STRATEGI BRANDING PONDOK PESANTREN DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING DAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT (STUDI KASUS PADA PONDOK PESANTREN AL FURQON AL ISLAMI, SIDAYU, GRESIK)
DOI:
https://doi.org/10.51878/teacher.v6i3.14261Keywords:
Strategi Branding, Daya Saing, Kepercayaan Masyarakat, Pondok Pesantren, Pesantren Modern-SalafAbstract
ABSTRACT
The increasing competition among Islamic educational institutions requires Islamic boarding schools to implement effective branding strategies that strengthen institutional identity while fostering public trust. This study aims to identify the branding strategy model of Al Furqon Al Islami Islamic Boarding School and analyze its implications for competitiveness and public trust. A qualitative approach with an intrinsic case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews with ten informants, including the Kiai, Foundation Board, Public Relations Officer, teachers, administrative staff, students, parents, alumni, community leaders, and village government representatives, complemented by field observations and document analysis. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the boarding school's branding strategy represents a synthesis of mission-centered branding and heritage branding, supported by a strong institutional identity reflected in its vision, scholarly tradition, Hanbali school distinctiveness, and values of simplicity. This strategy has successfully fostered a high level of public trust, particularly in the dimension of benevolence, thereby strengthening community loyalty. Nevertheless, the branding strategy is constrained by limited communication practices and insufficient integration with digital media, reducing its ability to attract new prospective students. The study concludes that strengthening strategic communication and optimizing heritage assets are essential to enhancing the competitiveness of Islamic boarding schools in the digital era while enriching the discourse on trust development within Islamic educational institutions.
ABSTRAK
Persaingan antarlembaga pendidikan Islam yang semakin kompetitif menuntut pondok pesantren memiliki strategi branding yang mampu memperkuat identitas lembaga sekaligus membangun kepercayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi model strategi branding Pondok Pesantren Al Furqon Al Islami serta menganalisis implikasinya terhadap daya saing dan kepercayaan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus intrinsik. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan yang terdiri atas Kiai, Pengurus Yayasan, Humas, Ustadz, Staf Administrasi, Santri, Wali Santri, Alumni, Tokoh Masyarakat, dan Pemerintah Desa, serta didukung oleh observasi lapangan dan telaah dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi branding pesantren merupakan sintesis antara mission-centered branding dan heritage branding yang didukung oleh identitas lembaga yang kuat melalui visi, tradisi keilmuan, kekhasan madzhab, dan nilai kesederhanaan. Strategi tersebut berhasil membangun kepercayaan masyarakat yang tinggi, terutama pada aspek kepedulian (benevolence), sehingga mampu mempertahankan loyalitas masyarakat. Namun, efektivitas branding masih terkendala oleh komunikasi yang belum optimal dan belum terintegrasi dengan media digital sehingga membatasi kemampuan pesantren dalam menarik calon santri baru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan komunikasi strategis dan optimalisasi aset heritage menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing pesantren di era digital sekaligus memperkaya kajian mengenai pembentukan kepercayaan pada lembaga pendidikan Islam.
Downloads
References
Aedi, U. (2025). Strategi branding Pondok Pesantren Ath-Thohiriyyah Purwokerto dalam membangun ekuitas brand di era digital. Ulumuddin: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 15(2), 623–642. https://doi.org/10.47200/ulumuddin.v15i2.3045
Aisyah, S., & Alim, N. (2022). Marketing management in order to maintain public trust in Islamic boarding schools: A narrative study at Minhajut Thullab Islamic Boarding School (Manajemen pemasaran dalam rangka menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Pondok Pesantren: Studi naratif di Pondok Pesantren Minhajut Thullab). Shautut Tarbiyah-IAIN Kendari, 28(2), 139–148.
https://doi.org/10.31332/str.v28i2.3951
Al Hairi, M. R. (2025). Budaya organisasi dan dampaknya terhadap lembaga pendidikan. Tarbiyatul Ilmu: Jurnal Kajian Pendidikan, 2(12), 596–604.
https://languar.net/index.php/TARBIYATULILMU/article/view/458
Annabila, C. I., Yusrianti, S., & Barus, J. (2024). Manajemen humas untuk meningkatkan animo masyarakat terhadap Pesantren Modern Ummul Qura Kabupaten Bireuen. ITQAN: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 15(2), 152–171.
https://journal.uinsuna.ac.id/index.php/itqan/article/view/3142
Arwani, R. (2025). Pesantren and scholarly works: A literacy ethos as the brand culture of pesantren. Journal of Pesantren and Diniyah Studies, 2(2), 101–112.
https://doi.org/10.63245/jpds.v2i2.51
Asniah, A., Evi, F., & Rijal, P. (2024). Peran pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam di Indonesia. ILJ: Islamic Learning Journal, 2(1), 74–96.
https://doi.org/10.54437/iljjislamiclearningjournal.v2i1.1371
Carnawi, C., Hermawan, I., & Zahro, F. A. (2024). Konsep membangun branding image untuk meningkatkan kepercayaan terhadap lembaga pendidikan Islam. ASCENT: Al-Bahjah Journal of Islamic Education Management, 2(1), 12–26.
https://doi.org/10.61553/ascent.v2i1.96
Dianto, A., Hasanah, U., Darmawan, D., Arbi'ah, A., & Laksana, S. D. (2025). Lingkungan belajar abad 21 di Indonesia: Analisis elemen kunci, tantangan dan strategi implementasi. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(3), 462–469.
https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i3.536
Faradila, S., & Suwaidi, R. A. (2024). Strategi branding dalam meningkatkan daya tarik produk di Pondok Pesantren. Journal of Human and Education (JAHE), 4(6), 1255–1264.
https://doi.org/10.31004/jh.v4i6.2053
Hakim, T. L., & Sopwandin, I. (2023). Peran kiai dalam pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren. Jurnal Pendidikan dan Keguruan, 1(6), 1994–2003. https://jutepe-joln.net/index.php/JURPERU/article/view/418
Lubis, D., Fatimah, S., Subandi, S., & Makbuloh, D. (2024). Strategi pengembangan budaya organisasi dalam lembaga pendidikan Islam. POACE: Jurnal Program Studi Administrasi Pendidikan, 4(1), 66–76. https://doi.org/10.24127/poace.v4i1.5284
Mansur, M., & Hakim, D. (2026). Analisis peran modalitas Bourdieu dalam membentuk identitas merek (brand identity) sekolah. Dirasah: Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam, 9(1), 50–61. https://doi.org/10.58401/dirasah.v9i1.2541
Mansyuri, A. H., Patrisia, B. A., Karimah, B., Sari, D. V. F., & Huda, W. N. (2023). Optimalisasi peran pesantren dalam lembaga pendidikan Islam di era modern. MA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 101–112.
https://doi.org/10.21154/maalim.v4i1.6376
Mubarok, M. Z. (2024). Efektivitas branding dalam meningkatkan reputasi lembaga pendidikan Islam. Jurnal Kompetensi Ilmu Sosial, 3(1), 25–35.
https://doi.org/10.29138/jkis.v3i1.52
Munawwaroh, Z., & Rahayu, P. (2024). Digital marketing strategies for enhancing branding in Islamic boarding schools: A comprehensive analysis. Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 10(2), 199–208.
https://ftk.uinbanten.ac.id/journals/index.php/tarbawi/article/view/10005
Pratama, F. N., Nugroho, P., Zakaria, A. R., Rohmatulloh, N. D., & Muna, L. R. (2025). Strategi manajemen branding sekolah berbasis pesantren: Pendekatan inovatif untuk meningkatkan daya saing pendidikan. Dirasah: Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam, 8(1), 263–276. https://doi.org/10.58401/dirasah.v8i1.1641
Riswanto, R. (2025). Strategi pemasaran digital dalam meningkatkan school branding di lembaga pendidikan swasta: (Studi kasus di Sekolah Dasar Islam Terpadu Bina Insani Tanjungpandan Belitung). Sanskara Manajemen dan Bisnis, 3(3), 172–185.
https://doi.org/10.58812/smb.v3i03.583
Rozi, A. (2024). Strategi digital branding pesantren modern dalam meningkatkan trust masyarakat di era disrupsi informasi. IMEJ: Islamic Management and Education Journal, 1(1), 55–65. https://doi.org/10.62730/imej.v1i01.338
Sakinah, N. (2026). Strategi school branding management dalam meningkatkan daya saing sekolah di era kompetisi pendidikan. AKSI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(2), 133–145. https://doi.org/10.37348/aksi.v4i2.896
Saputra, D. E., & Sirozi, M. (2025). Strategi penguatan daya saing pesantren di era digital. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 85–99.
https://doi.org/10.23969/jp.v10i01.20618
Wahyunto, M., Hidayati, D., & Sukirman, S. (2024). Strategi branding sekolah di era digital dalam meningkatkan animo masyarakat melalui pemanfaatan digital marketing. Academy of Education Journal, 15(2), 1260–1271.
https://doi.org/10.47200/aoej.v15i2.2419
Whindayati, A., Fauziah, R. N., Fatimah, S., & Handayani, D. (2025). Penguatan kompetensi abad 21 dalam pembelajaran di era digital: Tantangan dan strategi pendidik Indonesia. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 240–262.
https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.35543
Yusuf, M., Mutohar, P. M., & Fuadi, I. (2024). Aktualisasi nilai-nilai etik dalam membentuk efektifitas budaya organisasi lembaga pendidikan. AKSI: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(1), 17–36.
https://www.ejurnal.inhafi.ac.id/index.php/aksi/article/view/510
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














