MINIMNYA KUOTA SERTIFIKASI BAGI GURU PAI UMUM MAUPUN KEMENAG YANG AKAN DI TUTUP TAHUN 2025

Authors

  • Ninis Rahmawati Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ma’arif Kalirejo Lampung Tengah
  • Lailatul Latifah Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ma’arif Kalirejo Lampung Tengah
  • Khasan Ali Dalhar Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ma’arif Kalirejo Lampung Tengah
  • Ilyas Rozak Hanafi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ma’arif Kalirejo Lampung Tengah

DOI:

https://doi.org/10.51878/academia.v5i3.7448

Keywords:

Sertifikasi Guru, Guru Pendidikan Agama Islam (PAI), Kuota PPG

Abstract

ABSTRACT

Teacher certification is a strategic policy aimed at improving educator professionalism. However, until 2025, the certification of Islamic Education (PAI) teachers in both public schools and madrasahs continues to face obstacles, particularly due to the limited quota for the Teacher Professional Education (PPG) program. These constraints have led to delays in professional recognition and reduced teacher motivation to enhance their competencies. This study aims to analyze the factors behind the limited certification quota, its impact on PAI teachers, and policy strategies that can be implemented ahead of the termination of the PPG program in 2025. The research employed a qualitative descriptive method with the following stages: (1) data collection through literature review and policy analysis; (2) issue identification using official documents from the Ministry of Religious Affairs (Kemenag) and the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (Kemendikbudristek); and (3) content analysis of teacher responses on social media and field reports. The study found that the limited quota is caused by low budget allocation, uneven participant distribution, and policy shifts toward a self-funded pre-service PPG system. This study concludes that enhanced inter-agency coordination and expanded quotas are strategic steps to ensure the sustainability of PAI teacher professionalism in Indonesia.

ABSTRAK

Sertifikasi guru merupakan kebijakan strategis untuk meningkatkan profesionalisme pendidik. Namun hingga 2025, sertifikasi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah maupun madrasah masih terkendala minimnya kuota Pendidikan Profesi Guru (PPG). Hambatan ini menyebabkan keterlambatan pengakuan profesional dan menurunnya motivasi guru dalam meningkatkan kompetensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab terbatasnya kuota sertifikasi, dampaknya terhadap guru PAI, serta strategi kebijakan yang dapat diterapkan menjelang penutupan program PPG tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan tahapan meliputi: (1) pengumpulan data melalui studi pustaka dan analisis kebijakan; (2) identifikasi isu melalui dokumen resmi Kementerian Agama (Kemenag) dan Kemendikbudristek; serta (3) analisis isi terhadap tanggapan guru di media sosial dan laporan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan kuota disebabkan oleh alokasi anggaran yang rendah, ketimpangan distribusi peserta, serta kebijakan peralihan menuju sistem PPG prajabatan berbiaya mandiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan koordinasi antar-lembaga dan perluasan kuota menjadi langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan profesionalisme guru PAI di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anjani, R. (2022). Dampak kebijakan sertifikasi guru terhadap kualitas pendidikan. Jurnal Kependidikan Surya Edukasi (JPSE), 6(2), 163–177.

https://doi.org/10.37729/jpse.v8i2.2327

Arismunandar, Y., Sudjarwo, & Ristianti, R. (2016). Pengaruh Sertifikasi Iklim Kerja Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru Sd Lampung Selatan. Jurnal Manajemen Mutu Pendidikan, 4(2). https://d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net/101714181/294884742-libre.pdf?1682978852

Aruni, F., & Faisal, F. (2021). Efektivitas Kebijakan Sertifikasi dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 5(2), 42–48. https://doi.org/10.33487/EDUMASPUL.V5I2.1976

Budyawati, LPI. (2023). “Pengaruh Sertifikasi Guru terhadap Kompetensi Profesional Guru di TKMNU Sunan Giri Balung Jember”. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo, 10(2), 111-123. https://doi.org/10.21107/pgpaudtrunojoyo.v10i2.20714

Direktorat PPG Kemendikbudristek. (2024). Data dan Pengumuman Kuota PPG Prajabatan dan Dalam Jabatan Tahun 2024–2025. https://ppg.kemendikdasmen.go.id

Hanun, F. (2021). Implementasi penyelenggaraan program pendidikan profesi guru (PPG) pendidikan agama islam di LPTK UIN Serang Banten. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 19(3), 268-285.

https://doi.org/10.32729/edukasi.v19i3.1158

Haq, N., & Nurhayati. (2025). Problematika sertifikasi guru dalam meningkatkan profesionalisme pendidik perspektif Islam. Al-Ma’lumat: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 3(1), 1–15. https://doi.org/10.56184/jam.v3i1.429

Huspita Sari, F., & Hasanah, A. U. (2023). Implementasi program sertifikasi tunjangan guru PAI (Pendidikan Agama Islam) dalam binaan Kantor Kementerian Agama Kota Palembang. Lentera Jurnal Manajemen, 1(2).

https://lenterajurnalmanajemen.com/index.php/home/article/view/28

Juniardi, M. A., & Yuniati, S. (2024). Pengaruh Sertifikasi Guru Terhadap Kompetensi Profesional Dan Kinerja Guru. GURUKU: Jurnal Pendidikan dan Profesi Guru, 3(1), 59-66. https://doi.org/10.19109/5z6j7n26

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2021, 16 Agustus). Antrian Panjang, Kemenag Upayakan Penambahan Kuota PPG Dalam Jabatan.

https://kemenag.go.id/nasional/antrian-panjang-kemenag-upayakan-penambahan-kuota-ppg-dalam-jabatan-017pyn

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2025). Detail Berita - PPG Kemenag: Kebijakan Percepatan Sertifikasi Guru PAI Melalui PPG.

https://ppg.kemenag.go.id/news/detail/Q9e3L/nasional

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2025). Pengumuman peserta PPG Dalam Jabatan Angkatan I. https://kemenag.go.id/nasional/kemenag-umumkan-70-652-peserta-ppg-daljab-angkatan-i-cek-akun-masing-masing-4rlBo

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2025). Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2025 tentang Ketentuan Sertifikasi Guru Madrasah dan PAI.

https://kemenag.go.id/nasional/kemenag-siapkan-10000-kuota-pendidikan-profesi-guru-empejf

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2025, 14 Oktober). Seleksi Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Calon Guru Tahun 2025 Resmi Dibuka. https://ppg.kemendikdasmen.go.id/ppg-calon-guru-2025

Mamerof, F. M., Lengkong, D. J., & Pombengi, J. (2018). Implementasi kebijakan sertifikasi guru di SMK Negeri 5 Manado. Jurnal Administrasi Publik, 4(59).

https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jap/article/download/20037/19645

Munastiwi,?E.; & Sumarni,?S. (2023). Study on Governance and Service of the In?Service Teacher Certification Program for Raudhatul Athfal from the Perspective of PPG (Teacher Professional Education) Participants. Jurnal Pendidikan Islam,?12?(2),?229?242. https://doi.org/10.14421/jpi.2023.122.229-242

Munawir, Oktaviani, E. A., & Rohmah, F. N. (2025). Peran Program Pendidikan Profesi Guru Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesionalitas Guru Pendidikan Agama Islam. Jurnal Al-Qayyimah, 8(1), 18-32.

https://jurnal.iain-bone.ac.id/index.php/alqayyimah/article/view/86 10

Murdiyanto, T. (2020). Persepsi Peserta PPG dalam Jabatan terhadap Pelaksanaan Program PPG Hybrid Learning Bidang Studi Matematika Universitas Negeri Jakarta Tahun 2019. Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah, 4(1), 76–84. https://doi.org/10.21009/jrpms.041.11

Pemerintah Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Lembaran Negara Republik Indonesia. Retrieved from https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/43920/uu-no20-tahun-2003

Ragil, A. D., Rahmawati, Y., & Supena, A. (2023). Implementasi Kebijakan Penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Sertifikasi Guru PAUD. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 11(1), 29-41. https://doi.org/10.18592/jea.v11i1.15243

Ramdhani, M. R., Hadiwiyono, V., & Hakim, L. (2018). Dampak Sertifikasi Guru Terhadap Perilaku Sosial dan Ekonomi Guru di Kabupaten Ngawi. Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 2(1), 106–130. https://doi.org/10.24034/j25485024.y2018.v2.i1.3914

Republik Indonesia. (2005). Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Jakarta: Lembaga Pemerintah.

Saugadi, S. (2020). Efektivitas kinerja guru bersertifikasi. Tolis Ilmiah: Jurnal Penelitian, 2(1). https://doi.org/10.56630/jti.v2i1.92

Simajuntak, M., Siahaan, N. C., Damanik, H., Lumban Gaol, M. T., Rumahorbo, B. A., & Saragih, D. A. (2025). Pengaruh Sertifikasi Guru Dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Di Uptd Sd Negeri 122340 Pematangsiantar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(01), 733-745. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/23798

Simbolon,?M.?E. (2024). Implementation of the Teacher Professional Education Program (PPG). Pedagogik: Jurnal Pendidikan, 15?(1),?49?66.

https://doi.org/10.25134/ijli.v7i2.10839

Soviya, O., & Hamami, T. (2024). Kompetensi Profesional Guru PAI Pasca Sertifikasi di SMP Negeri Se-Kecamatan Danurejan Yogyakarta. Risalah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 10(1), 203-214.

https://jurnal.faiunwir.ac.id/index.php/Jurnal_Risalah/article/view/756

Wahyudi, Hasta, M., & Rosdiana. (2024). Implementasi kompetensi guru Pendidikan Agama Islam dalam program sertifikasi guru profesional. LSEDU: Islamic Education Journal, 2(2), 1–9. https://doi.org/10.59966/isedu.v2i2.1569

Downloads

Published

2025-11-23

How to Cite

Rahmawati, N., Latifah, L., Dalhar, K. A., & Hanafi, I. R. (2025). MINIMNYA KUOTA SERTIFIKASI BAGI GURU PAI UMUM MAUPUN KEMENAG YANG AKAN DI TUTUP TAHUN 2025. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 5(3), 348-360. https://doi.org/10.51878/academia.v5i3.7448

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)