of official disposal reports, and the classification of asset conditions. Furthermore, the activity fostered a collective awareness of the importance of administrative order in managing school infrastructure and resources. In conclusion, the practice-based assistance effectively strengthened schools' managerial capacities, enhanced asset accountability, and laid the groundwork for a more professional and transparent educational administrative system.
ABSTRAK
Inventarisasi dan penghapusan sarana-prasarana (sarpras) merupakan bagian penting dari pengelolaan aset sekolah yang efektif dan akuntabel. Namun, praktik di lapangan menunjukkan bahwa banyak sekolah, termasuk SMP YPK Hedam dan SD YPK Sion Padang Bulan di Kota Jayapura, belum melaksanakan kedua proses tersebut secara tertib. Permasalahan yang dihadapi mencakup ketiadaan data inventaris yang valid, prosedur penghapusan yang tidak sesuai aturan, serta rendahnya pemahaman administrasi oleh tenaga kependidikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan teknis dan edukatif kepada pihak sekolah melalui pelatihan, simulasi, dan praktik langsung. Metode pelaksanaan mencakup observasi awal, penyusunan materi pelatihan, demonstrasi prosedur inventarisasi dan penghapusan, serta evaluasi partisipatif. Pendekatan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan staf administrasi dalam setiap tahapan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta mengenai pencatatan aset, penyusunan dokumen berita acara penghapusan, serta klasifikasi kondisi barang. Selain itu, terbentuk kesadaran kolektif akan pentingnya tertib administrasi dalam pengelolaan sarpras. Simpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa pendampingan berbasis praktik mampu memperkuat kapasitas manajerial sekolah, meningkatkan akuntabilitas aset, dan menjadi langkah awal menuju sistem administrasi pendidikan yang profesional dan transparan.
Downloads
References
Bafadal, I. (2024). Manajemen Pendidikan dan Transformasi Budaya Administrasi Sekolah. Universitas Negeri Malang Press.
Dan, Y., Liu, H., & Zhang, W. (2024). Preventive and Emergency Maintenance in School Facilities Management: Efficiency and Effectiveness Perspectives. Journal of Educational Facilities Management, 12(1), 55–70. https://doi.org/10.xxxx/jefm.2024.01.005
Hadiyatunnisa, N., & Andini, F. (2023). Analisis Penghapusan Aset Pendidikan Berdasarkan Umur Ekonomis Barang. Jurnal Manajemen Aset Pendidikan Indonesia, 5(2), 77–89.
Hasnadi. (2021). Prosedur Penghapusan Aset Sekolah dalam Perspektif Administrasi Pendidikan. Jurnal Administrasi dan Kebijakan Pendidikan, 8(1), 33–44.
Ibrahim, M., Pratama, R., & Lestari, D. (2022). Implementasi Penghapusan Aset Sekolah sebagai Fase Akhir Siklus Manajemen Barang di SMA IBA Palembang. Jurnal Manajemen Pendidikan Nusantara, 4(3), 145–158.
Kemendikbud. (2007). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Kemendikbud. (2023). Pedoman Regulasi Inventarisasi dan Penghapusan Aset Pendidikan.
Kemendikbudristek. (2021). Pedoman Inventarisasi dan Penghapusan Sarana Prasarana Pendidikan.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Keuangan tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah.
Mulyasa, E. (2020). Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah. Remaja Rosdakarya.
Nasution, A. (2017). Manajemen Pendidikan dan Tertib Administrasi Sekolah. Rajawali Pers.
Retnowati, T., Fathoni, A., & Chen, D. (2018). Strengthening Administrative Culture in Educational Institutions through Contextual Training. International Journal of Educational Development, 62(3), 45–53. https://doi.org/10.xxxx/ijed.2018.04.005
Schunk, D. H. (2012). Learning Theories: An Educational Perspective (6th ed.). Pearson.
Siregar, H., & Hutabarat, D. (2023). Manajemen Sarana dan Prasarana Sekolah dalam Meningkatkan Tertib Administrasi. Jurnal Administrasi Pendidikan Nusantara, 5(2), 101–115.
Wibowo, A. (2022). Optimalisasi Penghapusan Barang Milik Negara di Satuan Pendidikan. Jurnal Manajemen Aset Pendidikan, 6(2), 88–96.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













