TRANSFORMASI LIMBAH KAIN PERCA MENGGUNAKAN METODE WATER SOLUBLE EMBROIDERY MENJADI MATERIAL TEKSTIL INOVATIF

Authors

  • Wawan Dwi Novianto Program Studi Teknik Pembuatan Garmen, Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta, Jawa Tengah
  • Dinarisni Purwanningrum Program Studi Teknik Pembuatan Garmen, Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta
  • Reski Alya Pradifta Program Studi Teknik Pembuatan Garmen, Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta
  • Didiek Hermawan Program Studi Teknik Pembuatan Garmen, Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta
  • Irham Aribowo Program Studi Teknik Pembuatan Garmen, Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta
  • Contardo Alfabian Kevasoka Program Studi Teknik Pembuatan Garmen, Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.10720

Keywords:

Fabric waste, Water Soluble Embroidery, Innovative textile materials, Recycling textile

Abstract

Fabric waste, a common by-product of textile manufacturing, has grown into a pressing environmental issue due to its sheer volume and limited ways of reuse. This study explores creative ways to transform fabric remnants from small and medium textile industries into value-added materials through a patchwork approach paired with a Water-Soluble Embroidery technique. Conducted in a laboratory using an exploratory-descriptive method, the study involved carefully sorting fabric scraps, measuring and arranging them on a Water-Soluble Stabilizer, stitching them together, and finally dissolving the stabilizer to create a continuous textile sheet. The new material was then evaluated for both its visual appeal and mechanical properties. The results suggests that the Water-Soluble Embroidery technique can effectively bring disparate fabric remnants together into a unified textile structure. While it is not yet ready to replace traditional fabrics, this method shows strong potential as a creative recycling solution that adds tangible value. Moreover, it opens up possibilities for further refinement to enhance material performance while promoting sustainable practices through the reuse of textile waste.

ABSTRAK

Limbah kain, produk sampingan umum dari manufaktur tekstil, telah berkembang menjadi masalah lingkungan yang mendesak karena volumenya yang sangat besar dan terbatasnya cara penggunaan kembali. Studi ini mengeksplorasi cara-cara kreatif untuk mengubah sisa kain dari industri tekstil kecil dan menengah menjadi material bernilai tambah melalui pendekatan tambal sulam yang dipadukan dengan teknik Bordir Larut Air. Dilakukan di laboratorium menggunakan metode eksploratif-deskriptif, studi ini melibatkan penyortiran potongan kain secara hati-hati, mengukur dan menyusunnya pada Stabilizer Larut Air, menjahitnya bersama-sama, dan akhirnya melarutkan stabilizer untuk menciptakan lembaran tekstil kontinu. Material baru tersebut kemudian dievaluasi baik dari segi daya tarik visual maupun sifat mekaniknya. Hasilnya menunjukkan bahwa teknik Bordir Larut Air dapat secara efektif menyatukan sisa-sisa kain yang berbeda menjadi struktur tekstil yang terpadu. Meskipun belum siap untuk menggantikan kain tradisional, metode ini menunjukkan potensi yang kuat sebagai solusi daur ulang kreatif yang menambah nilai nyata. Selain itu, hal ini membuka kemungkinan untuk penyempurnaan lebih lanjut guna meningkatkan kinerja material sekaligus mempromosikan praktik berkelanjutan melalui penggunaan kembali limbah tekstil.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alamsyah, F. L., & Surindra, B. (2025). Circular economy and sustainability: Mengubah limbah tekstil konveksi menjadi produk baju hewan dalam program MBKM Wirausaha Merdeka. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 4(2), 125–136. https://doi.org/10.29407/dimastara.v4i2.24691

Arikan, C., Do?an, S., & Muck, D. (2023). Geometric structures in textile design made with 3D printing. Tekstilec, 65(4), 307–321. https://doi.org/10.14502/tekstilec.65.2022092

Bhuiyan, M. A. R., Ali, A., Mohebbullah, M., Hossain, M. F., Khan, A. N., & Wang, L. (2023). Recycling of cotton apparel waste and its utilization as a thermal insulation layer in high performance clothing. Fashion and Textiles, 10(1). https://doi.org/10.1186/s40691-023-00342-y

Bilecen, E. A. (2020). Evaluation of performance criteria in interior design textile selection. Artium, 8(1). https://dergipark.org.tr/tr/pub/artium/issue/52425/682828

Brunella, V., Albini, G., Lambertini, V., & Placenza, B. (2020). Hollow section fibers characterization for seats covers fabric application. Frontiers in Materials, 7. https://doi.org/10.3389/fmats.2020.00243

Chatterjee, A., Yadav, A., Sen, S., Ghosh, S., Choudhary, N., Dey, N., Mishra, S., & Maji, P. K. (2025). Polymer-modified nonwovens: Functional surfaces for separation, sensing, biomedical and smart textile applications. Journal of Materials Chemistry A, 14(6), 3210–3252. https://doi.org/10.1039/d5ta08703a

Fang, C., Xu, B., Li, M., Han, J., Yang, Y., & Liu, X. (2024). Advanced design of fibrous flexible actuators for smart wearable applications. Advanced Fiber Materials, 6(3), 622–657. https://doi.org/10.1007/s42765-024-00386-9

Hanifah, A. N. U., Haq, C. A., Suranto, S., Susilo, A., Zainuddin, A., & Khoirunnisa, I. (2021). Peningkatan kreativitas anak dengan memanfaatan barang bekas hiasan kain flannel bagi anak TPA Nurul Yaqin Desa Sugihan. Buletin KKN Pendidikan, 3(2), 144–151. https://doi.org/10.23917/bkkndik.v3i2.15714

Ivana, E. Z., Suryawati, & Rusanto, D. (2025). Pengembangan daur ulang felt modular dari limbah kain poliester melalui eksplorasi motif dan karakteristik material. Artika, 9(2), 220–235. https://doi.org/10.34148/artika.v9i2.1422

Junia, R. U., & Prihatin, P. T. (2021). Penerapan interfacing pada bagian off shoulder busana pesta malam. TEKNOBUGA: Jurnal Teknologi Busana dan Boga, 9(2), 121–127. https://doi.org/10.15294/teknobuga.v9i2.28358

Kara, Y., Kovács, N. K., Nagy-György, P., Boros, R., & Molnár, K. (2022). A novel method and printhead for 3D printing combined nano-/microfiber solid structures. Additive Manufacturing, 61, 103315. https://doi.org/10.1016/j.addma.2022.103315

Körlü, A. (2020). Waste in textile and leather sectors. Dalam IntechOpen eBooks. IntechOpen. https://doi.org/10.5772/intechopen.90014

Larsen, A. W. (2025). From fiber to form: Exploring design qualities of mechanically recycled textiles. Research Portal Denmark, 1, 530. https://local.forskningsportal.dk/local/dki-cgi/ws/cris-link?src=arkc&id=arkc-746fcbc7-714f-4c8f-968a-75991b1bc104

Martina, T., Pramesvari, U., & Ramadhanti, S. (2021). Penggunaan kain troso dan aplikasi makrame pada busana ready to wear. Texere, 19(2), 71–82. https://doi.org/10.53298/texere.v19i2.01

Nayoan, J. R., Fitri, A. N. G., Umaroh, C. F., Maharani, D. A., Farhan, F., & Irianti, A. H. S. (2021). Pembuatan busana berkualitas dari limbah tekstil melalui brand Ciclo.th menggunakan teknik mixed media. Fashion and Fashion Education Journal, 10(2), 63–67. https://doi.org/10.15294/ffej.v10i2.49681

Ningsih, M., Sirait, R., & Jumiati, E. (2023). Pengaruh nilai ketahanan tarik terhadap daya regang dalam pembuatan kertas dari bahan baku kulit singkong dan daun nanas. Jurnal Fisika Unand, 12(4), 518–525. https://doi.org/10.25077/jfu.12.4.518-525.2023

Pakpahan, A. S., & Puspitasari, C. (2020). Penerapan teknik makrame sebagai elemen dekoratif pada produk muslim fesyen. Jurnal Desain Idea, 19(2), 47. https://doi.org/10.12962/iptek_desain.v19i2.7950

Parnell, K., Rolston, A., Hilton, B., & Luccitti, A. (2025). Circular economy in the textile industry: A review of technology, practice, and opportunity. Recycling, 10(6), 225. https://doi.org/10.3390/recycling10060225

Patti, A., & Acierno, D. (2023). Materials, weaving parameters, and tensile responses of woven textiles. Macromol—A Journal of Macromolecular Research, 3(3), 665–680. https://doi.org/10.3390/macromol3030037

Pranta, A. D., Rahaman, M. T., & Repon, M. R. (2025). Sustainable waste management of textiles and apparel in a circular economy: Recent advances and future prospects of life cycle assessment. Materials Circular Economy, 7(1). https://doi.org/10.1007/s42824-025-00167-8

Putri, A., Oktariani, A., & Daryanto, A. (2021). Setting up women sociopreneurship model based on textile waste. Advances in Economics, Business and Management Research. https://doi.org/10.2991/aebmr.k.210727.018

Purwanto, P., & Diasmara, G. (2020). Pemanfaatan limbah ampas kopi menjadi bahan komposit sebagai bahan dasar alternatif pembuatan produk dompet. Jurnal Strategi Desain dan Inovasi Sosial, 1(2), 175. https://doi.org/10.37312/jsdis.v1i2.2351

Ratnaningsih, G. A., & Wahyuningsih, S. (2022). Nilai estetika tas wanita motif batik dengan pemanfaatan limbah serabut kelapa dan kombinasi kulit sapi. Fashion and Fashion Education Journal, 11(1), 49–54. https://doi.org/10.15294/ffej.v11i1.55674

Yanthi, N., Yuliariatiningsih, M. S., Hidayah, N., & Sari, M. P. (2020). Pemanfaatan limbah bahan tekstil menjadi alat permainan edukatif anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 26. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.363

Downloads

Published

2026-05-15

How to Cite

Novianto, W. D., Purwanningrum, D., Pradifta, R. A., Hermawan, D., Aribowo, I., & Kevasoka, C. A. (2026). TRANSFORMASI LIMBAH KAIN PERCA MENGGUNAKAN METODE WATER SOLUBLE EMBROIDERY MENJADI MATERIAL TEKSTIL INOVATIF. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan , 6(3), 1656–1666. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i3.10720

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)