RELEVANSI GEOGRAFIS DAN AKTIVITAS EKONOMI WISATA SUMBER GEMPONG SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS KELAS VIII
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v6i2.10750Keywords:
Pembelajaran IPS Kontekstual, Sumber Gempong, Kondisi Geografis dan Aktivitas ekonomi.Abstract
Social Studies (IPS) instruction is currently still dominated by a theoretical approach that fails to integrate the realities of the surrounding environment into classroom materials. This study aims to analyze the interactions between geographical conditions, environmental utilization, and community economic activities in Sumber Gempong, Trawas, Mojokerto, as well as to examine their relevance as a source of contextual IPS learning for eighth-grade students. A descriptive qualitative approach was applied to process the data obtained through field observations and in-depth interviews with managers, merchants, farmers, and tourists using purposive sampling. The data analysis process utilized an interactive model encompassing data reduction, presentation, and drawing conclusions. Findings indicate that the mountainous geographical conditions with abundant water sources support the optimization of the tourism sector, horticultural agriculture, and the empowerment of MSMEs. However, a challenge was identified in the form of a decline in visitor numbers over the past five years due to suboptimal promotional strategies. Regardless of these aspects, the phenomenon at Sumber Gempong represents a tangible interconnection between geographical space and human activities that holds significant potential as a learning resource. It can be concluded that integrating the local environment into the curriculum enhances students’ conceptual understanding and active engagement in social studies learning.
ABSTRAK
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) saat ini masih didominasi oleh pendekatan teoritis yang kurang mengintegrasikan realitas lingkungan sekitar ke dalam materi kelas. Kajian ini diarahkan untuk menganalisis interaksi antara kondisi geografis, pemanfaatan lingkungan, dan aktivitas ekonomi masyarakat di Sumber Gempong, Trawas, Mojokerto, serta mengkaji relevansinya sebagai sumber belajar IPS kontekstual bagi siswa kelas VIII. Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan dalam mengolah data yang diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan pengelola, pedagang, petani, serta wisatawan melalui teknik purposive sampling. Proses analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa kondisi geografis pegunungan dengan sumber air melimpah mendukung optimalisasi sektor pariwisata, pertanian hortikultura, dan pemberdayaan UMKM. Namun, ditemukan kendala berupa penurunan jumlah kunjungan dalam lima tahun terakhir akibat strategi promosi yang belum optimal. Terlepas dari aspek tersebut, fenomena di Sumber Gempong merepresentasikan keterkaitan nyata antara ruang geografis dan aktivitas manusia yang sangat potensial dijadikan sumber belajar. Dapat disimpulkan bahwa integrasi lingkungan lokal ke dalam kurikulum mampu meningkatkan pemahaman konseptual dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran IPS.
Downloads
References
Anggriani, R., & Fitri, A. H. (2021). Pengaruh model contextual teaching and learning (CTL) terhadap pembelajaran IPS kelas V SD Negeri 08 Sungai Rumbai Dharmasraya. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 6331–6339. https://doi.org/10.31004/jptam.v5i3.2425
Ardoin, N. M., Bowers, A. W., & Gaillard, E. (2020). Environmental education outcomes for conservation: A systematic review. Biological Conservation, 241, 108224. https://doi.org/10.1016/j.biocon.2019.108224
Arif, A. M. M., Muta’ali, L., & Rijanta, R. (2025). Mapping poverty traps in Indonesia: A spatial perspective. Regional Statistics, 15(2), 341–364. https://doi.org/10.15196/rs150207
Fatimah, D., Winarso, H. P., & Handy, M. R. N. (2021). Economic activities of natural herbal homes Lestari Herbal Village as a learning resource on social studies. The Kalimantan Social Studies Journal, 2(2), 104–112. https://doi.org/10.20527/kss.v2i2.3237
Gretzel, U., Sigala, M., Xiang, Z., & Koo, C. (2015). Smart tourism: Foundations and developments. Electronic Markets, 25(3), 179–188. https://doi.org/10.1007/s12525-015-0196-8
Haerani, R. P. R., & Suhartini, E. (2022). Analisis respon mahasiswa terhadap pengembangan evergreen: Media pembelajaran berbasis android dengan konteks hutan hujan tropis. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(5), 6708–6714. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i5.3100
Hulwah, L., & Suriani, A. (2025). Pentingnya pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan pemahaman konsep sains pada siswa SD. Jurnal Arjuna: Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa Dan Matematika, 3(3), 365–373. https://doi.org/10.61132/arjuna.v3i3.1989
Ikhsan, F. A., Utaya, S., Bachri, S., Sugiarto, A., & Sejati, A. E. (2024). Paradigma filsafat geografi kontemporer: Kajian ontologi, epistemologi, aksiologi, dan keterampilan sainstik. Majalah Geografi Indonesia, 38(1), 1–10. https://doi.org/10.22146/mgi.85222
Mahanani, R. S., Hidaya, T., Wardati, I., Galushasti, A., & Wiyono, L. C. (2021). Local economic development strategies to increase economic growth in agrotourism areas. Turyzm/Tourism, 31(2), 117–131. https://doi.org/10.18778/0867-5856.31.2.07
Maulidiyah, M., Subiyakto, B., & Hasanah, M. (2020). Economic activities in the Kebun Rambutan Rakyat Sungai Lulut as a learning resource on social studies. The Kalimantan Social Studies Journal, 1(2), 175–183. https://doi.org/10.20527/kss.v1i2.2040
Meyfroidt, P. (2013). Environmental cognitions, land change, and social-ecological feedbacks: An overview. Journal of Land Use Science, 8(3), 341–367. https://doi.org/10.1080/1747423X.2012.667452
Moko, R., & Lukum, A. (2025). Peran pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan kesadaran geografis siswa terhadap isu sosial dan lingkungan. PESHUM: Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(4), 6666–6675. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i4.9661
Multasam, A., Antong, A., & Qamaruddin, M. Y. (2025). Pengembangan sumber daya alam daerah dan dampaknya terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal di Kota Palopo. Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi & Akuntansi (MEA), 9(2), 2473–2491. https://doi.org/10.31955/mea.v9i2.5956
OECD. (2021). 21st-century readers. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/a83d84cb-en
Okvian Suwardi, C. (2023). Pengembangan objek wisata sawah Sumber Gempong oleh badan usaha milik desa. Societas: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Sosial, 12(1), 45–56. http://ejournal.unmus.ac.id/index.php/societas
Pramesthi, D., Ardyati, I., & Slamet, A. (2020). Potensi tumbuhan rempah dan bumbu yang digunakan dalam masakan lokal buton sebagai sumber belajar. BIODIK, 6(3), 225–232. https://doi.org/10.22437/bio.v6i3.9861
Pratama, A., Segara, N., Marzuqi, M., & Prastiyono, H. (2024). Eksistensi generasi muda pada kesenian bantengan di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 4(2), 19–35. https://doi.org/10.26740/penips.v4i2.60567
Putro, J. D., & Zain, Z. (2021). Active and passive adaptation of floating houses (Rumah Lanting) to the tides of the Melawi river in West Kalimantan, Indonesia. Geographica Pannonica, 25(2), 72–84. https://doi.org/10.5937/gp25-30422
Ramadhani, A., Choirunnissah, N., Hanifa, D. A., & Musleh, M. (2024). Strategi BUMDES dalam pengembangan wisata sawah Sumber Gempong di Kabupaten Mojokerto. Journal of Contemporary Public Administration (JCPA), 4(2), 82–93. https://doi.org/10.22225/jcpa.4.2.2024.82-93
Sembiring, S. A., Hutauruk, J., Saragi, C. P., Nainggolan, M. F., Simbolon, S., & Tarigan, J. (2024). Implementation of fertilizer subsidy policy to fertilizer cost saving based on Indonesian minister of agriculture regulations. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1413(1), 012095. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1413/1/012095
Sharpley, R. (2020). Tourism, tourists and society. Routledge.
Shintia, I., & Heldayani, E. (2023). Pengaruh model contextual teaching and learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPS kelas IV SD. Jurnal Guru Kita, 7(3), 567–576. https://doi.org/10.24114/jgk.v7i3.42244
Susanti, & Kurniati, E. (2025). Analisis pengembangan wilayah berbasis potensi lokal sebagai upaya peningkatan ekonomi daerah di Provinsi Lampung. Jurnal Ilmu Ekonomi, 4(1), 274–297. https://doi.org/10.59827/jie.v4i1.224
Suyatno, S., & Suryani, D. A. (2022). Pengembangan potensi UMKM berbasis lokal dalam mendorong perekonomian di Desa Girikerto. Jurnal Studi Manajemen Dan Bisnis, 9(2), 108–118. https://doi.org/10.21107/jsmb.v9i2.16821
UNWTO. (2021). International tourism highlights, 2020 edition. World Tourism Organization. https://doi.org/10.18111/9789284422456
Yolanda, A., Sihotang, M., Zebua, J. A., Hutasoit, M., & Sinaga, Y. L. (2024). Strategi pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa sekolah dasar. Pragmatik: Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa Dan Pendidikan, 2(3), 301–308. https://doi.org/10.61132/pragmatik.v2i3.941
Yuliani, E., Supeno, S., & Ridlo, Z. R. (2023). Identifikasi tumbuhan berbiji (Spermatophyta) di kawasan Ijen Geopark sebagai sumber belajar biologi. Briliant: Jurnal Riset Dan Konseptual, 8(4), 880–889. https://doi.org/10.28926/briliant.v8i4.1252
Yuwono, V. K., Leoparjo, F., Irtanto, D., Nugraha, K. A., & Wibowo, O. H. (2024). Diversifikasi ekonomi di Pulau Bali dalam perspektif pariwisata. Indo-Fintech Intellectuals Journal of Economics and Business, 4(3), 1128–1144. https://doi.org/10.54373/ifijeb.v4i3.1524
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














