KEMATANGAN EMOSI SEBAGAI PREDIKTOR DOMINAN DAN JOMO SEBAGAI SUPLEMENTER PADA PENYESUAIAN PERNIKAHAN GENERASI Z
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.13994Keywords:
Dewasa Muda, Regulasi Emosi, Kesejahteraan Psikologis, Adaptasi Keluarga, Relasi PasanganAbstract
ABSTRACT
Divorce during the early years of marriage remains a challenge for Generation Z couples who have grown up as digital natives. This condition highlights the importance of marital adjustment, which is influenced by psychological factors, including Joy of Missing Out (JOMO) and emotional maturity. This study aimed to examine the effects of JOMO and emotional maturity on marital adjustment among Generation Z couples in the first one to five years of marriage. A quantitative approach with a multiple linear regression design was employed. The participants consisted of 122 married Generation Z individuals selected through purposive sampling. Data were collected using the JOMO Scale, the Emotional Maturity Scale, and the Dyadic Adjustment Scale, all of which met validity and reliability requirements, and were analyzed using multiple linear regression. The findings indicate that JOMO and emotional maturity jointly have a significant effect on marital adjustment. Partially, emotional maturity is the strongest predictor of marital adjustment, whereas JOMO has a positive supporting role in fostering marital adjustment among Generation Z couples. The study concludes that strengthening emotional maturity is essential for improving marital adjustment, while JOMO represents a relevant psychological factor within the digital lives of Generation Z couples.
ABSTRAK
Perceraian pada fase awal pernikahan masih menjadi tantangan bagi pasangan Generasi Z yang tumbuh sebagai digital native. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kemampuan penyesuaian pernikahan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor psikologis, di antaranya Joy of Missing Out (JOMO) dan kematangan emosi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh JOMO dan kematangan emosi terhadap penyesuaian pernikahan pada Generasi Z dalam fase awal pernikahan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linear berganda. Partisipan penelitian berjumlah 122 individu Generasi Z yang telah menikah selama 1–5 tahun dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Skala JOMO, Skala Kematangan Emosi, dan Dyadic Adjustment Scale yang telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa JOMO dan kematangan emosi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap penyesuaian pernikahan. Secara parsial, kematangan emosi memberikan pengaruh yang paling dominan, sedangkan JOMO berpengaruh positif sebagai faktor pendukung dalam membentuk penyesuaian pernikahan pada pasangan Generasi Z. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kematangan emosi merupakan faktor utama dalam meningkatkan kualitas penyesuaian pernikahan, sementara JOMO menjadi aspek psikologis yang relevan dalam konteks kehidupan digital Generasi Z.
Downloads
References
Al Fahreza, M. D., Luthfiarta, A., Rafid, M., & Indrawan, M. (2024). Analisis sentimen: Pengaruh jam kerja terhadap kesehatan mental generasi Z. Journal of Applied Computer Science and Technology, 5(1), 16–25. https://doi.org/10.52158/jacost.v5i1.715
Alfonsius, E., Ngangi, S. W., & Kalua, A. L. (2025). Implementasi metode Extreme Programming (XP) pada sistem informasi pendaftaran pernikahan (SIP-NIKAH) berbasis website. Journal of Artificial Intelligence and Technology Information (JAITI), 3(1), 30–42. https://ejournal.techcart-press.com/index.php/jaiti/article/view/198
Arizan, A. T., Mohammad, N. M., & Shaharuddin, S. N. (2023). Hebahan pernikahan menerusi media sosial: Penelitian mengikut hukum syarak dan situasi semasa terhadap ekonomi. Journal of Islam in Asia, 20(1), 241–271. https://doi.org/10.31436/jia.v20i1.1122
Asman, F., Rumate, C. J., Kalensang, G. L., Makakombo, F. P., Baraa, F., & Selanno, S. (2024). Mengatasi kecanduan media sosial dalam pernikahan: Peran konselor pastoral dalam memperkuat komitmen pasangan. ATOHEMA: Jurnal Teologi Pastoral Konseling, 1(3), 1–18. https://ejournalgkn.web.id/index.php/atohemajurnal/article/view/80
Fitri, A. E., Athalia, N. Z., Diyani, R. C., Rofi, A. S., Pratama, F. I., Yunior, S. Y. C., ... & Manullang, S. (2026). Adaptasi tugas perkembangan remaja dalam bimbingan konseling era digital perspektif Elizabeth Hurlock. Journal of Education Research, 7(2), 1291–1300. https://mail.jer.or.id/index.php/jer/article/view/3690
Ginanjar, A., & Tundjungsari, V. (2024). Pembuatan aplikasi wedding organizer berbasis web dengan metode prototype. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 18786–18801. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.10199
Jannah, O. Z., Natasya, I. E., Purwanti, D., Rismayanti, D., Ristanti, I., Martini, M., ... & Arizona, A. (2026). Analisis kematangan emosi dalam membentuk kesiapan belajar siswa. Journal of Society Counseling, 4(1), 164–172.
https://doi.org/10.59388/josc.v4i1.854
Macharani, A. P., & Arviani, H. (2023). Analisis resepsi karyawan Jakarta terhadap konten media sosial Instagram Kopi Tuku (studi kasus: Konten media sosial Instagram Kopi Tuku). Innovative: Journal of Social Science Research, 3(4), 8835–8846. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/4663
Manurung, P., & Yusuf, Y. (2026). Persepsi Gen-Z terhadap kesiapan pernikahan: Studi pada mahasiswa FISIP Universitas Riau. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(4), 2997–3003. https://doi.org/10.61104/alz.v4i4.7535
Masudah, H. Z., & Yoenanto, N. H. (2023). Penyesuaian perkawinan pada periode awal pernikahan pasangan yang menikah melalui proses taaruf. Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan (SIKONTAN), 2(1), 87–96. https://doi.org/10.47353/sikontan.v2i1.1145
Maulina, M. C., & Rejeki, A. (2024). Phenomenological study: Women's adjustment in early marriage decisions. Philanthropy: Journal of Psychology, 8(1), 86–104. https://journals.usm.ac.id/index.php/philanthropy/article/view/8861
Mutmainnah, S., Adawiyah, K., & Madali, Z. A. (2026). Pernikahan di era media sosial di Indonesia: Analisis sosial terhadap perubahan relasi suami istri dalam keluarga modern. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(1), 6283–6291. https://doi.org/10.61104/alz.v4i1.4132
Nafiah, Z. L., Aulia, S., Fashya, N. R. N., & Auliandi, D. H. (2026). Strategi mereduksi Fear of Missing Out (FoMO) pada remaja di era digital. Dalam Proceedings National Conference Sinesia (Vol. 2, No. 1, pp. 211–223). https://conference.sinesia.id/ncrcs-sinesia/article/view/137
Saputra, V. A., Nuranti, B. R., Utami, Z. L., Ansori, A. D., & Ningrum, A. D. R. (2026). Tarik-ulur FoMO dan JOMO: Pengaruh simultan dua kekuatan psikologis terhadap perilaku pembelian Generasi Z. MANABIS: Jurnal Manajemen dan Bisnis, 5(2), 284–297. https://doi.org/10.54259/manabis.v5i2.7976
Setianingsih, A., Miladya, A. A., Sary, S. H. F., Asri, S. B., Zhahiirah, K., Irawan, T., & Indriyani, Y. (2026). Evaluasi penggunaan aplikasi ELSIMIL dalam mendukung kesiapan pranikah calon pengantin di Kecamatan Batang. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 146–158.
https://jurnal.ilmubersama.com/index.php/PubHealth/article/view/1795
Sugianto, H. K., Nofrianda, R., & Andriani, A. (2026). Hubungan antara emosi dan stres kerja pada bintara di Polda Jambi. SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies), 7(1), 29–38. https://doi.org/10.37638/sengkuni.7.1.29-38
Sulistianingsih, T. A., Rini, R. A. P., & Saragih, S. (2023). Perilaku agresivitas pada remaja: Menguji peranan kematangan emosi dan kohesivitas. INNER: Journal of Psychological Research, 2(4), 782–794. https://www.aksiologi.org/index.php/inner/article/view/791
Sulistiyo, R. B., Pohan, H. D., & Nugraha, A. C. W. (2026). Hubungan kematangan emosi dengan persepsi risiko kecelakaan pendaki Gunung Gede Pangrango. Jurnal Ilmiah Nusantara, 3(5), 1136–1148. https://doi.org/10.61722/jinu.v3i5.11498
Welly, P., Yusri, F., Afrinaldi, A., & Junaidi, J. (2024). Hubungan kematangan emosi dengan kecenderungan perilaku agresif siswa di SMAN 1 Ampek Angkek. Edu Research, 5(3), 977–984. https://doi.org/10.47827/jer.v5i3.498
Yulinda, M., Tayo, Y., & Utamidewi, W. (2022). The meaning of the romantic relationship for husband and wife couples. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(10), 126–135. https://doi.org/10.5281/zenodo.6791724
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fadhila Choirunnisa, Tirta Firdaus Nuryananda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.















