PEMANFAATAN SITUS CANDI BOGANG WONOSOBO SEBAGAI SUMBER BELAJAR KONTEKSTUAL SEJARAH DI SMA
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v6i2.10520Keywords:
Pembelajaran Kontekstual, Situs Sejarah, Pembelajaran Sejarah, Sumber BelajarAbstract
History learning in schools tends to remain conventional and insufficiently connected to real-life contexts, resulting in low student engagement and understanding. This study aims to analyze the utilization of the Candi Bogang site in Wonosobo as a contextual learning resource in history education at SMA An-Nida Wonosobo, focusing on the aspects of preparation, implementation, and its impact on students’ understanding. This research employs a qualitative approach with a descriptive method through a case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using an interactive data analysis model. The findings indicate that the use of the site has been systematically planned and implemented through stages including initial knowledge acquisition, field observation, and the processing and presentation of results. Site-based learning has been shown to enhance student engagement, critical thinking skills, and more concrete and contextual understanding. However, its effectiveness has not yet been optimal due to several limitations, including the lack of scientific information about the site, reliance on teacher initiative, and limited institutional support. These findings suggest that the use of local historical sites has significant potential as a learning resource, but requires strengthened collaboration, the development of more comprehensive learning materials, and supportive policies to ensure sustainable and systematic implementation in history education.
ABSTRAK
Pembelajaran sejarah di sekolah masih cenderung bersifat konvensional dan kurang mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman dan keaktifan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Situs Candi Bogang Wonosobo sebagai sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran sejarah di SMA An-Nida Wonosobo, meliputi aspek persiapan, pelaksanaan, serta dampaknya terhadap pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan situs telah dirancang secara sistematis dan dilaksanakan melalui tahapan pembelajaran yang meliputi pemberian pengetahuan awal, observasi lapangan, serta pengolahan dan presentasi hasil. Pembelajaran berbasis situs terbukti mampu meningkatkan keaktifan, kemampuan berpikir kritis, serta pemahaman siswa yang lebih konkret dan kontekstual. Namun demikian, efektivitasnya belum optimal karena masih terdapat keterbatasan informasi ilmiah tentang situs, ketergantungan pada inisiatif guru, serta minimnya dukungan institusional. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan situs sejarah lokal memiliki potensi besar sebagai sumber belajar, tetapi memerlukan penguatan kolaborasi, pengembangan sumber belajar, dan dukungan kebijakan agar dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dan sistematis dalam pembelajaran sejarah.
Downloads
References
Achmadin, B. Z. (2022). Urgensi historical thinking skills bagi peserta didik dalam pembelajaran sejarah kebudayaan Islam. Muta'allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 96–114. https://doi.org/10.18860/mjpai.v1i2.1125
Addo, C. M., Mensah, R. O., Kpodo, B. K., & Kumi, J. N. (2023). The role of field trips in teacher education for teaching social studies in a developing country. Mediterranean Journal of Social Sciences, 14(6), 23. https://doi.org/10.36941/mjss-2023-0034
'Ain, F. K., Mufarricah, S. H., Muna, I. I., & Nur, D. M. M. (2025). Menumbuhkan kesadaran budaya generasi muda melalui tradisi Lamporan di Desa Soneyan, Kec Margoyoso, Kab Pati: Tinjauan dalam perspektif pendidikan IPS. ARIMA: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 3(2), 272–278. https://doi.org/10.62017/arima.v3i2.6269
Basri, I., & Hastuti, H. (2020). Bagaimana sejarah seharusnya diajarkan? Jurnal Kronologi, 2(4), 140–148. https://doi.org/10.24036/jk.v2i4.64
Cakranegara, J. J. S. (2020). Membangun kesadaran sejarah kritis dan integratif untuk Indonesia maju. Jurnal Pertahanan Dan Bela Negara, 10(1), 1. https://doi.org/10.33172/jpbh.v10i1.811
Firmansyah, H., Putri, A. E., & Hakim, L. (2022). Penguatan literasi sejarah untuk meningkatkan historical thinking peserta didik. Jurnal Artefak, 9(2), 93. https://doi.org/10.25157/ja.v9i2.7892
Firmansyah, H., Ramadhan, I., & Wiyono, H. (2025). Enhancing historical understanding through local wisdom based learning: A case study in senior high schools. Diakronika, 25(1), 20–32. https://doi.org/10.24036/diakronika/vol25-iss1/477
Fitriani, D. (2022). Exploration of the historical value of Islamic civilization at the Baiturrahman Grand Mosque as a source of learning local history in Banyuwangi. JUSPI: Jurnal Sejarah Peradaban Islam, 5(2), 71. https://doi.org/10.30829/juspi.v5i2.10822
Ginting, A. M., & Hutauruk, A. F. (2020). Pemanfaatan dan pemaknaan situs sejarah Tugu Medan Area di Kota Medan. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.31004/jrpp.v3i1.718
Hotimah, I. H. (2022). Landasan filosofis dan teori pendidikan sejarah dalam buku teks sejarah kelas X karya Ratna Hapsari dan M. Adil. SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 19(2), 51–64. https://doi.org/10.21831/socia.v19i2.54288
Huda, K., & Djono, D. (2025). Mengintegrasikan teori pembelajaran bermakna dan konstruktivisme dalam pembelajaran sejarah di era digital. Jurnal Artefak, 12(1), 137. https://doi.org/10.25157/ja.v12i1.18462
Hulopi, A. G., Frayogi, F., Magau, M. F., Gobang, H., Hamid, H. A., & Talib, R. H. (2025). Merancang pembelajaran sejarah yang menarik dan bermakna: Strategi perencanaan efektif. Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS), 3(1), 20–24. https://doi.org/10.59435/jipnas.v3i1.327
Indriyani, D., & Naidu, N. B. M. (2025). Revitalisasi nilai lokal: Model proyek partisipatif berbasis budaya Cianjur dalam pembelajaran Pancasila. Jurnal Kewarganegaraan, 22(2), 137–159. https://doi.org/10.24114/jk.v22i2.64750
Kuwoto, M. A., & Saputra, E. (2024). Memotret pendidikan multikultural dalam pembelajaran sejarah lokal upaya membangkitkan semangat nasionalisme. Jurnal Artefak, 11(1), 1. https://doi.org/10.25157/ja.v11i1.10271
Lazuardi, D., Santoso, B., & Putranto, A. (2023). Utilization of the Homo Wajakensis site and regional museum Tulungagung as a history learning media. Indonesian Journal of History Education, 8(2), 143–164. https://doi.org/10.15294/ijhe.v8i2.72145
Lionar, U., Mulyana, A., & Isrok’atun, I. (2020). Local wisdom of Tanjung Tanah manuscript to increase historical comprehension ability. Paramita: Historical Studies Journal, 30(1), 15–22. https://doi.org/10.15294/paramita.v30i1.15950
Lukito, Y. N., Alkadri, M. F., Adiswari, N., Romadona, M. R., Kusnandar, K., & Suryadi, S. (2025). Revisiting fort heritage in Ternate, North Maluku: Nostalgia, tourism, and community engagement. Built Heritage, 9(1). https://doi.org/10.1186/s43238-025-00181-4
Lynch, R., McCormack, O., & Hennessy, J. (2025). Exploring teachers’ and students’ views and experiences of field trips. Journal of Adventure Education & Outdoor Learning, 1–19. https://doi.org/10.1080/14729679.2025.2530091
Metrahultikultura, M., & Gunartati, G. (2023). Pendidikan humanistik melalui nilai-nilai budaya dalam benda peninggalan praaksara (purbakala) dalam pembelajaran sejarah. Fajar Historia: Jurnal Ilmiah Sejarah Dan Pendidikan, 7(1), 34–49. https://doi.org/10.29408/fhs.v7i1.7421
Muliastrini, E., & Handayani, N. N. L. (2023). Pengaruh implementasi model pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan terhadap minat dan hasil belajar IPA siswa SD. Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar, 8(1), 90–101. https://doi.org/10.25078/aw.v8i1.1998
Mutiani, M., Jumriani, J., Putro, H. P. N., Abbas, E. W., & Rusmaniah, R. (2022). Kajian empirik pendidikan dalam latar peristiwa masyarakat tradisional, modern, dan era globalisasi. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4(2), 2275–2282. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i2.2478
Ningsih, S. (2021). Efektivitas penerapan metode field trip terhadap kemampuan menulis karangan deskripsi siswa. Jurnal Kajian Bahasa Sastra Dan Pengajaran (KIBASP), 4(2), 202–211. https://doi.org/10.31539/kibasp.v4i2.1323
Prasanti, D., & Karimah, K. E. (2021). Communication process in field trip as a learning method for PAUD children in Bandung. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 328–340. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.912
Pratama, R. A., Saputra, M. A., & Hikmawaty, L. (2023). Enhancing historical consciousness in history education through integrating STEM approach and historical thinking skill. Journal of Education and Learning (EduLearn), 18(1), 236–243. https://doi.org/10.11591/edulearn.v18i1.20890
Rosa, S., Olivia, I., Gayatri, S., Fitria, T. N., & Rojabi, A. R. (2021). Increasing youth awareness of local culture through active learning. Cypriot Journal of Educational Sciences, 16(4), 1582–1601. https://doi.org/10.18844/cjes.v16i4.6014
Rugaiyah, R. (2022). Experiential learning through field trips: An overview. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 14(4), 6255–6266. https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i4.1972
Rukmana, M., Watung, F. A., Hasmiati, H., Agustina, T. P., & Utami, A. R. P. (2024). Development of general biology learning e-modules based on constructivism. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 14(2), 167–176. https://doi.org/10.24246/j.js.2024.v14.i2.p167-176
Ruslan, A., Naredi, H., Muhtarom, H., Wardani, R. A., & Khoiriah, K. (2022). Moderate Islamic values to enhance nationalism between Muhammadiyah ortom (case study: Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, East Jakarta). Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 91–106. https://doi.org/10.29313/tjpi.v11i2.10090
Saguni, F. (2020). Penerapan teori konstruktivis dalam pembelajaran. Paedagogia: Jurnal Pendidikan, 8(2), 19–32. https://doi.org/10.24239/pdg.vol8.iss2.46
Sariyatun, S., & Marpelina, L. (2024). Strengthening identity through the integration of local history in the learning curriculum. ULUL ALBAB: Jurnal Studi Islam, 12(1), 297. https://doi.org/10.24127/hj.v12i1.9382
Sarkowi, S., Amsara, Y., Susilo, A., Sofiarini, A., Irwansyah, Y., & Isbandiyah, I. (2025). Penguatan kompetensi mahasiswa calon guru sejarah melalui pendampingan lapangan berbasis wisata edukasi di Sumatra Barat. Jurnal Cemerlang: Pengabdian Pada Masyarakat, 7(2), 511–520. https://doi.org/10.31540/jpm.v7i2.3497
Simatupang, F. T., Siburian, P., & Syahfitri, D. (2024). Penerapan metode field trip pada siswa SMA negeri 1 untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 10(3). https://doi.org/10.31949/educatio.v10i3.9041
Sugrah, N. (2020). Implementasi teori belajar konstruktivisme dalam pembelajaran sains. HUMANIKA, 19(2), 121–138. https://doi.org/10.21831/hum.v19i2.29274
Susilo, A., & Asmara, Y. (2025). Revitalizing history learning through a historical literacy approach at the Garuda Sriwijaya Subkoss Museum. Jurnal Historica, 9(1), 1–11. https://doi.org/10.19184/jhis.v9i1.53689
Suwarni, S., & Purmintasari, Y. D. (2023). Pengambangan bahan ajar sejarah Asia Selatan berbasis higher order thinking skill. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 5(5), 1824–1832. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i5.4600
Teneo, M., Ndoen, F. A., Madu, A., Neolaka, S. Y., & Sipa, S. N. (2023). Pemanfaatan situs sejarah sebagai sumber belajar dengan metode field trip. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 6(3), 514–524. https://doi.org/10.33474/jipemas.v6i3.19676
Wulan, T. A. K. (2020). Pengaruh model PBL dan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran sejarah kelas X di SMAN 6 Muaro Jambi. Journal of Social Knowledge Education (JSKE), 1(2), 52–56. https://doi.org/10.37251/jske.v1i2.350
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














