https://jurnalp4i.com/index.php/action/issue/feed ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah 2025-12-03T17:53:18+00:00 Randi Pratama Murtikusuma, M.Pd randi.popo@gmail.com Open Journal Systems <p><strong>ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah</strong> | <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/15343"><strong>Terakreditasi Sinta 5</strong></a> diterbitkan 4 kali setahun (Januari, April, Juli dan Oktober) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berafiliasi dengan Perguruan Tinggi Indonesia. Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan inovasi penelitian tindakan kelas dan sekolah (PTK dan PTS).<br /><strong>e-ISSN : 2798-5733| p-ISSN : 2798-5741</strong></p> https://jurnalp4i.com/index.php/action/article/view/7017 PENERAPAN MODEL PIJAR UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS, KERJA SAMA, DAN BERPIKIR LOGIS SISWA KELAS V 2025-10-08T07:16:34+00:00 Muhammad Riduan muhammadriduan441@gmail.com Rizky Amelia rizkyamelia@ulm.ac.id <p>The main problem in this study is the low level of student engagement, logical thinking skills, and collaboration in Indonesian language learning, particularly in the topic of affixes and conjunctions between sentences among fifth-grade students at SDN Sungai Miai 8. This condition was triggered by learning activities that remained monotonous, lacked variation, and provided limited opportunities for interaction. To address these issues, the PIJAR learning model (Active Learning, Collaborative Integration, Role Exploration, and Logical Rationalization) was implemented, combining elements of Problem-Based Learning (PBL), Jigsaw, and Role Playing. This Classroom Action Research (CAR) was conducted in four cycles involving 15 fifth-grade students, consisting of 8 boys and 7 girls. Data were collected through observations of teacher and student activities, assessments of logical thinking and collaboration skills, and learning achievement tests. The results showed a significant improvement in student activity from 46% to 98%, logical thinking skills from 41% to 89%, and group collaboration from 41% to 91% across the cycles. Furthermore, the average learning outcomes consistently increased from 43% to 81%. Therefore, the PIJAR model has proven to be effective in enhancing both the learning process and learning outcomes in Indonesian language instruction at the elementary school level.</p> <p><strong>ABSTRAK<br /></strong>Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya keterlibatan siswa, kemampuan berpikir logis, serta kerja sama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya materi imbuhan dan kata hubung antar kalimat di kelas V SDN Sungai Miai 8. Kondisi tersebut dipicu oleh proses pembelajaran yang masih cenderung monoton, minim variasi, dan kurang memberikan ruang interaksi. Untuk menjawab permasalahan ini, digunakan model pembelajaran PIJAR (Pembelajaran Aktif, Integrasi Kolaboratif, Jelajah Peran, dan Rasionalisasi Logika) yang merupakan gabungan dari <em>Problem Based Learning </em>(PBL), <em>Jigsaw</em>, dan <em>Role Playing</em>. Penelitian berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam empat siklus dengan melibatkan 15 siswa kelas V, terdiri atas 8 laki-laki dan 7 perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan siswa, keterampilan berpikir logis, kerja sama, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aktivitas siswa dari 46% menjadi 98%, kemampuan berpikir logis dari 41% menjadi 89%, serta kerja sama kelompok dari 41% menjadi 91% dilihat dari siklus ke siklus. Selain itu, nilai rata-rata hasil belajar juga mengalami kenaikan yang konsisten setiap pertemuannya, dari 43% menjadi 81%. Dengan demikian, model PIJAR terbukti efektif meningkatkan kualitas proses maupun hasil pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.</p> 2025-10-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Muhammad Riduan, Rizky Amelia https://jurnalp4i.com/index.php/action/article/view/7374 IMPLEMENTASI GAME BASED LEARNING DENGAN QUIZWHIZ CARDS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V 2025-10-28T01:30:24+00:00 Febriyanto H Supu Febriyantosupu9176@gmail.com Abdul Haris PanaI Febriyantosupu9176@gmail.com Kudus Kudus Febriyantosupu9176@gmail.com Rifda Mardian Arif Febriyantosupu9176@gmail.com Nurfadliah Nurfadliah Febriyantosupu9176@gmail.com <p>This study focuses on whether the implementation of the <em>Game-Based Learning</em> (GBL) model assisted by <em>Quizwhiz Cards</em> can improve the learning motivation of fifth-grade students at SDN 67 Kota Timur. The research employed a Classroom Action Research (CAR) approach, with data collected through observation, interviews, documentation, and tests. The subjects of the study were fifth-grade students of SDN 67 Kota Timur, Gorontalo City. Preliminary observations indicated that students’ learning motivation was relatively low. This condition was caused by the limited use of instructional media and the lack of student attention during lessons. In Cycle I, 5 students (22.73%) were categorized as having “High Motivation,” 3 students (13.63%) as having “Moderate Motivation,” and 14 students (63.64%) as having “Low Motivation.” These results show that the overall motivation level in Cycle I remained below the expected standard. However, after the implementation of actions in Cycle II, there was a significant improvement—18 students (81.82%) were in the “High Motivation” category, 4 students (18.18%) in the “Moderate Motivation” category, and none in the “Low Motivation” category. Based on these findings, it can be concluded that the application of the Game-Based Learning (GBL) model assisted by <em>Quizwhiz Cards</em> effectively enhanced students’ learning motivation in the topic of the human respiratory system among fifth-grade students at SDN 67 Kota Timur, Gorontalo City.</p> <p><strong>ABSTRAK<br /></strong>Penelitian ini berfokus pada apakah penerapan model pembelajaran<em> Game Based Learning </em>berbantuan media <em>Quizwhiz Cards</em> dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V di SDN 67 Kota Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 67 Kota Timur, Kota Gorontalo. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa masih tergolong rendah. Kondisi ini disebabkan oleh keterbatasan media pembelajaran serta kurangnya perhatian siswa saat guru menyampaikan materi. Pada siklus I, tercatat sebanyak sebanyak 5 siswa (22,73%) masuk dalam kategori “Motivasi Tinggi”, sementara 3 siswa (13,63%) berada dalam kategori “Motivasi Sedang”, dan 14 siswa (63,64%) masuk dalam kategori “Motivasi Rendah” Hal ini menunjukkan bahwa tingkat motivasi pada siklus I masih tergolong rendah belum mencapai tingkat motivasi belajar yang diharapkan. Namun, setelah dilakukan tindakan pada siklus II, terjadi peningkatan yang signifikan, di mana sebanyak 18 siswa atau 81,82%, sementara yang termasuk dalam kategori “Motivasi Sedang” hanya 4 siswa atau 18,18%. Dan untuk kategori “Motivasi Rendah” adalah 0. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa kelas V telah mencapai standar indikator kinerja yang ditetapkan. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model <em>Game Based Learning</em><em> (GBL)</em> dengan dukungan media <em>Quizwhiz Cards</em> efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi sistem organ pernapasan manusia di kelas V SDN 67 Kota Timur, Kota Gorontalo.</p> 2025-11-03T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Febriyanto H Supu, Abdul Haris PanaI, Kudus Kudus, Rifda Mardian Arif, Nurfadliah Nurfadliah https://jurnalp4i.com/index.php/action/article/view/7253 IMPROVING STUDENTS’ COMPREHENSION OF MATHEMATICAL RESEARCH ARTICLES THROUGH CLASS PRESENTATIONS (A Classroom Action Research Study) 2025-10-20T01:15:52+00:00 Ali Satri Efendi alisatriefendi@gmail.com Retno Setya Budiasningrum alisatriefendi@gmail.com Jajang Setiawan alisatriefendi@gmail.com Suhardianto Suhardianto alisatriefendi@gmail.com <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p>The difficulty in comprehending mathematical research articles written in English remains a common issue among university students, particularly pre-service teachers, due to limited exposure to academic texts. This condition often restricts their ability to connect theoretical understanding with current research practices in mathematics. This classroom action research aimed to enhance students’ comprehension of mathematical research articles through active and reflective class presentations. The study involved 20 third-semester students of the Mathematics Education Study Program at STKIP Kusuma Negara and was carried out in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The first cycle emphasized understanding the structure and content of articles through presentations, while the second focused on deeper analysis supported by guided reading, terminology clarification, and lecturer feedback. Data were collected through pre- and post-tests, classroom observations, and individual presentations assessments. The findings indicated a significant improvement in students’ ability to understand research structures, methods, and mathematical arguments, with comprehension increasing by 20.0% after Cycle I and 18.1% after Cycle II. It can be concluded that integrating class presentation within a classroom action research framework effectively enhances students’ academic literacy, analytical skills, and confidence in critically understanding and communicating mathematical research articles.</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Kesulitan dalam memahami artikel penelitian matematika berbahasa Inggris masih menjadi kendala umum di kalangan mahasiswa, terutama calon guru, karena terbatasnya paparan terhadap teks akademik. Kondisi ini menghambat kemampuan mereka dalam menghubungkan teori dengan praktik penelitian terkini di bidang matematika. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap artikel penelitian matematika melalui kegiatan presentasi kelas yang bersifat aktif dan reflektif. Penelitian dilakukan terhadap 20 mahasiswa semester ketiga Program Studi Pendidikan Matematika di STKIP Kusuma Negara melalui dua siklus yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Siklus pertama berfokus pada pemahaman struktur dan isi artikel melalui presentasi, sedangkan siklus kedua menekankan analisis yang lebih mendalam melalui pembacaan terarah, klarifikasi istilah, serta umpan balik dosen. Data dikumpulkan melalui pra-tes dan pasca-tes, pengamatan kelas, serta penilaian presentasi individu. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan mahasiswa memahami struktur, metode penelitian, dan argumen matematika dengan peningkatan sebesar 20,0% pada Siklus I dan 18,1% pada Siklus II. Simpulan menunjukkan bahwa integrasi kegiatan presentasi dalam pembelajaran berbasis penelitian tindakan kelas efektif dalam meningkatkan literasi akademik, keterampilan analitis, serta kepercayaan diri mahasiswa dalam memahami dan mengomunikasikan isi artikel penelitian matematika secara kritis dan terarah.</p> 2025-11-05T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Ali Satri Efendi, Retno Setya Budiasningrum, Jajang Setiawan, Suhardianto Suhardianto https://jurnalp4i.com/index.php/action/article/view/7455 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMEN PADA MAPEL IPS UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 5 DEPOK 2025-12-03T17:53:18+00:00 Tantia Amanda tantia0129fis.2022@student.uny.ac.id Anik Widiastuti tantia0129fis.2022@student.uny.ac.id Riko Septiantoko tantia0129fis.2022@student.uny.ac.id Primanisa Inayati Azizah tantia0129fis.2022@student.uny.ac.id <p>This study is motivated by the low participation of students in Social Studies (IPS) learning in grade VII at SMP Negeri 5 Depok, which is reflected in the minimal involvement of students in class discussions and activities. This research aims to examine the application of the Teams Games Tournament (TGT) model to increase active participation of students, particularly in Social Studies subjects. Most previous studies on the TGT model have focused on improving cognitive learning outcomes, thus the aspect of student participation in Social Studies learning at the junior high school level remains underexplored, creating a research gap that needs to be addressed. This study uses the Classroom Action Research (CAR) method with the Kemmis and McTaggart model, involving 32 students as research subjects. Data collection techniques used in this study include observation, learning achievement tests, documentation, and interviews, which were then analyzed descriptively and qualitatively. The results indicate that the implementation of the TGT model can improve active participation, learning motivation, and teamwork skills. In addition, the average formative score of the students was 86.5, and the summative score was 84.9, with all students exceeding the Minimum Competency Criteria (KKM). Awarding the group with the highest score as a form of positive reinforcement effectively enhanced student motivation in accordance with behaviorist theory. This study demonstrates that the implementation of the TGT model effectively balances cognitive, affective, and psychomotor aspects in Social Studies learning based on the Independent Curriculum, making it relevant for creating meaningful, collaborative, and enjoyable learning experiences.</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di kelas VII SMP Negeri 5 Depok, yang tercermin dari keterlibatan siswa yang minim dalam diskusi dan aktivitas kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan model Teams Games Tournament (TGT) guna meningkatkan partisipasi aktif siswa, khususnya dalam mata pelajaran IPS. Sebagian besar penelitian sebelumnya mengenai model TGT lebih fokus pada peningkatan hasil belajar kognitif, sehingga aspek partisipasi siswa dalam pembelajaran IPS di tingkat SMP masih terabaikan, yang menjadi gap penelitian yang perlu diisi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang melibatkan 32 siswa sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes hasil belajar, dokumentasi, dan wawancara, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TGT dapat meningkatkan partisipasi aktif, motivasi belajar, serta kemampuan kerja sama dalam kelompok. Selain itu, rata-rata nilai formatif peserta didik mencapai 86,5 dan nilai sumatif 84,9, dengan seluruh peserta didik melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Pemberian penghargaan kepada kelompok dengan skor tertinggi berfungsi sebagai reinforcement positif yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, sesuai dengan teori behavioristik. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model TGT mampu menyeimbangkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor dalam pembelajaran IPS berbasis Kurikulum Merdeka, serta relevan diterapkan untuk menciptakan pembelajaran yang bermakna, kolaboratif, dan menyenangkan.</p> 2025-12-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2025 Tantia Amanda, Anik Widiastuti, Riko Septiantoko, Primanisa Inayati Azizah