PENERAPAN STRATEGI COOPERATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V PADA PEMBELAJARAN IPAS
DOI:
https://doi.org/10.51878/science.v6i4.15810Keywords:
Cooperative Learning, IPAS, Motivasi BelajarAbstract
Natural and Social Sciences (IPAS) instruction in elementary schools remains predominantly teacher-centered, resulting in suboptimal student learning motivation. This passive instructional pattern causes students to become disengaged and hesitant to participate in scientific inquiries. This study aims to analyze the effect of implementing the cooperative learning strategy on the learning motivation of fifth-grade students at SDN Sukoharjo on the ecosystem topic within the IPAS subject. This study employed a quantitative experimental method using a one-group pretest-posttest design. The research subjects comprised 25 fifth-grade students at SDN Sukoharjo selected through total sampling. Data were accumulated using a 25-item Likert-scale learning motivation questionnaire with verified validity and reliability, supported by qualitative interviews. The inferential analysis revealed that the cooperative learning strategy significantly increased students' learning motivation (p<0.05), achieving a normalized gain (N-gain) score in the high category. Structured heterogeneous group interactions successfully fostered mutual academic assistance, enhanced self-confidence, and stimulated student engagement in collaborative scientific tasks. Consequently, the cooperative learning strategy is proven effective in elevating fifth-grade elementary students' learning motivation in IPAS.
ABSTRAK
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar masih didominasi oleh pendekatan yang berpusat pada guru (teacher-centered), sehingga motivasi belajar siswa belum berkembang optimal. Kondisi tersebut menyebabkan siswa cenderung pasif, mudah bosan, dan kurang terlibat dalam proses penemuan konsep sains. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan strategi cooperative learning terhadap motivasi belajar siswa kelas V SDN Sukoharjo pada mata pelajaran IPAS materi ekosistem. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa kelas V SDN Sukoharjo yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dihimpun menggunakan instrumen angket motivasi belajar berskala Likert sebanyak 25 butir pernyataan yang telah teruji validitas serta reliabilitasnya, serta didukung oleh wawancara mendalam. Hasil analisis inferensial membuktikan bahwa penerapan strategi cooperative learning menghasilkan peningkatan skor motivasi belajar siswa secara signifikan (p<0,05) dengan capaian indeks normalized gain (N-gain) pada kategori tinggi. Penerapan kerja sama kelompok heterogen mampu memfasilitasi interaksi sosial yang suportif, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memicu antusiasme siswa dalam menyelesaikan tugas proyek belajar. Dengan demikian, strategi cooperative learning terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Downloads
References
Afifah, F. N. (2026). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw materi sistem ekskresi untuk meningkatkan hasil belajar murid SMP. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(2), 718–728. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i2.10500
Afiyah, A. N., & Zulkarnaen, Z. (2025). Penerapan inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi siswa pada pembelajaran IPAS SD. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 306–316. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5033
Alivia, N. S., & Utomo, A. C. (2024). Peningkatan kerjasama melalui pembelajaran kooperatif tipe STAD pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas II SD. FONDATIA, 8(2), 354–366. https://doi.org/10.36088/fondatia.v8i2.4742
Ariadi, A., Suriansyah, A., & Purwanti, R. (2023). Implementasi model pembelajaran excellent dan media augmented reality untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar, 8(2), 122–137. https://doi.org/10.25078/aw.v8i2.3069
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Cici, C., & Supriadi, S. (2024). Inovasi dalam pengembangan sosial emosional anak usia dini. Bouseik: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 23–44. https://doi.org/10.37092/bouseik.v2i1.738
Ginting, P., & Yosefa, S. (2024). Peningkatan hasil belajar dan disiplin siswa menggunakan model contextual teaching and learning. School Education Journal PGSD FIP UNIMED, 14(1), 50–59. https://doi.org/10.24114/sejpgsd.v14i1.58032
Hake, R. R. (1999). Analyzing change/gain scores. Department of Physics, Indiana University.
Handayani, I. O., Saputra, H. J., & Reffiane, F. (2024). Pengaruh diorama siklus air sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V di SDN 1 Keling, Kabupaten Jepara. Jurnal Interdisiplin Ilmu Sosial dan Pendidikan, 2(3), 45–56. https://doi.org/10.53639/ijsse.v2i3.47
Hasanah, Z., & Himami, A. S. (2021). Model pembelajaran kooperatif dalam menumbuhkan keaktifan belajar siswa. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaan, 1(1), 1–13. https://doi.org/10.54437/irsyaduna.v1i1.236
Huda, C., Hidayat, R., & Mushafanah, Q. (2017). Keefektifan model pembelajaran Think Talk Write berbantu media puzzle terhadap hasil belajar siswa kelas V mata pelajaran IPS SD Negeri Kutosari 02 Batang. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 1(3), 179–185. https://doi.org/10.23887/jisd.v1i3.11881
Jannah, M., & Susiyawati, E. (2026). Penerapan model Teams Games Tournament (TGT) berbantuan platform digital pada materi klasifikasi makhluk hidup untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(2), 965–977. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.10023
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2010). The impact of cooperative, competitive, and individualistic learning environments on academic achievement. Routledge.
Khasanah, U., & Basir, M. A. (2026). Pengaruh motivasi pembelajaran Teams Games Tournament berbantuan Quick Response Code terhadap kemampuan literasi numerasi. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(2), 748–758. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.9709
Lathifa, N. N., Anisa, K., Handayani, S., & Gusmaneli, G. (2024). Strategi pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan, 4(2), 69–81. https://doi.org/10.55606/cendikia.v4i2.2869
Lekiwona, L., Patra, S., & Rumtutuly, F. (2026). Upaya meningkatkan hasil belajar IPAS menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe SAL (student active learning) pada materi lingkungan di kelas III SDK Nyama. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(3), 1493–1504. https://doi.org/10.51878/science.v6i3.10840
Netanya, N., Hidayat, T., Iksam, I., Wahyuningsih, T., & Muhlis, M. (2026). Peningkatan hasil belajar pendidikan Pancasila melalui model STAD di sekolah dasar. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 1211–1221. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.10933
Raharjo, S. (2018). Cara melakukan transformasi data dengan SPSS. SPSS Indonesia.
Rifqi, M., Putra, H. K., & Walimin. (2022). Pengaruh penerapan strategi pembelajaran cooperative learning model Teams Games Tournament (TGT) untuk meningkatkan keaktifan peserta didik di kelas X TKJ SMK Tamansiswa Sukoharjo tahun pelajaran 2021/2022. Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 7(1), 26–32. https://doi.org/10.32585/edudikara.v7i1.271
Rizki, N. Y., & Wibawa, A. (2025). Peningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together (NHT) berbantuan PowerPoint interaktif. Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika, 5(2), 145–153. https://doi.org/10.36733/pemantik.v5i2.11573
Salamah, E. R., Eka, Z., Rifayanti, T., & Trisnawaty, W. (2024). Pengaruh model pembelajaran kooperatif terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 18–31. https://doi.org/10.30659/pendas.11.1.18-31
Sardiman, A. M. (2018). Interaksi dan motivasi belajar mengajar (Cetakan ke-24). Rajawali Pers.
Slavin, R. E., Hurley, E. A., & Chamberlain, A. (2003). Cooperative learning and achievement: Theory and research. In W. M. Reynolds & G. E. Miller (Eds.), Handbook of psychology: Educational psychology (Vol. 7, pp. 177–198). John Wiley & Sons. https://doi.org/10.1002/0471264385.wei0709
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Uno, H. B. (2023). Teori motivasi dan pengukurannya: Analisis di bidang pendidikan. Bumi Aksara.
Zuliazani, B. A., Darsimah, & Purnamasari, V. (2021). Upaya peningkatan hasil belajar peserta didik melalui model pembelajaran Think Pair Share tema 9 Kayanya Negeriku kelas IV SDN 2 Kalilumpang tahun pelajaran 2020/2021. Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar), 11(1), 121–130. https://doi.org/10.26877/malihpeddas.v11i1.8813
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















