EKOPEDAGOGI DALAM CERITA RAKYAT WANDIUNDIU SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN IPA SMP
DOI:
https://doi.org/10.51878/science.v6i1.8340Abstract
Science learning in the Merdeka Curriculum emphasizes the relevance of scientific concepts to students’ real-life contexts. Folklore, as part of local wisdom, contains ecological knowledge that can support science learning, particularly in coastal areas. This study aims to analyze the potential of the Buton folklore Wandiundiu as an ecopedagogy-based science learning resource and to map it to the Science Learning Outcomes of Phase D. This study employed a descriptive qualitative approach using content analysis. The primary data were obtained from the documented text of Wandiundiu, while supporting data were collected through interviews with a cultural expert, science teachers, and junior high school students. The analysis focused on narrative segments representing human-environment interactions and the use of marine resources, excluding fantastical elements to avoid scientific misconceptions. The results show that Wandiundiu represents ecological concepts such as marine ecosystems, energy flow in food chains, human dependence on ecosystems, and system balance. These findings indicate that Wandiundiu has strong potential as a contextual science learning resource when accompanied by appropriate scientific explanations..
ABSTRAK
Pembelajaran IPA dalam Kurikulum Merdeka menekankan keterkaitan antara konsep ilmiah dan konteks kehidupan peserta didik. Cerita rakyat sebagai bagian dari kearifan lokal menyimpan potensi pengetahuan ekologis yang relevan untuk pembelajaran IPA, khususnya di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi cerita rakyat Buton Wandiundiu sebagai sumber pembelajaran IPA berbasis ekopedagogi serta memetakan keterkaitannya dengan Capaian Pembelajaran (CP) IPA Fase D. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi. Data utama berupa teks cerita Wandiundiu yang terdokumentasi dalam kumpulan cerita rakyat Buton-Muna, sedangkan data pendukung diperoleh melalui wawancara dengan budayawan, guru IPA SMP, dan peserta didik. Analisis difokuskan pada segmen cerita yang merepresentasikan interaksi manusia dengan lingkungan pesisir dan pemanfaatan sumber daya laut, sementara unsur cerita yang bersifat fantastis tidak dianalisis guna menghindari miskonsepsi ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita Wandiundiu memuat konsep ekologi seperti ekosistem laut, aliran energi dalam rantai makanan, ketergantungan manusia terhadap ekosistem, dan keseimbangan sistem kehidupan. Temuan ini menunjukkan bahwa cerita rakyat Wandiundiu berpotensi digunakan sebagai konteks pembelajaran IPA yang bermakna dan kontekstual apabila disertai klarifikasi ilmiah oleh guru..
References
Achyani, A., & Sujarwanta, A. (2022). Pengaruh latar belakang keilmuan dan asal daerah terhadap kecerdasan ekologi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro. Bioedukasi (Jurnal Pendidikan Biologi), 13(2), 193. https://doi.org/10.24127/bioedukasi.v13i2.6347
Anida, A., & Eliza, D. (2020). Pengembangan model pembelajaran saintifik berbasis kearifan lokal untuk perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1556. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.898
Apriyani, R., Gloriani, Y., & Khaerudin, I. R. (2022). Model kontekstual berorientasi kearifan lokal pada materi cerita rakyat. Jurnal Tuturan, 11(1), 36. https://doi.org/10.33603/jt.v11i1.6348
Ardyati, D. P. I., Aba, L., Frida, P. C., & Yanti, Y. (2025). Kajian etnosains tradisi Dole-Dole masyarakat Buton sebagai sumber belajar berbasis kearifan lokal. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 877. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5023
Arkham, M. N., Wahyudin, Y., Pahlevi, M. R., & Hutapea, R. Y. F. (2020). Jasa penyedia ekosistem terumbu karang di kawasan Suaka Alam Perairan Kepulauan Raja Ampat dari perspektif valuasi ekonomi. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 13(3), 239. https://doi.org/10.21107/jk.v13i3.7921
Athirah, F., Giyandita, F. S., & Abdurrahmansyah, A. (2025). Evaluasi efektivitas standar proses Kurikulum 2013 dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Manajerial: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 5(3), 832. https://doi.org/10.51878/manajerial.v5i3.7295
Aulia, M., Ahied, M., Hadi, W. P., & Muharrami, L. K. (2022). Pendekatan contextual teaching and learning berbasis green chemistry terhadap karakter peduli lingkungan siswa. Natural Science Education Research, 2(3), 253. https://doi.org/10.21107/nser.v2i3.13764
Azizah, W., Putri, L. S. H., & Ahsani, E. L. F. (2025). Integration of environmental literacy in IPAS learning to enhance the ecological awareness of fifth grade students at MI Darul Ulum 02 Kudus. Abdurrauf Journal of Islamic Studies, 4(1), 14. https://doi.org/10.58824/arjis.v4i1.260
Hewindati, Y. T., Handayani, S. K., Zuha?r?, A., & Gerungan, R. A. (2023). Review of learning materials of an ecology course at Universitas Terbuka. AAOU Journal, 18(2), 132. https://doi.org/10.1108/aaouj-08-2022-0109
Iliyani, S., Aripin, A., Mustofa, R. F., Hernawati, D., & Badriah, L. (2025). Analisis persepsi siswa terhadap kebutuhan modul pembelajaran IPA terintegrasi ayat Al-Qur’an pada materi pencemaran lingkungan. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(1), 234. https://doi.org/10.51878/science.v5i1.4509
Kaize, B. R., Sulistyowati, R. W., & Suteki, M. (2025). Eksplorasi kearifan lokal Papua Selatan sebagai basis pengembangan media pembelajaran IPA kontekstual pada jenjang PAUD dan sekolah dasar. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(4), 1645. https://doi.org/10.51878/science.v5i4.7545
Kusrianto, W., Sudatha, I. G. W., Santosa, M. H., & Suartama, I. K. (2025). Local wisdom-based teaching materials to support the independent curriculum in science learning: A systematic literature review (SLR). Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(2), 783. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.5363
Mukti, H., Rahmawati, B. F., & Marzuki, M. M. (2022). Kajian etnosains dalam ritual belaq tangkel pada masyarakat Suku Sasak sebagai sumber belajar IPA. Educatio, 17(1), 41. https://doi.org/10.29408/edc.v17i1.5520
Nurlita, N., & Budiyanto, M. (2025). Penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP materi pencemaran lingkungan. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(2), 614. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i2.4726
Nusantari, E., Utina, R., Katili, A. S., & Tamu, Y. (2020). Science learning to understand the value of conservation character in students in the coastal region. Jurnal Bioedukatika, 8(1), 48. https://doi.org/10.26555/bioedukatika.v8i1.15070
Oktarina, D., & Nabela, S. J. (2025). Pengaruh model pembelajaran scramble terhadap hasil belajar pada materi Budaya Daerahku siswa kelas V SDN 2 Riau Silip. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(4), 1959. https://doi.org/10.51878/learning.v5i4.7683
Orab, N., Odja, A. H., Supartin, S., & Abdjul, T. (2023). The effect of local wisdom based learning media on science process skills in straight motion material. SEJ (Science Education Journal), 7(1), 73. https://doi.org/10.21070/sej.v7i1.1639
Pandikar, E. (2020). Pembelajaran IPS meningkatkan kemampuan ekoliterasi peserta didik. Sandhyakala: Jurnal Pendidikan Sejarah, Sosial dan Budaya, 1(2), 71. https://doi.org/10.31537/sandhyakala.v1i2.340
Putri, A., & Malichatin, H. (2025). Penerapan proyek mini berbasis STEM: Pembuatan biopestisida dari kulit jeruk untuk meningkatkan literasi sains dan kesadaran lingkungan siswa SMP. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 5(4), 1958. https://doi.org/10.51878/science.v5i4.6116
Sari, J. N., Safitri, D., & Saipiatuddin, S. (2025). Implementasi media pembelajaran Articulate Storyline 3 berbasis contextual ekopedagogik dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VIII di SMP Citra Alam. Social: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(4), 1685. https://doi.org/10.51878/social.v5i4.8561
Sarkity, D., Fernando, A., & Hindrasti, N. E. K. (2023). The students’ caring attitude toward marine environment through integrated natural science learning in SMP Negeri Tanjungpinang. SEJ (Science Education Journal), 7(1), 15. https://doi.org/10.21070/sej.v7i1.1637
Sihombing, S. J., & Rahmadi, P. (2024). Guru Kristen sebagai pembimbing dan penuntun dalam konsep kelas tiga dinding Ki Hajar Dewantara melalui pembelajaran autentik [The Christian teacher as mentor and guide in Ki Hajar Dewantara’s third wall classroom concept through authentic learning]. Diligentia: Journal of Theology and Christian Education, 6(1), 76. https://doi.org/10.19166/dil.v6i1.7788
Sukiastini, I. G. A. N. K., Tika, I. N., & Artawan, P. (2024). Literature review: Integrasi model pembelajaran IPA dengan digitalisasi dan kearifan lokal untuk menghadapi tantangan di masa depan. Science: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 4(4), 318. https://doi.org/10.51878/science.v4i4.3343
Triwibowo, A. (2023). Strategi pengelolaan ekosistem terumbu karang di wilayah pesisir. Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan (JKPT), 1, 61. https://doi.org/10.15578/jkpt.v1i0.12048
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













