PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF BERBANTUAN MEDIA KAHOOT TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA

Authors

  • Sri Ikawati Hutauruk Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Santo Thomas Medan
  • Regina Sipayung Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Santo Thomas Medan
  • Irmina Pinem Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Santo Thomas Medan
  • Patri Janson Silaban Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Santo Thomas Medan
  • Anton Sitepu Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Santo Thomas Medan

DOI:

https://doi.org/10.51878/science.v6i4.15806

Keywords:

Hasil Belajar, IPAS, Kahoot, Model Pembelajaran Kolaboratif

Abstract

This study was motivated by the low learning outcomes in Natural and Social Sciences (IPAS) among fourth-grade students at SD Negeri 173307 Sipultak, which were presumed to be influenced by teacher-centered instruction and the limited use of varied learning models and interactive instructional media. This study aimed to determine students' learning outcomes before the implementation of the collaborative learning model assisted by Kahoot, to examine its effect on IPAS learning outcomes, and to measure the magnitude of its influence. This research employed a quantitative approach using a One Group Pretest-Posttest Design. The research sample consisted of 30 fourth-grade students. Data were collected through tests, questionnaires, and documentation studies. The research instruments were tested for validity and reliability, while data analysis was conducted using the normality test, correlation coefficient test, coefficient of determination, and hypothesis testing (t-test). The findings revealed that the mean pretest score of 52.66 increased to 77.97 in the posttest, while the average questionnaire score reached 84.63, indicating that students' responses were categorized as very good. The results of the normality test indicated that the data were normally distributed, thereby meeting the assumptions for parametric statistical analysis. Furthermore, the correlation analysis showed a positive relationship between the implementation of the collaborative learning model assisted by Kahoot and students' learning outcomes. The hypothesis test also confirmed that the collaborative learning model assisted by Kahoot had a statistically significant effect on the IPAS learning outcomes of fourth-grade students at SD Negeri 173307 Sipultak in the 2025/2026 academic year. Therefore, the collaborative learning model assisted by Kahoot is effective in improving elementary school students' IPAS learning outcomes.

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 173307 Sipultak yang diduga dipengaruhi oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan belum memanfaatkan model pembelajaran yang bervariasi serta media pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum penerapan model pembelajaran kolaboratif berbantuan media Kahoot, mengetahui pengaruh penerapannya terhadap hasil belajar IPAS, serta mengetahui besarnya pengaruh yang diberikan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data meliputi tes, angket, dan studi dokumentasi. Instrumen penelitian telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis (t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 52,66 meningkat menjadi 77,97 pada posttest, sedangkan rata-rata skor angket mencapai 84,63 yang menunjukkan respons siswa berada pada kategori sangat baik. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, sehingga memenuhi syarat untuk analisis parametrik. Selanjutnya, hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif antara penerapan model pembelajaran kolaboratif berbantuan media Kahoot dengan hasil belajar siswa, sedangkan uji hipotesis membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 173307 Sipultak Tahun Ajaran 2025/2026. Dengan demikian, model pembelajaran kolaboratif berbantuan media Kahoot! efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amanah, A., & Arum, W. F. (2025). Pengaruh media Kahoot dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bumi dan satelitnya di MTsN 3 Kota Surabaya. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 8(4), 1496–1504. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v8i4.13549

Asanti, L., & Fauziah, A. N. M. (2026). Model inkuiri terbimbing dengan dukungan animasi 3D sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. EDUTECH: Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi, 6(2), 555–564. https://doi.org/10.51878/edutech.v6i2.10093

Aszari, E., Nuvitalia, D., & Artharina, F. P. (2024). Efektifitas model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) kelas IV materi wujud zat dan perubahannya terhadap hasil belajar IPAS dan keterampilan kolaborasi di SDN 3 Ngambakrejo. Wawasan Pendidikan, 4(1), 32–42. https://doi.org/10.26877/wp.v4i1.16588

Aulia, R. Z., Triwahyuningtyas, D., & Koernia, E. (2026). Penerapan problem based learning berbantuan Kahoot untuk meningkatkan hasil belajar kognitif pada pelajaran IPS kelas V SD. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(4), 3540–3548. https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.15321

Hali, A. U., Zhang, B., AL-Qadri, A. H., & Aslam, S. (2021). A collaborative teacher training approach in different cultures in the era of technology. International Journal of Instruction, 14(4), 21–32. https://doi.org/10.29333/iji.2021.1442a

Itsnaini, F. N., Lagandesa, Y. R., Lapasere, S., Rizal, R., Pratama, R. A., & Surahman, S. (2026). Integrating discovery learning with Kahoot to enhance elementary science learning outcomes. Journal of Innovation and Research in Primary Education, 5(1), 897–907. https://doi.org/10.56916/jirpe.v5i1.2910

Jesmin, M., Kasman, K., & Firdaus, F. (2026). Efektivitas penggunaan media Canva dengan pembelajaran kolaboratif terhadap hasil belajar bahasa Indonesia pada kelas XI. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 1220–1230. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.9589

Muslimin, M. (2025). The implementation of a problem based learning model assisted by Kahoot media within a lesson study framework to enhance learning outcomes in basic science concepts among prospective elementary school teachers. Journal of Education and Computer Applications, 2(2), 1–7. https://doi.org/10.69693/jeca.v2i2.33

Nabila, N., Kusumawati, Y., & Haris, A. (2025). Penerapan model kolaborasi sosial untuk membangun karakter positif siswa di SD Muhammadiyah Gilipanda Kota Bima. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(1), 284–295. https://doi.org/10.51878/social.v5i1.5148

Netanya, N., Hidayat, T., Iksam, I., Wahyuningsih, T., & Muhlis, M. (2026). Peningkatan hasil belajar Pendidikan Pancasila melalui model STAD di sekolah dasar. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 1211–1221. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.10933

Nikmatusshobrina, R. A., Supriyatna, Y., & Suhartini, E. (2026). Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan Quizizz mode kertas terhadap hasil belajar kognitif IPAS siswa kelas IV SD. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(4), 3077–3085. https://doi.org/10.51878/science.v6i4.12423

Novirianti, A., & Viratama, I. P. (2026). Inovasi media pembelajaran IPA “struktur dan fungsi bagian tumbuhan” menggunakan Kahoot sebagai kuis interaktif untuk kelas 4 SD. Jurnal Pendidikan Kimia, Fisika dan Biologi, 2(1), 99–107. https://doi.org/10.61132/jupenkifb.v2i1.1016

Nurlaili, E. A., & Maharani, F. C. (2026). Analisis model cooperative project based learning dalam pengembangan 4C dan hasil belajar siswa ditinjau dari pola pembentukan kelompok: Perekrutan mandiri vs ditentukan guru. EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 6(2), 1032–1041. https://doi.org/10.51878/educational.v6i2.10481

Nursalim. (2018). Manajemen belajar & pembelajaran (M. K. Albar, Ed.). Lontar Mediatama.

Rahman, A., Hanikah, & Setiana, D. (2024). Pengaruh penggunaan aplikasi Kahoot terhadap hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS di kelas IV sekolah dasar. ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(9), 138–144. https://doi.org/10.56799/jim.v3i9.4814

Rahma, F. N., & Erman, E. (2026). Pembelajaran guided inquiry dengan pendekatan CTL pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati terhadap pemahaman konsep. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(2), 991–1001. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.10028

Rayan, B., & Watted, A. (2024). Enhancing education in elementary schools through gamified learning: Exploring the impact of Kahoot! on the learning process. Education Sciences, 14(3), Article 277. https://doi.org/10.3390/educsci14030277

Rohmawati, & Sutrisno, T. (2025). Pengaruh model pembelajaran kolaboratif berbantuan media PowerPoint interaktif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV sekolah dasar. Elementary Journal, 8(2), 422–430. https://doi.org/10.31764/elementary.v8i2.18942

Rosyda, A. L., Chamdani, M., & Susiani, T. S. (2024). Penerapan model Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan kreativitas dalam pembelajaran IPAS tentang perubahan bentuk permukaan bumi pada siswa kelas V SD Negeri 1 Karangsari tahun ajaran 2023/2024. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 12(2), 115–124. https://doi.org/10.20961/jkc.v12i2.83556

Sembiring, A. B., Tanjung, D. S., & Silaban, P. J. (2021). Pengaruh model pembelajaran Time Token terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar pada pembelajaran tematik. Jurnal Basicedu, 5(5), 4076–4084. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1289

Sinaga, M. K., Sipayung, R., & Silaban, P. J. (2025). Pengaruh model pembelajaran kolaboratif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 060914 Medan Sunggal. Jurnal Ilmiah Aquinas, 8(1), 19–26. https://doi.org/10.51276/ja.v8i1.745

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suharti, P., Listiana, L., Daesusi, R., Sutarni, S., Rahmaniati, R., Zakaria, Y., & Nagy, E. (2024). Advancing collaborative competence: Instrumentation development and integration strategies for effective learning. Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE), 6(1), 137–155. https://doi.org/10.23917/ijolae.v6i1.23214

Utami, N. M. Y., Margunayasa, I. G., & Kusmariyatni, N. N. (2019). Pengaruh model pembelajaran kolaboratif berbantuan peta pikiran terhadap hasil belajar IPA ditinjau dari motivasi berprestasi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 2(2), 139–151. https://doi.org/10.23887/jippg.v2i2.19178

Valens, T., & Kalolo, Y. (2025). Using group/cooperative learning method to enhance students’ conceptual understanding toward magnetism. International Journal of Education Science, 2(2), 151–164. https://doi.org/10.46328/ijofes.5574

Wijayanto, N. (2026). Collaborative learning (pembelajaran kolaboratif: Konsep, teori, dan aplikasi di sekolah dasar). Mandita Press.

Yamin, M. (2015). Teori dan metode pembelajaran. Madani.

Downloads

Published

2026-10-07

How to Cite

Hutauruk, S. I., Sipayung, R., Pinem, I., Silaban, P. J., & Sitepu, A. (2026). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF BERBANTUAN MEDIA KAHOOT TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA. SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(4), 3282–2292. https://doi.org/10.51878/science.v6i4.15806

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.