PENGARUH METODE EKSPERIMEN TERHADAP KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS VI
DOI:
https://doi.org/10.51878/science.v6i3.10847Keywords:
Eksperimen, Keaktifan Belajar, Hasil Belajar, IPASAbstract
ABSTRACT
Learning The teaching of Natural and Social Sciences (IPAS) in elementary schools is still dominated by conventional teaching methods, which result in suboptimal student engagement and cognitive learning outcomes. Previous studies have shown that the experimental method can improve student engagement or learning outcomes; however, research examining the simultaneous impact of the experimental method on both aspects in IPAS instruction under the Merdeka Curriculum remains limited. Therefore, this study is important to provide empirical evidence regarding the effectiveness of the experimental method in improving the quality of IPAS instruction. This study aims to determine the effect of the experimental method on student learning engagement and cognitive learning outcomes in sixth grade regarding the topic of Earth’s rotation and revolution. This study employs a quantitative approach using a pre-experimental design of the One-Group Pretest-Posttest type. Data collection techniques were conducted through observation and testing, while data analysis utilized descriptive statistical tests and the Paired Sample T-Test. The results of the study on 11 students showed that the application of the experimental method was able to increase the average level of student learning activity from 66.66% to 85.22%, with the category changing from active to very active. In addition, students’ cognitive learning outcomes also showed an increase in the average score from 50.18% to 67.63%, moving from the “fairly good” to the “good” category. These results were supported by a Paired Sample T-Test, which showed a Sig. (2-tailed) value of 0.001 < 0.05; thus, Ho was rejected and H1 was accepted, indicating a significant effect. The findings of this study imply that the application of the experimental method can support the implementation of IPAS learning that is more active, meaningful, and student-centered in accordance with the characteristics of the Merdeka Curriculum. Thus, the experimental method has a significant effect on students’ learning activity and cognitive learning outcomes in IPAS learning.
ABSTRAK
Pembelajaran Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar masih didominasi oleh metode pembelajaran konvensional yang menyebabkan keaktifan dan hasil belajar kognitif belum optimal. Berbagai penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa metode eksperimen mampu meningkatkan keaktifan belajar atau hasil belajar siswa, namun penelitian yang mengkaji pengaruh metode eksperimen terhadap kedua aspek tersebut secara simultan dalam pembelajaran IPAS pada Kurikulum Merdeka masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk memberikan bukti empiris mengenai efektivitas metode eksperimen dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode eksperimen terhadap keaktifan belajar dan hasil belajar kognitif siswa kelas VI pada materi rotasi dan revolusi bumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental jenis One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes, sedangkan analisis data menggunakan uji statistik deskriptif dan uji Paired Sample T-Test. Hasil penelitian pada 11 siswa menunjukkan bahwa penerapan metode eksperimen mampu meningkatkan jumlah rata-rata keaktifan belajar siswa dari 66,66% menjadi 85,22% dengan kategori aktif menjadi sangat aktif. Selain itu, hasil belajar kognitif siswa juga mengalami peningkatan jumlah rata-rata dari 50,18% menjadi 67,63% dengan kategori cukup baik menjadi baik. Hasil tersebut diperkuat dengan uji Paired Sample T-Test yang menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) = 0,001 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa penerapan metode eksperimen dapat mendukung implementasi pembelajaran IPAS yang lebih aktif, bermakna, dan berpusat pada siswa sesuai dengan karakteristik Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, metode eksperimen berpengaruh signifikan terhadap keaktifan belajar dan hasil belajar kognitif siswa pada pembelajaran IPAS.
Downloads
References
Anjani, S., Subhi, M. R. I., & Anekasari, R. (2025). Analisis Integrasi Metode Pembelajaran Konvensional dan Modern. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmiah, 19(1), 657-664. https://doi.org/10.31869/mi.v19i1.6837
Bila, S. S., Fitriani, A. D., & Buhori, A. (2024). Pengaruh Model Experiential Learning pada Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V Sekolah Dasar. PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(3), 503-512. https://doi.org/10.17509/pedadidaktika.v11i3.77087
Fadil, K., Muslimah, M., & Nawawi, K. (2025). Peningkatan Keaktifan Belajar Siswa pada Pembelajaran PKN Melalui Penerapan Metode Kerja Kelompok di MI Miftahul Athfal. Jurnal AL-Muta`aliyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 5(2), 36. https://www.journal.staidk.ac.id/index.php/almutaliyah/article/view/875
Fahrudin, F., Ansari, A., & Ichsan, A. S. (2021). Pembelajaran Konvensional dan Kritis Kreatif dalam Perspektif Pendidikan Islam [Conventional and Critical Creative Learning in the Perspective of Islamic Education]. Hikmah, 18(1), 64–80. https://doi.org/10.53802/hikmah.v18i1.101
Huda, K., & Djono. (2025). Mengintegrasikan teori pembelajaran bermakna dan konstruktivisme dalam pembelajaran sejarah di era digital. Jurnal Artefak, 12(1), 137–146. https://doi.org/10.25157/ja.v12i1.18462
Husnah, A., Fitriani, A., Patricya, F., Handayani, T. P., & Marini, A. (2023). Analisis materi IPS dalam pembelajaran IPAS kurikulum merdeka di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora, 3(1), 57-64. https://www.scribd.com/document/733110876/Asmaul-Husnah
Ismi, N., & Ritonga, R. (2023). Penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA tentang rangkaian listrik di kelas VI SD. Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, 2(2), 81–88. https://doi.org/10.58797/pilar.0202.05
Kalangi, V. P., & Zakwandi, R. (2023). Penerapan Metode Pembelajaran Eksperimen untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. PTK: Jurnal Tindakan Kelas, 3(2), 266–276. https://doi.org/10.53624/ptk.v3i2.218
Marta, M. A., Purnomo, D., & Gusmameli, G. (2025). Konsep taksonomi Bloom dalam desain pembelajaran. Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 3(1), 227-246. https://doi.org/10.55606/lencana.v3i1.4572
Muadzin, A. M. A. (2021). Konsepsi peran guru sebagai fasilitator dan motivator dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 171-186. https://doi.org/10.37286/ojs.v7i2.102
Nafiati, D. A. (2021). Revisi taksonomi Bloom: Kognitif, afektif, dan psikomotorik. Humanika, 21(2), 151–172. https://doi.org/10.21831/hum.v21i2.29252
Pinasthika, R. P., & Kaltsum, H. U. (2022). Analisis Penggunaan Metode Eksperimen pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 6558-6566. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3304
Prijanto, J. H., & De Kock, F. (2021). Peran guru dalam upaya meningkatkan keaktifan siswa dengan menerapkan metode tanya jawab pada pembelajaran online. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 11(3), 238-251. https://ejournal.uksw.edu/scholaria/article/view/4318
Ramadani, M., & Matvayodha, G. (2025). Upaya meningkatkan keaktifan belajar siswa melalui metode eksperimen pada mata pelajaran IPAS. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 25660–25667. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/30861
Rozi, F., & Hafidz. (2024). Analisis Fenomena Peralihan Metode Pembelajaran Konvensional Menuju Pembelajaran Berbasis Digital. Meriva: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 1(1), 139–148. https://ejournal.merivamedia.com/index.php/meriva/article/view/19
Salsabila, N. A., Wahyu, S., & Atep, S. (2025). Analisis keaktifan belajar siswa sekolah dasar pada materi sifat bunyi melalui penerapan model radec dan savi. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(2), 1833–1842. https://mail.jurnaldidaktika.org/contents/article/view/1925/1023
Sari, A. P., Amalia, A. R., & Sutisnawati, A. (2022). Upaya meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran matematika menggunakan media Rainbow Board di sekolah dasar. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(3), 3251-3265. https://doi.org/10.31004/cendekia.v6i3.1687
Sukatin, S., Nuri, L., Naddir, M. Y., Sari, S. N. I., & Y, W. I. (2022). Teori Belajar dan Strategi Pembelajaran. Journal of Social Research, 1(8), 916–921. https://doi.org/10.55324/josr.v1i8.187
Susilowati, D. (2023). Peningkatan Keaktifan Belajar Peserta Didik Melalui Implementasi Metode Eksperimen Pada Mata Pelajaran Ipas. Khazanah Pendidikan, 17(1), 186. https://doi.org/10.30595/jkp.v17i1.16091
Wilani, W., & Marjo, H. K. (2025). Implementasi Metode Eksperimen Pada Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Keterampilan Proses Siswa Kelas VI SD. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(3), 608–619. https://doi.org/10.56916/ejip.v4i3.1363
Zikrulloh, M., Srihartini, Y., Humairo, S. S., & Yulistiani, S. A. (2025). Konsep Dasar Mengenai Teori Belajar Kognitif Serta Tahapannya Menurut Para Ahli dan Implikasinya Didalam Pembelajaran. At-Tadris: Journal of Islamic Education, 4(1), 60–68. https://doi.org/10.56672/attadris.v4i1.452
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














