ANALISIS POLA SPASIAL PERSEBARAN UMKM KULINER DI KELURAHAN SEKARAN, KOTA SEMARANG DAN RELEVANSINYA SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOGRAFI
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v6i2.10954Keywords:
Pola Spasial, UMKM kuliner, Sumber Belajar GeografiAbstract
ABSTRACT
The development of culinary MSMEs in urban areas reflects the dynamics of economic activities closely associated with the spatial characteristics of a region. Jalan Taman Siswa, Sekaran Village, Semarang City, is one of the areas experiencing significant growth in culinary MSMEs due to the presence of Universitas Negeri Semarang and the high mobility of the community. This study aims to analyze the spatial distribution pattern of culinary MSMEs along Jalan Taman Siswa and examine their relevance as a geography learning resource at the senior high school level. The research employed a quantitative approach through field observations, geographic coordinate mapping, questionnaires, and interviews. Spatial pattern analysis was conducted using the Average Nearest Neighbour (ANN) method assisted by ArcGIS 10.8 on 213 culinary MSME units identified in the research area. The relevance test of learning resources was carried out with senior high school geography teachers using instruments that had fulfilled content validity requirements. The findings revealed that the distribution of culinary MSMEs formed a clustered pattern influenced by road accessibility, the concentration of community activities, and proximity to educational areas. In addition to reflecting the dynamics of urban economics, the phenomenon was considered relevant as a local environment-based geography learning resource because it supports contextual learning and enhances students’ spatial thinking skills. This study confirms that the integration of local economic phenomena and spatial approaches contributes significantly to the development of more applicable and contextual geography learning.
ABSTRAK
Perkembangan UMKM kuliner di kawasan perkotaan mencerminkan dinamika aktivitas ekonomi yang berkaitan erat dengan karakteristik keruangan wilayah. Jalan Taman Siswa, Kelurahan Sekaran, Kota Semarang merupakan salah satu kawasan dengan pertumbuhan UMKM kuliner yang tinggi akibat keberadaan Universitas Negeri Semarang dan tingginya mobilitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola spasial persebaran UMKM kuliner di Jalan Taman Siswa serta mengkaji relevansinya sebagai sumber belajar geografi pada tingkat SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui observasi lapangan, pemetaan koordinat geografis, angket, dan wawancara. Analisis pola spasial dilakukan menggunakan metode Average Nearest Neighbour (ANN) berbantuan ArcGIS 10.8 terhadap 213 unit UMKM kuliner yang teridentifikasi di lokasi penelitian. Uji relevansi sumber belajar dilakukan kepada guru geografi SMA menggunakan instrumen yang telah memenuhi validitas isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persebaran UMKM kuliner membentuk pola mengelompok (clustered) yang dipengaruhi oleh aksesibilitas jalan, konsentrasi aktivitas masyarakat, dan kedekatan dengan kawasan pendidikan. Selain mencerminkan dinamika ekonomi perkotaan, fenomena tersebut dinilai relevan sebagai sumber belajar geografi berbasis lingkungan lokal karena mampu mendukung pembelajaran kontekstual dan penguatan kemampuan berpikir spasial peserta didik. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi fenomena ekonomi lokal dan pendekatan spasial memiliki kontribusi penting dalam pengembangan pembelajaran geografi yang lebih aplikatif dan kontekstual.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik Kota Semarang. (2024). Kota Semarang dalam angka 2024. BPS Kota Semarang.
Abdul, M., & Ardianti, S. D. (2025). Meningkatkan kemampuan spasial dan pemahaman geografis siswa tentang bentuk wilayah Indonesia melalui media interaktif Google Earth pada pembelajaran IPAS kelas 5. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(02), 239–252.
https://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/6037
Alkaffi, L. N., Susilo, S., & Ruja, I. N. (2023). Pengembangan suplemen bahan ajar geografi berbasis potensi lokal sumber daya alam dan manusia. Jurnal Pendidikan: Riset dan Konseptual, 7(1), 115–118. https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v7i1.654
Annaafi, R. D., Wijaya, A. P., & Wahyuddin, Y. (2022). Analisis distribusi spasial sektor informal kuliner non platform super apps di ruang publik (Studi kasus: Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang). Elipsoida: Jurnal Geodesi dan Geomatika, 5(2), 37–43. https://doi.org/10.14710/elipsoida.2022.16464
Astawa, I. B. M. (2022). Peningkatan spatial thinking skills siswa dalam pembelajaran geografi melalui metode demonstrasi berpendekatan kontekstual. Journal of Education Action Research, 6(2), 242–251. https://doi.org/10.23887/jear.v6i2.45526
Cahyanti, B. D., Murtini, S., & Prasetya, S. P. (2023). Implementasi pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan berpikir spasial peserta didik kelas XI dalam pembelajaran geografi materi mitigasi bencana alam. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(11), 9529–9537. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i11.3152
Fauzi, F., Siregar, H., Barus, B., & Indraprahasta, G. S. (2025). Merevitalisasi UMKM Kabupaten Bekasi melalui transformasi digital: Tinajuan PCA dan analisis spasial. Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan, 21(1), 43–65. https://doi.org/10.31940/jbk.v21i1.43-65
Indarsari, A. (2025). E-commerce distribution efficiency analysis to enhance culinary MSMEs' performance in Jabodetabek. Journal Research of Social Science, Economics & Management, 5(3). https://doi.org/10.59141/jrssem.v5i3.1128
Kemendikbudristek. (2022). Salinan Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 033/H/KR/2022 tentang perubahan atas Keputusan Kepala BSKAP Nomor 008/H/KR/2022 tentang capaian pembelajaran. Kemendikbudristek.
Lane, R. (2025). Mitigating risks, embracing potential: A framework for integrating generative artificial intelligence in geographical and environmental education. International Research in Geographical and Environmental Education, 1–18. https://doi.org/10.1080/10382046.2025.2458561
Oktavia, D., Ramadhani, R., Normulyana, S., Adinda, Y., & Novita, Y. (2025). Analisis pola persebaran aktivitas ekonomi terhadap pertumbuhan ekonomi wilayah di Kota Payakumbuh. Jurnal Psikososial dan Pendidikan, 1(2). https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/2510
Pratiwi, R. T., Ningrum, E., & Triana, I. J. (2025). Students' and teachers' perceptions on the implementation of contextual learning based on local potential: A case study of economic geography in Cirebon Regency. Jurnal Geografi Gea, 25(2), 147–159. https://ejournal.upi.edu/index.php/gea/article/view/85978/32741
Ramadhani, D. O., Afifah, E. N., & Nisak, F. Z. (2025). Pemanfaatan sumber daya lingkungan lokal untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(1), 677–687. https://ejurnal.kampusakademik.my.id/index.php/jipm/article/view/699
Ratnaningtyas, H., Taviprawati, E., Wicaksono, H., & Aditya, M. K. (2025). Potential of MSMEs in the culinary sector: Towards community-based economic empowerment. Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA), 32–50. https://doi.org/10.37631/ebisma.v6i1.1773
Rivan, T., Karlitasari, L., & Suriansyah, M. I. (2025). Rekomendasi lokasi bisnis UMKM menggunakan metode SAW berbasis WebGIS. Journal of Informatics, 10(1), 1–12. https://doi.org/10.51211/itbi.v10i1.3353
Safarudin, N. R., Utaya, S., Bachri, S., Mutia, T., & Fahmi, M. R. (2023). Kawasan Danau Tektovulkanik Ranau sebagai sumber belajar geografi pada pembelajaran berdiferensiasi di SMA dalam mendukung Kurikulum Merdeka. Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian, 21(2), 147–155. https://doi.org/10.21831/gm.v21i2.60372
Shahabi, S., & Umar, R. (2025). Analisis potensi lokal sebagai sumber belajar berbasis laboratorium lapangan dalam pembelajaran geografi (Studi kasus objek wisata alam Bantimurung, Desa Jenetaesa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan). Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(12). https://doi.org/10.5281/zenodo.15952828
Syafira, N., Budijanto, B., & Wagistina, S. (2023). Pengembangan bahan ajar potensi wisata budaya di Kota Malang. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 17(4), 2253–2270. http://dx.doi.org/10.35931/aq.v17i4.2365
Tanjung, A., & Fahmi, M. (2024). Urgensi pengembangan bahan ajar geografi berbasis kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi, 20(1), 3. https://citeus.um.ac.id/jpg/vol20/iss1/3/
Tue, F., & Lukum, A. (2025). Implementasi Google Earth sebagai media pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran geografi. Irfani, 21(1), 188–203. https://doi.org/10.30603/ir.v21i1.6302
Wicaksono, B. A., Khotimah, K., Segara, N. B., & Prastiyono, H. (2023). Analisis potensi ekosistem mangrove center Tuban sebagai sumber belajar pendidikan lingkungan bahari dalam pembelajaran IPS. SOSEARCH: Social Science Educational Research, 3(2), 66–80. https://doi.org/10.26740/sosearch.v3n2.p66-80
Widodo, E., Riantika, R. F. P., Masruri, M. S., & Hastuti, H. (2023). Relevansi fenomena lingkungan kawasan Borobudur sebagai sumber belajar geografi. Geomedia Majalah Ilmiah dan Informasi Kegeografian, 21(2), 107–124. https://doi.org/10.21831/gm.v21i2.52355
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














