KELAYAKAN DAN RESPON PENGGUNA TERHADAP VIDEO FOTOSINTESIS BAGI SISWA SMP

Authors

  • Rafina Rafina Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Buton
  • Maulid Nadian Putrini Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Buton
  • Dyah Pramesthi Isyana Ardyati Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Buton

DOI:

https://doi.org/10.51878/science.v6i3.12893

Keywords:

Video Pembelajaran, Fotosíntesis, Pembelajaran IPA SMP

Abstract

The limitations of visualization and low student learning motivation due to the lack of innovative media facilities in the abstract material of plant photosynthesis are the background of this research. This problem triggers the failure of seventh grade junior high school students in building a complete mental representation of the biochemical processes of plants. The main focus of this research is to evaluate the level of feasibility of photosynthesis learning videos for students and analyze teacher and student responses to the acceptance of this technology. The method applied is the research and development method (R&D) with a limited feasibility test design. Actual data collection was collected using expert validation sheets, a four-level Likert scale questionnaire, and open-ended questions, which were then analyzed using quantitative percentage techniques and thematic analysis. Quantitative data from expert assessments revealed that this video met the criteria of very suitable in the media aspect at 95.8 percent, the material aspect at 92.5 percent, and the category of suitable in the language aspect with an achievement of 75.0 percent. Furthermore, the analysis of user responses resulted in an average score of very good usefulness from teachers of 3.8 and positive appreciation from students reaching 85.0 percent. The main conclusion confirms that the tested photosynthesis learning video product is highly suitable as a supporting instrument to facilitate concrete cognitive needs. This digital media is recommended as an adaptive strategy to ensure the sustainable success of the high school science learning transformation agenda.

ABSTRAK

Keterbatasan visualisasi serta rendahnya motivasi belajar peserta didik akibat minimnya fasilitas media inovatif pada materi abstrak fotosintesis tanaman melatarbelakangi penelitian ini. Masalah tersebut memicu adanya kegagalan siswa kelas VII SMP dalam membangun representasi mental yang utuh mengenai proses biokimia tumbuhan. Fokus utama penelitian ini adalah mengevaluasi tingkat kelayakan video pembelajaran fotosintesis bagi siswa serta menganalisis respon guru dan siswa terhadap penerimaan teknologi tersebut. Metode yang diterapkan yaitu metode penelitian pengembangan (Research and Development) dengan desain uji kelayakan terbatas. Pengumpulan data aktual dikumpulkan menggunakan lembar validasi ahli, angket kuesioner skala Likert empat tingkat, dan pertanyaan terbuka, yang selanjutnya dianalisis melalui teknik persentase kuantitatif serta analisis tematik. Data kuantitatif hasil penilaian para ahli menyingkap bahwa video ini memenuhi kriteria sangat layak pada aspek media sebesar 95,8 persen, aspek materi senilai 92,5 persen, serta kategori layak pada aspek bahasa dengan capaian 75,0 persen. Lebih lanjut, analisis respon pengguna menghasilkan skor rata-rata kemanfaatan yang sangat baik dari guru sebesar 3,8 dan apresiasi positif siswa mencapai 85,0 persen. Simpulan utama menegaskan bahwa produk video pembelajaran fotosintesis teruji sangat layak sebagai instrumen pendukung dalam memfasilitasi kebutuhan kognitif secara konkret. Media digital ini direkomendasikan sebagai strategi adaptif untuk menyukseskan agenda transformasi pembelajaran sains sekolah menengah secara berkelanjutan.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aryunita, M., Sari, S. M., & Sudarni, S. (2026). Implementasi video pembelajaran IPA untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas I sekolah dasar. Edu Society: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 2552–2560. https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2667

Aswara, S., Amanda, F. D., & Fitriani, R. (2021). Pengaruh media pembelajaran fisika berbasis video untuk meningkatkan minat dan pemahaman konsep materi tekanan siswa SMAN 2 Sungai Penuh. Integrated Science Education Journal (ISEJ), 3(1), 16–23. https://doi.org/10.37251/isej.v3i1.173

Bappenas. (2023). Peta jalan pendidikan Indonesia tahun 2025-2045. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.

Destiniar, D., Rohana, R., & Ardiansyah, H. (2021). Pengembangan media pembelajaran berbasis aplikasi android pada materi turunan fungsi aljabar. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 10(3), 1797–1806. https://doi.org/10.24127/ajpm.v10i3.4050

Fauziah, A., Uswatun, D. A., & Sutisnawati, A. (2025). Penerapan media pembelajaran pop up book untuk meningkatkan pemahaman konsep IPA pada materi metamorfosis di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 9(4), 1159–1166. https://doi.org/10.31004/basicedu.v9i4.10281

Fridayanti, Y., Irhasyuarna, Y., & Putri, R. F. (2022). Pengembangan media pembelajaran audio-visual pada materi hidrosfer untuk mengukur hasil belajar peserta didik SMP/MTS. JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 1(3), 49–63. https://doi.org/10.55784/jupeis.Vol1.Iss3.75

Harpina, H., Saleh, H. I., & Darfin, S. A. (2023). Peningkatan hasil belajar peserta didik melalui penerapan video pembelajaran. Jurnal Pendidikan MIPA, 13(4), 987–995. https://doi.org/10.37630/jpm.v13i4.1228

Iskandar, S., Rosmana, P. S., Fadillah, A. R., Ayuni, F., Nur’Ani, F. D., Apriliya, M., & Realistiya, R. (2023). Efektivitas media pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar siswa kelas 5 sekolah dasar. JGK (Jurnal Guru Kita), 7(3), 557–566. https://doi.org/10.24114/jgk.v7i3.41630

Kleftodimos, A. (2024). Computer-animated videos in education: A comprehensive review and teacher experiences from animation creation. Digital, 4(3), 613–647. https://doi.org/10.3390/digital4030026

Kosim, A., Nurwidhia, R., Saputra, A. A. F., Anwari, C., Aini, F., Fitriana, R., & Ad-Afah, D. A. (2024). Media pembelajaran sebagai alat bantu dalam keberhasilan proses belajar mengajar. Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat, 2(1), 48–54. https://doi.org/10.61132/inber.v2i1.130

Lestari, N., & Suriani, A. (2025). Peran media gambar dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPA di sekolah dasar. Jurnal Nakula: Pusat Ilmu Pendidikan Bahasa dan Ilmu Sosial, 3(4), 219–226. https://doi.org/10.61132/nakula.v3i4.1951

Mayer, R. E. (2014). The Cambridge handbook of multimedia learning. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781316941355

Rahmatullah, Inanna, & Mustari. (2022). Desain pembelajaran daring berbasis video animasi. Promosi: Jurnal Program Studi Pendidikan Ekonomi, 10(1), 97–107. https://doi.org/10.24127/pro.v10i1.5416

Retnani, D. R., Royani, R., Beccles, C., & Afras, A. (2024). Improving science learning outcomes on light and optical instruments through visual methods in junior high schools. Schrödinger: Journal of Physics Education, 5(1), 32–38. https://doi.org/10.37251/sjpe.v5i1.883

Rohmad. (2017). Pengembangan instrumen evaluasi dan penelitian. Kalimedia.

Sae, H. L., & Radia, E. H. (2023). Media video animasi dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SD. Indonesian Journal of Education and Social Science, 2(2), 65–73. https://doi.org/10.56916/ijess.v2i2.474

Saepul. (2024). Development of animated video learning media to improve students’ understanding of ablution procedures. ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review, 3(4), 221–231. https://doi.org/10.51574/ijrer.v3i4.3554

Sari, H. D., Riandi, R., & Surtikanti, H. K. (2024). Bahan ajar digital bermuatan potensi lokal untuk meningkatkan pemahaman konsep dan motivasi belajar pada materi bioteknologi konvensional: Literature review. Jurnal Basicedu, 8(1), 263–276. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i1.6503

Silitonga, Y. T., Liando, O. E. S., & Parinsi, M. T. (2025). Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis desktop mata pelajaran jaringan komputer di kelas X SMK. Edutik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, 5(4), 843–854. https://doi.org/10.53682/7tbbfa21

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sumilat, J. M., Kumolontang, D., & Rompah, Y. (2022). Pengaruh penggunaan media video pada pembelajaran matematika materi bangun datar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(5), 7159–7167. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i5.4017

The World Bank. (2020). The promise of education in Indonesia. The World Bank Group.

Widiasanti, I., Ramadhan, N. A., Alfarizi, M., Fairus, A. N., Oktaviani, W., & Thahur, D. (2023). Pemanfaatan sarana multimedia dan media internet sebagai alat pembelajaran yang efektif. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(3), 1365–1375. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i3.4939

Xue, L., Rashid, A. M., & Ouyang, S. (2024). The Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) in higher education: A systematic review. Sage Open, 14(1), 1–22. https://doi.org/10.1177/21582440241229570

Zaenuri, A., & Saepuloh. (2022). Evaluasi manajemen media pembelajaran pada madrasah ibtidaiyah. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(3), 255–263. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v3i3.267

Downloads

Published

2026-07-18

How to Cite

Rafina, R., Putrini, M. N., & Ardyati, D. P. I. (2026). KELAYAKAN DAN RESPON PENGGUNA TERHADAP VIDEO FOTOSINTESIS BAGI SISWA SMP. SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 6(3), 2020–2029. https://doi.org/10.51878/science.v6i3.12893

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.