HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY AKADEMIK TERHADAP REMAJA YANG TUMBUH TANPA FIGUR AYAH (FATHERLESS)

Authors

  • Siti Khotimah Universitas Lambung Mangkurat
  • Ririanti Rachmayanie Jamain Universitas Lambung Mangkurat
  • Novitawati Novitawati Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.13723

Keywords:

Fatherless, Remaja, Self-Efficacy

Abstract

This study is based on the importance of a father's role in adolescents' psychological and academic development. The absence of a father figure (fatherless) can affect adolescent development, including academic self-efficacy. Previous studies have focused more on the impact of fatherlessness on academic achievement, while studies examining its relationship with academic self-efficacy, particularly the strength dimension, remain limited. Therefore, this study focuses on examining the relationship between fatherless conditions and the strength dimension of academic self-efficacy among adolescents. This study aims to describe academic self-efficacy (strength dimension) and the condition of fatherless adolescents among students at SMA Negeri 11 Banjarmasin, as well as to analyze the relationship between the two variables. This study employed a quantitative approach using a correlational method. The sample consisted of 240 respondents selected using simple random sampling. Data were collected through questionnaires administered to the respondents. Data were analyzed using descriptive statistics and the Spearman's Rho correlation test with the assistance of IBM SPSS version 29. The results showed that academic self-efficacy (strength dimension) was in the high category, with a percentage of 50%, while the condition of fatherless adolescents was in the low category, with a percentage of 45.42%. The hypothesis testing results showed a correlation coefficient of -0.193 with a significance value of 0.003 (< 0.05), indicating a significant relationship between fatherless conditions and academic self-efficacy. Thus, there was a weak negative relationship between fatherless conditions and academic self-efficacy (strength dimension) among students at SMA Negeri 11 Banjarmasin

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran ayah dalam perkembangan psikologis dan akademik remaja. Ketidakhadiran figur ayah (fatherless) dapat memengaruhi perkembangan remaja, termasuk self-efficacy akademik. Penelitian sebelumnya lebih banyak membahas dampak fatherless terhadap prestasi akademik, sedangkan penelitian yang mengkaji hubungannya dengan self-efficacy akademik, khususnya dimensi strength, masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini memfokuskan kajian pada hubungan kondisi fatherless dengan dimensi strength dari self-efficacy akademik pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan self-efficacy akademik (dimensi strength) dan kondisi remaja fatherless pada peserta didik SMA Negeri 11 Banjarmasin, serta menganalisis hubungan antara kedua variabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Sampel penelitian berjumlah 240 responden yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket yang diberikan kepada responden. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman Rho dengan bantuan IBM SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-efficacy akademik (dimensi strength) berada pada kategori tinggi dengan persentase 50%, sedangkan kondisi remaja fatherless berada pada kategori rendah dengan persentase 45,42%. Hasil uji hipotesis menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,193 dengan nilai signifikansi 0,003 (< 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kondisi fatherless dan self-efficacy akademik. Dengan demikian, terdapat hubungan negatif yang lemah antara kondisi fatherless dan self-efficacy akademik (dimensi strength) pada peserta didik SMA Negeri 11 Banjarmasin.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bandura, A. (1977). Self-efficacy: Toward a unifying theory of behavioral change. Psychological Review, 84(2), 191–215. https://doi.org/10.1037/0033-295X.84.2.191

Bandura, A. (Ed.). (1995). Self-Efficacy in Changing Societies. Cambridge: Cambridge University Press.

Bertha, A., & Santosa, B. (2023). Pengaruh Efikasi Diri Terhadap Kematangan Karir Remaja Akhir di Jorong Kemajuan Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat. Indonesian Research Journal on Education, 3(1), 157-167. https://www.irje.org/index.php/irje/article/view/211/94

Bulan, Y. E., Zahra, Z., & Nisa, I. K. (2022). Pengaruh lingkungan sosial terhadap perkembangan mental remaja. TAUJIHAT: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 3(2), 99-115. https://doi.org/10.21093/tj.v3i2.6481

Cahyaningrum, D. G., & Panduwinata, L. F. (2024). Pengaruh self-efficacy pada metode cbt (computer based test) terhadap motivasi belajar peserta didik kelas xi mp di smkn 1 surabaya. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 1304-1310. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4330033

Chairani, S. D. (2025, May 29). Fenomena fatherless ganggu perkembangan remaja. LPM Institut. https://lpminstitut.com/2024/12/04/fenomena-fatherless-ganggu-perkembangan-remaja/

Fijannati, S. P. (2024). Motivasi belajar, self efficacy dan prokrastinasi akademik pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengerjakan skripsi. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(4), 3918-3923. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i4.4271

Iskandar, A. S., Prasetyo, E., & Mulya, H. C. (2023). Dinamika Self-Esteem Pada Emerging Adulthood Yang Fatherless. EXPERIENTIA: Jurnal Psikologi Indonesia, 11(2), 173-197. https://doi.org/10.33508/exp.v11i2.5122

Komala, G. G. (2024). Faktor Penyebab Rendahnya Self-efficacy Pada Siswa SMP Yang Mengalami Fatherless. Shine: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 5(1), 1-7. https://doi.org/10.36379/shine.v5i1.719

Laman, I., Ma'ruf, M. A., Sakka, R., & Meidiyansyah, W. (2023). Pengaruh Fatherless Terhadap Akhlak Anak Dalam Kajian Hukum Keluarga Islam. Jurnal Al-Qadau: Peradilan Dan Hukum Keluarga Islam, 10(2), 135-158. https://doi.org/10.24252/al-qadau.v10i2.39203

Lamb, M. E., & Tamis-LeMonda, C. S. (2004). The role of the father: An introduction. In M. E. Lamb (Ed.), The role of the father in child development (4th ed., pp. 1–31). John Wiley & Sons.

Liufeto, R. Y., Lao, H. A., & Ali, U. (2023). Pengaruh Pemberian Reinforcement Dan Self-Efficacy Siswa Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa. Jurnal Dedikasi Pendidikan, 7(2), 493-502. https://doi.org/10.30601/dedikasi.v7i2.3969

Makaria, E. C., Rachman, A., & Rachmayanie, R. (2019). Korelasi kepercayaan diri dan efikasi diri akademik mahasiswa program studi bimbingan dan konseling angkatan 2018. JKI (Jurnal Konseling Indonesia), 5(1), 1-5. https://doi.org/10.21067/jki.v5i1.2979

Nurmalasari, F., Fitrayani, N., Paramitha, W. D., & Azzahra, F. (2024). Dampak ketiadaan peran ayah (Fatherless) terhadap pencapaian akademik remaja: kajian sistematik. Predicting the Residual Performance Resource of Pneumatic Tires, 1(4), 14-14. https://doi.org/10.47134/pjp.v1i4.2567

Prasetiyowati, L., & Setiawati, D. (2022). Peningkatan Self-Efficacy Akademik Siswa SMP Melalui Bimbingan Kelompok Dengan Cinema Therapy. Jurnal BK UNESA, 12(5). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-bk-unesa/article/view/48293

Qomariyah. L. (2024). Hubungan Antara Fatherless Dengan Self-Control Remaja Di Desa Krampilan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo. Skripsi. Jember: Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember http://digilib.uinkhas.ac.id/id/eprint/37616

Rachman, S. A., Mustofa, R. F., & Diella, D. (2022). Hubungan self efficacy dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar siswa pada materi sel. BIO-EDU: Jurnal Pendidikan Biologi, 7(1), 51–60. https://doi.org/10.32938/jbe.v7i1.1888

Rahajeng, A., & Putri, E. I. E. (2026). Dinamika Strength of Self-efficacy dalam Proses Pengambilan Keputusan Karier pada Fresh Graduate. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 13(01), 141-149. https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n01.p141-149

Rukayah, S., Rachman, A., & Novitawati. (2024). Pengaruh pola asuh dan tingkat pendidikan orang tua melalui perilaku sosial anak terhadap kesiapan sekolah anak. Journal of Education Research, 5(3), 2791–2801. https://doi.org/10.37985/jer.v5i3.1266

Sisliana, M., Alini, Erlinawati, & Novrika, B. (2023). Hubungan Self Efficacy dengan Kesehatan Mental Remaja. Jurnal Ners, 7(1), 644–649. https://doi.org/10.31004/jn.v7i1.13796

Soedarmo, R. L. (2023). Pandangan Ayah Terhadap Keterlibatannya Dalam Pengasuhan Anak (Penelitian Studi Kasus Ayah di Kelurahan Ciroyom Tahun 2023-2024). Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini, 21(1), 21-29. https://doi.org/10.17509/edukids.v21i1.68359

Wardani, E., & Aulia, R. (2024). Pengaruh Kelekatan Relasi Ayah-Anak Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini (Anaking), 2(2), 1-8. https://doi.org/10.37968/anaking.v2i2.598

Wijaya, A. D. (2024). Dampak Rendahnya Self Efficacy Pada Mahasiswa Tingkat Akhir: Sebuah Studi Literatur. Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 4(2), 115-126. https://doi.org/10.56185/jubikops.v4i2.768

Ziya, R., & Chusairi, A. (2022). Pengaruh kelekatan orang tua dan school environment terhadap self-efficacy akademik pada remaja tengah. COMSERVA Indonesian Journal of Community Services and Development, 1(9), 510–518. https://doi.org/10.36418/comserva.v1i9.110

Downloads

Published

2026-08-14

How to Cite

Khotimah, S., Jamain, R. R., & Novitawati, N. (2026). HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY AKADEMIK TERHADAP REMAJA YANG TUMBUH TANPA FIGUR AYAH (FATHERLESS). PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 6(3), 3442–3453. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.13723

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.