PENGARUH BUDAYA PATRIARKI DALAM RUMAH TANGGA TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS IBU RUMAH TANGGA
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.12455Keywords:
Budaya Patriarki, Kesejahteraan Psikologis, Ibu Rumah Tangga.Abstract
The phenomenon of patriarchal culture in the household is a phenomenon that still prevails in households in Indonesia today, and good psychological well-being in the household is a positive self-actualization for the needs of life in developing one's potential optimally. However, in reality, patriarchal culture hinders the achievement of psychological well-being of housewives, especially in areas such as East Kalimantan, which results in unequal gender roles. This study aims to determine the extent of the influence of patriarchal culture on the psychological well-being of housewives. This study uses a quantitative correlational method with a snowball sampling technique reaching a small number of samples then asked to continue repeatedly until it develops. Data collection uses a patriarchal culture scale and a psychological well-being scale and data analysis uses linear regression. The results of the study indicate a significant influence between the influence of patriarchal culture on psychological well-being in housewives with a contribution of 3.5%. This finding implies the importance of increasing awareness of women's empowerment as an effort to support psychological well-being and improve the quality of life of housewives..
ABSTRAK
Fenomena budaya patriarki dalam rumah tangga adalah fenomena yang masih berlaku dalam rumah tangga di Indonesia pada saat ini dan kesejahteraan psikologis yang baik dalam rumah tangga adalah aktualisasi diri secara positif untuk kebutuhan hidup dalam mengembangkan potensi diri secara optimal. Namun kenyataannya, budaya patriarki menghambat pencapaian kesejahteraan psikologis ibu rumah tangga terutama di daerah seperti Kalimantan Timur, di mana mengakibatkan peran gender yang tidak setara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa pengaruh budaya patriarki terhadap kesejahteraan psikologis ibu rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan teknik snowball sampling dengan menjangkau jumlah kecil kemudian sampel diminta untuk meneruskan secara berulang hingga menjadi berkembang. Pengumpulan data menggunakan skala budaya patriarki dan skala kesejahteraan psikologis dan analisis data menggunakan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan antara pengaruh budaya patriarki terhadap kesejahteraan psikologis pada ibu rumah tangga dengan kontribusi pengaruh sebesar 3.5%. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya meningkatkan kesadaran mengenai pemberdayaan perempuan sebagai upaya untuk mendukung kesejahteraan psikologis serta meningkatkan kualitas hidup ibu rumah tangga.
Downloads
References
Abdilah, S. V., Anthony, S. A., Hayati, S. R., Agustin, S. D., Shilvia, S., Alifah, S., & Abdillah, R. (2024). Meningkatkan kesejahteraan psikologis ibu rumah tangga melalui psikoedukasi manajemen stress. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(5), 1580–1584. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i5.1069
Agustina, D., Masry, R., Rahmadani, A. D., Karolina, J., Panggabean, A. W., Zahra, A., & Rambe, R. H. (2025). Peran kesetaraan gender dalam keluarga sebagai pilar keadilan sosial. Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan, 4(2), 23–42. https://doi.org/10.55606/klinik.v4i2.3866
Amanda, L., Yanuar, F., & Devianto, D. (2019). Uji validitas dan reliabilitas tingkat partisipasi politik masyarakat kota Padang. Jurnal Matematika UNAND, 8(1), 179-188.
Arsi, A. (2021). Langkah-langkah uji validitas realibilitas instrumen dengan menggunakan SPSS. Validitas Realibilitas Instrumen Dengan Menggunakan Spss, 1.
Bere, A. B. M., Andriana, M., Kamila, M. R., Budiono, S., & Noerlina, N. (2022). Analisa faktor dan perkembangan tren fintech di Indonesia. Business Economic Communication and Social Sciences (BECOSS) Journal, 4(3), 145–156. https://doi.org/10.21512/becossjournal.v4i3.8584
Calista, A. P., Sriatmi, A., & Budiyanti, R. T. (2020). Pengaruh dukungan sosial dan proses adaptasi dengan status kesehatan mental ibu rumah tangga akibat kebijakan pembatasan sosial berskala besar di Kota Jakarta Timur. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 8(3), 197–206. https://doi.org/10.14710/jmki.8.3.2020.197-206
Carneiro, C. M. M., Pinho, P. de S., Teixeira, J. R. B., & Araújo, T. M. de. (2023). Trabalho doméstico não remunerado: Persistência da divisão sexual e transtornos mentais. Revista de Saúde Pública, 57(1), Artikel 31. https://doi.org/10.11606/s1518-8787.2023057004502
Chen, B., Gong, W. J., Lai, A. Y. K., Sit, S. M. M., Ho, S. Y., Yu, N. X., Wang, M. P., & Lam, T. (2023). Family context as a double-edged sword for psychological distress amid the COVID-19 pandemic with the mediating effect of individual fear and the moderating effect of household income. Frontiers in Public Health, 11, Artikel 1109446. https://doi.org/10.3389/fpubh.2023.1109446
Erni, S., Hasgimianti, H., & Hardani, S. (2021). Penguatan dimensi sosial keluarga melalui teknik reframing untuk meningkatkan kemampuan problem solving kelompok ibu rumah tangga Perumahan Gemilang. Sosial Budaya, 18(1), 44–54. https://doi.org/10.24014/sb.v18i1.13032
Harsoyo, H., & Suparno, S. (2021). Public satisfaction with public services (Study at the Department of Population and Civil Registration of Semarang City). Jurnal Sosial Humaniora, 14(1), 123–132. https://doi.org/10.12962/j24433527.v14i1.8447
Haryani, D. S. (2019). Pengaruh persepsi risiko terhadap keputusan pembelian online di Tanjungpinang. Jurnal Dimensi, 8(2), 198-209.
Kandiyoti, D. (1988). Bargaining with patriarchy. Gender & Society.
Kusumawardani, A. P., & Siregar, M. A. P. (2024). Interseksionalitas dalam ketimpangan gender: Menggali suara perempuan dan teman-teman disabilitas di Tarakan. Serunai, 4(2), 71–79. https://doi.org/10.63019/serunai.v4i2.75
Lubis, S. E., Pane, R. M., & Kurniawan, C. S. (2025a). The wife’s contribution to the enhancement of her husband’s religiosity. International Journal of Social Science and Human Research, 8(12), 415–424. https://doi.org/10.47191/ijsshr/v8-i12-07
Lubis, S. E., Pane, R. M., & Kurniawan, C. S. (2025b). Women’s spiritual agency in marriage: Enhancing husbands’ religiosity in contemporary contexts. Takuana: Jurnal Pendidikan Sains dan Humaniora, 4(3), 852–865. https://doi.org/10.56113/takuana.v4i3.241
Lubis, S. E., Pane, R. M., & Kurniawan, C. S. (2025c). The wife’s contribution to the enhancement of her husband’s religiosity (Naskah repositori). Zenodo. https://doi.org/10.5281/zenodo.17798073
Molarius, A., & Metsini, A. (2023). The association between time spent in domestic work and mental health among women and men. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(6), Artikel 4948. https://doi.org/10.3390/ijerph20064948
Nezlek, J. B., Cyprya?ska, M., & Gutral, J. (2025). Environmental Mastery Mediates Relationships Between Mindsets and Well-Being. PLOS ONE.
Octavia, V., & Fauziah, M. (2024). Spiritual resilience as immunity to stress during COVID-19 pandemic: A sociological perspective. JISPO: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 13(1), 61–82. https://doi.org/10.15575/jispo.v13i1.23725
Pradinaningsih, N. A., & Wafiroh, N. L. (2022). Pengaruh literasi keuangan, sikap keuangan dan self-efficacy terhadap pengelolaan keuangan ibu rumah tangga. E-Jurnal Akuntansi, 32(6), 1518–1528. https://doi.org/10.24843/eja.2022.v32.i06.p10
Qodariah, L., Abidin, F. A., Lubis, F., Anindhita, V., & Purba, F. D. (2020). Socio-demographic determinants of Indonesian mothers’ psychological distress during COVID-19 pandemic. Makara Human Behavior Studies in Asia, 24(2), 101–112. https://doi.org/10.7454/hubs.asia.2201020
Ramadhani, S. N., Anakaka, D. L., Pello, S. C., & Keraf, A. (2026). Skrining kesehatan mental pada ibu rumah tangga di Desa Roboaba, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 6(1), 142–152. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i1.8973
Rossevelt, F. A., Aisyah, D., Nadeak, P. C. U., Zahrahni, N., Dwiriani, P. N., Achmad, N. F. A., Siregar, H. A., Simamora, V. A., & Siallagan, A. F. M. (2023). Analisis pengaruh budaya patriarki terhadap kekerasan perempuan di dalam rumah tangga. SAJJANA: Public Administration Review, 1(2), 1–13. https://doi.org/10.32734/sajjana.v1i2.19627
Siregar, N., & Hasanah, U. (2025). Peran ganda istri dalam budaya patriarki: Analisis kesetaraan gender dan perspektif maqasid syariah. Terang: Jurnal Kajian Ilmu Sosial Politik dan Hukum, 2(4), 333–345. https://doi.org/10.62383/terang.v2i4.1505
Suryadie, F. A. P., & Lutfi, L. (2023). Determinan kesejahteraan keuangan: Peran mediasi perencanaan keuangan. E-Jurnal Akuntansi, 33(2), 284–294. https://doi.org/10.24843/eja.2023.v33.i02.p01
Thakur, A., & Goyal, S. (2025). The intersection of paid employment and unpaid household work: Review of literature on the impact of double burden on women’s mental health. Research Journal of Humanities and Social Sciences, 16(1), 13–18. https://doi.org/10.52711/2321-5828.2025.00003
Uns, S. (2024). Tragedi di balik dinding rumah: Dinamika psikologis dan kriminologi pada kasus pembunuhan berencana dalam budaya patriarki. Lentera: Journal of Gender and Children Studies, 4(2), 286–296. https://doi.org/10.26740/lentera.v4i2.33280
Utami, M. A. F., & Mukdin, K. (2026). Beban ganda perempuan dalam cengkeraman budaya patriarki. BIOTIK: Scientific Journal of Biology, Technology and Education, 14(1), 88–96. https://doi.org/10.22373/rxvgn741
Winarni, L. M., Arabela, S., Pratiwi, A., & Kusumastuti, N. A. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi kesejahteraan psikologis pada ibu rumah tangga di Tangerang tahun 2023. Binawan Student Journal, 6(2), 88–95. https://doi.org/10.54771/7xh6y661
Yosita, T. L., Wismanto, Y. B., & Yudiati, E. A. (2022). Kesejahteraan psikologis pada ibu yang berperan ganda ditinjau dari dukungan suami dan tekanan psikologis. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 8(1), 71–81. https://doi.org/10.22146/gamajop.68548
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fatiha Az Zahra Putrina Sujatmiko, Hamka Hamka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














