PENERAPAN MODEL INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR MURID KELAS VII SMP PADA MATERI HAKIKAT ILMU SAINS DAN METODE ILMIAH
DOI:
https://doi.org/10.51878/action.v6i4.16556Keywords:
Inkuiri Terbimbing, keaktifan belajar, hakikat ilmu sains dan metode ilmiah , Guided Inquiry, learning engagement, the nature of science and the scientific methodAbstract
Keaktifan murid merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran IPA karena mendukung keterlibatan murid dalam memahami konsep dan melakukan penyelidikan ilmiah. Namun, keaktifan murid kelas VII E SMP Negeri 3 Semarang dalam pembelajaran IPA pada materi Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah masih perlu ditingkatkan, terutama dalam keberanian mengajukan pertanyaan dan berpartisipasi aktif selama pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar murid melalui penerapan model inkuiri terbimbing (guided inquiry). Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas dua pertemuan. Data dikumpulkan melalui observasi keaktifan belajar, tes formatif, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menghitung persentase keaktifan murid berdasarkan lima indikator, yaitu memperhatikan penjelasan guru, aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan, dan menyimak presentasi murid lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keaktifan belajar meningkat dari 71,33% pada siklus I menjadi 85,93% pada siklus II, atau naik sebesar 14,60 poin persentase. Dengan demikian, indikator keberhasilan penelitian, yaitu keaktifan belajar minimal 80%, telah tercapai pada siklus II. Meskipun demikian, keberanian mengajukan pertanyaan masih belum mencapai 80% sehingga memerlukan perhatian lebih lanjut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan model inkuiri terbimbing dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan keaktifan belajar murid dalam pembelajaran IPA.
Downloads
References
Alawiyah, S., Nurmaningsih, N., & Prihatin, I. (2022). Analisis self-confidence dalam pemecahan masalah matematis siswa di SMPN 1 Mentebah Kabupaten Kapuas Hulu. Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 1(2), 221–234. https://doi.org/10.55606/jurrimipa.v1i2.755
Andarie, W. (2023). Penerapan pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa kelas VII. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(2), 1363–1375. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i2.5025
Ariani, D., Isnaeni, W., Djuniadi, D., Rusilowati, A., & Sukaesih, S. (2025). Systematic literature review: Tren penelitian literasi sains siswa SMA berorientasi PISA di Indonesia periode 2016–2025. Jurnal Pendidikan MIPA, 15(4), 1771–1782. https://doi.org/10.37630/jpm.v15i4.3683
Arikunto, S., Supardi, & Suhardjono. (2021). Penelitian tindakan kelas: Edisi revisi. Bumi Aksara.
Boling, T. E., & Fauziah, A. N. M. (2025). Guided inquiry learning model: A strategy to improve junior high school students' science process skills. Multidisciplinary Indonesian Center Journal, 2(2), 1943–1955. https://doi.org/10.62567/micjo.v2i2.728
Hidayatullah, M. I., & Widhyastuti, K. L. (2025). Tinjauan literatur: Efektifitas penggunaan model pembelajaran inquiry dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Indonesian Journal on Education, 1(3), 228–234. https://doi.org/10.70437/ijoed.v1i3.112
Jamilah, Syarif, M., Lestari, P., Ginting, R. S., & Tanjung, I. F. (2023). Penerapan strategi learning start with a question untuk meningkatkan keberanian bertanya pada siswa kelas XI IPA-1 SMA Swasta Baitul Aziz Medan. BIODIK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, 9(1), 52–57. https://doi.org/10.22437/bio.v9i1.19168
Jannah, M., & R, R. (2026). Analisis faktor penyebab keengganan siswa dalam bertanya dan berpendapat pada proses pembelajaran di kelas: Kajian literatur. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(11), 413–418. https://doi.org/10.5281/zenodo.20531183
Jusrianto, J., Sinring, A., Kamaruddin, S. A., & Nur, H. (2025). Model pembelajaran abad 21 yang efektif di sekolah dasar: Sebuah systematic literature review. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(4), 1931–1941. https://doi.org/10.30605/cjpe.8.4.2025.7538
Masyitoh, A., Safmi, C. A., & Gusmaneli. (2024). Peran guru dalam membangun kepercayaan diri siswa melalui pembelajaran aktif di kelas dasar. Journal Educational Research and Development, 1(2), 89–95. https://doi.org/10.62379/jerd.v1i2.58
Mizwar, M., Setiawan, H., Rogahang, M. K., & Tikulembang, G. A. (2026). Implementation of the inquiry learning model to enhance junior high school students' scientific literacy: A qualitative study. Priviet Social Sciences Journal, 6(3), 103–114. https://doi.org/10.55942/pssj.v6i3.1261
Mushlihurrohman, N., Wijayanti, T., Avrilianda, D., & Prasetya, A. T. (2026). Implementing the guided inquiry approach in IPAS learning at the elementary level: A literature review (2021–2026). International Journal of Research in Education, 6(2), 160–171. https://doi.org/10.26877/ijre.v6i2.3747
Nurharini, A., & Ramandhani, V. S. (2024). Analisis kepercayaan diri siswa dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Elementary School Teacher, 7(2), 137–148. https://doi.org/10.15294/est.v7i2.64474
Pratama, F. I., Warkonah, W., Hidayati, T. H., Rozi, F., & Ellianawati, E. (2025). Student activities in science learning through guided inquiry with PhET simulations. Jurnal Basicedu, 9(6), 1954–1963. https://doi.org/10.31004/basicedu.v9i6.10956
Rahmiati, S., Hasanuddin, H., & Saenab, S. (2024). The effect of guided inquiry learning model on students' learning outcomes in science VIII class junior high school. Jurnal IPA Terpadu, 8(1), 102–109. https://doi.org/10.35580/ipaterpadu.v8i1.59730
Sadita, S. E., Zainil, M., Fitria, Y., & Rahmi, U. (2025). The influence of guided inquiry learning model on students' learning activities and critical thinking skills. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(8). https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i8.11822
Suaib, A., Mustami, M. K., & Faisal, F. (2025). Analisis kemampuan literasi sains (KLS) peserta didik berdasarkan asesmen PISA pada mata pelajaran IPA. Jurnal Biotek, 13(1), 18–31. https://doi.org/10.24252/jb.v13i1.57646
Syarifuddin, S., Hasnawati, H., Lasaima, O., & Saranani, M. S. (2023). Analysis of science literacy ability of junior high school students with the NOSLiT method of South Konawe Regency. Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram, 11(1), 206–217. https://doi.org/10.33394/j-ps.v11i1.7013
Waode, S. S. (2023). Eksplorasi implementasi model inkuiri terbimbing dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan rasa ingin tahu siswa sekolah dasar di SD Negeri 2 Wadaga. MISOOL: Jurnal Pendidikan Dasar, 5(1), 33–47. https://doi.org/10.47945/misool.v5i1.1904
Wulandari, A., Apsari, L., Febrian, M. R., Maulida, R., Zaini, M., Putra, A. P., Fajeriadi, H., Belawati, O., & Otari, W. H. (2025). Implementasi pendekatan inkuiri dalam pembelajaran biologi untuk meningkatkan kualitas belajar siswa SMP. Journal of Biology Creative Education, 2(1), 18–22. https://doi.org/10.20527/bioco.v2i1.14207
Yasmini, N. M. (2022). Metode inkuiri terbimbing untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V. Journal of Education Action Research, 6(1), 73–80. https://doi.org/10.23887/jear.v6i1.44013
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurul Izzatush Sholikhah, Diah Nugraheni, Herdijanti Herdijanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













