PENERAPAN REWARD VERBAL DAN NON-VERBAL DALAM MENDUKUNG MOTIVASI BELAJAR SISWA
DOI:
https://doi.org/10.51878/teacher.v6i4.16010Keywords:
reward verbal, reward non-verbal, motivasi belajar, pembelajaran Bahasa Indonesia, sekolah dasarAbstract
This study aimed to describe the implementation of verbal and non-verbal rewards, students’ learning motivation, and their responses to rewards during Indonesian language lessons on narrative texts in Grade IV at SDN Tanjung. The study employed a descriptive qualitative approach. The participants consisted of one Grade IV teacher and eleven students, five of whom were selected for in-depth interviews. Data were collected through classroom observations conducted over two sessions, semi-structured interviews, and documentation. Data trustworthiness was examined through source and technique triangulation, while data analysis involved data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicated that verbal rewards included praise, reinforcement of students’ answers, verbal encouragement, and positive feedback. Non-verbal rewards included smiles, thumbs-up gestures, applause, eye contact, high-fives, and stickers or star symbols. Students displayed varying levels of learning motivation in terms of active participation, attention, enthusiasm, confidence, and perseverance. Their responses to rewards were generally positive, as reflected in feelings of happiness, appreciation, greater self-confidence, and willingness to participate in classroom activities. These findings suggest that verbal and non-verbal rewards can serve as forms of positive reinforcement to support student engagement in Indonesian language learning. However, students’ responses varied, indicating the importance of adapting rewards to individual characteristics and learning needs.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan reward verbal dan non-verbal, motivasi belajar siswa, serta respons siswa terhadap pemberian reward dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi teks cerita di kelas IV SDN Tanjung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas satu guru kelas IV dan 11 siswa, dengan lima siswa dipilih sebagai informan wawancara mendalam. Data dikumpulkan melalui observasi selama dua pertemuan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward verbal diberikan melalui pujian, penguatan jawaban, motivasi lisan, dan umpan balik positif, sedangkan reward non-verbal berupa senyuman, acungan jempol, tepuk tangan, kontak mata, high-five, serta stiker atau tanda bintang. Motivasi belajar siswa bervariasi pada aspek keaktifan, perhatian, antusiasme, keberanian, dan ketekunan. Respons siswa cenderung positif, ditandai dengan perasaan senang, merasa dihargai, meningkatnya kepercayaan diri, serta kesediaan berpartisipasi. Temuan ini menunjukkan bahwa reward verbal dan non-verbal dapat digunakan sebagai bentuk penguatan positif untuk mendukung keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
Downloads
References
Abdussamad, Z. (2021). Metode penelitian kualitatif. Syakir Media Press.
Agustina, M., Azizah, E. N., & Koesmadi, D. P. (2022). Pengaruh pemberian reward animasi terhadap motivasi belajar anak usia dini selama pembelajaran daring. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 353–361. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.1331
Alim Amri, N., & Yunita, A. (2022). Pengaruh reward terhadap motivasi belajar anak usia dini kelompok A di TK Aisyiyah Minasa Upa. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 8(2), 2940–2947. https://doi.org/10.36989/didaktik.v8i2.616
Arsyah, R. N., Zakiah, L., & Sumantri, M. S. (2024). Pemberian reward dalam pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa kelas tinggi sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2). https://doi.org/10.23969/jp.v9i2.13246
Djarwo, C. F. (2020). Analisis faktor internal dan eksternal terhadap motivasi belajar kimia siswa SMA Kota Jayapura. Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia, 7(1), 1–7. https://e-journal.undikma.ac.id/index.php/jiim/article/download/2790/1969/7109
Kholisah, M., & Pranata, K. (2024). Pengaruh pemberian reward nonverbal terhadap motivasi belajar siswa pada pembelajaran matematika kelas V sekolah dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(3), 3441–3452. https://doi.org/10.58230/27454312.871
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Mubin, M., Juniar, S., & Aryanto, A. (2023). Pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(3), 554–559. https://doi.org/10.47709/educendikia.v3i03.3429
Nurcaya, N., Ebe, A., Arisa, A., Rahmi, N., & Samad, A. G. (2022). Pengaruh verbal reinforcement pada motivasi belajar siswa. Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(1), 66–75. https://doi.org/10.33603/deiksis.v9i1.6866
Pratiwi, N. E. (2023). Penerapan reward dan punishment pada proses pembelajaran siswa sekolah dasar. Jurnal Didaktik STKIP Subang, 2(2), 45–56. https://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/1042
Risasongko, A. A., Fardani, M. A., & Riswari, L. A. (2023). Teknik reward and punishment dalam pembelajaran PKn di sekolah dasar. WASIS: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 4(2), 125–132. https://doi.org/10.24176/wasis.v4i2.10828
Rofiah, C. (2022). Analisis data kualitatif: Manual atau dengan aplikasi? Develop, 6(1), 33–46. https://doi.org/10.25139/dev.v6i2.4389
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2000). Self-determination theory and the facilitation of intrinsic motivation, social development, and well-being. American Psychologist, 55(1), 68–78. https://doi.org/10.1037/0003-066X.55.1.68
Santrock, J. W. (2021). Child development (15th ed.). McGraw-Hill.
Saputri, A. I., & Widyasari, C. (2022). Application of reward and punishment to develop disciplinary behavior of early childhood. Early Childhood Research Journal, 4(1), 1–30. https://doi.org/10.23917/ecrj.v4i1.11784
Sardiman. (2012). Interaksi & motivasi belajar mengajar (Cetakan ke-21). Rajawali.
Schunk, D. H. (2020). Learning theories: An educational perspective (8th ed.). Pearson.
Subakti, H., & Prasetya, K. H. (2020). Pengaruh pemberian reward and punishment terhadap motivasi belajar Bahasa Indonesia siswa kelas tinggi di sekolah dasar. Jurnal Basataka (JBT), 3(2), 106–117. http://jurnal.pbsi.uniba-bpn.ac.id/index.php/BASATAKA/article/view/93
Susanto, A. (2016). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar. Prenadamedia Group.
Uno, H. B. (2016). Teori motivasi dan pengukurannya: Analisis di bidang pendidikan. Bumi Aksara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














