TANTANGAN GENERASI MUDA MUSLIM DALAM MENGHADAPI ERA DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.51878/academia.v5i3.7413Keywords:
Tantangan, Generasi Muda Muslim, Era DigitalAbstract
ABSTRACT
The advancement of digital technology has a significant impact on character development, particularly in maintaining and upholding Islamic values amid the rapid flow of global information. The aim of this study is to examine various challenges in developing Islamic character in the digital era and to explore effective strategies that can be implemented. The method used is a literature review with a descriptive-analytical qualitative approach to examine various literatures on Islamic character, the influence of technology, and educational strategies. This study was conducted through several stages, namely: collecting literature related to Islamic character, digital technology, and educational strategies; critically analyzing the obtained literature; and synthesizing the findings to formulate challenges and effective strategies for developing Islamic character in the digital era. The results indicate that digital technology has the potential to be both an opportunity and a threat to the development of Islamic character, depending on how it is utilized. The main challenges include low digital ethics, the spread of misleading information, and a decline in healthy social interaction. Islamic character education, supported by the active role of teachers, parents, and the surrounding environment, has proven effective as a solution to these challenges. Effective strategies include Islamic digital literacy, a contextual learning approach, and modeling by parents and teachers. Therefore, the development of Islamic character in the digital era requires cross-stakeholder collaboration and wise use of technology so that Islamic values remain relevant and deeply rooted in the lives of young generations.
ABSTRAK
Kemajuan teknologi digital memberikan pengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter, terutama dalam menjaga dan menegakkan nilai-nilai Islami di tengah derasnya arus informasi global. "Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah berbagai tantangan dalam pengembangan karakter Islami di era digital serta mengeksplorasi strategi-strategi yang efektif untuk diterapkan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis untuk menelaah berbagai literatur mengenai karakter Islami, pengaruh teknologi, dan strategi pendidikan. Penelitian ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu: pengumpulan literatur terkait karakter Islami, teknologi digital, dan strategi pendidikan; analisis kritis terhadap literatur yang diperoleh serta sintesis temuan untuk merumuskan tantangan dan strategi efektif dalam pembentukan karakter Islami di era digital. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa teknologi digital berpotensi menjadi peluang maupun ancaman dalam pembentukan karakter Islami, bergantung pada bagaimana teknologi tersebut digunakan. Tantangan utama yang dihadapi meliputi rendahnya etika digital, tersebarnya informasi yang menyesatkan, serta berkurangnya interaksi sosial yang sehat. Pendidikan karakter berbasis Islam, yang didukung oleh peran aktif guru, orang tua, dan lingkungan, terbukti efektif sebagai solusi menghadapi tantangan tersebut. Strategi yang dapat diterapkan meliputi literasi digital Islami, pendekatan pembelajaran kontekstual, serta keteladanan dari orang tua dan guru. Dengan demikian, pembentukan karakter Islami di era digital menuntut kolaborasi antar-pihak dan pemanfaatan teknologi secara bijak agar nilai-nilai Islam tetap relevan dan melekat dalam kehidupan generasi muda.
Downloads
References
Afifah, N. (2024). Urgensi pendidikan karakter Islami pada usia remaja di era digital. Sanaamul?Quran: Jurnal Wawasan?Keislaman, 5(1). https://doi.org/10.62096/sq.v5i1.64
Anwar, S. (2019). Pendidikan karakter Islam dalam dunia pendidikan Indonesia. Tafhim Al ’Ilmi, 11(1), 1–15. https://doi.org/10.37459/tafhim.v11i1.3560
Efendi, E., Al Mujtahid, N. M., Alfaruqi, M. A., Khairiah, N., & Matondang, A. R. (2023). Identity crisis and multicultural challenges in the dynamics of Indonesian new media: An intercultural communication perspective. MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial, 6(1), 280–294. https://doi.org/10.37680/muharrik.v6i1.5500
Idhar, &?Nasrullah. (2025). Krisis aqidah di era digital: Tantangan keimanan generasi Z. Al Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam, 11(1), 100–125. https://doi.org/10.61817/ittihad.v11i1.266
Masripah, A., Anisah, A., Irvani, A., & Marwah, S. (2024). Penggunaan teknologi digital terhadap pemikiran dan praktik keagamaan Gen Z. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(3), 754–767. https://doi.org/10.38048/jipcb.v11i3.3624
Najili, H., Juhana, H., Hasanah, A., & Arifin, B.?S. (2022). Landasan teori pendidikan karakter. JIIP Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(7), 2099 2107. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i7.675
Nur Ahmad. (2023). Manajemen agama Islam di era digital: Tantangan dan peluang bagi generasi milenial. CV Maryam Sejahtera.
Nurpriatna, A., Afifah, Y. A., & Shalehah, N. W. (2025). Pendidikan Islam dan literasi digital: Strategi mengatasi hoaks dan konten negatif di kalangan remaja Muslim. TA’DIB: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1), 104–113. https://doi.org/10.69768/jt.v3i1.71
Paujiah, R., Latipah Afifah, H., Muhamad, P., & Nazib, F. M. (2024). Tantangan dan peluang moderasi beragama di era digital. Advances in Education Journal,?1(3), 198 209. https://doi.org/10.37680/aej.v1i3.21
Pratama, A.?R.,?& Syarifuddin, A. (2024). Peran generasi muda Muslim dalam menghadapi globalisasi. Al Furqan: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 3(6), 2590–2595. https://publisherqu.com/index.php/Al Furqan/article/view/1484
Prihatini,?M.?&?Muhid,?A. (2021). Literasi digital terhadap perilaku penggunaan internet berkonten Islam di kalangan remaja Muslim kota. Journal?An Nafs: Kajian Penelitian Psikologi,?6(1),?23 40. https://doi.org/10.33367/psi.v6i1.1307
Putri, F., & Harfiani, R. (2023). Pengaruh pendidikan agama Islam terhadap pembentukan karakter siswa di era digital. Hikmah: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 2(4), 115–128. https://doi.org/10.61132/hikmah.v2i4.1280
Rahman, A., & Taufik, M. (2024). Menggali dilema etis: Penggunaan teknologi komunikasi digital generasi muda dalam perspektif Islam. Al Maqrizi: Jurnal Ekonomi Syariah dan Studi Islam, 2(1), 28–38. https://doi.org/10.32493/amq.v2i1.41883
Raka, M. (2023). Krisis moral & teknologi: Bagaimana generasi muda bisa selamat??Mimika?Muslim. https://mimikamuslim.com/artikel/detail/413
Sari, M.?P., Elvina, S.?P., Rachmawati, D.?S., & Rachmadiani, A.?(2022). Tantangan mendidik generasi Muslim milenial di era revolusi industri 4.0 untuk menciptakan lingkungan pendidikan Islam modern. Belajea: Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 169–192. https://doi.org/10.29240/belajea.v7i2.4294
Su’ada, I. Z., & Aini, S. M. Q. (2024). Pengaruh Media Sosial Terhadap Pemahaman Konsep Pendidikan Agama Islam di Kalangan Generasi Milenial. Sasana: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(2), 114-120. https://ejurnal.bangunharapanbangsa.com/index.php/sasana/article/view/319/260
Suprayugo, R. (2025, August 9). Tantangan remaja Muslim di era digital. RRI. Retrieved from https://rri.co.id/daerah/1756502/tantangan remaja muslim di era digital
Wahyudi, T. (2021). Penguatan literasi digital generasi muda Muslim dalam kerangka konsep Ul??al ’Alb?b. Al Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial?Keagamaan, 18(2), 161–178. https://doi.org/10.46781/al mutharahah.v18i2.368
Waliyuddin,?M.?N., & Noor,?N.?M. (2021). Global Youth in a Local Area: Hybridisation of Identity among Young Muslims in Yogyakarta Interfaith Community. Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya, 6(2), 115–128. https://doi.org/10.15575/jw.v6i2.16962
Wijaya, R.?B.?A., & Subakti, A. (2025). Literasi digital Islami: Upaya preventif membentuk identitas remaja Muslim di era media sosial. Jurnal Teknologi Pendidikan, 5(2), 55 68. https://doi.org/10.37304/jtekpend.v5i2.17503
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ambar Wati, Dela Puspita, Ilyas Rozak Hanafi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












